Modul AjarPertemuan 7Bab 7Fase BSemester 2

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 3: Menulis Laporan Wawancara tentang Hewan Peliharaan dengan Huruf Tegak Bersambung

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 3 dengan topik "Menulis Laporan Wawancara tentang Hewan Peliharaan dengan Huruf Tegak Bersambung". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 3: Menulis Laporan Wawancara tentang Hewan Peliharaan dengan Huruf Tegak Bersambung

Bahasa Indonesia - Kelas 3

Bab 7 - Pertemuan 7

MODUL AJAR

Bahasa Indonesia — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Menulis Laporan Wawancara tentang Hewan Peliharaan dengan Huruf Tegak Bersambung

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikMenulis Laporan Wawancara tentang Hewan Peliharaan dengan Huruf Tegak Bersambung
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui kegiatan menulis, murid dapat menulis laporan hasil wawancara tentang hewan peliharaan menggunakan huruf tegak bersambung dengan benar.
  2. Melalui kegiatan menulis laporan, murid dapat menyusun kalimat dengan struktur yang benar dan kosakata yang sesuai topik hewan peliharaan.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apakah kamu punya hewan peliharaan di rumah? Apa yang paling menarik dari hewan itu?
  2. Kalau kamu ingin menceritakan hewan peliharaanmu kepada orang lain lewat tulisan, kira-kira apa saja yang perlu kamu tulis?
  3. Mengapa laporan wawancara perlu ditulis dengan rapi dan huruf yang jelas?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam dan mengajak murid berdoa bersama sebelum memulai pembelajaran.
  • Guru mengecek kehadiran dan kesiapan belajar murid.
  • Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya lisan: 'Siapa yang sudah pernah menulis dengan huruf tegak bersambung? Seperti apa hasilnya?' untuk mengetahui kemampuan awal murid.
  • Guru menampilkan contoh laporan wawancara sederhana (bisa dituliskan di papan tulis atau ditempelkan di kertas besar) sebagai bahan pengamatan awal.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: hari ini murid akan menulis laporan hasil wawancara tentang hewan peliharaan menggunakan huruf tegak bersambung.
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik untuk membangkitkan rasa ingin tahu murid.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengingatkan kembali kegiatan wawancara yang telah dilakukan murid pada pertemuan sebelumnya (bersumber dari tabel hasil wawancara tentang hewan peliharaan teman).
  • Guru memperlihatkan contoh laporan wawancara di buku siswa halaman 167–168 dan membacakannya bersama-sama dengan murid.
  • Guru menjelaskan struktur laporan wawancara sederhana: pembuka (pengenalan narasumber dan topik), isi (informasi hasil wawancara seperti jenis hewan, nama hewan, makanan, dan perilaku), serta penutup (kesan atau simpulan singkat).
  • Guru mencontohkan satu kalimat laporan yang ditulis dengan huruf tegak bersambung di papan tulis, sambil menjelaskan cara menyambung huruf dengan benar.
  • Murid diminta mengamati contoh tulisan di papan tulis dan menunjukkan bagian-bagian huruf yang perlu diperhatikan (tinggi huruf, kemiringan, sambungan antar huruf).
  • Tanya jawab singkat: guru menunjuk beberapa murid untuk membaca kalimat contoh dan menyebutkan informasi apa yang ada di dalamnya.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid membuka catatan tabel hasil wawancara mereka dari kegiatan sebelumnya (berisi nama teman, jenis hewan, nama hewan, makanan, dan perilaku hewan).
  • Guru memandu murid menyusun laporan secara bertahap: (1) tulis kalimat pembuka yang memperkenalkan topik wawancara, (2) tulis isi laporan berdasarkan data tabel minimal tentang dua teman yang diwawancarai, (3) tulis kalimat penutup berisi kesan atau simpulan.
  • Murid menulis laporan wawancara secara mandiri di buku tulis menggunakan huruf tegak bersambung.
  • Guru berkeliling kelas, memberikan bimbingan dan umpan balik langsung kepada murid yang memerlukan bantuan, terutama dalam hal bentuk huruf tegak bersambung dan struktur kalimat.
  • Guru meminta beberapa murid secara sukarela membacakan satu kalimat dari laporan mereka di depan kelas untuk berbagi dan saling belajar.
  • Murid lain memberikan tanggapan positif atau pertanyaan singkat terhadap kalimat yang dibacakan temannya.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid membaca kembali laporan yang telah mereka tulis dan memeriksa sendiri: apakah huruf tegak bersambung sudah ditulis dengan rapi, apakah kalimat sudah tersusun dengan jelas, dan apakah informasi dari tabel sudah tercantum.
  • Guru mengajak murid melakukan penilaian diri dengan mengisi lembar refleksi singkat: 'Huruf tegak bersambungku sudah rapi (ya/belum)', 'Kalimatku sudah lengkap dan jelas (ya/belum)', 'Informasi hewan sudah saya tulis dengan benar (ya/belum)'.
  • Murid saling menukar buku tulis dengan teman sebangku dan memberikan tanda bintang pada satu kalimat terbaik dalam laporan temannya (penilaian sejawat sederhana).
  • Guru memfasilitasi diskusi singkat: 'Apa yang sudah kalian lakukan dengan baik hari ini? Apa yang ingin kalian perbaiki?'
  • Beberapa murid berbagi jawaban refleksi mereka secara lisan.

