Modul AjarPertemuan 6Bab 5Fase BSemester 2

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 3: Memirsa Poster Promosi dan Mengevaluasi Kegiatan Kewirausahaan

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 3 dengan topik "Memirsa Poster Promosi dan Mengevaluasi Kegiatan Kewirausahaan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 3: Memirsa Poster Promosi dan Mengevaluasi Kegiatan Kewirausahaan

Bahasa Indonesia - Kelas 3

Bab 5 - Pertemuan 6

MODUL AJAR

Bahasa Indonesia — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Memirsa Poster Promosi dan Mengevaluasi Kegiatan Kewirausahaan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikMemirsa Poster Promosi dan Mengevaluasi Kegiatan Kewirausahaan
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui kegiatan memirsa contoh poster promosi, murid mampu menilai gambar atau ilustrasi pada poster berdasarkan kriteria poster yang menarik dan informatif.
  2. Melalui kegiatan diskusi kelompok, murid mampu mengevaluasi kegiatan kewirausahaan bola-bola cokelat dengan menyampaikan pendapat menggunakan pilihan kata yang sesuai.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian melihat poster di jalan atau di toko? Apa yang membuat kalian tertarik untuk membacanya?
  2. Kalau kalian ingin menjual kue buatan sendiri, bagaimana cara kalian memberitahu orang lain supaya mereka mau membelinya?
  3. Menurut kalian, mengapa Ardi dan teman-temannya perlu mempromosikan bola-bola cokelat mereka di bazar?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama.
  • Guru melakukan presensi dan menanyakan kabar murid.
  • Asesmen Awal — Guru menampilkan dua gambar poster (satu poster menarik dan satu poster kurang menarik) lalu bertanya: 'Poster mana yang lebih kalian suka? Mengapa?' Guru mencatat respons murid untuk memetakan pemahaman awal tentang kriteria poster yang baik.
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik untuk membangun rasa ingin tahu murid.
  • Guru menjelaskan tujuan pembelajaran hari ini: memirsa poster promosi dan mengevaluasi kegiatan kewirausahaan bola-bola cokelat.
  • Guru mengingatkan kembali secara singkat cerita bab Bola-Bola Cokelat yang telah dipelajari sebelumnya agar murid terhubung dengan konteks.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan 2–3 contoh poster promosi (makanan/minuman sederhana) melalui tayangan atau cetakan. Murid diminta mengamati setiap poster dengan saksama selama 2 menit. (Berkesadaran: perhatian penuh pada objek yang diamati)
  • Guru memandu murid menemukan unsur-unsur poster secara bersama-sama: nama barang, gambar/foto barang, keunggulan barang, harga, dan informasi penjual. Guru menuliskan unsur-unsur tersebut di papan tulis.
  • Guru menjelaskan kriteria poster yang menarik dan informatif: (1) gambar atau ilustrasi tepat dan jelas, (2) informasi lengkap, (3) warna dan tata letak menarik perhatian. (Bermakna: murid memahami mengapa kriteria ini penting dalam kehidupan nyata)
  • Murid secara berpasangan mengisi lembar pengamatan sederhana: mencentang unsur mana yang ada dan tidak ada pada setiap contoh poster yang diamati.
  • Guru dan murid mendiskusikan hasil pengamatan bersama-sama. Guru mengajukan pertanyaan: 'Unsur apa yang paling sering hilang dari poster yang kurang menarik?'

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagi murid menjadi kelompok kecil (3–4 orang). Setiap kelompok mendapat satu lembar kerja berisi gambar poster promosi bola-bola cokelat milik Ardi dan teman-temannya. (Menggembirakan: konteks cerita yang sudah dikenal membuat kegiatan terasa menyenangkan)
  • Setiap kelompok bertugas menilai poster tersebut menggunakan kriteria yang telah dipelajari: (a) apakah gambar/ilustrasi tepat dan menarik?, (b) apakah informasi sudah lengkap?, (c) apa saran perbaikan kelompok untuk poster tersebut?
  • Setiap kelompok juga membaca catatan penjualan bola-bola cokelat Ardi, Edo, Rahman, dan Sugeng (disediakan guru), lalu mendiskusikan: mengapa produk mereka kurang laku dan apa yang perlu diperbaiki. (Bermakna: murid menghubungkan kualitas poster dengan hasil penjualan nyata)
  • Setiap anggota kelompok berlatih menyampaikan pendapat menggunakan kalimat panduan: 'Menurutku, poster ini kurang menarik karena ...' dan 'Menurutku, hal yang harus diperbaiki adalah ...'
  • Satu perwakilan kelompok mempresentasikan hasil penilaian kelompoknya di depan kelas. Kelompok lain menyimak dan boleh menanggapi dengan tertib. (Menggembirakan: suasana presentasi dikelola agar terasa seperti sesi berbagi, bukan dinilai secara kaku)

