Modul AjarPertemuan 6Bab 1Fase CSemester 1

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 5: Mendeskripsikan Diri Sendiri Secara Lisan: Ciri Fisik, Nonfisik, dan Hobi

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 5 dengan topik "Mendeskripsikan Diri Sendiri Secara Lisan: Ciri Fisik, Nonfisik, dan Hobi". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 5: Mendeskripsikan Diri Sendiri Secara Lisan: Ciri Fisik, Nonfisik, dan Hobi

Bahasa Indonesia - Kelas 5

Bab 1 - Pertemuan 6

MODUL AJAR

Bahasa Indonesia — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Mendeskripsikan Diri Sendiri Secara Lisan: Ciri Fisik, Nonfisik, dan Hobi

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikMendeskripsikan Diri Sendiri Secara Lisan: Ciri Fisik, Nonfisik, dan Hobi
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menyampaikan perasaan dan fakta tentang keunikan diri sendiri — mencakup ciri fisik, nonfisik, dan hobi — secara lisan dengan percaya diri dan bahasa yang santun.
  2. Murid dapat mengapresiasi keunikan teman sebaya dengan menyampaikan tanggapan positif secara lisan berdasarkan fakta yang didengar dalam kegiatan berbagi cerita.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa satu hal unik dari dirimu yang menurutmu tidak dimiliki oleh orang lain?
  2. Bagaimana perasaanmu ketika seseorang mengenali dan menyebutkan hal yang kamu sukai?
  3. Mengapa penting untuk mengenal diri sendiri sebelum mengenal orang lain?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama.
  • Guru melakukan absensi singkat dan memastikan kondisi kelas kondusif.
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik secara lisan: 'Apa satu hal unik dari dirimu yang menurutmu tidak dimiliki orang lain?' — murid menjawab bebas tanpa dinilai (asesmen awal diagnostik: guru mengamati kepercayaan diri dan kosakata yang digunakan murid).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: murid akan belajar menceritakan diri sendiri secara lisan dan memberikan tanggapan positif kepada teman.
  • Guru memotivasi murid bahwa setiap orang punya keunikan dan itu patut dirayakan bersama.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan contoh deskripsi diri secara lisan: guru sendiri menceritakan ciri fisiknya (misalnya rambut, tinggi badan), ciri nonfisiknya (misalnya sifat, kebiasaan), dan hobi dengan kalimat yang santun dan percaya diri sebagai model.
  • Guru meminta murid menyimak dan mengidentifikasi: 'Apa saja yang tadi Ibu/Bapak ceritakan? Coba sebutkan!' — murid menjawab lisan secara bergantian.
  • Guru menuliskan tiga kategori di papan tulis: CIRI FISIK | CIRI NONFISIK | HOBI, lalu bersama murid mengisi contoh dari deskripsi guru tadi.
  • Guru menjelaskan perbedaan ciri fisik (yang bisa dilihat), ciri nonfisik (sifat, perasaan, kebiasaan), dan hobi (kegiatan yang disukai) dengan bahasa sederhana dan contoh sehari-hari.
  • Murid diberi waktu 3 menit untuk menuliskan minimal 2 poin di setiap kategori tentang diri sendiri di buku catatan sebagai bahan berbicara.

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Murid berpasangan (dipilih secara acak oleh guru agar murid mengenal teman yang berbeda). Setiap pasangan duduk berhadapan.
  • Murid A menceritakan dirinya selama ±2 menit kepada Murid B menggunakan catatan yang sudah dibuat — mencakup ciri fisik, nonfisik, dan hobi — dengan bahasa santun dan percaya diri.
  • Murid B menyimak dan setelah Murid A selesai, Murid B menyampaikan tanggapan positif berdasarkan fakta yang didengar (contoh: 'Wah, ternyata kamu suka melukis, itu keren karena kamu bisa mengungkapkan perasaan lewat gambar.').
  • Lalu giliran berganti: Murid B bercerita, Murid A menanggapi.
  • Setelah sesi berpasangan selesai, guru meminta 3–4 pasangan sukarela untuk tampil di depan kelas: satu murid bercerita tentang diri sendiri, pasangannya menyampaikan tanggapan positif di depan kelas.
  • Guru memfasilitasi sesi tanya jawab singkat dari kelas setelah setiap penampilan.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk membentuk lingkaran kecil atau kembali ke tempat duduk masing-masing.
  • Guru mengajukan pertanyaan refleksi lisan: 'Perasaan apa yang kamu rasakan saat menceritakan dirimu sendiri tadi? Mudah atau sulit? Mengapa?'
  • Guru bertanya: 'Apa hal baru yang kamu pelajari tentang temanmu hari ini?'
  • Murid menjawab secara sukarela — guru memberikan apresiasi verbal atas setiap jawaban tanpa menghakimi.
  • Guru menghubungkan pengalaman hari ini dengan nilai: 'Mengenal diri sendiri dan menghargai orang lain adalah langkah awal untuk hidup bersama dengan damai.'

