Modul AjarPertemuan 6Bab 8Fase BSemester 2

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 4: Membaca dan Memahami Teks 'Suatu Hari' tentang Pengalaman Sakit

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 4 dengan topik "Membaca dan Memahami Teks 'Suatu Hari' tentang Pengalaman Sakit". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 4: Membaca dan Memahami Teks 'Suatu Hari' tentang Pengalaman Sakit

Bahasa Indonesia - Kelas 4

Bab 8 - Pertemuan 6

MODUL AJAR

Bahasa Indonesia — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Membaca dan Memahami Teks 'Suatu Hari' tentang Pengalaman Sakit

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikMembaca dan Memahami Teks 'Suatu Hari' tentang Pengalaman Sakit
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu membaca teks narasi 'Suatu Hari' dan memahami pesan tentang menjaga kesehatan (elemen: Membaca dan Memirsa)
  2. Murid mampu memeriksa kesesuaian ucapan tokoh dengan konteks kesehatan dalam teks cerita (elemen: Membaca dan Memirsa)

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kamu sakit dan harus beristirahat di rumah? Apa yang kamu rasakan saat itu?
  2. Ketika seseorang sakit, apa saja yang biasanya orang-orang di sekitarnya katakan? Apakah ucapan mereka selalu sesuai dengan keadaan si sakit?
  3. Menurut kamu, apa hubungan antara pengalaman sakit dan pentingnya menjaga kesehatan sehari-hari?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama.
  • Guru mengecek kehadiran dan mengondisikan suasana belajar yang nyaman.
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik secara lisan: 'Pernahkah kamu sakit dan harus beristirahat di rumah? Apa yang kamu rasakan?' — biarkan 2–3 murid berbagi cerita singkat.
  • Asesmen Awal (diagnostik): Guru menampilkan 2 pertanyaan singkat di papan tulis — (1) 'Apa yang dimaksud teks narasi?' dan (2) 'Tuliskan satu pesan kesehatan yang kamu tahu.' Murid menjawab di sticky note atau selembar kertas kecil selama 3 menit. Guru mengamati jawaban untuk memetakan pemahaman awal.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: membaca teks 'Suatu Hari', memahami pesannya, dan memeriksa kesesuaian ucapan tokoh dalam teks.
  • Guru menjelaskan alur kegiatan secara singkat agar murid tahu apa yang akan dilakukan.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru membagikan teks 'Suatu Hari' kepada setiap murid (atau menampilkannya di layar).
  • Murid membaca teks secara mandiri dalam hati selama ±5 menit. Guru meminta mereka membaca dengan penuh perhatian dan menandai (garis bawah atau lingkaran) bagian yang menurut mereka penting atau menarik — prinsip Berkesadaran.
  • Guru memandu diskusi kelas singkat: 'Siapa tokoh dalam cerita ini? Apa yang terjadi pada tokoh tersebut?' untuk membangun pemahaman literal.
  • Murid menjawab pertanyaan pemahaman secara tertulis di lembar kerja: (a) Siapa tokoh utama dan apa yang ia alami? (b) Apa pesan tentang menjaga kesehatan yang kamu temukan dalam teks? — prinsip Bermakna karena dikaitkan dengan pengalaman nyata.
  • Guru memberikan umpan balik lisan atas jawaban beberapa murid untuk mengkonfirmasi pemahaman.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru menjelaskan konsep 'kesesuaian ucapan tokoh dengan konteks': ucapan tokoh harus sesuai dengan situasi, perasaan, atau kondisi kesehatan yang sedang dialami dalam cerita.
  • Murid bekerja berpasangan. Tiap pasangan mendapat lembar kerja berisi 4–5 kutipan ucapan tokoh dari teks 'Suatu Hari'. Tugas mereka: memberi tanda ✓ (sesuai) atau ✗ (tidak sesuai) pada setiap ucapan, lalu menuliskan alasannya dalam 1–2 kalimat — prinsip Bermakna karena menghubungkan ucapan dengan konteks nyata kesehatan.
  • Setelah selesai, 2–3 pasangan mempresentasikan hasil analisisnya kepada kelas. Pasangan lain boleh menanggapi atau menambahkan — prinsip Menggembirakan karena ada interaksi aktif antar teman.
  • Guru membimbing diskusi kelas untuk menyimpulkan ucapan mana yang sesuai dan mana yang tidak, serta mengapa hal itu penting dalam komunikasi tentang kesehatan.
  • Murid mencatat kesimpulan di buku catatan masing-masing.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid kembali ke pertanyaan pemantik awal: 'Setelah membaca teks ini, apakah pesan tentang kesehatan yang ditemukan sesuai dengan pengalamanmu sendiri?' — prinsip Berkesadaran.
  • Murid menulis refleksi singkat (3–4 kalimat) di lembar refleksi: (a) Apa pesan kesehatan terpenting yang kamu dapat dari teks 'Suatu Hari'? (b) Apakah ada ucapan tokoh yang mengingatkanmu pada pengalamanmu sendiri? (c) Apa yang ingin kamu lakukan setelah membaca teks ini untuk menjaga kesehatanmu? — prinsip Bermakna karena mengaitkan teks dengan kehidupan nyata murid.
  • Guru mengajak 2–3 murid berbagi refleksinya secara lisan di depan kelas.
  • Guru memberikan penguatan positif atas proses berpikir murid, bukan hanya kebenaran jawaban.

