Modul AjarPertemuan 2Bab 5Fase BSemester 2

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 3: Mengenali Tanda Baca dalam Teks Kewirausahaan Bola-Bola Cokelat

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 3 dengan topik "Mengenali Tanda Baca dalam Teks Kewirausahaan Bola-Bola Cokelat". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 3: Mengenali Tanda Baca dalam Teks Kewirausahaan Bola-Bola Cokelat

Bahasa Indonesia - Kelas 3

Bab 5 - Pertemuan 2

MODUL AJAR

Bahasa Indonesia — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Mengenali Tanda Baca dalam Teks Kewirausahaan Bola-Bola Cokelat

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikMengenali Tanda Baca dalam Teks Kewirausahaan Bola-Bola Cokelat
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui kegiatan membaca teks 'Hari Pasar', murid mampu mengenali dan memahami fungsi tanda baca titik, koma, tanda tanya, tanda seru, dan tanda kutip secara tepat.
  2. Melalui latihan terbimbing, murid mampu menuliskan kalimat langsung menggunakan tanda kutip yang benar dalam konteks percakapan wirausaha bola-bola cokelat.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian membaca percakapan di buku cerita? Tanda apa yang kalian lihat mengelilingi ucapan tokoh-tokohnya?
  2. Kalau kalian mau menjual bola-bola cokelat ke teman, kira-kira kalimat apa yang akan kalian ucapkan? Bagaimana cara menuliskan ucapan itu di atas kertas?
  3. Mengapa sebuah kalimat ada yang diakhiri titik, ada yang pakai tanda tanya, dan ada yang pakai tanda seru? Apa bedanya?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama sebelum belajar.
  • Guru mengecek kehadiran dan kesiapan belajar murid.
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik: menayangkan atau menuliskan satu kalimat di papan tulis tanpa tanda baca, misalnya 'Ardi berkata ayo kita jual bola-bola cokelat', lalu bertanya kepada murid: 'Ada yang terasa aneh dari kalimat ini? Apa yang kurang?'
  • Guru menampung jawaban murid secara lisan dan mencatat di papan tulis tanda baca apa saja yang sudah mereka ketahui.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: kita akan mengenali berbagai tanda baca dalam teks 'Hari Pasar' dan berlatih menulis kalimat langsung menggunakan tanda kutip.
  • Guru memancing rasa ingin tahu dengan pertanyaan pemantik: 'Kalau kalian mau menawarkan bola-bola cokelat ke teman, bagaimana cara menuliskan ucapan kalian itu?'

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru meminta murid membuka Buku Siswa halaman 109 dan membaca teks 'Hari Pasar' secara dalam hati selama 2 menit (membaca senyap).
  • Guru membacakan teks 'Hari Pasar' dengan intonasi dan jeda yang tepat agar murid mendengar perbedaan bunyi kalimat berita, tanya, seru, dan kalimat langsung.
  • Guru meminta murid mengamati teks 'Hari Pasar' dan menandai (melingkari atau menggarisbawahi) semua tanda baca yang mereka temukan: titik, koma, tanda tanya, tanda seru, dan tanda kutip.
  • Guru memimpin diskusi kelas: 'Tanda baca apa saja yang kalian temukan? Di kalimat mana tanda itu muncul? Apa yang terjadi jika tanda itu dihilangkan?' Murid menjawab secara bergiliran.
  • Guru menjelaskan fungsi masing-masing tanda baca menggunakan contoh langsung dari teks: titik (mengakhiri kalimat berita), koma (memisahkan anak kalimat atau rincian), tanda tanya (mengakhiri kalimat tanya), tanda seru (mengakhiri kalimat seru atau perintah), tanda kutip (mengapit ucapan langsung tokoh).
  • Guru menekankan perbedaan kalimat langsung dan kalimat tidak langsung menggunakan dua contoh dari Buku Siswa halaman 111: 'Nina terdiam sejenak lalu berseru, "Aku lupa!"' dibandingkan 'Nina terdiam sejenak lalu berseru bahwa dia lupa.' Murid diminta menjelaskan perbedaannya dengan kata-kata sendiri.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru meminta murid menyalin teks 'Hari Pasar' di buku tulis dengan memperhatikan posisi tanda kutip secara tepat (kegiatan menyalin terbimbing).
  • Setelah menyalin, murid membaca kutipan percakapan Widya–Nina–Eli (Buku Siswa halaman 111) dan diminta mengamati pola penulisan tanda kutip: tanda kutip buka, isi kalimat, tanda kutip tutup.
  • Guru menampilkan latihan perbaikan tanda kutip dari Buku Siswa halaman 112 di papan tulis. Murid mengerjakan latihan memperbaiki tanda kutip yang salah, lalu menyalinnya di buku tulis.
  • Guru memperkenalkan konteks wirausaha: 'Bayangkan kalian sedang menjual bola-bola cokelat di Hari Pasar. Apa yang kalian katakan kepada pembeli? Apa yang pembeli tanyakan kepada kalian?' Murid berdiskusi singkat berpasangan selama 3 menit.
  • Setiap murid menuliskan minimal 3 kalimat langsung di buku tulis yang menggambarkan percakapan wirausaha bola-bola cokelat, menggunakan tanda kutip yang benar. Contoh: Siti bertanya, "Berapa harga bola-bola cokelatnya?" / "Lima ratus rupiah satu biji," jawab Ardi.
  • Murid yang sudah selesai menukar buku tulis dengan teman sebangku dan saling memeriksa apakah tanda kutip sudah ditempatkan dengan tepat (peer-check).