Penutup:

  • Guru merangkum kegiatan hari ini: murid telah berlatih mendeskripsikan diri secara lisan dan memberikan tanggapan positif kepada teman.
  • Guru meminta murid menuliskan satu kalimat di buku catatan: 'Satu hal unik dari diriku yang aku banggakan adalah ...' sebagai asesmen akhir tertulis singkat.
  • Guru memberikan umpan balik umum atas penampilan kelas hari ini secara positif dan membangun.
  • Murid dan guru bersama-sama menyimpulkan bahwa setiap orang unik dan keunikan itu layak diapresiasi.
  • Guru menutup pembelajaran dengan salam dan pesan motivasi singkat.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang sudah siap berbicara diberi tantangan tambahan: ceritakan juga tentang cita-citamu dan hubungkan dengan hobimu. Murid yang masih kesulitan cukup menyampaikan 1 poin dari setiap kategori (fisik, nonfisik, hobi) tanpa harus mengelaborasi.
  • Proses: Murid yang percaya dirinya masih rendah diperbolehkan membacakan catatan mereka saat tampil. Murid yang sudah lancar didorong untuk berbicara tanpa teks dan merespons pertanyaan dari teman secara spontan.
  • Produk: Sebagian besar murid berbicara secara lisan berpasangan dan di depan kelas. Murid yang mengalami hambatan berbicara (misalnya pemalu atau kesulitan verbal) dapat menyampaikan tanggapannya dalam 1–2 kalimat singkat, atau secara opsional menuliskan tanggapan positif untuk temannya di selembar kartu kecil.

ASESMEN

Awal:

  • Guru mengajukan pertanyaan terbuka di pendahuluan: 'Apa satu hal unik dari dirimu?' — guru mengamati sejauh mana murid dapat mengidentifikasi keunikan diri dan seberapa percaya diri mereka berbicara spontan.
  • Guru memperhatikan kosakata yang digunakan murid: apakah murid sudah mengenal istilah ciri fisik, nonfisik, dan hobi sebelum pembelajaran dimulai.

Proses:

  • Selama kegiatan berpasangan, guru berkeliling dan mengamati: apakah murid menyampaikan informasi yang mencakup tiga kategori (fisik, nonfisik, hobi).
  • Guru mencatat murid yang tampak kesulitan (misalnya diam terlalu lama atau hanya menyebut satu kategori) untuk segera diberikan scaffolding.
  • Guru mendengarkan kualitas tanggapan positif antar pasangan: apakah tanggapan merujuk pada fakta yang didengar atau hanya bersifat generik.

Akhir:

  • Murid menuliskan satu kalimat refleksi diri di buku catatan sebagai bukti pemahaman.
  • Untuk murid yang tampil di depan kelas, guru mengisi rubrik penilaian lisan berdasarkan 4 aspek: kelengkapan isi, kepercayaan diri, kesantunan bahasa, dan kualitas tanggapan positif kepada teman.

Formatif:

  • Observasi guru saat murid bercerita berpasangan: apakah murid menyebutkan minimal satu ciri fisik, satu ciri nonfisik, dan satu hobi.
  • Observasi kualitas tanggapan murid: apakah tanggapan positif berdasarkan fakta yang didengar, bukan sekadar pujian umum.
  • Catatan anekdot guru selama sesi berpasangan dan presentasi di depan kelas.

