Modul AjarPertemuan 6Bab 8Fase BSemester 2

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 3: Menulis Pendapat tentang Berteman secara Daring dengan Aman

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 3 dengan topik "Menulis Pendapat tentang Berteman secara Daring dengan Aman". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 3: Menulis Pendapat tentang Berteman secara Daring dengan Aman

Bahasa Indonesia - Kelas 3

Bab 8 - Pertemuan 6

MODUL AJAR

Bahasa Indonesia — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Menulis Pendapat tentang Berteman secara Daring dengan Aman

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikMenulis Pendapat tentang Berteman secara Daring dengan Aman
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui kegiatan menulis mandiri, murid mampu menuliskan pendapat tentang cara berteman yang aman melalui internet dalam bentuk kalimat sederhana dengan rangkaian kalimat yang beragam dan kosakata yang tepat.
  2. Melalui kegiatan menulis, murid mampu menggunakan kaidah kebahasaan (huruf kapital dan tanda baca) dengan benar dalam kalimat yang ditulisnya.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian punya teman yang belum pernah kalian temui secara langsung? Bagaimana cara kalian berkenalan dengannya?
  2. Menurutmu, hal apa saja yang boleh dan tidak boleh kita ceritakan kepada teman yang kita kenal lewat internet? Mengapa?
  3. Bayangkan adikmu mau mulai berteman lewat internet — apa satu hal penting yang ingin kamu sampaikan agar ia tetap aman?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama.
  • Guru menanyakan kabar dan memastikan suasana kelas kondusif.
  • Guru menyampaikan topik hari ini: 'Hari ini kita belajar menuliskan pendapat tentang cara berteman yang aman lewat internet.'
  • Asesmen awal diagnostik: Guru menampilkan dua gambar singkat di papan tulis — gambar anak yang membagikan alamat rumah kepada orang asing di internet, dan gambar anak yang hanya bercakap-cakap sopan tanpa memberi informasi pribadi. Murid diminta mengangkat tangan: 'Menurutmu, gambar mana yang menunjukkan cara berteman yang aman? Mengapa?' Guru mencatat respons untuk mengetahui pemahaman awal.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: murid akan menulis kalimat pendapat tentang internet aman dan memperhatikan huruf kapital serta tanda baca yang benar.
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik secara lisan untuk memancing rasa ingin tahu murid.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan poster 'Internet Aman' dari Buku Siswa (halaman 189–190) di papan atau layar. Murid diminta mengamati poster tersebut selama satu menit dengan tenang.
  • Guru membacakan beberapa poin dari poster dengan lantang, lalu meminta murid menyebut ulang informasi yang mereka ingat (teknik 'nyatakan kembali').
  • Guru menuliskan dua kalimat contoh pendapat di papan tulis: (1) 'Aku tidak boleh memberikan alamat rumah kepada teman di internet.' (2) 'Aku harus meminta izin orang tua sebelum menggunakan internet.' Guru menunjukkan posisi huruf kapital di awal kalimat dan tanda titik di akhir kalimat.
  • Murid membaca kedua kalimat contoh bersama-sama dengan suara lantang.
  • Guru bertanya: 'Apa perbedaan antara informasi yang boleh dibagikan dan yang tidak boleh dibagikan di internet?' Murid menjawab secara lisan bergantian.
  • Guru menyimpulkan pemahaman dasar: jenis informasi pribadi yang harus dirahasiakan (nama lengkap, foto, nomor telepon, alamat, nama sekolah, kata sandi) dan sikap sopan saat berkomunikasi daring.

