Modul AjarPertemuan 8Bab 5Fase BSemester 2

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 3: Menulis Reportase Kegiatan Hari Pasar Merdeka

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 3 dengan topik "Menulis Reportase Kegiatan Hari Pasar Merdeka". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 3: Menulis Reportase Kegiatan Hari Pasar Merdeka

Bahasa Indonesia - Kelas 3

Bab 5 - Pertemuan 8

MODUL AJAR

Bahasa Indonesia — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Menulis Reportase Kegiatan Hari Pasar Merdeka

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikMenulis Reportase Kegiatan Hari Pasar Merdeka
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui pengamatan kegiatan wirausaha di lingkungan sekolah, murid mampu menulis teks naratif sederhana tentang kegiatan 'Hari Pasar Merdeka' dengan struktur awal, tengah, dan akhir.
  2. Melalui kegiatan menulis reportase, murid mampu menggunakan keterangan waktu dengan tepat dalam teks naratif tentang kegiatan wirausaha bola-bola cokelat.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Kalau kalian melihat teman berjualan bola-bola cokelat di Hari Pasar Merdeka, apa hal paling menarik yang ingin kalian ceritakan kepada orang di rumah?
  2. Seorang reporter bertugas memberitakan kejadian kepada banyak orang — menurut kalian, informasi apa saja yang wajib ada agar pembaca benar-benar 'tahu' kejadiannya?
  3. Mengapa penting menulis kapan suatu kejadian berlangsung? Apa yang terasa kurang jika kita tidak menyebutkan waktunya?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam dan mengajak murid berdoa bersama sebelum memulai pembelajaran.
  • Guru memeriksa kehadiran dan memastikan murid siap belajar.
  • Asesmen awal diagnostik: Guru menampilkan dua kalimat di papan tulis — (1) 'Ani berjualan kue.' dan (2) 'Pagi tadi, Ani berjualan kue di halaman sekolah.' Murid diminta mengangkat tangan: kalimat mana yang lebih lengkap dan mengapa. Guru mencatat pemahaman awal murid tentang keterangan waktu dan detail informasi.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: murid akan menulis reportase singkat tentang Hari Pasar Merdeka menggunakan struktur awal, tengah, akhir, dan keterangan waktu.
  • Guru memancing rasa ingin tahu dengan pertanyaan pemantik: 'Kalau kalian melihat teman berjualan bola-bola cokelat di Hari Pasar Merdeka, apa hal paling menarik yang ingin kalian ceritakan?' Beberapa murid berbagi jawaban singkat secara lisan.
  • Guru menjelaskan apa itu reportase dengan bahasa sederhana: 'Reportase adalah laporan kejadian yang ditulis agar orang lain bisa tahu apa yang terjadi, siapa yang ada, di mana, kapan, dan kenapa kejadian itu menarik.'

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan contoh teks reportase pendek (4–5 kalimat) tentang Hari Pasar Merdeka di papan tulis atau layar proyektor. Contoh: 'Pada hari Sabtu pagi, halaman SD Nusantara ramai oleh para penjual kecil. Kelompok Ardi menjual kue bola-bola cokelat buatan sendiri. Pengunjung antusias mencicipi kue yang masih hangat. Pada pukul 10.00, semua kue sudah habis terjual. Hari itu menjadi hari yang paling berkesan bagi Ardi dan teman-temannya.'
  • Guru mengajak murid membaca teks bersama-sama dengan suara lantang (choral reading).
  • Guru memimpin diskusi terpandu: 'Bagian mana yang merupakan awal cerita? Bagian mana tengah? Bagian mana akhir?' Guru menandai bagian-bagian itu di papan tulis dengan warna berbeda.
  • Guru mengidentifikasi keterangan waktu dalam teks bersama murid ('Pada hari Sabtu pagi', 'Pada pukul 10.00') dan menjelaskan bahwa keterangan waktu menjawab pertanyaan 'kapan'. Guru menuliskan contoh keterangan waktu tambahan di papan: 'pagi ini', 'saat pembukaan', 'menjelang siang', 'setelah bel istirahat'.
  • Guru membagikan 'Kartu Panduan Menulis Reportase' kepada setiap murid. Kartu berisi 5 pertanyaan panduan: (1) Kejadian apa yang kamu lihat? (2) Siapa saja yang ada? (3) Di mana tempat terjadinya? (4) Kapan waktunya? (5) Mengapa kejadian ini menarik? Murid membaca kartu secara mandiri selama 2 menit dan menandai pertanyaan yang sudah mereka tahu jawabannya dari pengalaman mengikuti Hari Pasar Merdeka (atau membayangkannya berdasarkan cerita di buku).
  • Guru memastikan pemahaman murid dengan meminta 2–3 anak menyebutkan satu keterangan waktu yang bisa mereka gunakan dalam tulisan mereka.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru meminta murid membuka buku tulis dan menyiapkan pensil. Guru mengingatkan: 'Hari ini kalian adalah reporter yang menulis tentang Hari Pasar Merdeka di sekolah kita.'
  • Murid mengisi 'Kerangka Reportase' di buku tulis mereka menggunakan panduan 5 pertanyaan dari kartu. Guru memberikan waktu 5 menit untuk mengisi kerangka ini sebelum menulis teks utuh. Guru mengingatkan bahwa kerangka boleh berupa coretan kata-kata singkat, bukan kalimat lengkap.
  • Murid menulis teks reportase secara mandiri di buku tulis. Teks minimal 5 kalimat dengan struktur: awal (keterangan waktu + situasi umum), tengah (kejadian utama yang diamati), akhir (kesan atau simpulan). Guru memberikan waktu 15 menit.
  • Selama murid menulis, guru berkeliling memantau dan memberikan umpan balik lisan langsung. Guru bertanya kepada murid yang terlihat berhenti: 'Sudah ada keterangan waktunya belum? Coba cek kartu panduan kamu.' Guru memberi tanda bintang kecil di buku murid yang sudah menggunakan keterangan waktu dengan benar sebagai umpan balik positif instan.
  • Setelah selesai menulis, murid menukar buku tulis dengan teman sebangku. Teman membaca tulisan dan memberi tanda centang (✓) pada bagian yang menurutnya sudah jelas: awal, tengah, akhir, dan keterangan waktu. Jika salah satu bagian belum ada, teman menggambar tanda tanya (?) di sampingnya.
  • Murid mengambil kembali bukunya, membaca masukan teman, dan memperbaiki tulisan selama 3 menit jika diperlukan.