Sumatif:

  • Kalimat tertulis singkat di buku catatan: 'Satu hal unik dari diriku yang aku banggakan adalah ...' sebagai bukti refleksi diri.
  • Penilaian lisan saat tampil di depan kelas menggunakan rubrik berbicara (aspek: kelengkapan isi, kepercayaan diri, kesantunan bahasa, dan kualitas tanggapan).

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kelengkapan Isi Deskripsi DiriMurid hanya menyebutkan 1 kategori atau tidak menyebutkan sama sekali (misalnya hanya menyebut hobi tanpa ciri fisik maupun nonfisik).Murid menyebutkan 2 dari 3 kategori (misalnya ciri fisik dan hobi, tetapi tidak menyebutkan ciri nonfisik).Murid menyebutkan ketiga kategori (ciri fisik, nonfisik, dan hobi) masing-masing dengan minimal satu fakta.Murid menyebutkan ketiga kategori dengan lebih dari satu fakta per kategori dan menghubungkannya dengan perasaan atau pengalaman pribadi yang konkret.
Kepercayaan Diri BerbicaraMurid berbicara sangat pelan, tidak dapat didengar, atau menolak berbicara meskipun sudah didorong guru.Murid berbicara dengan suara yang kadang tidak terdengar jelas, banyak jeda panjang, dan terlihat sangat gugup.Murid berbicara dengan suara yang cukup jelas dan lancar meskipun sesekali terlihat ragu.Murid berbicara dengan suara jelas, intonasi natural, kontak mata dengan pendengar, dan tampak percaya diri sepanjang cerita.
Kesantunan BahasaMurid menggunakan bahasa yang tidak sopan atau kalimat yang tidak bisa dipahami.Murid menggunakan bahasa yang sopan tetapi kalimatnya sangat terbatas dan tidak lengkap.Murid menggunakan bahasa yang santun dengan kalimat lengkap dan mudah dipahami.Murid menggunakan bahasa yang santun, kalimat lengkap, pilihan kata yang tepat, dan sesekali menggunakan ungkapan yang menarik perhatian pendengar.
Kualitas Tanggapan Positif kepada TemanMurid tidak memberikan tanggapan atau hanya berkata 'bagus' tanpa alasan.Murid memberikan tanggapan positif yang umum dan tidak merujuk pada fakta spesifik yang didengar dari cerita teman.Murid memberikan tanggapan positif yang merujuk pada minimal satu fakta spesifik dari cerita teman.Murid memberikan tanggapan positif yang merujuk pada fakta spesifik, disertai alasan yang relevan, dan disampaikan dengan bahasa yang hangat dan menghargai.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid mendapat kesempatan yang cukup untuk berbicara dan didengar hari ini?
  • Murid mana yang tampak belum percaya diri berbicara — apa yang bisa saya lakukan berbeda di pertemuan berikutnya untuk mendukung mereka?
  • Apakah pertanyaan pemantik yang saya berikan cukup memancing murid untuk berpikir tentang keunikan diri mereka?
  • Apakah diferensiasi yang saya terapkan hari ini efektif menjangkau murid dengan kebutuhan yang berbeda?

Refleksi Murid:

  • Apa yang kamu rasakan saat menceritakan dirimu sendiri di depan teman? Apakah mudah atau sulit? Mengapa?
  • Satu hal baru apa yang kamu pelajari tentang temanmu hari ini?
  • Apa hal unik dari dirimu yang belum sempat kamu ceritakan tadi dan ingin kamu bagikan?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Bahasa Indonesia: Bergerak Bersama (Edisi Revisi) untuk SD/MI Kelas V — Bab 1 'Aku yang Unik' (Penulis: Maya Lestari Gf dan Zulqarnain, Kemdikbudristek 2024)
  2. Buku Panduan Guru Bahasa Indonesia: Bergerak Bersama (Edisi Revisi) untuk SD/MI Kelas V
  3. Papan tulis atau whiteboard untuk menuliskan tiga kategori: Ciri Fisik, Ciri Nonfisik, Hobi
  4. Buku catatan murid untuk mencatat poin-poin deskripsi diri sebelum berbicara
  5. Kartu kecil (opsional) untuk murid yang memilih menyampaikan tanggapan secara tertulis sebagai bentuk diferensiasi produk

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.