Modul AjarPertemuan 4Bab 5Fase BSemester 2

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 4: Mengenal Uang sebagai Alat Tukar

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 4 dengan topik "Mengenal Uang sebagai Alat Tukar". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 4: Mengenal Uang sebagai Alat Tukar

Bahasa Indonesia - Kelas 4

Bab 5 - Pertemuan 4

MODUL AJAR

Bahasa Indonesia — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Mengenal Uang sebagai Alat Tukar

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikMengenal Uang sebagai Alat Tukar
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu memahami informasi tentang fungsi uang sebagai alat tukar dari infografik yang dipirsa (elemen: Membaca dan Memirsa)
  2. Murid mampu mengenali pecahan mata uang Indonesia dan ciri-ciri keaslian uang (elemen: Membaca dan Memirsa)

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kamu menukar sesuatu dengan barang lain tanpa menggunakan uang? Apa yang terjadi?
  2. Mengapa kita membutuhkan uang dalam kehidupan sehari-hari? Apa jadinya jika uang tidak ada?
  3. Bagaimana cara kamu memastikan uang yang kamu pegang itu asli, bukan palsu?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama.
  • Guru mengecek kehadiran dan menyiapkan kondisi belajar yang nyaman (cek kursi, cahaya, kesiapan bahan).
  • Guru melakukan asesmen awal secara lisan: mengajukan pertanyaan singkat 'Siapa yang pernah belanja sendiri? Kamu bayar pakai apa?' untuk mengetahui pengetahuan awal murid tentang uang.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: 'Kita akan belajar memahami fungsi uang dari infografik dan mengenali ciri-ciri uang asli Indonesia.'
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik pertama dan kedua untuk membangkitkan rasa ingin tahu murid, lalu menampung jawaban singkat dari 2–3 murid.
  • Guru menyampaikan alur kegiatan pembelajaran secara singkat agar murid tahu apa yang akan mereka lakukan.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan infografik tentang sejarah singkat uang dan fungsi uang sebagai alat tukar (bisa berupa poster cetak yang dibagikan per kelompok atau ditayangkan di layar).
  • Murid diminta mengamati infografik secara saksama selama 2–3 menit tanpa berbicara, lalu menuliskan 2 hal yang mereka temukan di buku catatan masing-masing. (Prinsip Berkesadaran: murid hadir penuh saat mengamati.)
  • Guru membimbing murid membaca bagian-bagian infografik bersama-sama: judul, gambar, keterangan gambar, dan fakta utama yang tertera.
  • Guru menjelaskan konsep barter dan mengapa barter kurang praktis, lalu mengaitkannya dengan munculnya uang sebagai alat tukar yang lebih efisien. (Prinsip Bermakna: dikaitkan dengan pengalaman nyata berbelanja.)
  • Guru menampilkan contoh gambar pecahan uang Rupiah (koin dan kertas: Rp500, Rp1.000, Rp2.000, Rp5.000, Rp10.000, Rp20.000, Rp50.000, Rp100.000) dan murid diminta menyebutkan nominal masing-masing.
  • Guru menjelaskan ciri-ciri keaslian uang Rupiah secara sederhana: warna khusus, gambar pahlawan, tanda air (watermark), dan benang pengaman. Guru memperlihatkan uang asli sebagai alat peraga jika tersedia.
  • Murid mencatat 3 ciri keaslian uang di buku catatan menggunakan kata-kata sendiri.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid dibagi dalam kelompok kecil (3–4 orang). Setiap kelompok mendapat lembar kerja berisi: (1) infografik sederhana tentang uang dengan 4–5 pertanyaan pemahaman, dan (2) gambar beberapa pecahan uang yang harus diidentifikasi nominalnya.
  • Kelompok mendiskusikan jawaban bersama: menjawab pertanyaan dari infografik dan menuliskan nama nominal uang dengan benar. (Prinsip Bermakna: konteks nyata kehidupan sehari-hari.)
  • Setiap kelompok mendapat kartu bergambar uang (bisa dicetak) yang sudah diacak. Tugas kelompok: mengurutkan pecahan uang dari terkecil ke terbesar dan menuliskan nominalnya dengan angka dan huruf di lembar kerja. (Prinsip Menggembirakan: kegiatan berbasis permainan kartu.)
  • Satu perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusi singkat (1–2 menit per kelompok) di depan kelas. Kelompok lain menyimak dan boleh menambahkan.
  • Guru memberikan umpan balik langsung setelah setiap presentasi, meluruskan bila ada kesalahan pemahaman tentang fungsi uang atau identifikasi pecahan.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik ketiga tentang ciri keaslian uang untuk menghubungkan pembelajaran dengan kehidupan nyata.
  • Murid secara mandiri mengisi 'Kartu Refleksi Belajar' (bisa di buku catatan) dengan 3 pertanyaan: (1) Apa yang baru aku pelajari hari ini? (2) Bagian mana yang masih membingungkan? (3) Bagaimana aku akan menggunakan pengetahuan ini dalam kehidupan sehari-hari? (Prinsip Berkesadaran: murid mengevaluasi proses belajarnya sendiri.)
  • Guru mengajak 2–3 murid berbagi jawaban refleksi mereka secara sukarela.
  • Guru merangkum poin-poin utama pembelajaran: fungsi uang sebagai alat tukar, jenis pecahan uang Rupiah, dan cara mengenali keaslian uang.
  • Murid menyimpulkan pembelajaran dengan kalimat sendiri secara lisan kepada teman sebangku (think-pair-share singkat). (Prinsip Bermakna: murid mengartikulasikan pemahaman dengan bahasa mereka sendiri.)

