Modul AjarPertemuan 8Bab 5Fase BSemester 2

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 4: Berdiskusi tentang Cara dan Manfaat Menabung

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 4 dengan topik "Berdiskusi tentang Cara dan Manfaat Menabung". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 4: Berdiskusi tentang Cara dan Manfaat Menabung

Bahasa Indonesia - Kelas 4

Bab 5 - Pertemuan 8

MODUL AJAR

Bahasa Indonesia — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Berdiskusi tentang Cara dan Manfaat Menabung

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikBerdiskusi tentang Cara dan Manfaat Menabung
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu menyajikan pendapat tentang cara dan manfaat menabung dengan kata-kata dan sikap yang santun.
  2. Murid mampu menanggapi pendapat teman dalam diskusi tentang kebiasaan menabung sesuai tata cara diskusi yang baik.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian menabung? Di mana kalian menyimpan tabungan itu — di celengan, di bank, atau di tempat lain?
  2. Apa yang akan kalian lakukan jika punya uang lebih? Mengapa memilih cara itu?
  3. Menurutmu, apa bedanya orang yang rajin menabung dengan orang yang tidak pernah menabung?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam, mengajak murid berdoa bersama, dan memeriksa kehadiran (2 menit).
  • Asesmen awal: Guru menampilkan gambar celengan dan kartu ATM, lalu bertanya kepada beberapa murid: 'Siapa yang sudah pernah menabung? Ceritakan singkat caramu menabung.' Guru mencatat ragam jawaban di papan tulis untuk memetakan titik awal pengetahuan murid (5 menit).
  • Apersepsi: Guru menghubungkan jawaban murid dengan teks 'Ayo Menabung' yang telah dibaca pada pertemuan sebelumnya, mengingatkan kembali tiga penggunaan uang: dibelanjakan, ditabung, dan disumbangkan (3 menit).
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: murid akan berdiskusi tentang cara dan manfaat menabung dengan kata-kata yang santun dan tata cara diskusi yang baik (2 menit).
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik satu per satu, memberi waktu murid berpikir sejenak sebelum menjawab secara lisan (3 menit).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru membacakan atau menampilkan teks pendek 'Ayo Menabung' (atau ringkasannya) di papan tulis/layar proyektor. Murid menyimak dengan seksama (3 menit).
  • Guru menjelaskan tata cara diskusi yang baik: mendengarkan saat teman berbicara, mengangkat tangan sebelum berbicara, menggunakan kalimat santun seperti 'Menurutku…', 'Aku setuju karena…', 'Aku ingin menambahkan…', dan tidak memotong pembicaraan teman (5 menit).
  • Guru dan murid bersama-sama membuat 'Daftar Kata Santun untuk Diskusi' di papan tulis — mengumpulkan ungkapan yang sopan untuk menyampaikan pendapat dan menanggapi pendapat teman. Murid mencatatnya di buku tulis (5 menit).
  • Guru mengajukan pertanyaan pemahaman: 'Sebutkan satu cara menabung yang kamu tahu!' dan 'Apa manfaat menabung menurutmu?' Beberapa murid menjawab secara lisan untuk memastikan pemahaman awal sebelum diskusi (2 menit).

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid dibagi menjadi kelompok kecil (4–5 orang). Setiap kelompok mendapat kartu topik diskusi: (a) cara menabung di rumah, (b) cara menabung di bank atau koperasi, (c) manfaat menabung untuk diri sendiri, (d) manfaat menabung untuk keluarga. Kelompok yang lebih sedikit anggotanya dapat menggabungkan dua topik ringan (10 menit).
  • Setiap murid di dalam kelompok mendapat giliran menyampaikan pendapatnya tentang topik yang diterima, menggunakan kata-kata santun dari daftar yang telah dibuat. Murid lain di kelompok berlatih menanggapi menggunakan kalimat yang sesuai tata cara diskusi (10 menit).
  • Satu perwakilan tiap kelompok menyampaikan kesimpulan diskusi kelompoknya di depan kelas (1–2 kalimat per perwakilan). Kelas menanggapi dengan menggunakan kata-kata santun (5 menit).
  • Guru memantau jalannya diskusi kelompok, mencatat murid yang perlu bimbingan dalam hal penggunaan kata santun atau tata cara berbicara, dan memberikan umpan balik langsung (berjalan keliling kelas selama diskusi berlangsung).

