Modul AjarPertemuan 8Bab 6Fase BSemester 2

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 4: Menyimak dan Memahami Teks 'Anak-Anak Merapi'

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 4 dengan topik "Menyimak dan Memahami Teks 'Anak-Anak Merapi'". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 4: Menyimak dan Memahami Teks 'Anak-Anak Merapi'

Bahasa Indonesia - Kelas 4

Bab 6 - Pertemuan 8

MODUL AJAR

Bahasa Indonesia — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Menyimak dan Memahami Teks 'Anak-Anak Merapi'

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikMenyimak dan Memahami Teks 'Anak-Anak Merapi'
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat memahami ide pokok dan kejadian dalam teks narasi 'Anak-Anak Merapi' yang dibacakan, tentang kehidupan di lereng gunung berapi.
  2. Murid dapat mengidentifikasi kosakata baru (piket, lereng, mengungsi) dari teks 'Anak-Anak Merapi' berdasarkan konteks yang didengar.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kamu melihat gunung berapi secara langsung atau di gambar? Menurutmu, bagaimana rasanya tinggal di dekat gunung berapi?
  2. Apa yang akan kamu lakukan jika tiba-tiba kamu harus meninggalkan rumahmu karena bencana alam?
  3. Kata apa saja yang kamu pikirkan ketika mendengar kata 'gunung berapi'?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam dan mengajak murid berdoa bersama sebelum memulai pembelajaran.
  • Guru melakukan absensi dan menanyakan kabar murid secara singkat.
  • Asesmen awal: Guru menampilkan gambar gunung berapi (Merapi) dan bertanya kepada beberapa murid: 'Apa yang kalian ketahui tentang Gunung Merapi?' Guru mencatat jawaban murid di papan tulis untuk memetakan pengetahuan awal.
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik satu per satu, memberi waktu murid berpikir sebelum menjawab.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: murid akan menyimak teks narasi 'Anak-Anak Merapi' lalu memahami ide pokok, kejadian penting, dan kosakata baru di dalamnya.
  • Guru menjelaskan alur kegiatan secara singkat agar murid siap mengikuti pembelajaran.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru meminta murid duduk dengan nyaman, menyiapkan alat tulis, dan fokus untuk menyimak. Guru mengingatkan: 'Kita akan mendengarkan sebuah cerita. Perhatikan baik-baik siapa saja tokohnya, apa yang terjadi, dan kata-kata baru yang kalian dengar.'
  • Guru membacakan teks narasi 'Anak-Anak Merapi' dengan intonasi dan ekspresi yang jelas. Pembacaan dilakukan dua kali: pertama untuk kesan umum, kedua lebih lambat agar murid dapat mencatat.
  • Saat pembacaan kedua, murid dipersilakan menulis di buku catatan mereka: (a) siapa tokoh dalam cerita, (b) satu kejadian yang paling mereka ingat, (c) kata-kata yang terasa asing atau baru.
  • Setelah pembacaan selesai, guru menuliskan tiga kosakata target di papan tulis: PIKET, LERENG, MENGUNGSI. Guru membacakan kalimat dari teks yang memuat masing-masing kata tersebut.
  • Guru memfasilitasi diskusi kelas: 'Dari kalimat yang tadi dibacakan, menurutmu apa arti kata piket? Apa arti lereng? Apa arti mengungsi?' Murid berbagi pendapat; guru meluruskan dan memperkuat pemahaman makna kata berdasarkan konteks cerita.
  • Guru menampilkan atau menuliskan ide pokok teks secara bertahap bersama murid: 'Teks ini menceritakan tentang apa? Apa yang paling penting dari cerita ini?' Guru memandu murid menemukan ide pokok dengan pertanyaan mengarahkan.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid dibagi menjadi kelompok kecil (3–4 orang). Setiap kelompok mendapat lembar kerja berisi: (1) kolom 'Ide Pokok Teks', (2) tabel 'Urutan Kejadian Penting' (3 baris), dan (3) tabel kosakata dengan kolom kata–arti–contoh kalimat baru.
  • Kelompok berdiskusi mengisi lembar kerja berdasarkan apa yang sudah mereka simak dan catat. Guru mengingatkan: 'Gunakan catatanmu tadi, diskusikan bersama temanmu.'
  • Untuk kolom kosakata, setiap kelompok diminta membuat satu kalimat baru menggunakan masing-masing kata (piket, lereng, mengungsi) dalam konteks yang berbeda dari teks asli, misalnya tentang pengalaman sehari-hari mereka.
  • Setelah selesai, perwakilan setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi secara lisan di depan kelas. Kelompok lain diberi kesempatan menanggapi atau menambahkan.
  • Guru memberikan umpan balik langsung setelah setiap presentasi: menguatkan jawaban yang tepat dan membetulkan yang kurang tepat dengan cara yang supportif.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru meminta murid kembali ke tempat duduk masing-masing dan menutup lembar kerja sejenak.
  • Guru mengajukan pertanyaan refleksi lisan: 'Setelah mendengarkan cerita anak-anak yang tinggal di lereng Merapi, apa yang kamu rasakan? Apa yang paling membekas dari cerita itu?'
  • Murid secara mandiri menuliskan di buku catatan: (a) satu hal baru yang mereka pelajari hari ini, (b) satu kata baru yang paling berkesan dan alasannya, (c) apakah cara mereka menyimak sudah baik — apa yang ingin mereka perbaiki ke depan.
  • Guru mengajak 2–3 murid berbagi tulisan refleksinya secara sukarela.
  • Guru menghubungkan isi cerita dengan kehidupan nyata: 'Seperti anak-anak di Merapi yang tetap semangat meski tinggal di daerah rawan, kita pun bisa belajar tangguh dari mereka.' Ini memperkuat makna cerita bagi murid.