Merefleksi (Berkesadaran, Menggembirakan):

  • Guru memilih 3–4 murid secara sukarela untuk membacakan kalimat percakapan wirausaha bola-bola cokelat yang telah mereka tulis di depan kelas, dengan intonasi yang sesuai tanda bacanya.
  • Guru dan murid lain memberikan umpan balik lisan singkat: apakah tanda kutip sudah tepat? Apakah intonasi sudah mencerminkan tanda baca yang digunakan?
  • Guru mengajak murid merenungkan: 'Apa yang terjadi kalau kita tidak memakai tanda baca dalam percakapan yang kita tulis? Apakah pembaca akan mengerti siapa yang berbicara?'
  • Murid mengisi kartu refleksi mini (dapat berupa sticky note atau kolom kecil di buku tulis) dengan menjawab: (1) Tanda baca mana yang sudah saya pahami? (2) Tanda baca mana yang masih membingungkan saya? (3) Satu hal baru yang saya pelajari hari ini.
  • Guru mengumpulkan kartu refleksi untuk digunakan sebagai bahan tindak lanjut pembelajaran berikutnya.

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan materi: lima tanda baca yang dipelajari (titik, koma, tanda tanya, tanda seru, tanda kutip) dan fungsinya masing-masing.
  • Guru melakukan asesmen akhir lisan singkat: menunjukkan satu kalimat di papan tulis dan meminta beberapa murid menyebutkan tanda baca yang tepat untuk melengkapinya.
  • Guru memberikan penguatan positif atas partisipasi dan usaha murid selama pembelajaran.
  • Guru menyampaikan pesan penutup: 'Tanda baca adalah alat bantu agar tulisan kita mudah dipahami orang lain. Kalau kalian membaca buku di rumah, coba perhatikan tanda-tanda bacanya, ya!'
  • Guru menutup pelajaran dengan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang belum lancar membaca dapat menggunakan teks 'Hari Pasar' yang sudah diberi warna berbeda untuk tiap jenis tanda baca (titik merah, tanda kutip biru, dst.) sebagai scaffolding visual. Murid yang sudah sangat lancar membaca dapat diberikan teks percakapan tambahan bertema wirausaha tanpa tanda baca sama sekali untuk dilengkapi secara mandiri.
  • Proses: Saat latihan menulis kalimat langsung, murid yang membutuhkan dukungan dapat menggunakan kerangka kalimat yang sudah disediakan guru (contoh: '______ berkata, "______"') sehingga mereka tinggal mengisi bagian yang kosong. Murid yang lebih cepat dapat langsung menulis percakapan utuh tanpa kerangka dan diminta membuat minimal 5 kalimat.
  • Produk: Murid dengan kemampuan tinggi dapat mengembangkan percakapan wirausaha bola-bola cokelat menjadi dialog singkat 5–6 kalimat dan mengilustrasikannya dengan gambar sederhana. Murid yang membutuhkan dukungan cukup menuliskan 2–3 kalimat langsung dengan benar.

ASESMEN

Awal:

  • Guru menuliskan satu kalimat tanpa tanda baca di papan tulis dan meminta murid menyebutkan tanda baca apa yang kurang serta di mana letaknya. Respons murid dicatat guru sebagai pemetaan awal pengetahuan tanda baca.

Proses:

  • Observasi guru saat murid menandai tanda baca dalam teks (apakah murid dapat mengidentifikasi semua jenis tanda baca yang diminta).
  • Pengecekan buku tulis saat latihan menyalin dan memperbaiki tanda kutip (guru berkeliling dan memberikan umpan balik langsung).
  • Peer-check saat murid saling memeriksa penulisan kalimat langsung (guru memantau kualitas umpan balik antarteman).

