Modul AjarPertemuan 1Bab 2Fase BSemester 1

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 4: Siap-Siap Belajar: Mengenal Tema Di Bawah Atap & Menyimak Cerita 'Kepala Suku Len'

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 4 dengan topik "Siap-Siap Belajar: Mengenal Tema Di Bawah Atap & Menyimak Cerita 'Kepala Suku Len'". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 4: Siap-Siap Belajar: Mengenal Tema Di Bawah Atap & Menyimak Cerita 'Kepala Suku Len'

Bahasa Indonesia - Kelas 4

Bab 2 - Pertemuan 1

MODUL AJAR

Bahasa Indonesia — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Siap-Siap Belajar: Mengenal Tema Di Bawah Atap & Menyimak Cerita 'Kepala Suku Len'

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikSiap-Siap Belajar: Mengenal Tema Di Bawah Atap & Menyimak Cerita 'Kepala Suku Len'
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui kegiatan menyimak cerita 'Kepala Suku Len' yang dibacakan guru, murid mampu memahami ide pokok dan isi cerita yang berkaitan dengan tugas harian di rumah dengan benar.
  2. Melalui diskusi kelas tentang cerita 'Kepala Suku Len', murid mampu menceritakan kembali isi cerita mengenai tugas harian di rumah dengan pilihan kata yang tepat.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa saja tugas yang biasa kamu lakukan di rumah setiap hari?
  2. Pernahkah kamu merasa berat melakukan tugas di rumah? Apa yang kamu lakukan saat itu?
  3. Menurutmu, mengapa setiap anggota keluarga perlu ikut membantu pekerjaan di rumah?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam dan mengajak murid berdoa bersama sebelum memulai pembelajaran.
  • Guru melakukan presensi dan memastikan kesiapan belajar murid.
  • Asesmen awal: Guru mengajukan pertanyaan lisan singkat, 'Siapa tadi pagi yang sudah membantu pekerjaan di rumah? Apa yang kamu lakukan?' Beberapa murid menjawab secara bergantian untuk mengukur pengalaman awal mereka tentang tugas di rumah.
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik: 'Apa saja tugas yang biasa kamu lakukan di rumah setiap hari?' dan 'Mengapa setiap anggota keluarga perlu ikut membantu pekerjaan di rumah?' untuk membuka diskusi awal dan menggugah rasa ingin tahu.
  • Guru menjelaskan secara singkat tema Bab 2 'Di Bawah Atap': bahwa bab ini membahas tugas dan tanggung jawab murid sebagai anggota keluarga di rumah.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: murid akan menyimak cerita 'Kepala Suku Len' dan kemudian menceritakan kembali isinya melalui diskusi kelas.
  • Guru memotivasi murid dengan menyampaikan bahwa menyimak dengan baik adalah keterampilan penting yang akan sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru meminta murid untuk menyiapkan diri menyimak: duduk nyaman, buku ditutup, perhatian tertuju ke guru. Guru mengingatkan bahwa saat menyimak, pikiran harus fokus dan tidak melakukan kegiatan lain.
  • Guru membacakan cerita 'Kepala Suku Len' dengan suara yang jelas, intonasi yang tepat, dan ekspresi yang menarik agar murid tertarik mengikuti alur cerita.
  • Selama membacakan, guru sesekali memberi jeda dan melakukan penekanan suara pada bagian penting cerita agar murid dapat menangkap ide pokok dengan lebih mudah.
  • Setelah pembacaan selesai, guru memberi waktu diam sejenak (±1 menit) agar murid dapat memproses isi cerita yang baru saja didengar.
  • Guru mengajukan pertanyaan pemahaman secara lisan kepada seluruh kelas: (1) Siapakah tokoh utama dalam cerita ini? (2) Apa tugas-tugas yang dilakukan tokoh utama di rumah? (3) Apa ide pokok dari cerita 'Kepala Suku Len'?
  • Murid menjawab secara bergantian. Guru mencatat jawaban di papan tulis untuk membantu seluruh kelas membangun pemahaman bersama tentang ide pokok cerita.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagi murid ke dalam kelompok kecil (3–4 orang per kelompok) secara heterogen.
  • Setiap kelompok mendiskusikan pertanyaan berikut: (1) Apa saja tugas harian yang dilakukan tokoh dalam cerita? (2) Bagaimana sikap tokoh terhadap tugasnya? (3) Apakah tugas-tugas itu mirip dengan tugasmu di rumah?
  • Setelah diskusi kelompok (±8 menit), setiap kelompok menunjuk satu orang sebagai juru bicara untuk menceritakan kembali isi cerita 'Kepala Suku Len' kepada kelas dengan pilihan kata mereka sendiri.
  • Juru bicara menceritakan kembali di depan kelas atau dari tempat duduk secara bergantian. Guru mengingatkan agar menggunakan pilihan kata yang jelas dan runtut.
  • Murid lain menyimak dan boleh memberikan tambahan atau koreksi yang sopan setelah juru bicara selesai berbicara.
  • Guru memberikan umpan balik singkat dan apresiatif kepada setiap kelompok, menandai pilihan kata yang tepat dan bagian yang perlu diperbaiki.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid kembali ke tempat duduk masing-masing dan meminta mereka merenung sejenak dengan pertanyaan: 'Dari cerita tadi, apa yang paling kamu ingat dan mengapa?'
  • Murid menuliskan jawaban refleksi singkat di buku tulis mereka: (1) Satu hal baru yang mereka pelajari dari cerita 'Kepala Suku Len'. (2) Satu tugas di rumah yang ingin mereka mulai lakukan lebih rutin setelah mendengar cerita ini.
  • Beberapa murid (2–3 orang secara sukarela) membacakan refleksi mereka kepada kelas. Guru merespons dengan hangat dan menghubungkan refleksi murid dengan tema bab.
  • Guru memandu diskusi singkat: 'Apakah cara kita menceritakan kembali tadi sudah menangkap ide pokok cerita? Apa yang bisa kita lakukan lebih baik lagi?'
  • Guru menegaskan kembali ide pokok cerita dan nilai kemandirian serta gotong royong yang terkandung di dalamnya sebagai penutup tahap refleksi.