Penutup:

  • Guru bersama murid membuat rangkuman pembelajaran hari ini: isi teks 'Suatu Hari', pesan kesehatan di dalamnya, dan cara memeriksa kesesuaian ucapan tokoh.
  • Asesmen Akhir: Murid mengerjakan soal exit ticket secara mandiri (3 soal pilihan ganda atau isian singkat tentang isi teks dan kesesuaian ucapan tokoh) — dikumpulkan sebelum keluar kelas.
  • Guru memberikan umpan balik singkat tentang jalannya pembelajaran hari ini.
  • Guru menyampaikan tindak lanjut: murid yang sudah lancar dapat mulai memikirkan pengalaman sakit mereka sendiri untuk kegiatan menulis berikutnya; murid yang masih kesulitan diajak membaca ulang teks di rumah.
  • Guru menutup pelajaran dengan pesan motivasi tentang pentingnya menjaga kesehatan, lalu mengakhiri dengan salam dan doa.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang memerlukan dukungan tambahan mendapat teks 'Suatu Hari' yang telah dilengkapi catatan kosakata sulit di margin (glosarium mini). Murid yang cepat dapat membaca teks lebih panjang atau versi teks tanpa bantuan kosakata.
  • Proses: Pada tahap Mengaplikasi, murid yang membutuhkan dukungan lebih dapat bekerja dalam kelompok kecil bersama guru, sementara pasangan yang lebih mandiri mengerjakan sendiri. Guru juga menyediakan kartu ucapan yang sudah diurutkan agar murid lebih mudah membandingkan.
  • Produk: Murid yang sudah berkembang dapat menambahkan satu ucapan tokoh baru yang mereka buat sendiri dan sesuai dengan konteks cerita, sebagai tantangan tambahan. Murid yang masih dalam tahap berkembang cukup mengisi lembar kerja analisis kesesuaian ucapan yang sudah tersedia.

ASESMEN

Awal:

  • Guru menampilkan 2 pertanyaan diagnostik di papan tulis: (1) 'Apa yang kamu ketahui tentang teks narasi?' dan (2) 'Tuliskan satu pesan kesehatan yang kamu tahu.' Murid menjawab di kertas kecil selama 3 menit. Hasil digunakan guru untuk memetakan pemahaman awal sebelum kegiatan inti dimulai.

Proses:

  • Observasi langsung oleh guru selama murid membaca dan menandai teks secara mandiri — apakah mereka dapat mengidentifikasi bagian penting.
  • Pengecekan lisan: guru mengajukan 2–3 pertanyaan literal tentang tokoh dan kejadian dalam teks setelah tahap Memahami.
  • Guru mengamati dan mencatat hasil kerja pasangan pada lembar analisis kesesuaian ucapan tokoh — apakah alasan yang ditulis logis dan sesuai konteks.
  • Guru memperhatikan kualitas tanggapan murid saat presentasi pasangan: apakah mereka mampu menjelaskan alasan dengan kalimat yang jelas.

Akhir:

  • Exit ticket berisi 3 soal: (1) Soal pemahaman isi — 'Apa yang dialami tokoh utama dalam teks Suatu Hari?'; (2) Soal pesan — 'Tuliskan satu pesan tentang menjaga kesehatan dari teks tersebut!'; (3) Soal analisis ucapan — 'Berikan satu contoh ucapan tokoh dalam teks dan jelaskan apakah ucapan tersebut sesuai dengan konteksnya!' Dikerjakan mandiri dan dikumpulkan sebelum kelas berakhir.