Merefleksi (Berkesadaran, Menggembirakan):

  • Guru mengajak 2–3 murid (sukarela) untuk membacakan reportase mereka di depan kelas. Kelas mendengarkan dengan seksama.
  • Setelah setiap pembacaan, guru memandu apresiasi singkat: guru bertanya kepada kelas 'Keterangan waktu apa yang digunakan teman kita? Apakah kalian bisa membayangkan kejadiannya?' Hal ini memperkuat pemahaman kolektif.
  • Guru meminta murid merenungkan proses menulis mereka hari ini dengan mengisi 'Kartu Refleksi Diri' yang dibagikan guru. Kartu berisi tiga isian: (1) Satu hal yang aku berhasil tulis dengan baik hari ini: ___. (2) Satu hal yang masih ingin aku perbaiki: ___. (3) Keterangan waktu yang aku gunakan dalam tulisanku: ___.
  • Guru mengumpulkan kartu refleksi untuk digunakan sebagai bahan umpan balik lanjutan dan perencanaan pembelajaran berikutnya.
  • Guru menutup tahap inti dengan menegaskan: 'Kalian sudah menjadi reporter hari ini! Tulisan reportase yang baik membuat pembaca seolah-olah ikut hadir di sana — dan keterangan waktu adalah salah satu kuncinya.'

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: sebuah reportase yang baik memiliki struktur awal (waktu dan situasi), tengah (kejadian utama), dan akhir (kesan/simpulan), serta menggunakan keterangan waktu agar pembaca tahu kapan kejadian berlangsung.
  • Guru memberikan umpan balik umum tentang hasil tulisan yang diamati selama kelas: misalnya apresiasi untuk penggunaan keterangan waktu yang tepat dan saran untuk memperkaya detail.
  • Asesmen akhir sumatif: Guru mengumpulkan buku tulis murid untuk menilai teks reportase menggunakan rubrik (struktur teks dan ketepatan keterangan waktu).
  • Guru memberikan penguatan motivasi: 'Kegiatan menulis reportase seperti ini melatih kalian menjadi pengamat yang jeli dan penulis yang teliti — kemampuan yang berguna dalam kehidupan sehari-hari.'
  • Guru menyampaikan informasi singkat tentang kegiatan pembelajaran berikutnya.
  • Pembelajaran ditutup dengan doa bersama dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang belum familiar dengan konteks Hari Pasar Merdeka diberikan 'Kartu Gambar Peristiwa' berisi ilustrasi sederhana situasi pasar sekolah (orang berjualan, pembeli, produk) sebagai pijakan imajinatif sebelum menulis.
  • Proses: Murid yang masih kesulitan menuangkan gagasan didampingi guru atau teman tutor sebaya menggunakan panduan 5 pertanyaan secara lisan terlebih dahulu (think aloud) sebelum menulis. Murid yang sudah lancar menulis bebas menuangkan pengamatan dengan gaya sendiri selama memuat semua informasi (apa, siapa, di mana, kapan, mengapa) dan minimal satu keterangan waktu.
  • Produk: Murid yang sudah sangat mampu didorong menulis lebih dari 5 kalimat dan menambahkan detail dialog singkat atau kutipan dari 'narasumber' (teman yang berjualan). Murid yang masih berkembang cukup menulis 3–5 kalimat mengikuti kerangka yang sudah dibuat bersama.

ASESMEN

Awal:

  • Guru menampilkan dua kalimat di papan tulis — 'Ani berjualan kue.' vs. 'Pagi tadi, Ani berjualan kue di halaman sekolah.' — dan meminta murid mengangkat tangan memilih kalimat yang lebih lengkap serta menjelaskan alasannya. Guru mencatat pola jawaban untuk mengetahui seberapa besar murid sudah memahami fungsi keterangan waktu dan detail informasi dalam sebuah kalimat.