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid melihat kembali hasil penilaian poster yang telah mereka lakukan. Guru bertanya: 'Apakah penilaian kalian tadi sudah menggunakan kriteria yang tepat? Mengapa?' (Berkesadaran: murid mengevaluasi proses berpikir mereka sendiri)
  • Murid secara individu menuliskan di buku tulis: satu hal yang mereka pelajari tentang poster promosi hari ini dan satu pendapat mereka tentang cara terbaik mempromosikan bola-bola cokelat. (Bermakna: menghubungkan pembelajaran dengan nilai nyata kewirausahaan)
  • Guru memandu diskusi singkat: 'Apa yang membedakan poster yang bagus dengan yang biasa-biasa saja?' Guru menampung jawaban murid dan memberikan penguatan.
  • Murid mengisi lembar refleksi diri singkat (3 pertanyaan ceklis) yang disiapkan guru.

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan materi: kriteria poster yang menarik dan informatif, serta pentingnya menyampaikan pendapat dengan pilihan kata yang tepat saat mengevaluasi.
  • Guru memberikan umpan balik positif kepada kelompok yang sudah menyampaikan pendapat dengan baik dan mengingatkan cara penyampaian pendapat yang lebih efektif.
  • Guru menyampaikan tindak lanjut: murid diajak mengamati poster promosi yang ada di lingkungan sekitar rumah atau sekolah dan menceritakannya pada pertemuan berikutnya.
  • Guru menutup pembelajaran dengan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang belum lancar membaca, guru menyediakan poster dengan teks lebih sedikit dan gambar yang lebih dominan. Untuk murid yang sudah mahir, guru menyediakan poster dengan lebih banyak informasi teks untuk dianalisis.
  • Proses: Murid yang belum lancar menyampaikan pendapat lisan difasilitasi dengan kartu kata kunci (misalnya: 'menurutku', 'karena', 'sebaiknya') yang bisa mereka pegang saat berbicara. Murid yang sudah lancar didorong menyampaikan pendapat dengan dua alasan pendukung.
  • Produk: Murid yang membutuhkan dukungan lebih cukup mencentang lembar penilaian poster yang sudah disediakan guru. Murid yang lebih cepat dapat menuliskan paragraf singkat berisi evaluasi poster dan saran perbaikannya.

ASESMEN

Awal:

  • Guru menampilkan dua poster (menarik dan kurang menarik) dan bertanya kepada murid: 'Poster mana yang lebih kalian suka? Mengapa?' Respons dicatat guru untuk memetakan pemahaman awal murid tentang kriteria poster yang baik sebelum pembelajaran dimulai.

Proses:

  • Selama tahap Memahami: guru memantau isian lembar pengamatan berpasangan dan mendengarkan diskusi kelas untuk memastikan murid memahami unsur dan kriteria poster.
  • Selama tahap Mengaplikasi: guru berkeliling mengamati diskusi kelompok dan menilai kemampuan murid menggunakan kriteria untuk menilai poster serta menyampaikan pendapat dengan kalimat yang tepat.
  • Guru mencatat murid yang perlu bimbingan tambahan dan memberikan umpan balik langsung selama kegiatan berlangsung.

Akhir:

  • Murid secara individu menuliskan pendapat tentang cara terbaik mempromosikan bola-bola cokelat beserta alasannya. Tulisan ini dinilai menggunakan rubrik yang mencakup dua aspek: ketepatan penilaian poster dan kesesuaian pilihan kata dalam menyampaikan pendapat.
  • Lembar refleksi diri murid digunakan sebagai bahan evaluasi guru untuk pertemuan berikutnya.

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid saat mengamati poster dan mengisi lembar pengamatan berpasangan.
  • Observasi kemampuan murid menyampaikan pendapat dalam diskusi kelompok menggunakan pilihan kata yang sesuai.
  • Penilaian lembar kerja kelompok: kelengkapan penilaian poster berdasarkan kriteria yang ditetapkan.

