Modul AjarPertemuan 5Bab 1Fase CSemester 1

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 5: Mengenal Ragam Hobi Unik dan Menceritakannya Secara Lisan

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 5 dengan topik "Mengenal Ragam Hobi Unik dan Menceritakannya Secara Lisan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 5: Mengenal Ragam Hobi Unik dan Menceritakannya Secara Lisan

Bahasa Indonesia - Kelas 5

Bab 1 - Pertemuan 5

MODUL AJAR

Bahasa Indonesia — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Mengenal Ragam Hobi Unik dan Menceritakannya Secara Lisan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikMengenal Ragam Hobi Unik dan Menceritakannya Secara Lisan
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengidentifikasi informasi tentang ragam hobi unik dari teks bacaan 'Reno dan Barang Bekas' serta teks media sosial, dan membandingkan keunikan hobi antartokoh.
  2. Murid dapat menceritakan hobi unik yang pernah ditemui atau dialami secara lisan di depan kelas dengan bahasa yang jelas dan santun.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apakah kalian pernah mendengar seseorang punya hobi yang terdengar aneh atau tidak biasa? Hobi apa itu?
  2. Menurut kalian, apakah semua hobi itu sama-sama berharga? Mengapa?
  3. Jika kamu bisa punya hobi apa saja tanpa batas, hobi unik apa yang ingin kamu coba?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama.
  • Guru melakukan absensi singkat dan memastikan suasana kelas siap belajar.
  • Guru menampilkan beberapa gambar orang sedang melakukan hobi tidak biasa (misalnya: mengoleksi batu, membuat miniatur dari bahan daur ulang, membaca peta) dan bertanya: 'Menurut kalian, orang-orang ini sedang melakukan apa?'
  • Asesmen awal diagnostik: Guru meminta murid menuliskan satu kata atau kalimat pendek di kertas sticky note tentang hobi unik yang pernah mereka lihat atau dengar. Tempelkan di papan kelas sebagai pemetaan pengetahuan awal.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: murid akan membaca teks tentang hobi unik, membandingkan hobi antartokoh, lalu menceritakan hobi unik secara lisan di depan kelas.
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik untuk membangun rasa ingin tahu murid.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru meminta murid membuka buku siswa pada teks 'Reno dan Barang Bekas'. Murid membaca teks secara mandiri dalam hati selama ± 5 menit.
  • Guru mengarahkan murid untuk juga mencermati teks kedua berupa teks media sosial (gabungan gambar dan teks) yang ada di halaman yang sama.
  • Murid mengisi tabel identifikasi sederhana di lembar kerja: siapa tokohnya, apa hobinya, apa yang membuatnya unik — untuk setiap teks yang dibaca.
  • Guru mengajukan pertanyaan lisan untuk mengecek pemahaman: 'Apa hobi Reno? Mengapa hobi itu dianggap unik? Apa persamaan dan perbedaan hobi pada dua teks yang kalian baca?'
  • Murid berpasangan (think-pair) untuk mendiskusikan perbandingan keunikan hobi antartokoh selama ± 3 menit, lalu beberapa pasangan berbagi ke kelas.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru menjelaskan tugas berbicara: murid akan menceritakan satu hobi unik yang pernah mereka temui atau alami sendiri secara lisan di depan kelas, minimal 3–5 kalimat, dengan bahasa yang jelas dan santun.
  • Murid diberi waktu ± 5 menit untuk menyiapkan cerita lisan mereka secara mandiri. Mereka boleh menulis poin-poin kunci di buku tulis sebagai panduan bicara.
  • Guru memberikan contoh singkat cara bercerita yang baik: menyebutkan nama hobi, menjelaskan apa yang dilakukan, dan mengapa hobi itu unik atau menarik.
  • Murid secara bergiliran maju ke depan kelas menceritakan hobi unik pilihan mereka. Guru mengatur waktu tiap murid ± 1–2 menit.
  • Murid yang mendengarkan diberi tugas mencatat minimal satu hal menarik dari cerita teman yang sedang presentasi, untuk disampaikan saat sesi tanya jawab singkat.
  • Setelah setiap presentasi, guru memberi apresiasi singkat dan mengajak 1–2 murid untuk merespons cerita temannya dengan kalimat positif.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid untuk duduk kembali dan merenungkan pembelajaran hari ini secara tenang selama 1–2 menit.
  • Guru memandu diskusi kelas dengan pertanyaan refleksi: 'Apa yang paling menarik dari hobi-hobi unik yang kalian dengar hari ini? Apakah ada hobi yang ingin kalian coba setelah mendengar cerita teman?'
  • Murid menuliskan refleksi singkat di lembar refleksi atau buku tulis: (1) Satu hal baru yang saya pelajari hari ini, (2) Satu hal yang membuat saya kagum dari hobi orang lain, (3) Satu pertanyaan yang masih ingin saya cari jawabannya.
  • Beberapa murid sukarela membagikan refleksi mereka ke kelas.

