Modul AjarPertemuan 1Bab 5Fase BSemester 2

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 4: Mengenal Sistem Barter melalui Cerita Fabel

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 4 dengan topik "Mengenal Sistem Barter melalui Cerita Fabel". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 4: Mengenal Sistem Barter melalui Cerita Fabel

Bahasa Indonesia - Kelas 4

Bab 5 - Pertemuan 1

MODUL AJAR

Bahasa Indonesia — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Mengenal Sistem Barter melalui Cerita Fabel

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikMengenal Sistem Barter melalui Cerita Fabel
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu memahami ide pokok dan informasi tentang sistem barter dari teks fabel 'Ditukar dengan Apa?' melalui kegiatan membaca dan memirsa.
  2. Murid mampu memahami pesan dan informasi dari teks fabel tentang pertukaran barang yang dibacakan guru melalui kegiatan menyimak.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kamu menukar barang milikmu dengan barang milik teman? Bagaimana rasanya?
  2. Kalau kamu ingin mendapatkan sesuatu tapi tidak punya uang, kira-kira apa yang bisa kamu lakukan?
  3. Menurutmu, apakah tukar-menukar barang selalu berjalan mudah? Mengapa?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam dan memimpin doa bersama. Guru memeriksa kehadiran murid.
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik secara lisan: 'Pernahkah kalian menukar barang milik kalian dengan barang milik teman?' Beri waktu 2–3 murid untuk menjawab secara singkat.
  • Asesmen awal diagnostik: Guru menampilkan dua gambar di papan tulis — (1) dua anak saling menukar pensil dan penghapus, (2) seorang anak membayar dengan uang di warung. Murid diminta mengacungkan tangan untuk menunjukkan gambar mana yang pernah mereka alami, lalu guru bertanya singkat: 'Apa bedanya dua gambar ini?' Jawaban murid digunakan guru untuk mengukur pemahaman awal tentang konsep barter sebelum pembelajaran dimulai.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: murid akan membaca dan menyimak cerita fabel untuk memahami apa itu sistem barter, kemudian mendiskusikan ide pokok dan pesan cerita tersebut.
  • Guru memotivasi murid dengan menyampaikan bahwa cerita hari ini tentang hewan-hewan di hutan yang berbelanja tanpa uang — dan kita akan cari tahu bagaimana caranya.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru membacakan nyaring teks fabel 'Ditukar dengan Apa?' dengan intonasi yang sesuai karakter tiap hewan (Ka Kancil, Dak Bebek, Ela Pelatuk, Ke Kelinci). Murid menyimak dengan seksama sambil mengamati ilustrasi tokoh di buku. (Berkesadaran: murid diminta duduk tenang, fokus, dan merasakan ekspresi tiap tokoh melalui intonasi guru.)
  • Setelah guru selesai membacakan, murid diminta mengamati gambar/ilustrasi di buku: 'Tokoh mana yang tampak senang? Tokoh mana yang tampak kecewa? Mengapa?' Murid menjawab secara lisan secara bergantian.
  • Murid membaca mandiri teks 'Ditukar dengan Apa?' secara bergantian dengan teman sebangku (membaca bersama berpasangan / paired reading). Satu orang membaca, satu orang menyimak, lalu bergantian.
  • Guru memandu murid menemukan ide pokok tiap paragraf dengan pertanyaan terbimbing: 'Apa yang terjadi di paragraf pertama? Siapa yang melakukan apa? Apakah berhasil?' (Bermakna: guru mengaitkan tiap bagian cerita dengan situasi nyata yang mungkin dialami murid.)
  • Murid menuliskan ide pokok dan satu informasi penting dari teks pada lembar kerja yang disediakan guru (LK-1: tabel sederhana berisi kolom 'Tokoh', 'Apa yang ingin ditukar', 'Berhasil atau tidak', 'Alasan').

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Guru mengajak murid melakukan simulasi barter singkat. Murid diminta mengeluarkan satu benda kecil dari tas (penghapus, pensil, penggaris, dll). Dalam kelompok 4 orang, mereka mencoba menegosiasikan tukar-menukar benda. (Menggembirakan: suasana dibuat santai dan menyenangkan seperti bermain pasar-pasaran.)
  • Setelah simulasi 5 menit, guru memandu diskusi kelompok: 'Apakah semua orang berhasil bertukar? Apa kendalanya?' Murid menghubungkan pengalaman simulasi mereka dengan kesulitan yang dialami Ela Pelatuk dalam cerita. (Bermakna: murid merasakan sendiri tantangan barter sebelum memahami konsepnya secara abstrak.)
  • Setiap kelompok mendiskusikan dan menjawab pertanyaan pada LK-2: (1) Apa pesan utama yang ingin disampaikan cerita 'Ditukar dengan Apa?' (2) Mengapa barter tidak selalu mudah dilakukan? (3) Apa yang akan terjadi jika tidak ada uang dan barter juga sulit? Satu perwakilan kelompok menyampaikan jawaban di depan kelas.
  • Guru memberikan umpan balik lisan atas jawaban tiap kelompok, meluruskan pemahaman yang kurang tepat, dan memperkuat pemahaman tentang ide pokok serta pesan moral fabel.

