Modul AjarPertemuan 9Bab 1Fase BSemester 1

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 4: Mempresentasikan Kesukaan, Ketidaksukaan, dan Fobia Diri Sendiri

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 4 dengan topik "Mempresentasikan Kesukaan, Ketidaksukaan, dan Fobia Diri Sendiri". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 4: Mempresentasikan Kesukaan, Ketidaksukaan, dan Fobia Diri Sendiri

Bahasa Indonesia - Kelas 4

Bab 1 - Pertemuan 9

MODUL AJAR

Bahasa Indonesia — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Mempresentasikan Kesukaan, Ketidaksukaan, dan Fobia Diri Sendiri

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikMempresentasikan Kesukaan, Ketidaksukaan, dan Fobia Diri Sendiri
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menyajikan informasi tentang hal yang disukai, tidak disukai, dan rasa takut yang dimiliki dengan pilihan kata yang sesuai dan intonasi yang tepat.
  2. Murid dapat menanggapi presentasi teman tentang kesukaan dan ketidaksukaan dengan santun sesuai tata cara diskusi.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Kalian suka hal apa yang paling kalian sukai? Mengapa hal itu begitu menyenangkan bagi kalian?
  2. Pernahkah kalian merasa sangat takut terhadap sesuatu, bahkan saat hal itu sebenarnya tidak berbahaya? Bagaimana perasaan itu?
  3. Kalau kalian harus menceritakan kesukaan dan ketakutan kalian di depan teman-teman, hal apa yang paling penting untuk disampaikan agar teman-teman benar-benar mengerti?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam dan meminta salah satu murid memimpin doa bersama. (2 menit)
  • Guru memeriksa kehadiran dan mengondisikan murid agar siap belajar. (1 menit)
  • Asesmen awal diagnostik: Guru menampilkan tiga kartu gambar di papan tulis (gambar sesuatu yang menyenangkan, gambar sesuatu yang tidak disukai, dan gambar sesuatu yang menakutkan seperti laba-laba atau ketinggian). Murid diminta mengacungkan tangan untuk menunjukkan mana yang paling mewakili perasaan mereka, lalu 2–3 murid diminta menyebutkan alasannya secara lisan singkat. (5 menit)
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: murid akan belajar mempresentasikan kesukaan, ketidaksukaan, dan fobia diri sendiri, lalu menanggapi presentasi teman dengan santun. (2 menit)
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik secara lisan untuk memancing rasa ingin tahu murid. (3 menit)

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengingatkan kembali secara singkat materi teks 'Suka dan Tidak Suka' dan teks 'Fobia' yang telah dipelajari di pertemuan sebelumnya. Guru bertanya: 'Apa itu fobia? Apakah fobia sama dengan rasa takut biasa?' Murid menjawab secara lisan. (3 menit)
  • Guru menjelaskan tiga kunci presentasi yang baik: (1) pilihan kata yang tepat — menggunakan kata seperti 'aku suka...', 'aku tidak suka...', 'aku merasa takut ketika...', (2) intonasi yang sesuai — suara tegas dan jelas, tidak terlalu cepat, dan (3) sikap tubuh — berdiri tegak, kontak mata dengan pendengar. Guru memberi contoh presentasi singkat tentang diri sendiri. (5 menit)
  • Guru menjelaskan tata cara menanggapi presentasi dengan santun: menunggu presenter selesai, mengacungkan tangan, menggunakan kata sapaan, dan menyampaikan tanggapan dengan kalimat lengkap. Guru memberi contoh tanggapan yang santun dan tidak santun, lalu meminta murid membedakan keduanya. (4 menit)
  • Murid diberi waktu 3 menit untuk menuliskan secara singkat di buku catatan mereka: 1 hal yang disukai, 1 hal yang tidak disukai, dan 1 rasa takut (fobia) yang dimiliki, beserta alasan singkatnya. Ini menjadi bahan presentasi mereka. (4 menit)

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid dibagi menjadi kelompok kecil beranggotakan 4–5 orang. Setiap kelompok mendapat 'Kartu Panduan Presentasi' yang berisi kerangka kalimat: 'Hal yang aku sukai adalah ... karena ...', 'Hal yang tidak aku sukai adalah ... karena ...', dan 'Aku merasa takut terhadap ... Rasa takut seperti ini disebut fobia ... karena ...'. (2 menit)
  • Setiap murid secara bergiliran mempresentasikan ketiga hal tersebut dalam kelompoknya menggunakan kerangka kalimat dari kartu panduan. Waktu presentasi per murid ±1,5 menit. (10 menit)
  • Setelah setiap murid selesai presentasi, anggota kelompok lain memberikan tanggapan: minimal satu pertanyaan atau komentar yang santun sesuai tata cara diskusi yang sudah dijelaskan. (8 menit)
  • Guru berkeliling mengamati dan memberikan umpan balik lisan singkat kepada kelompok-kelompok selama sesi berlangsung. Guru mencatat observasi untuk asesmen proses. (berlangsung bersamaan)
  • Guru memilih 2–3 murid (perwakilan dari kelompok berbeda) untuk mempresentasikan ulang di depan kelas, dan teman-teman satu kelas memberikan tanggapan sesuai tata cara diskusi. (8 menit)