Proses:

  • Observasi guru saat diskusi terpandu tentang struktur teks (bagian awal, tengah, akhir ditandai di papan tulis bersama).
  • Guru berkeliling selama kegiatan menulis mandiri, memberikan umpan balik lisan langsung, dan membubuhkan tanda bintang (✓★) di buku murid yang sudah menggunakan keterangan waktu dengan tepat.
  • Penilaian sejawat terstruktur: teman sebangku mencentang keberadaan awal/tengah/akhir dan keterangan waktu di tulisan temannya, memberi tanda tanya jika bagian tersebut belum terlihat.

Akhir:

  • Guru mengumpulkan buku tulis murid dan menilai teks reportase yang ditulis menggunakan rubrik 4 level pada dua aspek: struktur teks naratif (awal, tengah, akhir) dan ketepatan penggunaan keterangan waktu. Hasil penilaian digunakan sebagai data capaian TP 3.5.8.1 dan 3.5.8.2.

Formatif:

  • Observasi lisan saat diskusi terpandu: guru mengamati pemahaman murid tentang struktur teks dan keterangan waktu melalui jawaban mereka.
  • Umpan balik berkeliling saat murid menulis: guru memberikan komentar langsung dan tanda bintang untuk penggunaan keterangan waktu yang tepat.
  • Penilaian sejawat: murid menukar buku dan menandai keberadaan tiga bagian struktur (awal, tengah, akhir) serta keterangan waktu di tulisan teman.
  • Kartu Refleksi Diri: murid menilai proses belajar mereka sendiri (penilaian diri) sebagai bentuk asesmen sebagai pembelajaran.

Sumatif:

  • Teks reportase yang ditulis mandiri di buku tulis dinilai menggunakan rubrik 4 level berdasarkan dua aspek: (1) kelengkapan dan keteraturan struktur teks naratif (awal, tengah, akhir), dan (2) ketepatan penggunaan keterangan waktu dalam teks.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Struktur Teks Naratif (Awal, Tengah, Akhir)Teks belum menunjukkan struktur yang dapat diidentifikasi; kalimat-kalimat tidak berkaitan atau hanya berupa daftar kata tanpa narasi.Teks memuat 1–2 bagian struktur (misalnya hanya ada awal dan tengah, atau hanya tengah), namun urutan belum runtut dan informasi masih sangat terbatas.Teks memuat ketiga bagian (awal, tengah, akhir) dengan urutan yang runtut, meskipun salah satu bagian masih kurang lengkap atau dikembangkan terlalu singkat.Teks memuat ketiga bagian (awal, tengah, akhir) secara lengkap, runtut, dan jelas; setiap bagian dikembangkan dengan informasi yang memadai sehingga pembaca dapat memahami keseluruhan kejadian.
Ketepatan Penggunaan Keterangan WaktuTidak ada keterangan waktu dalam teks.Terdapat satu keterangan waktu namun penempatannya tidak tepat atau tidak berkaitan dengan kejadian yang diceritakan.Terdapat satu keterangan waktu yang digunakan dengan tepat dan relevan dengan kejadian yang diceritakan.Terdapat dua atau lebih keterangan waktu yang digunakan dengan tepat dan bervariasi (misalnya menunjukkan urutan waktu kejadian), sehingga memperjelas alur peristiwa dalam teks.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid berhasil menulis teks dengan ketiga bagian struktur (awal, tengah, akhir)? Bagian mana yang paling banyak terlewat?
  • Apakah penggunaan Kartu Panduan 5 Pertanyaan efektif membantu murid yang kesulitan memulai tulisan? Apakah ada yang perlu disederhanakan?
  • Apakah alokasi waktu 15 menit untuk menulis mandiri sudah cukup? Bagaimana saya menyesuaikannya untuk pertemuan berikutnya?
  • Murid mana yang memerlukan pendampingan lebih lanjut berdasarkan hasil kartu refleksi dan tulisan yang dikumpulkan?

Refleksi Murid:

  • Satu hal yang aku berhasil tulis dengan baik hari ini adalah ...
  • Satu hal yang masih ingin aku perbaiki dari tulisanku adalah ...
  • Keterangan waktu yang aku gunakan dalam reportaseku adalah ...

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Bahasa Indonesia 'Kawan Seiring' untuk SD/MI Kelas III (khususnya Bab 5 'Bola-Bola Cokelat', halaman Menulis Reportase)
  2. Buku Panduan Guru Bahasa Indonesia 'Kawan Seiring' untuk SD/MI Kelas III (Bab V, skema pembelajaran dan tip pembelajaran)
  3. Contoh teks reportase pendek yang disiapkan guru (ditampilkan di papan tulis atau proyektor)
  4. Kartu Panduan Menulis Reportase (5 pertanyaan: apa, siapa, di mana, kapan, mengapa) — dibuat/dicetak guru
  5. Kartu Refleksi Diri — dibuat/dicetak guru
  6. Papan tulis dan spidol warna (untuk menandai bagian awal, tengah, akhir pada contoh teks)
  7. Buku tulis murid dan alat tulis

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.