Penutup:

  • Guru bersama murid membuat simpulan pembelajaran: hobi itu beragam dan setiap hobi punya keunikannya masing-masing; kita bisa mengenali dan menghargai keunikan orang lain melalui cerita.
  • Guru memberikan asesmen akhir lisan singkat: meminta 2–3 murid menyebutkan satu perbandingan hobi antartokoh dari teks yang dibaca hari ini.
  • Guru menyampaikan tindak lanjut: murid diajak mengamati hobi unik di lingkungan sekitar mereka dan siap berbagi di pertemuan berikutnya jika ada.
  • Guru menutup pembelajaran dengan apresiasi atas keberanian murid bercerita hari ini, kemudian salam penutup.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang kesulitan memahami teks dapat diberikan versi teks yang sudah diberi kata-kata kunci bergaris bawah dan arti singkat di pinggir halaman. Murid yang sudah mahir dapat diminta membaca teks tambahan dari media sosial yang lebih kompleks.
  • Proses: Murid yang membutuhkan dukungan lebih dapat menyiapkan cerita lisan dengan bantuan panduan pertanyaan terstruktur (siapa, apa, mengapa, bagaimana). Murid yang cepat dapat diminta membandingkan lebih dari dua tokoh atau menambahkan pendapat pribadi tentang hobi mana yang paling unik menurut mereka.
  • Produk: Murid yang lebih percaya diri boleh menceritakan hobinya dengan tambahan gerakan atau alat peraga sederhana. Murid yang belum siap tampil di depan kelas dapat bercerita dalam kelompok kecil terlebih dahulu sebelum tampil di depan kelas penuh.

ASESMEN

Awal:

  • Guru meminta murid menuliskan satu hobi unik yang pernah mereka lihat atau dengar pada sticky note dan menempelkannya di papan kelas. Guru membaca secara sekilas untuk memetakan pengetahuan awal murid tentang ragam hobi unik sebelum pembelajaran dimulai.

Proses:

  • Selama tahap Memahami: guru berkeliling mengecek tabel identifikasi murid dan memberi umpan balik lisan langsung.
  • Selama diskusi berpasangan: guru mendengarkan percakapan murid untuk menilai kemampuan membandingkan keunikan hobi antartokoh.
  • Selama tahap Mengaplikasi: guru menggunakan lembar observasi sederhana untuk mencatat kemampuan berbicara murid (isi, bahasa, kesantunan, kepercayaan diri) saat presentasi lisan berlangsung.

Akhir:

  • Di penutup, guru meminta 2–3 murid secara lisan menyebutkan satu perbandingan hobi antartokoh dari teks yang dibaca sebagai pengecekan capaian TP 5.1.5.1.
  • Nilai presentasi lisan yang sudah dicatat guru selama kegiatan inti digunakan sebagai data capaian TP 5.1.5.2.
  • Lembar refleksi tertulis murid dikumpulkan sebagai bukti proses belajar dan bahan evaluasi guru.

Formatif:

  • Observasi saat murid mengisi tabel identifikasi hobi tokoh dari teks (kesesuaian dan kelengkapan informasi yang ditemukan).
  • Observasi saat diskusi berpasangan: kemampuan murid membandingkan keunikan hobi antartokoh.
  • Pengamatan presentasi lisan: kejelasan, kesantunan bahasa, dan kesesuaian isi cerita dengan topik hobi unik.

