Modul AjarPertemuan 6Bab 3Fase BSemester 1

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 4: Menyimak Teks Sastra Aural bertema Perjalanan di Lingkungan Sekitar

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 4 dengan topik "Menyimak Teks Sastra Aural bertema Perjalanan di Lingkungan Sekitar". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 4: Menyimak Teks Sastra Aural bertema Perjalanan di Lingkungan Sekitar

Bahasa Indonesia - Kelas 4

Bab 3 - Pertemuan 6

MODUL AJAR

Bahasa Indonesia — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Menyimak Teks Sastra Aural bertema Perjalanan di Lingkungan Sekitar

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikMenyimak Teks Sastra Aural bertema Perjalanan di Lingkungan Sekitar
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat memahami isi teks sastra (cerita pendek/puisi anak) bertema perjalanan di lingkungan sekitar yang dibacakan guru, meliputi tokoh, latar, dan pesan/amanat cerita.
  2. Murid dapat menyampaikan pendapat tentang isi teks sastra yang didengar dengan pilihan kata yang tepat dan gestur yang sesuai dalam diskusi kelas.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kamu berjalan-jalan di sekitar rumah atau sekolahmu? Apa hal menarik yang kamu temui dalam perjalanan itu?
  2. Jika perjalananmu dijadikan sebuah cerita, kira-kira bagian mana yang paling ingin kamu ceritakan kepada teman-temanmu?
  3. Menurutmu, apa yang membuat sebuah cerita perjalanan terasa seru dan menyentuh hati?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam, mengajak murid berdoa bersama, dan memeriksa kehadiran. (3 menit)
  • Guru mengajak murid melakukan ice-breaking singkat: murid memejamkan mata selama 30 detik dan membayangkan perjalanan favorit mereka di lingkungan sekitar, lalu satu-dua murid berbagi bayangan singkat tersebut secara lisan. (4 menit)
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik satu per satu dan memberi kesempatan beberapa murid merespons secara bebas. Guru menghargai semua jawaban tanpa menilai benar/salah. (4 menit)
  • Asesmen awal: Guru menayangkan/menuliskan tiga kata di papan tulis (tokoh, latar, amanat) dan meminta murid mengacungkan tangan jika sudah pernah mendengar kata tersebut, lalu menjelaskan singkat maknanya untuk memetakan pemahaman awal murid. (3 menit)
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini secara ringkas: 'Hari ini kita akan menyimak cerita perjalanan, lalu berbagi pendapat tentang isi ceritanya.' (1 menit)

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru meminta murid menyiapkan diri untuk menyimak: duduk nyaman, buku catatan terbuka, pensil di tangan. Guru mengingatkan bahwa menyimak adalah kegiatan aktif — pikiran dan telinga bekerja bersama. (Berkesadaran) (2 menit)
  • Guru membacakan teks sastra aural bertema perjalanan di lingkungan sekitar — dapat berupa cerita pendek (±400 kata) atau puisi anak (±16 baris) — dengan intonasi yang ekspresif dan jeda yang cukup. Contoh judul: 'Jalan Sore Bersama Kakek' atau puisi 'Sungai di Ujung Desa'. (10 menit)
  • Selama pembacaan berlangsung, murid diperbolehkan membuat catatan singkat (kata kunci, nama tokoh, tempat, perasaan) di buku catatan mereka masing-masing. (Berkesadaran)
  • Setelah pembacaan selesai, guru memberi jeda hening 1 menit agar murid meresapi isi teks sebelum melanjutkan. (Berkesadaran) (1 menit)
  • Guru mengajukan pertanyaan pemahaman literal secara lisan untuk mengecek pemahaman dasar murid: 'Siapa tokoh dalam cerita ini?', 'Di mana dan kapan peristiwa terjadi?', 'Apa yang dilakukan tokoh dalam perjalanannya?'. Murid menjawab dengan mengacungkan tangan. (Bermakna) (5 menit)

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagi murid menjadi kelompok kecil (4–5 orang). Setiap kelompok mendapat kartu tugas berisi tiga pertanyaan: (1) Apa pesan/amanat cerita yang kamu tangkap? (2) Bagian mana yang paling berkesan bagimu dan mengapa? (3) Apakah kamu pernah mengalami hal serupa dengan tokoh dalam cerita? (Bermakna) (2 menit)
  • Murid berdiskusi dalam kelompok selama 7 menit. Setiap anggota kelompok wajib berbicara minimal sekali. Guru berkeliling memantau dan memberi pertanyaan pancingan bagi kelompok yang kurang aktif. (Menggembirakan) (7 menit)
  • Setiap kelompok menunjuk satu juru bicara untuk menyampaikan hasil diskusi kepada kelas (2 menit per kelompok). Juru bicara menyampaikan pendapat dengan suara yang cukup terdengar, pilihan kata yang sesuai, dan gestur yang sopan. (Bermakna) (8 menit)
  • Guru dan murid lain dipersilakan merespons presentasi kelompok dengan pertanyaan atau tanggapan singkat, mengikuti tata cara diskusi yang baik: angkat tangan sebelum berbicara, tidak memotong, menghargai pendapat berbeda. (Menggembirakan) (3 menit)