Penutup:

  • Guru memberikan asesmen akhir berupa kuis lisan cepat: guru menunjukkan gambar pecahan uang, murid menyebutkan nominal dan 1 ciri keasliannya.
  • Guru memberikan apresiasi terhadap partisipasi dan kerja keras semua murid hari ini.
  • Guru menyampaikan pesan penguatan: 'Mengenal uang dengan baik adalah bagian dari menjadi warga negara yang cerdas dan bijak.'
  • Guru menginformasikan topik pertemuan berikutnya secara singkat.
  • Pembelajaran ditutup dengan doa bersama dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang membutuhkan dukungan lebih: sediakan infografik dengan teks lebih sedikit dan gambar lebih besar, serta kartu uang berukuran besar yang mudah dibaca. Untuk murid yang sudah lebih cepat memahami: sediakan infografik lanjutan yang memuat informasi tentang sejarah uang logam pertama di Indonesia.
  • Proses: Untuk murid yang lambat: guru mendampingi langsung saat mengamati infografik dan memberi scaffolding berupa pertanyaan pengarah ('Lihat bagian gambar ini, menurutmu apa artinya?'). Untuk murid yang cepat: diberikan tantangan tambahan berupa soal membandingkan nilai beberapa kombinasi pecahan uang (misal: 2 koin Rp500 sama dengan berapa lembar Rp1.000?).
  • Produk: Untuk murid yang lambat: cukup mengidentifikasi 3 jenis pecahan uang dan menyebutkan 2 ciri keaslian secara lisan. Untuk murid yang cepat: membuat mini-infografik sederhana (gambar + tulisan) tentang 1 fungsi uang dalam kehidupan sehari-hari di buku catatan.

ASESMEN

Awal:

  • Tanya-jawab lisan singkat di pendahuluan: 'Siapa yang pernah belanja sendiri? Kamu bayar pakai apa?' dan 'Apa saja uang yang biasa kamu gunakan?' untuk memetakan pengetahuan awal murid tentang uang.
  • Guru mencatat secara informal murid yang sudah memiliki pemahaman kuat dan yang masih perlu dukungan lebih, sebagai dasar pengelompokan dan diferensiasi.

Proses:

  • Observasi langsung saat murid mengamati infografik: apakah murid mampu menemukan informasi yang diminta (2 hal penting dari infografik).
  • Pengecekan catatan mandiri murid tentang 3 ciri keaslian uang yang ditulis dengan kata-kata sendiri.
  • Pemantauan diskusi kelompok saat mengidentifikasi dan mengurutkan pecahan uang: guru berkeliling dan mencatat kesalahan umum untuk segera diluruskan.
  • Penilaian presentasi singkat kelompok menggunakan rubrik komunikasi lisan.

Akhir:

  • Kuis lisan cepat di sesi penutup: guru menunjukkan gambar 3–4 pecahan uang Rupiah, murid secara individu menyebutkan nominal dengan benar dan minimal 1 ciri keaslian uang.
  • Pengumpulan lembar kerja kelompok sebagai portofolio bukti capaian tujuan pembelajaran pertemuan ini.

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid saat diskusi kelompok menggunakan lembar observasi sederhana (aktif bertanya, aktif menjawab, mau berbagi pendapat).
  • Pengecekan lembar kerja kelompok: ketepatan identifikasi nominal pecahan uang dan jawaban pertanyaan infografik.
  • Penilaian diri melalui Kartu Refleksi Belajar yang diisi murid pada tahap Merefleksi.

