Modul AjarPertemuan 2Bab 8Fase BSemester 2

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 3: Membaca Teks tentang Pertemanan Daring dan Menemukan Ide Pokok

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 3 dengan topik "Membaca Teks tentang Pertemanan Daring dan Menemukan Ide Pokok". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 3: Membaca Teks tentang Pertemanan Daring dan Menemukan Ide Pokok

Bahasa Indonesia - Kelas 3

Bab 8 - Pertemuan 2

MODUL AJAR

Bahasa Indonesia — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Membaca Teks tentang Pertemanan Daring dan Menemukan Ide Pokok

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikMembaca Teks tentang Pertemanan Daring dan Menemukan Ide Pokok
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui kegiatan membaca teks cerita tentang dua anak yang berkenalan melalui internet, murid mampu memahami ide pokok dan ide pendukung dari teks tersebut dengan tepat.
  2. Melalui kegiatan membaca teks, murid mampu membaca kata-kata baru berkaitan dengan tema pertemanan daring (seperti: daring, jaringan, gawai, sebaya) dengan fasih dan tepat.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian berbicara atau berkirim pesan dengan seseorang yang tinggal jauh dari kalian menggunakan gawai atau komputer? Bagaimana rasanya?
  2. Menurut kalian, apa bedanya berteman secara langsung dengan berteman melalui internet?
  3. Kata-kata apa yang kalian ketahui yang berhubungan dengan internet dan pertemanan di dunia daring?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam dan mengajak murid berdoa bersama sebelum memulai pembelajaran.
  • Guru mengecek kehadiran dan mengondisikan kelas agar siap belajar.
  • Guru melakukan asesmen awal/diagnostik singkat: mengajukan pertanyaan lisan kepada beberapa murid, 'Apa itu ide pokok? Coba berikan contoh kalimat yang menurutmu adalah ide pokok dari sebuah cerita pendek.' Guru mencatat respons untuk memetakan pemahaman awal.
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik satu per satu dan memberikan ruang bagi murid untuk menjawab secara spontan.
  • Guru menampilkan atau menuliskan di papan tulis kata-kata: daring, jaringan, gawai, sebaya — dan menanyakan apakah ada yang sudah tahu artinya.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: membaca teks 'Awal Perkenalan', menemukan ide pokok dan ide pendukung, serta mengenal kosakata baru tentang pertemanan daring.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru meminta murid membuka Buku Siswa pada teks 'Awal Perkenalan' (Bab 8). Sebelum membaca, murid diminta mengamati judul dan gambar ilustrasi selama satu menit, lalu menyampaikan prediksi singkat: 'Kira-kira teks ini menceritakan tentang apa?' (Berkesadaran: membangun fokus dan antisipasi sebelum membaca).
  • Guru membacakan teks secara lantang dengan intonasi yang ekspresif, sementara murid mengikuti dalam hati. Guru sengaja menekankan kata-kata: daring, jaringan, gawai, sebaya saat membacakannya.
  • Murid membaca kembali teks secara mandiri dalam hati selama ± 5 menit. Saat menemukan salah satu dari empat kosakata baru, mereka memberi tanda lingkaran pada kata tersebut.
  • Guru memandu murid membahas makna keempat kosakata baru (daring, jaringan, gawai, sebaya) satu per satu. Guru menggunakan konteks kalimat dalam teks untuk menjelaskan makna, dan jika perlu, memberikan contoh dari kehidupan sehari-hari murid. (Bermakna: kosakata dikaitkan langsung dengan pengalaman nyata murid)
  • Guru menjelaskan konsep ide pokok dan ide pendukung secara singkat menggunakan analogi: 'Ide pokok adalah topik utama — seperti inti buah. Ide pendukung adalah penjelasan tambahan — seperti daging buah yang melapisinya.' Guru mencontohkan dengan satu paragraf dari teks.
  • Murid diminta membaca ulang teks paragraf demi paragraf, lalu pada lembar kerja atau buku tulis mereka menuliskan: (a) kalimat yang mereka anggap sebagai ide pokok tiap paragraf, dan (b) satu ide pendukung dari paragraf tersebut.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid dibagi menjadi kelompok kecil (3–4 orang). Setiap kelompok mendapatkan satu kartu paragraf dari teks 'Awal Perkenalan' yang telah dicetak atau ditulis ulang oleh guru. (Menggembirakan: belajar sambil bermain dengan kartu)
  • Setiap kelompok berdiskusi dan bersama-sama menentukan: (a) ide pokok paragraf pada kartu mereka, dan (b) dua ide pendukungnya. Hasil diskusi dituliskan pada lembar kerja kelompok yang telah disiapkan guru.
  • Perwakilan setiap kelompok maju ke depan kelas menyampaikan temuan mereka. Kelompok lain menyimak dan boleh memberikan tanggapan atau koreksi secara sopan. (Bermakna: murid mengaplikasi pemahaman dalam konteks nyata komunikasi kelas)
  • Guru memberikan umpan balik langsung dan meluruskan jika ada ide pokok atau ide pendukung yang kurang tepat, sambil mengapresiasi proses berpikir murid.
  • Sebagai aktivitas singkat, guru meminta setiap murid membuat satu kalimat baru menggunakan minimal dua dari empat kosakata baru (daring, jaringan, gawai, sebaya) yang mencerminkan situasi nyata dalam kehidupan mereka. Kalimat ditulis di buku tulis. (Menggembirakan: kreasi kalimat sendiri memberi rasa percaya diri)