Penutup:

  • Guru bersama murid membuat rangkuman singkat: ide pokok cerita 'Kepala Suku Len' dan pentingnya melaksanakan tugas di rumah sebagai bagian dari tanggung jawab keluarga.
  • Asesmen akhir: Guru meminta murid secara individu menjawab 2 pertanyaan tertulis di buku tulis: (1) Tuliskan ide pokok cerita 'Kepala Suku Len' dalam satu kalimat. (2) Sebutkan dua tugas harian yang dilakukan tokoh dalam cerita tersebut.
  • Guru meminta 2–3 murid membacakan jawaban mereka sebagai bentuk konfirmasi pemahaman bersama.
  • Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif seluruh murid selama pembelajaran.
  • Guru menyampaikan informasi pembelajaran berikutnya: pada pertemuan berikutnya murid akan belajar tentang homonim dan kata dasar berimbuhan 'me-' yang berkaitan dengan tema tugas di rumah.
  • Pembelajaran ditutup dengan doa bersama.

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang membutuhkan dukungan lebih, guru dapat membacakan ulang bagian-bagian kunci cerita atau menyediakan gambar sederhana yang mengilustrasikan urutan peristiwa dalam cerita 'Kepala Suku Len' sebagai scaffolding visual.
  • Proses: Murid yang sudah cepat memahami didorong untuk mengidentifikasi lebih dari satu ide pokok atau membandingkan tugas tokoh dalam cerita dengan tugas mereka sendiri di rumah secara lebih rinci. Murid yang membutuhkan waktu lebih diberi kesempatan untuk menjawab pertanyaan dalam kelompok sebelum menjawab secara individual.
  • Produk: Murid yang memiliki kemampuan lebih dapat menceritakan kembali cerita dalam bentuk lisan yang lebih panjang dan terstruktur (pembukaan–isi–penutup). Murid yang masih berkembang cukup menyebutkan tokoh, tugas, dan satu pesan dari cerita.

ASESMEN

Awal:

  • Pertanyaan lisan di awal pendahuluan: 'Siapa tadi pagi yang sudah membantu pekerjaan di rumah? Apa yang kamu lakukan?' Guru menggunakan jawaban ini untuk mengukur latar belakang pengalaman murid tentang tugas di rumah dan memetakan kesiapan belajar sebelum menyimak cerita.

Proses:

  • Selama tahap Memahami: guru mengajukan pertanyaan lisan tentang tokoh, tugas, dan ide pokok cerita; guru mencatat siapa yang mampu menjawab dengan tepat dan siapa yang memerlukan bimbingan lebih lanjut.
  • Selama tahap Mengaplikasi: guru berkeliling mengamati diskusi kelompok menggunakan lembar observasi sederhana yang mencatat kemampuan murid dalam (a) mengingat isi cerita, (b) menyampaikan ide dengan pilihan kata yang tepat, dan (c) berpartisipasi aktif dalam diskusi.
  • Selama penceritaan kembali: guru menilai kemampuan juru bicara dalam menyampaikan isi cerita secara runtut dan menggunakan pilihan kata yang tepat.