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Setelah presentasi kelompok, guru memimpin refleksi singkat: 'Tadi kalian sudah berdiskusi. Apakah mudah menyampaikan pendapat dengan kata-kata santun? Apa yang masih terasa sulit?' Beberapa murid berbagi jawaban (3 menit).
  • Murid mengisi lembar refleksi diri singkat (bisa lisan atau tertulis di buku tulis) dengan tiga pertanyaan: (1) Satu hal yang aku pelajari hari ini tentang menabung. (2) Satu cara santun yang aku gunakan saat diskusi tadi. (3) Satu hal yang ingin aku lakukan lebih baik dalam diskusi berikutnya (5 menit).
  • Guru mengajak murid mengevaluasi diskusi bersama: apakah semua anggota kelompok mendapat giliran bicara? Apakah tata cara diskusi sudah diikuti? Guru memberikan apresiasi konkret terhadap perilaku positif yang diamati selama diskusi (2 menit).

Penutup:

  • Guru bersama murid membuat rangkuman: cara dan manfaat menabung yang paling banyak disebut tadi, serta kata-kata santun yang berhasil digunakan dalam diskusi (3 menit).
  • Asesmen akhir: Guru mengajukan 1–2 pertanyaan lisan atau tertulis singkat sebagai konfirmasi pencapaian TP (lihat bagian Asesmen Akhir) (3 menit).
  • Guru menyampaikan tindak lanjut: murid diminta menceritakan kepada anggota keluarga di rumah tentang satu manfaat menabung yang mereka pelajari hari ini.
  • Guru menutup pelajaran dengan doa bersama dan salam (2 menit).

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang belum lancar membaca dapat diberikan kartu topik diskusi bergambar (ilustrasi celengan, bank, dll.) sebagai bantuan visual, sehingga mereka tetap dapat mengikuti diskusi meski belum fasih membaca teks.
  • Proses: Murid yang membutuhkan dukungan lebih dapat didampingi guru atau teman sebaya (tutor sebaya) saat giliran berbicara di kelompok; mereka boleh melihat daftar 'Kata Santun' di papan tulis. Murid yang sudah cepat memahami didorong untuk menjadi moderator diskusi kelompok dan mencatat poin-poin pendapat teman.
  • Produk: Murid yang sudah sangat berkembang dapat diminta menyampaikan tanggapan dengan memberikan alasan yang lebih rinci (misalnya membandingkan dua cara menabung). Murid yang masih berkembang cukup menyampaikan satu pendapat sederhana menggunakan minimal satu kalimat santun.

ASESMEN

Awal:

  • Guru menampilkan gambar celengan dan kartu ATM, lalu bertanya: 'Siapa yang sudah pernah menabung? Di mana?' — jawaban dicatat di papan tulis untuk memetakan pengetahuan awal murid tentang cara menabung.
  • Guru bertanya singkat: 'Menurutmu apa gunanya menabung?' — untuk mengidentifikasi murid yang sudah memiliki konsep manfaat menabung dan yang belum.

Proses:

  • Observasi langsung saat diskusi kelompok: guru menggunakan lembar observasi sederhana (checklist) dengan indikator — (1) menyampaikan pendapat dengan kata santun, (2) menanggapi teman sesuai tata cara, (3) tidak memotong pembicaraan.
  • Umpan balik langsung (lisan) kepada kelompok atau individu selama guru berkeliling memantau diskusi.
  • Penilaian sejawat sederhana: anggota kelompok memberikan jempol (setuju/sudah baik) atau isyarat tangan kepada teman yang menyampaikan pendapat dengan santun.

Akhir:

  • Murid secara individual menyampaikan satu kalimat pendapat tentang cara atau manfaat menabung kepada guru menggunakan kata-kata santun (dapat dilakukan saat penutup atau sambil guru berkeliling).
  • Guru mengajukan pertanyaan konfirmasi: 'Bagaimana cara yang baik menanggapi pendapat teman saat diskusi?' — murid menjawab lisan. Dinilai berdasarkan rubrik 4 level.