Sumatif:

  • Kuis lisan cepat di penutup: guru menunjukkan gambar pecahan uang, murid menyebutkan nominal dan minimal 1 ciri keaslian uang tersebut.
  • Hasil lembar kerja kelompok dikumpulkan sebagai bukti capaian TP 4.5.4.1 dan 4.5.4.2.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Memahami informasi fungsi uang dari infografik (TP 4.5.4.1)Murid belum mampu menyebutkan informasi apapun dari infografik tentang fungsi uang, atau jawaban tidak relevan dengan isi infografik.Murid mampu menyebutkan 1 informasi dari infografik tentang fungsi uang, meskipun belum tepat sepenuhnya.Murid mampu menyebutkan 2–3 informasi dari infografik tentang fungsi uang dengan tepat menggunakan kata-katanya sendiri.Murid mampu menyebutkan lebih dari 3 informasi dari infografik, menjelaskan fungsi uang secara runtut, dan mengaitkannya dengan pengalaman atau kehidupan nyata.
Mengenali pecahan mata uang Rupiah (TP 4.5.4.2)Murid belum mampu menyebutkan atau mengidentifikasi pecahan mata uang Rupiah dengan benar.Murid mampu mengidentifikasi 1–2 jenis pecahan mata uang Rupiah dengan benar.Murid mampu mengidentifikasi dan menyebutkan nominal 4–5 jenis pecahan mata uang Rupiah (koin dan kertas) dengan benar.Murid mampu mengidentifikasi semua pecahan mata uang yang disajikan, menyebutkan nominalnya dengan angka dan huruf secara tepat, serta mengurutkannya dari terkecil ke terbesar.
Mengenali ciri-ciri keaslian uang (TP 4.5.4.2)Murid belum mampu menyebutkan ciri-ciri keaslian uang Rupiah.Murid mampu menyebutkan 1 ciri keaslian uang Rupiah.Murid mampu menyebutkan 2–3 ciri keaslian uang Rupiah dengan benar.Murid mampu menyebutkan lebih dari 3 ciri keaslian uang Rupiah dengan tepat dan menjelaskan mengapa ciri-ciri tersebut penting untuk dikenali.
Komunikasi lisan saat presentasi kelompokMurid tidak mau atau tidak mampu menyampaikan hasil diskusi kelompok secara lisan.Murid menyampaikan hasil diskusi dengan kalimat sangat pendek dan suara yang tidak cukup terdengar, perlu banyak dorongan dari guru.Murid menyampaikan hasil diskusi dengan kalimat yang cukup jelas dan suara yang terdengar, meskipun masih sesekali perlu bantuan.Murid menyampaikan hasil diskusi dengan kalimat yang jelas, runtut, suara yang lantang, dan mampu menjawab pertanyaan teman atau guru dengan percaya diri.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid dapat mengikuti kegiatan mengamati infografik dengan baik? Bagian mana yang perlu diperbaiki pada pertemuan berikutnya?
  • Apakah diferensiasi yang diterapkan hari ini sudah cukup menjangkau murid yang membutuhkan dukungan lebih maupun murid yang sudah cepat memahami?
  • Apakah alokasi waktu 2x35 menit cukup untuk ketiga tahap (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi)? Tahap mana yang perlu disesuaikan?
  • Apakah pertanyaan pemantik yang diajukan berhasil membangkitkan rasa ingin tahu dan keterlibatan murid?

Refleksi Murid:

  • Apa hal baru yang kamu pelajari hari ini tentang uang?
  • Bagian mana dari pembelajaran hari ini yang paling kamu sukai? Mengapa?
  • Apakah ada bagian yang masih membingungkanmu? Bagian apa itu?
  • Bagaimana kamu akan menggunakan pengetahuan tentang uang ini dalam kehidupan sehari-hari?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Bahasa Indonesia: Lihat Sekitar untuk SD/MI Kelas IV (Edisi Revisi), Bab V 'Bertukar dan Membayar'
  2. Panduan Guru Bahasa Indonesia: Lihat Sekitar untuk SD/MI Kelas IV (Edisi Revisi)
  3. Infografik tentang sejarah dan fungsi uang (poster cetak atau tayangan digital — bisa diunduh dari situs Bank Indonesia atau dibuat guru)
  4. Gambar/foto pecahan mata uang Rupiah (koin dan kertas) yang dicetak atau ditayangkan
  5. Uang asli Rupiah (koin dan kertas berbagai pecahan) sebagai alat peraga langsung jika tersedia
  6. Kartu bergambar pecahan uang (bisa dicetak dari gambar resmi Bank Indonesia) untuk kegiatan mengurutkan
  7. Lembar kerja murid (LKPD) berisi pertanyaan infografik dan tugas identifikasi pecahan uang
  8. Kartu Refleksi Belajar (bisa ditulis langsung di buku catatan murid)
  9. Situs resmi Bank Indonesia (www.bi.go.id) untuk referensi gambar uang dan ciri keaslian uang Rupiah

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.