Modul AjarPertemuan 9Bab 2Fase BSemester 1

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 4: Mempresentasikan Informasi tentang Tugas Harian di Rumah atau di Kelas

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 4 dengan topik "Mempresentasikan Informasi tentang Tugas Harian di Rumah atau di Kelas". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 4: Mempresentasikan Informasi tentang Tugas Harian di Rumah atau di Kelas

Bahasa Indonesia - Kelas 4

Bab 2 - Pertemuan 9

MODUL AJAR

Bahasa Indonesia — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Mempresentasikan Informasi tentang Tugas Harian di Rumah atau di Kelas

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikMempresentasikan Informasi tentang Tugas Harian di Rumah atau di Kelas
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui kegiatan presentasi, murid mampu menyajikan informasi tentang tugas harian di rumah atau di kelas menggunakan gestur, volume, dan intonasi yang tepat di depan kelas.
  2. Melalui kegiatan menyimak presentasi teman, murid mampu memahami informasi yang disampaikan secara lisan mengenai tugas harian di rumah dan memberikan tanggapan yang sesuai.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa saja tugas harian yang kamu lakukan di rumah setiap hari? Mengapa tugas itu menjadi tanggung jawabmu?
  2. Bagaimana caramu agar pendengar bisa mengerti dan tertarik saat kamu berbicara di depan kelas?
  3. Pernahkah kamu mendengar teman presentasi dan merasa bingung? Apa yang membuatnya sulit dipahami?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam, mengajak murid berdoa bersama, dan memeriksa kehadiran. (5 menit)
  • Guru melakukan asesmen awal: menampilkan dua kartu gambar (anak sedang menyapu vs. anak diam saja) dan bertanya 'Mana yang menunjukkan tanggung jawab di rumah? Ceritakan kepada teman sebangkumu!' — guru mengamati dan mencatat siapa yang sudah bisa menjelaskan dengan runtut. (5 menit)
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik: 'Apa saja tugas harian yang kamu lakukan di rumah? Bagaimana caramu agar orang lain mengerti saat kamu bercerita?' (3 menit)
  • Guru menjelaskan tujuan pembelajaran hari ini secara singkat: murid akan belajar mempresentasikan tugas harian dengan suara dan gestur yang baik, serta berlatih menyimak dan menanggapi presentasi teman. (2 menit)

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menayangkan video singkat (2–3 menit) seorang anak yang mempresentasikan tugas hariannya di depan kelas — satu contoh dengan intonasi datar dan tanpa gestur, satu contoh dengan intonasi hidup dan gestur yang tepat. (Berkesadaran: murid diajak mengamati secara sadar perbedaan keduanya.)
  • Guru memimpin diskusi kelas: 'Apa perbedaan yang kalian lihat dan dengar dari dua presentasi tadi? Mana yang lebih enak disimak? Mengapa?' Murid diminta mengangkat tangan dan menyampaikan pendapatnya. (Bermakna: dikaitkan langsung dengan pengalaman nyata presentasi.)
  • Guru memodelkan secara langsung di depan kelas: mempresentasikan contoh tugas harian ('Setiap pagi, aku menyapu lantai ruang tamu. Pertama aku mengambil sapu, lalu…') sambil menunjukkan gestur, volume suara keras–sedang–pelan, dan intonasi yang bervariasi. Murid mengisi lembar pengamatan sederhana: kolom gestur, volume, intonasi — beri tanda centang jika sudah tepat.
  • Guru menjelaskan tiga kunci presentasi yang baik: (1) Gestur — tubuh tegak, tangan mendukung pesan; (2) Volume — cukup keras agar seluruh kelas dengar; (3) Intonasi — naik-turun sesuai isi. Murid mencatat poin-poin ini di buku catatan masing-masing.

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Murid diberi waktu 5 menit untuk menyiapkan bahan presentasi: menuliskan 3–5 kalimat tentang tugas harian di rumah atau di kelas pada kartu presentasi yang sudah disiapkan guru. (Bermakna: topik diambil dari kehidupan nyata murid.)
  • Kegiatan 'Presentasi Bergilir': kelas dibagi menjadi 4 kelompok kecil (5–6 orang). Setiap anggota kelompok bergiliran mempresentasikan tugasnya selama ±1,5 menit. Anggota lain berperan sebagai penyimak aktif — mengisi kartu umpan balik sederhana: bintang (hal yang bagus) dan harapan (satu saran). (Menggembirakan: suasana kelompok kecil lebih nyaman dan tidak tegang.)
  • Setelah sesi kelompok, guru memilih 3–4 sukarelawan untuk presentasi di depan seluruh kelas. Murid lain menyimak dan mencatat satu informasi penting yang mereka tangkap dari presentasi teman.
  • Setelah setiap presentasi, guru memfasilitasi sesi tanggapan singkat: 'Siapa yang bisa menceritakan kembali apa yang baru saja disampaikan? Adakah yang ingin bertanya atau memberi pendapat?' — minimal 2 tanggapan per presentasi. (Bermakna: melatih keterampilan menyimak secara kontekstual.)
  • Guru memberikan umpan balik langsung (assessment for learning) pada setiap presentasi: menyebut satu hal yang sudah baik dan satu hal yang bisa ditingkatkan, mengacu pada tiga kunci presentasi.