Mengaplikasi (Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagikan lembar panduan menulis kepada setiap murid. Lembar ini berisi 4–5 kalimat rumpang berdasarkan Buku Siswa halaman 194, misalnya: 'Aku ___ ditemani orang tua saat menggunakan internet karena ___.' Murid melengkapi kalimat rumpang tersebut terlebih dahulu sebagai latihan terbimbing.
  • Setelah kalimat rumpang selesai, murid membuka buku tulis masing-masing untuk menulis pendapat secara mandiri. Tugas: tuliskan minimal 3 kalimat pendapatmu tentang cara berteman yang aman lewat internet. Gunakan kosakata dari poster dan pelajaran hari ini.
  • Guru mengingatkan panduan menulis: (a) Awali setiap kalimat dengan huruf kapital, (b) Akhiri kalimat dengan tanda titik atau tanda tanya, (c) Gunakan kosakata yang tepat seperti 'internet', 'gawai', 'informasi pribadi'.
  • Selama murid menulis, guru berkeliling memantau, memberi umpan balik lisan singkat ('Sudah benar huruf kapitalnya, coba cek tanda bacanya ya'), dan mencatat murid yang membutuhkan bantuan tambahan.
  • Setelah selesai menulis, murid diminta membaca ulang tulisannya sendiri dan memeriksa: apakah semua kalimat sudah diawali huruf kapital? Apakah semua kalimat sudah diakhiri tanda baca yang tepat? Murid menandai dengan pensil warna bila ada yang perlu diperbaiki.
  • Dua atau tiga murid sukarela membacakan hasil tulisannya di depan kelas. Kelas memberikan tepuk tangan dan guru memberikan apresiasi serta umpan balik konstruktif.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid berhenti sejenak dan menarik napas bersama. Guru berkata: 'Hari ini kalian sudah menulis pendapat sendiri tentang cara berteman yang aman. Itu bukan hal yang mudah, dan kalian sudah melakukannya dengan baik.'
  • Murid mengisi lembar refleksi singkat (atau menjawab lisan jika tidak ada lembar): (1) Satu hal baru yang aku pelajari hari ini adalah... (2) Satu hal yang masih ingin aku tanyakan adalah... (3) Aku akan menerapkan apa yang kupelajari dengan cara...
  • Guru memimpin diskusi singkat: 'Bagian mana yang paling mudah saat menulis tadi? Bagian mana yang terasa paling sulit?' Beberapa murid berbagi jawaban.
  • Guru menegaskan kembali pembelajaran hari ini: 'Menulis pendapat yang baik artinya kita menyampaikan pikiran kita dengan jelas, menggunakan kata yang tepat, dan memperhatikan huruf kapital serta tanda baca. Kemampuan ini penting agar orang lain mudah memahami apa yang kita tulis.'

Penutup:

  • Guru bersama murid membuat rangkuman singkat: apa saja cara berteman yang aman di internet, dan apa yang perlu diperhatikan saat menulis kalimat.
  • Guru memberikan asesmen akhir: murid mengumpulkan hasil tulisan mandiri di buku tulis untuk diperiksa guru.
  • Guru menyampaikan pesan penutup yang relevan dengan kehidupan sehari-hari: 'Di rumah, ceritakan kepada orang tua kalian satu hal penting yang kalian pelajari hari ini tentang internet aman.'
  • Guru memberikan informasi kegiatan berikutnya secara singkat.
  • Kelas ditutup dengan doa bersama dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan dukungan tambahan diberikan daftar kosakata bergambar (misalnya kartu kata bergambar 'gawai', 'internet', 'informasi pribadi') sebagai referensi saat menulis, sehingga mereka tidak terhambat oleh kendala kosakata.
  • Proses: Murid yang sudah cepat memahami materi dapat langsung menulis paragraf pendapat utuh (minimal 5 kalimat) tanpa kalimat rumpang sebagai scaffolding. Murid yang masih membutuhkan bantuan dapat menggunakan kalimat rumpang sebagai panduan terlebih dahulu sebelum menulis bebas.
  • Produk: Murid yang sudah sangat berkembang dapat menambahkan satu kalimat ajakan kepada teman sebaya, misalnya: 'Mari kita sama-sama menjaga keamanan saat menggunakan internet.' Murid yang baru berkembang cukup menulis 3 kalimat pendapat yang jelas dan menggunakan huruf kapital serta tanda baca dengan benar.

ASESMEN

Awal:

  • Guru menampilkan dua gambar situasi penggunaan internet (aman dan tidak aman) di papan tulis. Murid diminta memilih gambar yang menunjukkan cara berteman yang aman dan menjelaskan alasannya secara lisan. Respons dicatat guru sebagai peta pemahaman awal sebelum pembelajaran dimulai.

Proses:

  • Observasi lisan saat tanya jawab pada tahap Memahami: guru mencatat kedalaman pemahaman murid tentang informasi yang boleh dan tidak boleh dibagikan di internet.
  • Pemantauan langsung saat murid menulis pada tahap Mengaplikasi: guru memeriksa penggunaan huruf kapital, tanda baca, dan ketepatan kosakata, lalu memberikan umpan balik lisan segera.
  • Pemeriksaan mandiri oleh murid (self-check) menggunakan pensil warna untuk menandai huruf kapital dan tanda baca dalam tulisannya sendiri.

Akhir:

  • Pengumpulan hasil tulisan mandiri di buku tulis. Guru menilai menggunakan rubrik 4 level yang mencakup aspek: (1) isi dan kejelasan pendapat, (2) keberagaman rangkaian kalimat, (3) ketepatan kosakata, dan (4) penggunaan huruf kapital dan tanda baca yang benar.

Formatif:

  • Observasi lisan saat sesi tanya jawab pada tahap Memahami: guru mencatat murid yang aktif menjawab dan yang belum.
  • Pemantauan proses menulis saat tahap Mengaplikasi: guru berkeliling dan memberikan umpan balik langsung terhadap penggunaan huruf kapital dan tanda baca.
  • Penilaian sejawat ringan: setelah murid membacakan tulisannya, teman sekelas diminta menunjukkan jempol (sudah jelas) atau tangan datar (belum jelas) sebagai umpan balik sederhana.