Penutup:

  • Guru mengajak murid menyimpulkan pembelajaran hari ini: laporan wawancara berisi informasi hasil wawancara yang ditulis dengan kalimat yang benar dan huruf tegak bersambung yang rapi.
  • Guru memberikan apresiasi kepada seluruh murid atas usaha dan kerja keras mereka dalam menulis.
  • Guru menyampaikan pesan: latihan menulis huruf tegak bersambung bisa dilakukan setiap hari, meskipun hanya satu kalimat pendek.
  • Guru menginformasikan kegiatan pembelajaran berikutnya.
  • Pembelajaran ditutup dengan doa bersama.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang mengalami kesulitan menulis huruf tegak bersambung cukup menulis namanya sendiri dan satu kalimat laporan dengan huruf tegak bersambung. Murid yang sudah lancar dapat diberikan tantangan menulis laporan tentang tiga teman yang diwawancarai.
  • Proses: Guru memberikan bimbingan intensif dan contoh tambahan di papan tulis untuk murid yang kesulitan menyambung huruf. Murid yang sudah cepat dapat langsung mengembangkan laporan secara mandiri tanpa scaffolding tahap per tahap.
  • Produk: Murid dengan kemampuan dasar menghasilkan laporan minimal dua kalimat dengan huruf tegak bersambung. Murid dengan kemampuan lebih menghasilkan laporan minimal satu paragraf lengkap (pembuka, isi, penutup) dengan kalimat yang bervariasi.

ASESMEN

Awal:

  • Guru bertanya lisan di awal kegiatan: 'Siapa yang sudah pernah menulis dengan huruf tegak bersambung?' dan 'Apa saja yang kamu ingat dari wawancara yang kita lakukan kemarin?' untuk memetakan kemampuan awal murid dalam menulis huruf tegak bersambung dan pemahaman mereka tentang isi wawancara.

Proses:

  • Observasi langsung saat murid menulis laporan pada tahap Mengaplikasi: guru berkeliling dan mencatat murid yang sudah mampu, sedang berkembang, dan yang memerlukan bimbingan.
  • Tanya jawab lisan saat tahap Memahami: guru mengajukan pertanyaan tentang struktur laporan dan meminta murid menunjukkan bagian-bagian huruf yang perlu diperhatikan.
  • Lembar penilaian diri tiga poin yang diisi murid pada tahap Merefleksi sebagai data umpan balik proses belajar.