Formatif:

  • Observasi guru selama diskusi kelompok: kesesuaian penggunaan kata santun dan tata cara berbicara.
  • Catatan anekdotal: guru mencatat nama murid yang menunjukkan kemajuan atau kesulitan signifikan selama kegiatan diskusi.
  • Lembar refleksi diri murid (tertulis/lisan) di akhir tahap Merefleksi.

Sumatif:

  • Penilaian lisan: murid menyampaikan satu pendapat tentang cara atau manfaat menabung menggunakan kalimat santun di depan guru.
  • Penilaian menanggapi: murid menanggapi pernyataan guru atau teman dengan menggunakan tata cara diskusi yang benar (mengangkat tangan, menyebut nama teman, menggunakan kata santun).

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menyampaikan pendapat tentang cara dan manfaat menabungMurid belum dapat menyampaikan pendapat, atau pendapat disampaikan dengan kata-kata yang tidak santun dan tidak jelas.Murid menyampaikan pendapat dengan kalimat yang sangat singkat (satu kata atau frasa) dan sudah mencoba menggunakan kata santun meskipun belum konsisten.Murid menyampaikan pendapat dalam satu kalimat lengkap menggunakan kata-kata santun (misalnya 'Menurutku, menabung itu penting karena…') dengan cukup jelas.Murid menyampaikan pendapat dalam kalimat lengkap yang runtut, menggunakan kata-kata santun secara konsisten, disertai alasan atau contoh nyata yang relevan.
Menanggapi diskusi tentang kebiasaan menabung sesuai tata cara yang baikMurid tidak menanggapi pendapat teman, atau menanggapi dengan memotong pembicaraan atau menggunakan kalimat yang tidak santun.Murid mencoba menanggapi pendapat teman dengan mengangkat tangan, namun tanggapan masih pendek dan belum menggunakan kalimat santun secara tepat.Murid menanggapi pendapat teman dengan mengangkat tangan terlebih dahulu, menggunakan kalimat santun yang sesuai (misalnya 'Aku setuju dengan… karena…' atau 'Aku ingin menambahkan…'), dan tidak memotong pembicaraan.Murid secara aktif menanggapi beberapa pendapat teman dengan cara yang sesuai tata cara diskusi, menggunakan berbagai ungkapan santun, dan tanggapannya menunjukkan pemahaman terhadap apa yang disampaikan teman.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid mendapat kesempatan yang cukup untuk menyampaikan pendapat dalam diskusi hari ini?
  • Strategi mana yang paling efektif membantu murid menggunakan kata-kata santun saat berdiskusi?
  • Murid mana yang masih membutuhkan bimbingan lebih lanjut dalam menyampaikan pendapat atau menanggapi teman, dan bagaimana rencana tindak lanjutnya?
  • Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi) sudah proporsional? Apa yang perlu disesuaikan?

Refleksi Murid:

  • Satu hal baru yang aku pelajari hari ini tentang menabung adalah…
  • Kalimat santun yang berhasil aku gunakan saat diskusi tadi adalah…
  • Saat berdiskusi tadi, hal yang masih sulit bagiku adalah… dan aku ingin mencoba… lain kali.
  • Apakah aku sudah mendengarkan dengan baik saat teman berbicara? Mengapa itu penting?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Bahasa Indonesia 'Lihat Sekitar' Kelas IV SD/MI (Edisi Revisi) — Bab 5 'Bertukar dan Membayar', teks 'Ayo Menabung'.
  2. Buku Panduan Guru Bahasa Indonesia 'Lihat Sekitar' Kelas IV SD/MI (Edisi Revisi) — Bab V.
  3. Kartu topik diskusi bergambar (dibuat guru): cara menabung di rumah, cara menabung di bank/koperasi, manfaat menabung untuk diri sendiri, manfaat menabung untuk keluarga.
  4. Papan tulis/whiteboard untuk menuliskan 'Daftar Kata Santun untuk Diskusi' bersama kelas.
  5. Lembar refleksi diri murid (dapat ditulis di buku tulis atau pada lembar kerja sederhana yang disiapkan guru).
  6. Proyektor atau papan tulis untuk menampilkan teks dan gambar pendukung (opsional).
  7. Kamus Besar Bahasa Indonesia (kbbi.kemdikbud.go.id) sebagai referensi kosakata: menyisihkan, cadangan, rekening, bank, koperasi.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.