Sumatif:

  • Penilaian hasil tulisan mandiri di buku tulis: guru menilai menggunakan rubrik 4 level pada aspek isi pendapat, keberagaman kalimat, ketepatan kosakata, dan penggunaan huruf kapital serta tanda baca.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Isi dan Kejelasan PendapatKalimat yang ditulis belum menyampaikan pendapat yang jelas tentang cara berteman aman di internet, atau kalimat tidak berkaitan dengan topik.Menulis 1–2 kalimat pendapat yang berkaitan dengan topik, tetapi isi pendapat masih sangat umum dan kurang jelas.Menulis 3 kalimat pendapat yang jelas dan berkaitan langsung dengan cara berteman yang aman di internet.Menulis 4 kalimat atau lebih yang menyampaikan pendapat jelas, runtut, dan menunjukkan pemahaman mendalam tentang keamanan berteman secara daring.
Keberagaman Rangkaian KalimatKalimat yang ditulis sangat pendek, berulang, atau hanya satu pola kalimat yang sama.Menggunakan 1–2 variasi pola kalimat, misalnya kalimat pernyataan saja atau kalimat larangan saja.Menggunakan minimal 2 variasi pola kalimat (misalnya kalimat pernyataan dan kalimat larangan) dengan rangkaian yang cukup beragam.Menggunakan berbagai variasi pola kalimat (pernyataan, larangan, ajakan, atau alasan) sehingga tulisan terasa beragam dan mengalir dengan baik.
Ketepatan KosakataBelum menggunakan kosakata yang berkaitan dengan topik internet aman, atau penggunaan kata tidak tepat sehingga kalimat sulit dipahami.Menggunakan 1–2 kosakata yang tepat berkaitan dengan topik (misalnya 'internet' atau 'aman'), meskipun ada beberapa kata yang kurang sesuai.Menggunakan kosakata yang tepat dan sesuai konteks, termasuk beberapa kosakata baru dari pelajaran (misalnya 'gawai', 'informasi pribadi', 'internet').Menggunakan berbagai kosakata baru yang tepat dari pelajaran secara konsisten, sehingga makna kalimat menjadi jelas dan kaya.
Penggunaan Huruf Kapital dan Tanda BacaHampir semua kalimat tidak menggunakan huruf kapital di awal kalimat dan tidak ada tanda baca di akhir kalimat.Sebagian kalimat sudah menggunakan huruf kapital di awal, tetapi tanda baca di akhir kalimat masih banyak yang hilang atau salah.Sebagian besar kalimat sudah menggunakan huruf kapital di awal dan tanda baca yang tepat di akhir, dengan hanya sedikit kesalahan.Semua kalimat ditulis dengan huruf kapital yang tepat di awal kalimat dan tanda baca yang benar di akhir kalimat, tanpa kesalahan atau hanya satu kesalahan kecil.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid memahami perbedaan informasi yang boleh dan tidak boleh dibagikan di internet sebelum mulai menulis?
  • Apakah scaffolding berupa kalimat rumpang cukup membantu murid yang membutuhkan dukungan tambahan untuk memulai menulis?
  • Seberapa efektif umpan balik lisan yang saya berikan saat berkeliling — apakah murid mampu memperbaiki tulisannya berdasarkan masukan tersebut?
  • Apa yang perlu saya siapkan berbeda di pertemuan berikutnya agar murid yang belum mencapai target dapat berkembang?

Refleksi Murid:

  • Satu hal baru yang aku pelajari hari ini tentang berteman aman di internet adalah...
  • Bagian yang paling mudah saat aku menulis tadi adalah..., sedangkan bagian yang paling sulit adalah...
  • Aku akan menerapkan apa yang kupelajari hari ini dengan cara...

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Bahasa Indonesia 'Kawan Seiring' untuk SD/MI Kelas III (Kemdikbudristek, 2022), Bab 8 halaman 189–194
  2. Buku Panduan Guru Bahasa Indonesia 'Kawan Seiring' untuk SD/MI Kelas III (Kemdikbudristek, 2022), Bab 8
  3. Poster 'Internet Aman' (dari Buku Siswa atau dicetak/ditampilkan guru)
  4. Lembar kerja berisi kalimat rumpang tentang internet aman (dibuat guru)
  5. Papan tulis atau layar proyektor untuk menampilkan contoh kalimat
  6. Buku tulis murid dan alat tulis
  7. Kartu kata bergambar (opsional, untuk diferensiasi murid yang membutuhkan dukungan)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.