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid menghentikan sejenak semua aktivitas dan duduk dengan tenang. Guru bertanya: 'Dari teks yang kalian baca hari ini, apa satu hal paling penting yang kalian pelajari tentang pertemanan daring?' Murid diminta memikirkannya selama 30 detik sebelum menjawab. (Berkesadaran: memberi ruang bagi murid untuk memproses pengalaman belajar secara sadar)
  • Beberapa murid secara sukarela berbagi jawaban mereka. Guru mendorong murid mengaitkan isi teks dengan pengalaman pribadi mereka tentang penggunaan gawai atau internet.
  • Murid mengisi lembar refleksi mandiri singkat (4 pertanyaan): (1) Ide pokok yang berhasil saya temukan adalah..., (2) Kosakata baru yang kini saya pahami adalah..., (3) Bagian yang masih membingungkan bagi saya adalah..., (4) Satu hal yang ingin saya pelajari lebih lanjut tentang pertemanan daring adalah... (Bermakna: refleksi personal mendorong murid mengelola proses belajarnya sendiri)

Penutup:

  • Guru bersama murid membuat rangkuman pembelajaran hari ini secara lisan: apa itu ide pokok, apa itu ide pendukung, dan apa makna kosakata daring, jaringan, gawai, sebaya.
  • Guru melakukan asesmen akhir singkat: murid secara individual menjawab 2 pertanyaan tertulis di buku tulis — (1) Tuliskan ide pokok dari paragraf pertama teks 'Awal Perkenalan'!, (2) Buatlah satu kalimat menggunakan kata 'daring' atau 'gawai'!
  • Guru memberikan umpan balik positif atas partisipasi dan usaha murid selama pembelajaran.
  • Guru menginformasikan kegiatan pembelajaran berikutnya yang masih berkaitan dengan Bab 8.
  • Pembelajaran ditutup dengan doa bersama.

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang belum lancar membaca, guru menyediakan teks dengan ukuran huruf lebih besar atau teks yang sudah diberi penanda warna pada kosakata baru. Untuk murid yang sudah cepat memahami, guru menyediakan satu paragraf tambahan dari sumber lain bertema pertemanan daring untuk diidentifikasi ide pokoknya secara mandiri.
  • Proses: Murid yang membutuhkan dukungan lebih dapat bekerja berpasangan dengan teman sebaya yang lebih mampu, atau mendapatkan panduan berupa lembar kerja terstruktur yang sudah mencantumkan petunjuk langkah demi langkah cara menemukan ide pokok. Murid yang cepat dapat langsung mengerjakan secara mandiri tanpa panduan.
  • Produk: Murid yang belum berkembang cukup menuliskan ide pokok tiap paragraf saja. Murid yang sudah berkembang dapat membuat peta konsep sederhana yang menunjukkan hubungan antara ide pokok dan ide pendukung dari seluruh teks.

ASESMEN

Awal:

  • Guru mengajukan pertanyaan lisan diagnostik di kegiatan pendahuluan: 'Apa itu ide pokok? Coba berikan contoh kalimat yang menurutmu merupakan ide pokok dari sebuah paragraf.' Guru mencatat siapa yang sudah memahami konsep dan siapa yang belum, sebagai dasar pengelompokan dan diferensiasi.
  • Guru menanyakan kosakata awal: menuliskan kata daring, jaringan, gawai, sebaya di papan tulis dan menanyakan mana yang sudah dikenal murid.

Proses:

  • Observasi langsung saat murid membaca mandiri dan memberi tanda lingkaran pada kosakata baru: apakah murid dapat mengidentifikasi keempat kata dengan benar.
  • Pemantauan lembar kerja kelompok selama diskusi: guru berkeliling mengecek apakah kelompok menemukan ide pokok yang tepat, memberikan umpan balik langsung.
  • Penilaian kalimat kreatif kosakata baru: ketepatan makna dan kefasihan penggunaan kata dalam kalimat yang dibuat murid.