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak seluruh kelas untuk sejenak berdiam dan merenungkan pertanyaan: 'Apa satu hal baru yang kamu pelajari hari ini dari cerita yang kita simak bersama?' (Berkesadaran) (2 menit)
  • Murid menuliskan refleksi singkat di buku catatan (3–4 kalimat): hal yang dipelajari dari cerita, perasaan saat menyimak, dan apakah cara mereka menyimak sudah baik atau perlu ditingkatkan. (Bermakna) (5 menit)
  • Guru meminta 2–3 sukarelawan untuk membacakan refleksinya. Guru memberikan apresiasi verbal yang spesifik, misalnya memuji kejelasan penyampaian atau kedalaman pemikiran murid. (Berkesadaran) (3 menit)

Penutup:

  • Guru memandu murid membuat simpulan bersama: apa isi cerita yang disimak, pesan yang terkandung, dan bagaimana cara menyampaikan pendapat yang baik. (3 menit)
  • Asesmen akhir: Murid mengisi kartu keluar (exit ticket) berupa dua pertanyaan tertulis — (1) Sebutkan satu pesan dari cerita yang kamu simak hari ini. (2) Tuliskan satu kalimat pendapatmu tentang cerita tersebut menggunakan kata 'Menurut saya...'. (5 menit)
  • Guru memberikan umpan balik umum tentang kualitas diskusi dan kegiatan menyimak hari ini, menyebutkan hal-hal positif yang teramati. (2 menit)
  • Guru menyampaikan pratinjau pertemuan berikutnya dan menutup pembelajaran dengan salam. (1 menit)

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang kesulitan: guru menyediakan teks cerita yang lebih pendek (±200 kata) dengan kosakata yang lebih sederhana, atau menyediakan ilustrasi/gambar pendukung cerita agar membantu pemahaman. Untuk murid yang sudah mahir: guru menyediakan versi teks yang lebih kompleks dengan kosakata figuratif dan alur nonlinier.
  • Proses: Murid yang membutuhkan dukungan tambahan dapat mencatat kata kunci dengan bantuan lembar pemandu yang sudah berisi kolom tokoh, latar, dan peristiwa utama. Murid yang lebih cepat dapat diminta mengidentifikasi majas atau bahasa figuratif dalam teks sambil menunggu temannya selesai.
  • Produk: Murid yang belum percaya diri berbicara di depan kelas dapat menyampaikan pendapat secara tertulis di buku catatan atau berbisik kepada guru/teman kelompoknya. Murid yang antusias dapat diminta menyampaikan pendapat dengan gaya bercerita ulang singkat (2–3 kalimat) di depan kelas.

ASESMEN

Awal:

  • Guru menuliskan tiga kata kunci di papan (tokoh, latar, amanat) dan meminta murid mengacungkan tangan jika mengenal kata tersebut, untuk memetakan pemahaman awal tentang unsur teks sastra.
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik lisan dan mengamati respons murid untuk mengetahui pengalaman dan skema pengetahuan awal mereka tentang perjalanan di lingkungan sekitar.

Proses:

  • Selama tahap Memahami: guru mengamati catatan menyimak murid dan mengajukan pertanyaan literal tentang isi teks untuk memantau pemahaman.
  • Selama tahap Mengaplikasi: guru berkeliling memantau diskusi kelompok, menggunakan lembar observasi sederhana untuk mencatat kualitas partisipasi dan kemampuan menyampaikan pendapat setiap murid.
  • Selama tahap Merefleksi: guru membaca sekilas catatan refleksi murid dan memberi respons verbal singkat untuk mendorong pemikiran yang lebih dalam.

Akhir:

  • Kartu keluar (exit ticket) dikumpulkan di akhir pembelajaran. Guru menilai dua aspek: (1) ketepatan menyebutkan pesan cerita — menunjukkan pemahaman isi teks sastra; (2) kualitas kalimat pendapat menggunakan struktur 'Menurut saya...' — menunjukkan kemampuan menyampaikan pendapat dengan pilihan kata yang sesuai.
  • Guru menggunakan hasil exit ticket untuk mengelompokkan murid ke dalam empat level rubrik dan merencanakan tindak lanjut pada pertemuan berikutnya.