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: ide pokok teks 'Anak-Anak Merapi' dan arti tiga kosakata baru (piket, lereng, mengungsi).
  • Asesmen akhir: Guru membagikan kartu keluar (exit ticket) berisi dua pertanyaan singkat: (1) 'Tuliskan ide pokok teks yang tadi kamu simak dalam satu kalimat.' (2) 'Pilih salah satu kata (piket/lereng/mengungsi) dan tulis artinya dengan bahasamu sendiri.' Murid mengerjakan secara mandiri selama 5 menit.
  • Guru mengumpulkan kartu keluar sebagai bahan asesmen tertulis.
  • Guru memberikan apresiasi atas partisipasi murid selama pembelajaran.
  • Guru menyampaikan informasi singkat tentang topik pertemuan berikutnya.
  • Pembelajaran ditutup dengan doa bersama.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan dukungan lebih (lambat) mendapat teks tertulis bergambar sebagai pendamping saat menyimak, sehingga mereka dapat mengikuti alur cerita secara visual. Murid yang sudah cepat memahami tidak mendapat teks cetak agar keterampilan menyimak murni lebih terlatih.
  • Proses: Saat diskusi kelompok, murid yang membutuhkan dukungan lebih dipasangkan dengan teman sebaya yang lebih kuat sebagai tutor sebaya. Guru juga mengunjungi kelompok ini lebih sering untuk memberi scaffolding. Murid cepat diberi tantangan tambahan: mencari persamaan kata (sinonim) untuk kosakata baru.
  • Produk: Murid yang belum berkembang cukup menuliskan ide pokok dalam satu kata kunci. Murid yang berkembang baik diminta menuliskan ide pokok dalam satu kalimat lengkap. Murid yang sangat berkembang diminta menuliskan ide pokok beserta dua kejadian pendukung dari teks.

ASESMEN

Awal:

  • Guru menampilkan gambar Gunung Merapi dan bertanya: 'Apa yang kalian ketahui tentang Gunung Merapi dan kehidupan di sekitarnya?' Jawaban murid dicatat di papan tulis untuk memetakan pengetahuan awal dan merancang scaffolding yang sesuai selama pembelajaran.

Proses:

  • Observasi guru selama murid menyimak teks: guru memperhatikan murid mana yang aktif mencatat dan mana yang terlihat kesulitan fokus, sebagai dasar memberikan bantuan segera.
  • Tanya jawab lisan setelah pembacaan teks: guru mengajukan pertanyaan tentang tokoh, kejadian, dan makna kosakata untuk mengecek pemahaman awal seluruh kelas.
  • Pengamatan diskusi kelompok: guru berkeliling, mendengarkan diskusi, dan mencatat murid yang membutuhkan bimbingan tambahan maupun yang sudah sangat menguasai materi.