Akhir:

  • Murid mengerjakan dua soal tulis mandiri: (1) Tuliskan ide pokok dari paragraf pertama teks 'Awal Perkenalan'! (2) Buatlah satu kalimat menggunakan kata 'daring' atau 'gawai'!
  • Hasil penilaian menggunakan rubrik 4 level (Belum Berkembang, Mulai, Berkembang, Sangat Berkembang) pada dua aspek: ketepatan menemukan ide pokok, dan ketepatan penggunaan kosakata baru.

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid saat diskusi kelompok menemukan ide pokok dan ide pendukung.
  • Penilaian lembar kerja kelompok: ketepatan mengidentifikasi ide pokok dan ide pendukung dari paragraf yang ditugaskan.
  • Penilaian kalimat kreatif menggunakan kosakata baru: kefasihan dan ketepatan penggunaan kata dalam konteks kalimat.

Sumatif:

  • Murid menjawab dua pertanyaan tertulis mandiri di akhir pembelajaran: (1) menuliskan ide pokok dari paragraf pertama teks, dan (2) membuat kalimat menggunakan salah satu kosakata baru. Hasil dinilai menggunakan rubrik 4 level.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menemukan Ide Pokok TeksMurid tidak dapat menunjukkan ide pokok paragraf, atau jawaban tidak berkaitan dengan isi teks sama sekali.Murid dapat menyebutkan ide pokok satu paragraf tetapi masih mencampurkan dengan ide pendukung atau informasi sampingan.Murid dapat menentukan ide pokok sebagian besar paragraf dengan tepat dan mampu membedakannya dari ide pendukung.Murid dapat menentukan ide pokok semua paragraf dengan tepat, mampu menjelaskan alasannya, dan secara mandiri menemukan minimal satu ide pendukung untuk setiap ide pokok.
Membaca dan Menggunakan Kosakata Baru (daring, jaringan, gawai, sebaya)Murid tidak dapat membaca atau menjelaskan makna kosakata baru, dan tidak dapat menggunakannya dalam kalimat.Murid dapat membaca kosakata baru dengan bantuan, dan membuat kalimat yang kurang tepat konteksnya atau maknanya.Murid dapat membaca kosakata baru dengan fasih dan membuat kalimat yang tepat maknanya untuk 1–2 kata.Murid dapat membaca semua kosakata baru dengan fasih, menjelaskan maknanya dengan kata-kata sendiri, dan menggunakannya dalam kalimat yang bermakna dan kontekstual.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah strategi membaca teks bersama lalu dilanjutkan diskusi kelompok efektif membantu murid menemukan ide pokok? Apa yang perlu disesuaikan?
  • Murid mana yang terlihat belum memahami konsep ide pokok dan kosakata baru? Apa tindak lanjut yang perlu saya lakukan di pertemuan berikutnya?
  • Apakah alokasi waktu per tahap (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi) sudah proporsional? Tahap mana yang perlu ditambah atau dikurangi waktunya?
  • Apakah pertanyaan pemantik yang saya gunakan berhasil memancing rasa ingin tahu murid? Bagaimana saya bisa membuatnya lebih menarik?

Refleksi Murid:

  • Apa itu ide pokok? Coba jelaskan dengan kata-katamu sendiri!
  • Dari empat kosakata baru hari ini (daring, jaringan, gawai, sebaya), mana yang paling mudah kamu ingat? Kenapa?
  • Bagian mana dari pembelajaran hari ini yang paling kamu sukai? Bagian mana yang masih membingungkan?
  • Apa hubungan teks yang kamu baca hari ini dengan kehidupanmu sehari-hari?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Bahasa Indonesia 'Kawan Seiring' untuk SD/MI Kelas III (Penulis: Anna Farida K. & Helva Nurhidayah, Kemendikbudristek 2022) — teks 'Awal Perkenalan' Bab 8
  2. Buku Panduan Guru Bahasa Indonesia 'Kawan Seiring' untuk SD/MI Kelas III
  3. Papan tulis dan spidol/kapur untuk menuliskan kosakata baru
  4. Kartu paragraf (paragraf dari teks yang dicetak atau ditulis ulang untuk kegiatan diskusi kelompok)
  5. Lembar kerja murid: tabel ide pokok dan ide pendukung
  6. Lembar refleksi mandiri murid (4 pertanyaan refleksi)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.