Akhir:

  • Murid menjawab secara tertulis di buku tulis: (1) Tuliskan ide pokok cerita 'Kepala Suku Len' dalam satu kalimat. (2) Sebutkan dua tugas harian yang dilakukan tokoh dalam cerita tersebut. Guru mengumpulkan atau memirsa jawaban untuk menilai ketercapaian TP 4.2.1.1.

Formatif:

  • Tanya jawab lisan saat guru membacakan cerita: guru mengajukan pertanyaan pemahaman dan mengamati respons murid.
  • Observasi diskusi kelompok: guru mengamati keaktifan, kemampuan menyimak, dan kualitas pilihan kata murid saat berdiskusi.
  • Penceritaan kembali lisan oleh juru bicara kelompok: guru menilai kelengkapan isi dan ketepatan pilihan kata.

Sumatif:

  • Jawaban tertulis individu di buku tulis: murid menuliskan ide pokok cerita dalam satu kalimat dan menyebutkan dua tugas harian tokoh dalam cerita.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Memahami Ide Pokok Cerita (TP 4.2.1.1)Murid tidak dapat menyebutkan ide pokok cerita meskipun dengan bantuan guru.Murid dapat menyebutkan ide pokok cerita dengan bantuan pertanyaan pengarah dari guru, namun jawabannya masih kurang tepat atau tidak lengkap.Murid dapat menyebutkan ide pokok cerita dengan benar secara lisan maupun tulisan, namun penjelasannya masih sederhana.Murid dapat menyebutkan ide pokok cerita dengan benar dan lengkap, serta mampu menjelaskan kaitannya dengan isi cerita secara rinci dan mandiri.
Menceritakan Kembali Isi Cerita (TP 4.2.1.2)Murid tidak dapat menceritakan kembali isi cerita meskipun dengan bantuan guru.Murid dapat menceritakan kembali sebagian kecil isi cerita dengan pilihan kata yang kurang tepat dan tidak runtut.Murid dapat menceritakan kembali isi cerita secara runtut dengan pilihan kata yang cukup tepat, meskipun ada beberapa bagian yang terlewat.Murid dapat menceritakan kembali isi cerita secara lengkap, runtut, dan menggunakan pilihan kata yang tepat serta ekspresif tanpa bantuan guru.
Partisipasi dalam Diskusi KelasMurid tidak berpartisipasi dalam diskusi kelas, baik saat menjawab pertanyaan maupun saat diskusi kelompok.Murid berpartisipasi dalam diskusi hanya jika diminta atau ditunjuk secara langsung oleh guru.Murid berpartisipasi aktif dalam diskusi kelompok dan kelas, mampu menyampaikan pendapat meskipun masih memerlukan dorongan.Murid berpartisipasi aktif dan konsisten dalam diskusi, berani menyampaikan pendapat, menanggapi teman dengan sopan, dan menggunakan pilihan kata yang tepat.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah cara saya membacakan cerita 'Kepala Suku Len' sudah cukup menarik dan membantu murid memahami isi cerita dengan baik?
  • Murid mana yang tampak kesulitan dalam memahami ide pokok cerita, dan apa strategi yang bisa saya terapkan pada pertemuan berikutnya untuk membantu mereka?
  • Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap kegiatan (menyimak, diskusi, refleksi) sudah proporsional dan efektif?
  • Seberapa efektif pertanyaan pemantik yang saya gunakan dalam membuka skema pengetahuan awal murid tentang tugas di rumah?

Refleksi Murid:

  • Apa ide pokok cerita 'Kepala Suku Len' yang paling kamu ingat hari ini?
  • Apakah ada tugas di rumah yang dilakukan tokoh dalam cerita yang juga kamu lakukan? Bagaimana perasaanmu saat melakukan tugas itu?
  • Hal apa yang masih terasa sulit bagimu saat menyimak cerita tadi? Apa yang ingin kamu coba lakukan agar lebih mudah menyimak di lain waktu?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Bahasa Indonesia 'Lihat Sekitar' untuk SD/MI Kelas IV (Edisi Revisi) — Bab 2 'Di Bawah Atap', halaman 27 dst.
  2. Buku Panduan Guru Bahasa Indonesia 'Lihat Sekitar' untuk SD/MI Kelas IV (Edisi Revisi) — Penulis: Eva Yulia Nukman, Cicilia Erni Setyowati (ISBN: 978-623-118-511-2), halaman 70–74.
  3. Teks cerita 'Kepala Suku Len' yang dibacakan oleh guru secara langsung di kelas.
  4. Papan tulis atau media tayang sederhana untuk menuliskan jawaban murid tentang ide pokok cerita.
  5. Buku tulis murid untuk kegiatan menulis refleksi dan asesmen akhir.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.