Akhir:

  • Murid mengumpulkan tulisan kalimat langsung percakapan wirausaha bola-bola cokelat (minimal 3 kalimat) di buku tulis.
  • Guru menilai hasil tulisan menggunakan rubrik 4 level yang mencakup aspek: (1) ketepatan penempatan tanda kutip, dan (2) ketepatan penggunaan tanda baca titik, koma, tanda tanya, dan tanda seru dalam kalimat.

Formatif:

  • Observasi partisipasi aktif murid saat menandai tanda baca dalam teks 'Hari Pasar'.
  • Pemeriksaan buku tulis saat murid menyalin teks dan latihan perbaikan tanda kutip.
  • Peer-check antarpeserta didik pada latihan penulisan kalimat langsung wirausaha bola-bola cokelat.
  • Kartu refleksi mini yang diisi murid di akhir tahap Merefleksi.

Sumatif:

  • Penilaian hasil tulisan kalimat langsung percakapan wirausaha bola-bola cokelat (minimal 3 kalimat) menggunakan rubrik 4 level berdasarkan ketepatan penggunaan tanda kutip dan tanda baca lainnya.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Mengenali Fungsi Tanda Baca (titik, koma, tanda tanya, tanda seru) dalam TeksMurid belum mampu mengidentifikasi tanda baca dalam teks atau salah mengidentifikasi lebih dari 3 jenis tanda baca.Murid mampu mengidentifikasi 1–2 jenis tanda baca dalam teks dan mulai memahami fungsinya dengan bantuan guru.Murid mampu mengidentifikasi 3–4 jenis tanda baca dalam teks dan dapat menjelaskan fungsinya dengan benar.Murid mampu mengidentifikasi semua jenis tanda baca (titik, koma, tanda tanya, tanda seru, tanda kutip) dalam teks dan dapat menjelaskan fungsi masing-masing dengan tepat dan mandiri.
Menulis Kalimat Langsung dengan Tanda Kutip yang BenarMurid belum menggunakan tanda kutip atau menempatkannya secara acak sehingga kalimat tidak dapat dipahami sebagai kalimat langsung.Murid menggunakan tanda kutip tetapi penempatannya belum konsisten (misalnya hanya tanda kutip buka atau hanya tanda kutip tutup) pada 1–2 kalimat.Murid menuliskan 2–3 kalimat langsung dengan tanda kutip yang ditempatkan dengan benar (tanda kutip buka dan tutup) pada sebagian besar kalimat.Murid menuliskan 3 kalimat langsung atau lebih dengan tanda kutip yang ditempatkan dengan benar secara konsisten, disertai tanda baca lain (titik, koma, tanda tanya, atau tanda seru) yang tepat di dalam dan di luar tanda kutip.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid berhasil mengidentifikasi kelima jenis tanda baca dalam teks 'Hari Pasar'? Siapa yang masih perlu pendampingan tambahan?
  • Apakah tahap Memahami–Mengaplikasi–Merefleksi berjalan sesuai alokasi waktu? Bagian mana yang perlu diperpanjang atau diperpendek pada pertemuan berikutnya?
  • Apakah konteks wirausaha bola-bola cokelat cukup memotivasi murid untuk menulis kalimat langsung? Bagaimana antusiasme mereka?
  • Apa yang perlu saya siapkan sebagai tindak lanjut berdasarkan kartu refleksi yang dikumpulkan murid?

Refleksi Murid:

  • Tanda baca apa yang sudah kamu pahami dengan baik hari ini?
  • Tanda baca mana yang masih terasa sulit atau membingungkan bagimu?
  • Satu hal baru apa yang kamu pelajari hari ini tentang cara menulis ucapan seseorang?
  • Apakah kamu sudah bisa menulis kalimat langsung dengan tanda kutip yang benar? Berikan contoh satu kalimat dari percakapan wirausahamu!

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Bahasa Indonesia 'Kawan Seiring' untuk SD/MI Kelas III (halaman 109–112) — penulis Anna Farida K. dan Helva Nurhidayah, ISBN 978-602-244-651-4
  2. Buku Panduan Guru Bahasa Indonesia 'Kawan Seiring' untuk SD/MI Kelas III
  3. Papan tulis dan spidol warna-warni (untuk menandai tanda baca dengan kode warna)
  4. Buku tulis murid
  5. Kartu refleksi mini atau sticky note
  6. Teks latihan tanda kutip tambahan (disiapkan guru, berupa print-out atau tulisan di papan) untuk diferensiasi murid dengan kemampuan tinggi

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.