Akhir:

  • Hasil tulisan laporan wawancara murid di buku tulis dikumpulkan dan dinilai guru menggunakan rubrik empat level pada dua aspek: (1) ketepatan dan kerapian huruf tegak bersambung, dan (2) kualitas kalimat serta kesesuaian kosakata dengan topik hewan peliharaan.

Formatif:

  • Observasi guru saat murid menulis laporan: memperhatikan ketepatan bentuk huruf tegak bersambung dan kelancaran menulis.
  • Tanya jawab lisan saat tahap Memahami untuk mengecek pemahaman struktur laporan wawancara.
  • Penilaian sejawat sederhana: murid memberi tanda bintang pada satu kalimat terbaik di laporan teman sebangku.
  • Lembar penilaian diri tiga poin (huruf rapi, kalimat lengkap, informasi benar) yang diisi murid saat tahap Merefleksi.

Sumatif:

  • Hasil tulisan laporan wawancara di buku tulis murid dinilai menggunakan rubrik empat level berdasarkan dua aspek: (1) penggunaan huruf tegak bersambung, dan (2) struktur kalimat dan kesesuaian kosakata dengan topik hewan peliharaan.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Penggunaan Huruf Tegak BersambungMurid belum dapat menulis huruf tegak bersambung; huruf terputus semua atau tidak terbaca.Murid dapat menulis beberapa huruf tegak bersambung, namun masih banyak huruf yang terputus atau tidak terbentuk dengan benar.Murid dapat menulis sebagian besar laporan dengan huruf tegak bersambung; bentuk huruf umumnya terbaca meskipun ada beberapa yang kurang rapi.Murid menulis seluruh laporan dengan huruf tegak bersambung secara konsisten, rapi, dan mudah dibaca.
Struktur Kalimat dan KosakataMurid belum dapat menyusun kalimat yang dapat dipahami; kosakata tidak sesuai topik hewan peliharaan.Murid menyusun satu atau dua kalimat sederhana yang cukup dipahami, namun struktur kalimat belum lengkap atau kosakata kurang sesuai.Murid menyusun beberapa kalimat dengan struktur yang benar dan menggunakan kosakata yang sesuai topik hewan peliharaan, meskipun belum mencakup semua informasi dari tabel wawancara.Murid menyusun laporan dengan kalimat yang terstruktur lengkap (pembuka, isi, penutup), menggunakan kosakata yang tepat dan beragam sesuai topik hewan peliharaan, serta mencakup informasi lengkap dari tabel wawancara.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid sudah mendapat kesempatan dan waktu yang cukup untuk menulis laporan dengan huruf tegak bersambung?
  • Murid mana yang masih memerlukan bimbingan khusus dalam menulis huruf tegak bersambung, dan tindak lanjut apa yang perlu disiapkan?
  • Apakah kegiatan pembelajaran hari ini sudah mendorong murid untuk menulis dengan percaya diri dan bermakna?
  • Apakah diferensiasi yang diberikan sudah menjangkau murid dengan kemampuan berbeda?

Refleksi Murid:

  • Apa yang kamu pelajari hari ini tentang menulis laporan wawancara?
  • Bagian mana dari menulis huruf tegak bersambung yang masih terasa sulit bagimu?
  • Apa yang ingin kamu lakukan untuk membuat tulisanmu semakin rapi dan lebih baik ke depannya?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Bahasa Indonesia 'Kawan Seiring' untuk SD/MI Kelas III (halaman 167–169)
  2. Buku Panduan Guru Bahasa Indonesia 'Kawan Seiring' untuk SD/MI Kelas III (halaman 208–210)
  3. Tabel hasil wawancara murid dari pertemuan sebelumnya (buku tulis masing-masing)
  4. Contoh laporan wawancara yang ditulis guru di papan tulis atau kertas karton
  5. Lembar penilaian diri (disiapkan guru, dapat berupa kolom sederhana di buku tulis atau lembar cetak)
  6. Buku tulis dan alat tulis murid

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.