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memandu diskusi refleksi singkat kelas: 'Apa yang terasa mudah saat presentasi tadi? Apa yang terasa sulit?', 'Bagaimana perasaanmu ketika teman-teman mendengarkan presentasimu dengan penuh perhatian?', 'Apa yang ingin kamu perbaiki jika kamu presentasi lagi?'. (4 menit)
  • Murid mengisi lembar refleksi mandiri (bisa di buku catatan) dengan tiga pertanyaan singkat: (1) Apa satu hal yang aku lakukan dengan baik tadi?, (2) Apa satu hal yang ingin aku tingkatkan?, (3) Apa yang aku pelajari tentang diri teman-temanku hari ini? (3 menit)
  • Guru mengajak murid menyimpulkan bersama: 'Jadi, apa saja kunci agar presentasi kita bisa dipahami dan diterima orang lain?' Murid menyebutkan secara lisan. (2 menit)

Penutup:

  • Guru bersama murid merangkum poin penting pembelajaran: pilihan kata, intonasi, sikap tubuh dalam presentasi, serta cara menanggapi dengan santun. (2 menit)
  • Asesmen akhir: Guru memberikan 'Tiket Keluar' — setiap murid menuliskan satu kalimat presentasi tentang fobia atau kesukaan mereka di selembar kertas kecil dan menyerahkannya kepada guru saat keluar kelas. Guru menggunakan ini untuk melihat ketercapaian TP secara cepat. (3 menit)
  • Guru memberikan apresiasi kepada seluruh murid atas keberanian dan partisipasi mereka hari ini. (1 menit)
  • Guru menyampaikan gambaran singkat pembelajaran berikutnya. (1 menit)
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa bersama. (1 menit)

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang memerlukan dukungan lebih diberikan 'Kartu Panduan Presentasi' dengan kerangka kalimat yang lebih lengkap dan kata kunci pilihan (misal: daftar kata emosi dan nama fobia umum dalam Bahasa Indonesia). Murid yang sudah cakap diberikan tantangan untuk menggunakan ungkapan yang lebih bervariasi dan menambahkan detail (kapan, di mana, pengalaman terkait).
  • Proses: Murid yang masih perlu berkembang dapat berlatih presentasi bersama guru atau teman sebaya (peer support) sebelum tampil di depan kelompok penuh. Murid yang lebih cepat dapat langsung tampil di depan kelas tanpa kartu panduan dan diminta mengembangkan presentasi lebih dari tiga poin.
  • Produk: Murid yang memerlukan akomodasi dapat menyampaikan presentasi dalam bentuk percakapan dua arah dengan guru (bukan monolog). Murid yang ingin tantangan lebih dapat membuat presentasi dengan bantuan gambar atau benda nyata sebagai media pendukung penjelasan mereka.

ASESMEN

Awal:

  • Guru menampilkan tiga kartu gambar (hal menyenangkan, hal tidak disukai, hal menakutkan) dan meminta murid merespons secara lisan untuk mengidentifikasi pemahaman awal murid tentang kesukaan, ketidaksukaan, dan rasa takut.
  • Guru menanyakan: 'Siapa yang tahu apa itu fobia?' untuk memetakan pengetahuan awal murid tentang kosakata kunci.

Proses:

  • Guru menggunakan lembar observasi berkeliling selama presentasi kelompok kecil, menandai capaian setiap murid pada indikator: (1) menggunakan pilihan kata yang sesuai, (2) menyampaikan dengan intonasi tepat, (3) menanggapi dengan santun.
  • Guru memberikan umpan balik lisan langsung (real-time feedback) kepada murid atau kelompok yang memerlukan perbaikan segera selama kegiatan berlangsung.
  • Murid mengisi lembar refleksi mandiri setelah tahap Mengaplikasi sebagai penilaian diri (assessment as learning).

Akhir:

  • Tiket Keluar: setiap murid menuliskan satu kalimat presentasi yang mengandung informasi tentang kesukaan, ketidaksukaan, atau fobia mereka dengan pilihan kata yang sesuai. Dinilai menggunakan rubrik aspek 'Pilihan Kata'.
  • Rekap observasi guru dari lembar pengamatan selama presentasi digunakan untuk menentukan capaian murid pada TP 4.1.9.1 dan 4.1.9.2.