Sumatif:

  • Penilaian tulisan individu di buku tulis: murid menuliskan satu pendapat tentang cara terbaik mempromosikan bola-bola cokelat dengan alasan yang jelas.
  • Pengamatan presentasi kelompok: kemampuan menyampaikan evaluasi kegiatan kewirausahaan dengan pilihan kata yang tepat.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menilai gambar/ilustrasi poster berdasarkan kriteria poster yang menarik dan informatifMurid belum dapat mengenali unsur-unsur poster dan belum mampu menyebutkan kriteria poster yang menarik meskipun dengan bantuan.Dengan bantuan guru atau kartu panduan, murid dapat menyebutkan 1–2 unsur poster dan menilai apakah gambar/ilustrasi menarik atau tidak tanpa disertai alasan.Murid dapat menilai gambar/ilustrasi poster secara mandiri menggunakan 2–3 kriteria yang tepat dan menyertakan alasan singkat.Murid dapat menilai gambar/ilustrasi poster secara mandiri menggunakan seluruh kriteria yang dipelajari, menyertakan alasan yang jelas, dan memberikan saran perbaikan yang relevan.
Menyampaikan pendapat tentang kegiatan kewirausahaan dengan pilihan kata yang sesuaiMurid belum dapat menyampaikan pendapat secara lisan maupun tulisan tentang kegiatan kewirausahaan meskipun dengan bantuan.Dengan bantuan kartu kata kunci, murid dapat menyampaikan pendapat sederhana tentang kegiatan kewirausahaan namun pilihan kata belum sepenuhnya sesuai konteks.Murid dapat menyampaikan pendapat tentang kegiatan kewirausahaan secara mandiri dengan pilihan kata yang sesuai dan disertai satu alasan.Murid dapat menyampaikan pendapat tentang kegiatan kewirausahaan secara mandiri dengan pilihan kata yang tepat, disertai dua atau lebih alasan yang logis, dan disampaikan dengan percaya diri.
Partisipasi dalam diskusi kelompokMurid tidak aktif dalam diskusi kelompok dan tidak memberikan kontribusi pendapat.Murid sesekali berpartisipasi dalam diskusi kelompok namun lebih banyak mendengarkan tanpa menyampaikan pendapat.Murid aktif berpartisipasi dalam diskusi kelompok, menyampaikan pendapat, dan merespons pendapat teman dengan sopan.Murid sangat aktif dalam diskusi, menyampaikan pendapat yang relevan, merespons pendapat teman secara konstruktif, dan membantu anggota kelompok lain yang mengalami kesulitan.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid memahami kriteria poster yang menarik dan informatif setelah kegiatan memirsa hari ini?
  • Apakah kegiatan diskusi kelompok berjalan efektif sehingga semua murid mendapat kesempatan menyampaikan pendapat?
  • Murid mana yang memerlukan pendampingan lebih lanjut dalam menyampaikan pendapat secara lisan?
  • Apakah contoh poster yang digunakan sudah cukup relevan dan mudah dipahami oleh murid kelas 3?
  • Apa yang perlu diperbaiki dari alur kegiatan hari ini untuk pertemuan berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Apa satu hal baru yang kamu pelajari hari ini tentang poster promosi?
  • Apakah kamu sudah berani menyampaikan pendapatmu dalam diskusi kelompok tadi? Bagaimana rasanya?
  • Kalau kamu ingin membuat poster promosi sendiri, unsur apa yang paling penting untuk kamu masukkan? Mengapa?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas 3 'Kawan Seiring' (Kemdikbudristek, 2022), Bab 5 Bola-Bola Cokelat, hlm. 115–119
  2. Buku Panduan Guru Bahasa Indonesia Kelas 3 'Kawan Seiring' (Kemdikbudristek, 2022), Bab 5, hlm. 142–163
  3. Contoh poster promosi makanan/minuman sederhana (cetakan atau tayangan digital)
  4. Lembar kerja kelompok: penilaian poster bola-bola cokelat (disiapkan guru)
  5. Lembar pengamatan berpasangan: unsur-unsur poster (disiapkan guru)
  6. Kartu kata kunci untuk perancah berbicara: 'menurutku', 'karena', 'sebaiknya', 'hal yang perlu diperbaiki adalah' (disiapkan guru)
  7. Lembar refleksi diri murid (disiapkan guru)
  8. Papan tulis dan alat tulis
  9. Proyektor atau layar untuk menampilkan contoh poster (opsional)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.