Merefleksi (Berkesadaran, Menggembirakan):

  • Murid secara individu mengisi 'Kartu Refleksi Belajar' yang disiapkan guru. Kartu berisi tiga kolom: (1) 'Satu hal baru yang aku pelajari hari ini', (2) 'Satu hal yang masih membingungkan bagiku', (3) 'Hubungan cerita ini dengan kehidupanku'. (Berkesadaran: mendorong murid menyadari proses belajarnya sendiri.)
  • Beberapa murid secara sukarela membacakan isian kartu refleksi mereka. Guru merespons dengan hangat dan menghargai setiap jawaban. (Menggembirakan: guru menciptakan suasana aman di mana murid merasa nyaman berbagi.)
  • Guru mempertegas pesan moral fabel: 'Cerita ini mengajarkan bahwa dalam kehidupan, kita perlu saling memahami kebutuhan orang lain agar bisa bekerja sama dengan baik — sama seperti hewan-hewan di Hutan Kelayau.'

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: apa itu barter, apa ide pokok cerita, dan apa pesan moral fabel 'Ditukar dengan Apa?'
  • Guru memberikan asesmen akhir singkat: murid secara mandiri menjawab 3 pertanyaan tertulis di lembar soal (LK-3) tentang ide pokok dan pesan cerita.
  • Guru memberikan apresiasi kepada seluruh murid atas partisipasi aktif mereka hari ini.
  • Guru menyampaikan informasi singkat tentang kegiatan pembelajaran berikutnya yang masih terkait Bab 5.
  • Pembelajaran ditutup dengan doa bersama.

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang kesulitan memahami teks: guru menyediakan versi teks yang lebih pendek dengan kalimat yang disederhanakan, serta gambar komik strip dari cerita fabel yang membantu pemahaman visual. Untuk murid yang sudah cepat memahami: disediakan teks tambahan tentang contoh barter di kehidupan nyata masa kini untuk dibaca dan dianalisis secara mandiri.
  • Proses: Untuk murid yang membutuhkan dukungan lebih: guru mendampingi secara langsung saat pengisian LK-1 dan membimbing dengan pertanyaan scaffolding ('Siapa tokohnya? Apa yang dia bawa? Apakah dia berhasil?'). Untuk murid yang sudah siap: mereka dapat langsung mengerjakan LK-2 secara mandiri tanpa panduan pertanyaan terbimbing.
  • Produk: Untuk murid yang membutuhkan dukungan: mengisi tabel LK-1 dengan bantuan kata kunci yang sudah tersedia di lembar kerja. Untuk murid yang lebih mahir: diminta membuat ringkasan isi cerita dalam 3–4 kalimat dengan kata-kata sendiri, atau membuat pertanyaan baru tentang teks yang ingin mereka ketahui jawabannya.

ASESMEN

Awal:

  • Guru menampilkan dua gambar: anak bertukar benda dan anak membayar dengan uang. Murid mengacungkan tangan untuk menunjukkan mana yang pernah mereka alami.
  • Guru bertanya lisan: 'Apa perbedaan dari dua gambar ini?' untuk mengukur pemahaman awal murid tentang konsep barter sebelum pembelajaran dimulai.
  • Guru menggunakan respons murid untuk memetakan pemahaman awal: kelompok yang sudah mengenal barter dan kelompok yang belum, sebagai dasar diferensiasi proses pembelajaran.

Proses:

  • Observasi dan pencatatan guru saat murid membaca berpasangan: kelancaran membaca, pemahaman paragraf demi paragraf.
  • Pengisian LK-1 (tabel tokoh, barang tukar, hasil, alasan) dinilai secara informal oleh guru saat berkeliling kelas.
  • Diskusi kelompok pada LK-2 dipantau guru: apakah murid mampu menghubungkan isi cerita dengan pengalaman simulasi barter.
  • Kartu Refleksi Belajar dikumpulkan sebagai bukti pemahaman proses dan dijadikan dasar umpan balik guru di pertemuan berikutnya.

Akhir:

  • Murid mengerjakan LK-3 secara individu di akhir pembelajaran (10 menit terakhir): menjawab 3 pertanyaan tertulis tentang ide pokok, informasi, dan pesan moral teks fabel 'Ditukar dengan Apa?'
  • Hasil LK-3 dinilai menggunakan rubrik 4 level untuk dua aspek: (1) kemampuan mengidentifikasi ide pokok dan informasi teks, (2) kemampuan memahami pesan moral cerita.

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid saat menyimak pembacaan nyaring guru (ekspresi, perhatian, respons terhadap pertanyaan lisan).
  • Pengamatan diskusi kelompok saat simulasi barter dan pengerjaan LK-2 (kemampuan menghubungkan pengalaman dengan isi teks).
  • Umpan balik lisan guru terhadap jawaban kelompok di depan kelas.
  • Pengisian Kartu Refleksi Belajar individu sebagai asesmen sebagai pembelajaran (assessment as learning).