Formatif:

  • Observasi lisan saat murid menjawab pertanyaan pemantik di pendahuluan (asesmen awal diagnostik).
  • Pengamatan guru menggunakan lembar observasi selama sesi presentasi kelompok kecil: menilai pilihan kata, intonasi, dan sikap tubuh.
  • Pengamatan kualitas tanggapan yang diberikan murid kepada presenter: kesantunan, relevansi, dan kesesuaian dengan tata cara diskusi.

Sumatif:

  • Tiket Keluar: murid menuliskan satu kalimat presentasi tentang fobia atau kesukaan dengan pilihan kata yang tepat — dinilai berdasarkan ketepatan pilihan kata dan kelengkapan informasi.
  • Penilaian presentasi di depan kelas (bagi murid terpilih) menggunakan rubrik 4 level pada dua aspek: kualitas presentasi dan kualitas menanggapi.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pilihan Kata dalam PresentasiMurid belum menggunakan kata yang tepat untuk menyampaikan kesukaan, ketidaksukaan, atau fobia; kalimat tidak jelas atau sangat terbatas.Murid menggunakan kata yang sederhana dan kurang bervariasi, namun informasi tentang kesukaan, ketidaksukaan, atau fobia masih dapat dipahami.Murid menggunakan pilihan kata yang sesuai dan cukup jelas untuk menyampaikan kesukaan, ketidaksukaan, dan fobia dengan kalimat yang runtut.Murid menggunakan pilihan kata yang tepat, bervariasi, dan ekspresif sehingga presentasi sangat jelas, menarik, dan mudah dipahami oleh pendengar.
Intonasi dan Sikap TubuhMurid berbicara sangat pelan, tidak jelas, atau terburu-buru; sikap tubuh tidak mendukung (menunduk, membelakangi, dll.).Murid berbicara dengan volume yang kurang konsisten; intonasi datar; sikap tubuh kurang tegak namun masih menghadap pendengar.Murid berbicara dengan volume yang cukup dan intonasi yang bervariasi; sikap tubuh tegak dan sesekali melakukan kontak mata.Murid berbicara dengan volume jelas, intonasi yang menarik dan tepat sesuai konteks, sikap tubuh percaya diri, dan menjaga kontak mata secara konsisten dengan pendengar.
Menanggapi Presentasi dengan SantunMurid tidak memberikan tanggapan, atau tanggapan disampaikan dengan cara yang tidak santun (menyela, mengejek, dsb.).Murid memberikan tanggapan singkat dengan bahasa yang cukup santun, namun belum sepenuhnya sesuai tata cara diskusi (misal: tidak mengacungkan tangan terlebih dahulu).Murid memberikan tanggapan yang relevan dan santun, mengikuti sebagian besar tata cara diskusi yang diajarkan.Murid memberikan tanggapan yang relevan, santun, dan sesuai penuh dengan tata cara diskusi; tanggapan mengandung pertanyaan atau komentar yang memperkaya diskusi.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid mendapat kesempatan yang cukup untuk berlatih mempresentasikan ketiga hal (suka, tidak suka, fobia) hari ini?
  • Apakah instruksi tentang tata cara menanggapi presentasi sudah cukup jelas sehingga murid dapat mempraktikkannya dengan baik?
  • Murid mana yang masih perlu pendampingan lebih lanjut dalam pilihan kata atau keberanian berbicara, dan apa tindak lanjut yang akan saya lakukan?
  • Apakah alokasi waktu sudah efektif? Tahap mana yang memerlukan penyesuaian waktu di pertemuan mendatang?

Refleksi Murid:

  • Apa yang aku lakukan dengan baik saat presentasi tadi? Apa yang ingin aku perbaiki?
  • Bagaimana perasaanku ketika berbagi tentang hal yang aku sukai dan tidak aku sukai di depan teman-teman?
  • Hal baru apa yang aku pelajari tentang teman-temanku dari presentasi mereka hari ini?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas 4 SD — Bab 1 'Aku Sudah Besar' (teks 'Suka dan Tidak Suka' dan teks 'Fobia')
  2. Buku Guru Bahasa Indonesia Kelas 4 SD — Panduan Khusus Bab I
  3. Kartu Panduan Presentasi (dibuat guru): berisi kerangka kalimat untuk menyampaikan kesukaan, ketidaksukaan, dan fobia
  4. Kartu Gambar (3 kartu: gambar hal menyenangkan, hal tidak disukai, hal menakutkan) untuk asesmen awal
  5. Lembar Observasi Guru (untuk mencatat capaian murid selama presentasi kelompok)
  6. Lembar Refleksi Murid (pertanyaan refleksi mandiri 3 poin)
  7. Kertas kecil untuk Tiket Keluar

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.