Sumatif:

  • Penilaian presentasi lisan di depan kelas menggunakan rubrik 4 level (Belum Berkembang, Mulai, Berkembang, Sangat Berkembang) yang mencakup aspek: isi/informasi, kejelasan bahasa, kesantunan, dan kepercayaan diri.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Mengidentifikasi dan Membandingkan Informasi Hobi (TP 5.1.5.1)Murid belum dapat menemukan informasi hobi dari teks dan tidak dapat menyebutkan perbedaan hobi antartokoh.Murid dapat menemukan informasi hobi dari salah satu teks, namun belum mampu membandingkan keunikan hobi antartokoh secara jelas.Murid dapat mengidentifikasi informasi hobi dari kedua teks dan menyebutkan perbedaan keunikan hobi antartokoh dengan cukup jelas.Murid dapat mengidentifikasi informasi hobi dari kedua teks secara lengkap dan membandingkan keunikan hobi antartokoh dengan penjelasan yang rinci dan tepat.
Isi Cerita Lisan (TP 5.1.5.2)Murid belum dapat menyampaikan cerita tentang hobi unik secara lisan, atau cerita tidak relevan dengan topik.Murid menceritakan hobi unik secara lisan namun informasi sangat terbatas (hanya menyebut nama hobi tanpa penjelasan).Murid menceritakan hobi unik secara lisan dengan informasi yang cukup lengkap (nama hobi, apa yang dilakukan, mengapa unik).Murid menceritakan hobi unik secara lisan dengan informasi lengkap dan detail, disertai pendapat atau kesan pribadi yang memperkaya cerita.
Kejelasan dan Kesantunan Bahasa Lisan (TP 5.1.5.2)Murid berbicara sangat pelan atau tidak jelas sehingga sulit dipahami, dan/atau menggunakan bahasa yang tidak santun.Murid berbicara dengan suara yang kadang kurang jelas, menggunakan bahasa yang cukup santun namun masih banyak jeda panjang atau kata pengisi yang berlebihan.Murid berbicara dengan suara yang jelas dan menggunakan bahasa yang santun dengan sedikit gangguan kelancaran.Murid berbicara dengan suara jelas, lancar, dan menggunakan bahasa yang santun serta runtut sehingga mudah dipahami pendengar.
Kepercayaan Diri saat Presentasi (TP 5.1.5.2)Murid menolak tampil atau tampil dengan ekspresi sangat cemas sehingga cerita tidak tersampaikan.Murid tampil namun terlihat gugup, banyak diam, atau membaca catatan sepenuhnya tanpa kontak mata dengan pendengar.Murid tampil dengan cukup percaya diri, sesekali melihat catatan, dan mulai menunjukkan kontak mata dengan pendengar.Murid tampil dengan percaya diri, minim ketergantungan pada catatan, menjaga kontak mata, dan mampu merespons pertanyaan atau komentar teman dengan baik.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid berhasil mengidentifikasi informasi dari kedua teks? Jika tidak, bagian mana yang perlu diperkuat pada pertemuan berikutnya?
  • Apakah strategi presentasi lisan hari ini cukup memberikan ruang bagi semua murid untuk tampil? Bagaimana cara meningkatkan partisipasi murid yang pemalu?
  • Apakah diferensiasi yang diterapkan hari ini sudah menjawab kebutuhan murid dengan kemampuan berbeda?
  • Berapa murid yang sudah mencapai level 'Berkembang' atau 'Sangat Berkembang' pada rubrik hari ini? Apa tindak lanjut untuk murid yang masih di level 'Belum Berkembang' atau 'Mulai'?

Refleksi Murid:

  • Hobi unik apa yang paling menarik perhatianmu hari ini? Mengapa?
  • Apa yang terasa mudah dan apa yang terasa sulit saat kamu bercerita di depan kelas?
  • Apa satu hal baru yang kamu pelajari hari ini tentang hobi orang lain?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Bahasa Indonesia 'Bergerak Bersama' Kelas V Edisi Revisi (Penulis: Maya Lestari Gf dan Zulqarnain) — Bab 1 Subbab C, halaman teks 'Reno dan Barang Bekas' dan teks media sosial hobi.
  2. Buku Panduan Guru Bahasa Indonesia 'Bergerak Bersama' Kelas V Edisi Revisi — panduan Subbab C: Ini Hobiku.
  3. Gambar-gambar hobi unik (dapat dicetak atau ditampilkan melalui proyektor/layar) sebagai media apersepsi.
  4. Lembar kerja tabel identifikasi hobi tokoh (dibuat guru, dibagikan ke murid).
  5. Lembar observasi presentasi lisan (dibuat guru, digunakan guru selama kegiatan inti).
  6. Lembar refleksi murid (dapat berupa kolom sederhana di buku tulis atau lembar terpisah).
  7. Sticky note / kertas kecil untuk asesmen diagnostik awal.
  8. Papan tulis atau flipchart untuk menampilkan hasil diskusi kelas.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.