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid saat diskusi kelas dan presentasi pasangan
  • Pengecekan lembar kerja analisis kesesuaian ucapan tokoh selama kegiatan Mengaplikasi
  • Tanya jawab lisan setelah pembacaan teks untuk mengecek pemahaman literal

Sumatif:

  • Exit ticket: 3 soal singkat tentang isi teks 'Suatu Hari' dan kesesuaian ucapan tokoh dikerjakan secara mandiri di akhir pembelajaran
  • Lembar kerja tertulis yang berisi jawaban pertanyaan pemahaman teks dan analisis kesesuaian ucapan tokoh

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Memahami pesan kesehatan dalam teks narasi 'Suatu Hari'Murid belum dapat menyebutkan pesan kesehatan dari teks, atau jawabannya tidak berkaitan dengan isi teks.Murid dapat menyebutkan pesan kesehatan secara samar-samar atau hanya menyalin kalimat dari teks tanpa memahami maknanya.Murid dapat mengidentifikasi pesan kesehatan dari teks dengan kalimat sendiri yang cukup jelas dan berkaitan dengan isi teks.Murid dapat mengidentifikasi pesan kesehatan dengan jelas, menjelaskan maknanya, dan menghubungkannya dengan pengalaman atau pengetahuan nyata tentang kesehatan.
Memeriksa kesesuaian ucapan tokoh dengan konteks kesehatan dalam teksMurid belum dapat menentukan apakah ucapan tokoh sesuai atau tidak sesuai dengan konteks, atau tidak memberikan alasan sama sekali.Murid dapat menentukan kesesuaian ucapan tokoh (sesuai/tidak sesuai) tetapi alasan yang diberikan tidak tepat atau sangat singkat dan tidak logis.Murid dapat menentukan kesesuaian ucapan tokoh dengan benar dan memberikan alasan yang logis berdasarkan isi teks.Murid dapat menentukan kesesuaian ucapan tokoh dengan tepat, memberikan alasan yang logis dan rinci berdasarkan isi teks, serta mampu menjelaskan mengapa ucapan tersebut sesuai atau tidak sesuai dengan kondisi kesehatan dalam cerita.
Partisipasi dalam diskusi dan presentasiMurid tidak aktif berdiskusi dan tidak menyampaikan pendapat selama kegiatan berlangsung.Murid sesekali berpartisipasi dalam diskusi tetapi pendapat yang disampaikan kurang relevan dengan topik.Murid aktif berdiskusi, menyampaikan pendapat yang relevan, dan mampu merespons pendapat teman dengan kalimat yang jelas.Murid sangat aktif berdiskusi, menyampaikan pendapat yang relevan dan berargumen dengan baik, serta mampu memandu atau mendukung teman dalam diskusi.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid berhasil memahami pesan kesehatan dalam teks 'Suatu Hari'? Kelompok mana yang masih memerlukan pendampingan lebih lanjut?
  • Apakah kegiatan analisis kesesuaian ucapan tokoh berjalan efektif? Apakah instruksi yang saya berikan sudah cukup jelas bagi semua murid?
  • Apakah alokasi waktu 2x35 menit mencukupi untuk tiga tahap pembelajaran (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi)? Bagian mana yang perlu disesuaikan?
  • Sejauh mana diferensiasi yang saya terapkan berhasil menjangkau murid dengan kebutuhan belajar yang berbeda?

Refleksi Murid:

  • Apa pesan tentang kesehatan yang paling berkesan bagimu dari teks 'Suatu Hari'? Mengapa?
  • Apakah ada ucapan tokoh dalam cerita yang menurutmu tidak sesuai dengan situasinya? Apa yang seharusnya dikatakan?
  • Apa satu hal baru yang kamu pelajari hari ini tentang membaca cerita dan memahami isinya?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas 4 SD — Bab 8 'Sehatlah Ragaku' (teks 'Suatu Hari')
  2. Buku Guru Bahasa Indonesia Kelas 4 SD — panduan kegiatan Bab 8
  3. Lembar kerja analisis kesesuaian ucapan tokoh (dibuat guru)
  4. Lembar refleksi murid (dibuat guru)
  5. Sticky note atau kertas kecil untuk asesmen awal diagnostik
  6. Papan tulis / layar proyektor untuk menampilkan teks dan pertanyaan
  7. KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) — versi cetak atau daring — untuk pengecekan kosakata

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.