Formatif:

  • Observasi guru selama diskusi kelompok: mencatat murid yang aktif berbicara, kualitas pendapat, dan penggunaan gestur.
  • Pertanyaan lisan pemahaman literal setelah pembacaan teks (tokoh, latar, peristiwa).
  • Pemantauan catatan menyimak murid selama pembacaan teks berlangsung.

Sumatif:

  • Kartu keluar (exit ticket): murid menuliskan satu pesan cerita dan satu kalimat pendapat dengan struktur 'Menurut saya...'.
  • Penilaian presentasi juru bicara kelompok berdasarkan rubrik: pilihan kata, gestur, kejelasan penyampaian.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Memahami isi teks sastra aural (TP 4.3.6.1)Murid belum dapat menyebutkan tokoh, latar, atau peristiwa utama dalam cerita yang disimak meskipun dengan bantuan pertanyaan pemandu.Murid dapat menyebutkan salah satu unsur cerita (tokoh atau latar atau peristiwa) dengan benar setelah mendapat pertanyaan pemandu dari guru.Murid dapat menyebutkan tokoh, latar, dan peristiwa utama cerita dengan benar, serta mengidentifikasi pesan/amanat cerita secara umum.Murid dapat menyebutkan tokoh, latar, dan peristiwa utama dengan tepat, mengidentifikasi pesan/amanat cerita secara spesifik, dan mengaitkannya dengan pengalaman atau pengetahuan pribadi.
Menyampaikan pendapat tentang isi teks sastra dalam diskusi (TP 4.3.6.2)Murid belum dapat menyampaikan pendapat secara lisan; diam atau hanya mengulang kata-kata teman tanpa menambahkan ide sendiri.Murid dapat menyampaikan pendapat dengan kalimat yang sangat sederhana (1–2 kata atau kalimat tidak lengkap), pilihan kata belum sesuai konteks, gestur belum menunjukkan kesesuaian.Murid dapat menyampaikan pendapat dengan kalimat lengkap dan pilihan kata yang sesuai konteks, disertai gestur yang cukup sesuai, meskipun volume atau intonasi kadang kurang konsisten.Murid dapat menyampaikan pendapat dengan kalimat yang jelas, pilihan kata yang tepat dan beragam, gestur yang sesuai dan natural, serta volume dan intonasi yang konsisten sesuai konteks diskusi kelas.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah teks sastra yang dipilih sudah sesuai dengan minat dan konteks kehidupan murid kelas 4, sehingga membantu mereka terlibat aktif dalam menyimak?
  • Seberapa efektif teknik pembacaan ekspresif yang saya gunakan dalam membantu murid memahami isi dan nuansa teks?
  • Apakah semua murid mendapat kesempatan yang cukup untuk menyampaikan pendapat selama diskusi? Siapa yang belum berkesempatan dan bagaimana saya bisa memfasilitasinya di pertemuan berikutnya?
  • Apakah diferensiasi yang saya siapkan sudah menjawab kebutuhan murid yang berbeda tingkat pemahamannya?

Refleksi Murid:

  • Bagian mana dari cerita yang paling membuatmu penasaran atau tergerak? Mengapa?
  • Apakah kamu sudah menyimak dengan sungguh-sungguh hari ini? Apa yang membuatmu mudah atau sulit berkonsentrasi?
  • Bagaimana perasaanmu saat menyampaikan pendapat di depan teman-teman? Apa yang ingin kamu tingkatkan untuk lain kali?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Bahasa Indonesia 'Lihat Sekitar' Kelas IV SD/MI (Edisi Revisi) — Kemendikbudristek
  2. Buku Panduan Guru Bahasa Indonesia 'Lihat Sekitar' Kelas IV SD/MI (Edisi Revisi) — Kemendikbudristek
  3. Teks sastra aural pilihan guru: cerita pendek atau puisi anak bertema perjalanan di lingkungan sekitar (dapat dari antologi sastra anak atau karya guru)
  4. Papan tulis / whiteboard untuk menuliskan kata kunci dan panduan diskusi
  5. Kartu tugas diskusi kelompok (disiapkan guru, berisi 3 pertanyaan panduan)
  6. Kartu keluar / exit ticket (lembar kecil atau sticky note untuk asesmen akhir)
  7. Lembar pemandu menyimak (opsional, untuk murid yang membutuhkan dukungan tambahan — berisi kolom tokoh, latar, peristiwa utama)
  8. Buku catatan murid dan alat tulis

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.