Sumatif:

  • Lembar soal LK-3 berisi 3 pertanyaan tertulis: (1) Tuliskan ide pokok cerita 'Ditukar dengan Apa?' (2) Mengapa Ela Pelatuk tidak berhasil menukar sendok kayunya? (3) Apa pesan moral yang kamu dapatkan dari cerita ini?

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Memahami Ide Pokok Teks Fabel (TP 4.5.1.1 — Membaca dan Memirsa)Murid tidak dapat menyebutkan ide pokok cerita meskipun dengan bantuan pertanyaan terbimbing.Murid dapat menyebutkan ide pokok dengan bantuan pertanyaan terbimbing dari guru, namun jawaban masih sangat umum atau tidak tepat sasaran.Murid dapat menyebutkan ide pokok cerita secara mandiri dengan kalimat yang cukup jelas, meskipun belum menghubungkan dengan informasi pendukung dari teks.Murid dapat menyebutkan ide pokok cerita secara mandiri dengan kalimat yang jelas dan tepat, serta menyertakan informasi pendukung yang relevan dari teks fabel.
Memahami Informasi dari Teks yang Dibacakan (TP 4.5.1.2 — Menyimak)Murid tidak dapat menjawab pertanyaan tentang informasi dari teks yang dibacakan, bahkan pertanyaan yang bersifat faktual sederhana.Murid dapat menjawab 1 dari 3 pertanyaan tentang informasi teks yang dibacakan, atau jawabannya kurang tepat pada sebagian besar pertanyaan.Murid dapat menjawab 2 dari 3 pertanyaan tentang informasi teks yang dibacakan dengan jawaban yang cukup tepat.Murid dapat menjawab seluruh pertanyaan tentang informasi teks yang dibacakan dengan tepat dan lengkap, menunjukkan pemahaman mendalam atas isi cerita.
Memahami Pesan Moral Fabel (TP 4.5.1.2 — Menyimak)Murid tidak dapat menyebutkan pesan moral dari cerita fabel yang dibacakan.Murid dapat menyebutkan pesan moral secara sangat umum (misalnya 'harus baik') tanpa mengaitkannya dengan kejadian dalam cerita.Murid dapat menyebutkan pesan moral cerita dengan cukup tepat dan mengaitkannya dengan salah satu kejadian dalam cerita.Murid dapat menyebutkan pesan moral cerita dengan tepat, mengaitkannya dengan kejadian konkret dalam cerita, dan menghubungkannya dengan pengalaman atau kehidupan nyata mereka.
Partisipasi dan Kolaborasi (selama diskusi dan simulasi)Murid tidak terlibat dalam diskusi kelompok maupun simulasi barter.Murid terlibat dalam simulasi dan diskusi tetapi hanya mengikuti tanpa berkontribusi ide atau pendapat.Murid aktif terlibat dalam simulasi dan diskusi, menyampaikan minimal satu pendapat atau ide dalam kelompok.Murid sangat aktif dalam simulasi dan diskusi, menyampaikan pendapat yang relevan, mendengarkan teman, dan membantu anggota kelompok yang kesulitan.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah pembacaan nyaring saya sudah menggunakan intonasi yang membantu murid memahami karakter tiap tokoh dan isi cerita?
  • Apakah semua murid, termasuk yang membutuhkan dukungan tambahan, dapat mengikuti kegiatan membaca berpasangan dengan baik?
  • Apakah simulasi barter berhasil membantu murid memahami konsep barter secara konkret sebelum masuk ke abstraksi?
  • Apakah diferensiasi yang saya terapkan sudah menjangkau keberagaman kemampuan murid di kelas?
  • Berdasarkan hasil LK-3 dan Kartu Refleksi, pemahaman mana yang perlu diperkuat pada pertemuan berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Hal baru apa yang aku pelajari hari ini tentang barter dari cerita 'Ditukar dengan Apa?'
  • Bagian mana dari cerita yang paling menarik atau paling membingungkan bagimu? Mengapa?
  • Apakah pengalaman simulasi barter di kelas membantumu memahami isi cerita? Ceritakan!
  • Apa pesan dari cerita tadi yang menurutmu paling penting untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Teks Murid Bahasa Indonesia 'Lihat Sekitar' Kelas IV SD/MI (Kurikulum Merdeka), Bab 5 'Bertukar dan Membayar' — teks fabel 'Ditukar dengan Apa?'
  2. Panduan Guru Bahasa Indonesia 'Lihat Sekitar' untuk SD/MI Kelas IV (Edisi Revisi) — Panduan Khusus Bab V
  3. Lembar Kerja Murid (LKPD): LK-1 (tabel tokoh dan barter), LK-2 (pertanyaan diskusi kelompok), LK-3 (soal asesmen akhir tertulis)
  4. Kartu Refleksi Belajar individu (disiapkan guru)
  5. Gambar/ilustrasi dua situasi (barter vs. jual beli dengan uang) untuk asesmen awal diagnostik
  6. Papan tulis atau media tayang untuk menampilkan gambar diagnostik dan rangkuman kelas
  7. Benda-benda kecil dari tas murid (alat tulis) untuk simulasi barter

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.