Merefleksi (Berkesadaran, Menggembirakan):

  • Murid mengisi lembar refleksi diri (assessment as learning) dengan tiga pertanyaan: (1) Apa yang sudah aku lakukan dengan baik saat presentasi tadi? (2) Apa yang masih perlu aku tingkatkan? (3) Satu hal baru yang aku pelajari dari menyimak presentasi temanku. (Berkesadaran: murid mengevaluasi proses belajarnya sendiri.)
  • Guru memimpin kegiatan 'Tepuk Apresiasi': setiap murid menyebut nama satu teman yang presentasinya mengesankan dan menjelaskan alasannya dalam satu kalimat — kelas memberi tepuk tangan bersama. (Menggembirakan: membangun suasana saling menghargai.)
  • Guru merangkum bersama kelas: 'Apa yang membuat sebuah presentasi mudah dipahami?' — mengumpulkan jawaban murid dan menuliskannya di papan tulis sebagai simpulan bersama.

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: tiga kunci presentasi yang baik (gestur, volume, intonasi) dan pentingnya menyimak secara aktif untuk bisa memberi tanggapan yang tepat. (3 menit)
  • Guru melakukan asesmen akhir lisan: mengajukan 2 pertanyaan cepat kepada 3–4 murid secara acak — 'Apa artinya intonasi yang tepat?' dan 'Bagaimana caramu menunjukkan bahwa kamu menyimak presentasi teman dengan baik?' (4 menit)
  • Guru menyampaikan tindak lanjut: murid diminta berlatih mempresentasikan satu tugas hariannya kepada anggota keluarga di rumah malam ini. (2 menit)
  • Guru menutup kelas dengan motivasi singkat dan doa bersama. (1 menit)

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang memerlukan dukungan tambahan mendapat kartu panduan bergambar (picture card) yang menunjukkan contoh gestur, simbol volume, dan tanda intonasi — sehingga mereka punya referensi visual saat presentasi. Murid yang sudah mahir mendapat tantangan: mempresentasikan dua tugas harian sekaligus (di rumah DAN di kelas) dengan transisi kalimat yang lancar.
  • Proses: Murid yang memerlukan dukungan dapat berpasangan dulu (pair practice) sebelum tampil di kelompok kecil, sehingga mendapat latihan ekstra. Murid yang sudah mahir langsung tampil di depan kelas sebagai model dan diminta memandu sesi tanya-jawab singkat setelah presentasinya.
  • Produk: Murid yang memerlukan dukungan cukup menyampaikan 3 kalimat sederhana tentang satu tugas harian. Murid yang sudah mahir menyampaikan minimal 5 kalimat dengan penggunaan kata sambung (pertama, kemudian, setelah itu, akhirnya) dan menyertakan alasan mengapa tugas itu penting.

ASESMEN

Awal:

  • Guru menampilkan dua kartu gambar (anak menyapu vs. anak diam) dan meminta murid menjelaskan kepada teman sebangku — guru mengamati kemampuan awal berbicara runtut dan kosakata yang digunakan untuk memetakan kesiapan belajar.
  • Guru mengajukan pertanyaan lisan cepat: 'Siapa yang pernah berbicara di depan kelas? Bagaimana perasaanmu?' — untuk mengukur kepercayaan diri awal murid.

Proses:

  • Observasi menggunakan lembar ceklis selama presentasi kelompok kecil: guru mencatat nama murid dan memberikan tanda pada indikator gestur (sesuai/belum), volume (cukup keras/terlalu pelan), intonasi (bervariasi/datar).
  • Peer assessment melalui kartu umpan balik: murid saling menilai dan memberikan saran — guru mengumpulkan kartu untuk melihat kemampuan menyimak dan memberikan tanggapan.
  • Tanya jawab langsung setelah setiap presentasi di depan kelas: guru menilai kualitas tanggapan murid yang menyimak.

Akhir:

  • Pertanyaan lisan acak kepada 3–4 murid di sesi penutup: 'Apa yang dimaksud intonasi yang tepat?' dan 'Bagaimana caramu menunjukkan kamu menyimak dengan baik?' — dinilai berdasarkan ketepatan dan kelancaran jawaban.
  • Lembar refleksi diri murid: dikumpulkan sebagai bukti proses belajar dan digunakan guru untuk merancang tindak lanjut pembelajaran berikutnya.