Akhir:

  • Kartu keluar (exit ticket) individual dikerjakan mandiri selama 5 menit di akhir pembelajaran. Pertanyaan: (1) Tuliskan ide pokok teks 'Anak-Anak Merapi' dalam satu kalimat. (2) Pilih satu kata dari piket/lereng/mengungsi, lalu tuliskan artinya dengan bahasamu sendiri. Kartu dikumpulkan kepada guru sebagai bukti capaian pembelajaran.

Formatif:

  • Observasi guru selama sesi menyimak: apakah murid fokus, mencatat, dan terlibat aktif.
  • Diskusi kelas dan presentasi kelompok: guru menilai kemampuan murid mengungkapkan ide pokok dan makna kosakata secara lisan.
  • Lembar kerja kelompok: digunakan sebagai umpan balik proses belajar, bukan nilai akhir.

Sumatif:

  • Kartu keluar (exit ticket) individual: murid menuliskan ide pokok teks dalam satu kalimat dan arti satu kosakata baru dengan bahasa sendiri.
  • Penilaian lembar kerja kelompok sebagai bukti pemahaman kolaboratif.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Memahami Ide Pokok Teks (TP 4.6.8.1)Murid belum dapat menyebutkan ide pokok teks meskipun dengan bantuan guru.Murid dapat menyebutkan ide pokok teks dengan bantuan pertanyaan pengarah dari guru, namun masih kurang tepat atau tidak lengkap.Murid dapat menyebutkan ide pokok teks dengan tepat dalam satu kalimat secara mandiri.Murid dapat menyebutkan ide pokok teks dengan tepat dan menyertakan minimal dua kejadian penting dari cerita sebagai pendukung, secara mandiri.
Mengidentifikasi Kosakata Baru (TP 4.6.8.2)Murid belum dapat menjelaskan arti salah satu pun dari tiga kosakata baru meskipun dengan bantuan.Murid dapat menjelaskan arti 1 dari 3 kosakata baru (piket, lereng, mengungsi) berdasarkan konteks, dengan bantuan guru.Murid dapat menjelaskan arti 2–3 kosakata baru berdasarkan konteks yang didengar secara mandiri.Murid dapat menjelaskan arti ketiga kosakata baru dengan tepat berdasarkan konteks dan mampu menggunakannya dalam kalimat baru yang bermakna.
Partisipasi dalam Diskusi KelompokMurid pasif, tidak berkontribusi dalam diskusi kelompok.Murid sesekali menyampaikan pendapat dalam diskusi kelompok, meski masih perlu dorongan.Murid aktif berdiskusi, menyampaikan pendapat, dan mendengarkan teman dengan baik.Murid aktif memimpin atau memfasilitasi diskusi kelompok, menghargai pendapat teman, dan membantu teman yang kesulitan.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid dapat mengikuti dan fokus selama kegiatan menyimak? Apa yang perlu diperbaiki dari cara pembacaan teks?
  • Apakah scaffolding yang diberikan sudah cukup membantu murid yang kesulitan memahami ide pokok?
  • Apakah waktu yang dialokasikan untuk setiap tahap (Memahami–Mengaplikasi–Merefleksi) sudah proporsional?
  • Seberapa efektif diferensiasi yang diterapkan hari ini? Apakah semua kelompok murid terlayani dengan baik?

Refleksi Murid:

  • Satu hal baru apa yang kamu pelajari hari ini dari teks 'Anak-Anak Merapi'?
  • Dari tiga kata baru yang kamu pelajari (piket, lereng, mengungsi), kata mana yang paling berkesan bagimu dan mengapa?
  • Apakah kamu sudah menyimak dengan sungguh-sungguh hari ini? Apa yang ingin kamu tingkatkan saat menyimak di lain waktu?

SUMBER BELAJAR

  1. Teks narasi 'Anak-Anak Merapi' (dibacakan guru; teks dari Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas 4 Bab 6 'Satu Titik', Kurikulum Merdeka)
  2. Gambar Gunung Merapi untuk stimulus awal pembelajaran (dapat berupa cetak atau ditampilkan melalui proyektor)
  3. Lembar Kerja Murid (LKPD) kelompok: berisi tabel ide pokok, urutan kejadian, dan kosakata baru
  4. Kartu keluar (exit ticket) individual untuk asesmen akhir
  5. Papan tulis dan spidol/kapur untuk mencatat jawaban murid dan kosakata target
  6. Buku catatan murid untuk kegiatan menyimak dan refleksi
  7. Panduan Guru Bahasa Indonesia: Lihat Sekitar untuk SD/MI Kelas IV (Edisi Revisi)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.