Formatif:

  • Observasi langsung oleh guru selama kegiatan presentasi kelompok kecil — menggunakan lembar observasi dengan indikator gestur, volume, dan intonasi.
  • Kartu umpan balik antarsiswa (peer assessment): setiap penyimak mengisi kolom 'bintang' (hal yang bagus) dan 'harapan' (satu saran) untuk presentasi temannya.
  • Lembar pengamatan video: murid mengisi centang pada kolom gestur, volume, dan intonasi saat menyaksikan contoh presentasi.

Sumatif:

  • Penilaian presentasi individu di depan kelas berdasarkan rubrik 4 level: aspek gestur, volume, intonasi, dan kelengkapan informasi.
  • Penilaian tanggapan lisan: kemampuan murid menceritakan kembali satu informasi dari presentasi teman dan memberikan tanggapan yang relevan.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Gestur saat PresentasiTidak menunjukkan gestur sama sekali; berdiri kaku atau membelakangi pendengar.Sesekali menggunakan gestur tetapi tidak konsisten; postur tubuh masih kurang tegak.Menggunakan gestur yang sesuai dan postur tubuh tegak pada sebagian besar presentasi.Secara konsisten menggunakan gestur yang mendukung pesan, postur tubuh tegak, dan kontak mata dengan pendengar sepanjang presentasi.
Volume SuaraSuara sangat pelan sehingga tidak terdengar oleh sebagian besar pendengar.Suara terdengar oleh pendengar terdekat saja; belum cukup untuk seluruh kelas.Suara cukup keras dan terdengar oleh sebagian besar kelas; kadang melemah di pertengahan.Suara keras, jelas, dan stabil sehingga terdengar oleh seluruh kelas sepanjang presentasi.
IntonasiIntonasi datar dan monoton sepanjang presentasi sehingga sulit dipahami.Terdapat sedikit variasi intonasi tetapi belum konsisten sesuai isi yang disampaikan.Intonasi bervariasi dan sebagian besar sesuai dengan isi presentasi; terdengar cukup natural.Intonasi sangat bervariasi, natural, dan sesuai konteks sepanjang presentasi — menarik perhatian pendengar.
Kelengkapan InformasiHanya menyebutkan nama tugas tanpa penjelasan urutan atau alasan.Menyebutkan tugas harian dan satu langkah saja; informasi kurang lengkap.Menyebutkan tugas harian beserta urutan langkah yang jelas; informasi cukup lengkap.Menyebutkan tugas harian dengan urutan langkah yang runtut, disertai alasan mengapa tugas itu penting; informasi sangat lengkap dan terstruktur.
Kemampuan Menyimak dan MenanggapiTidak mampu menyebutkan kembali informasi dari presentasi teman; tidak memberikan tanggapan.Mampu menyebutkan satu informasi dari presentasi teman tetapi tanggapan tidak relevan.Mampu menyebutkan kembali informasi pokok dari presentasi teman dan memberikan tanggapan yang relevan.Mampu menyebutkan kembali informasi secara runtut dan memberikan tanggapan yang relevan, disertai pertanyaan atau pendapat yang membangun.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid mendapat kesempatan yang cukup untuk berlatih presentasi hari ini?
  • Apakah instruksi tentang tiga kunci presentasi (gestur, volume, intonasi) cukup jelas dan mudah dipahami murid?
  • Bagaimana respons murid terhadap kegiatan peer assessment — apakah umpan balik antar murid sudah membangun?
  • Murid mana yang masih perlu pendampingan lebih lanjut, dan strategi diferensiasi apa yang akan saya terapkan pada pertemuan berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Apa satu hal yang sudah aku lakukan dengan baik saat presentasi tadi?
  • Apa satu hal yang masih ingin aku tingkatkan agar presentasiku lebih baik?
  • Satu informasi baru yang aku dapatkan dari menyimak presentasi temanku adalah…
  • Bagaimana perasaanku saat tampil di depan kelas hari ini? Apa yang membuatku merasa begitu?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas 4 SD — Bab 2 'Di Bawah Atap' (Kemendikbudristek)
  2. Buku Guru Bahasa Indonesia Kelas 4 SD (Kemendikbudristek)
  3. Video contoh presentasi anak (disiapkan guru: dua versi — intonasi datar vs. intonasi hidup)
  4. Kartu presentasi (kartu kosong ukuran HVS/A5 untuk murid menuliskan bahan presentasi)
  5. Kartu panduan bergambar (picture card gestur, simbol volume, tanda intonasi — untuk diferensiasi murid yang memerlukan dukungan)
  6. Kartu umpan balik peer assessment (disiapkan guru: kolom 'Bintang' dan 'Harapan')
  7. Lembar observasi guru (ceklis indikator gestur, volume, intonasi per murid)
  8. Lembar refleksi diri murid (3 pertanyaan tercetak)
  9. Papan tulis dan spidol

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.