Modul AjarPertemuan 11Bab 5Fase BSemester 2

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 3: Jurnal Membaca: Mengaitkan Bacaan Bertema Kewirausahaan dengan Pengalaman Pribadi

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 3 dengan topik "Jurnal Membaca: Mengaitkan Bacaan Bertema Kewirausahaan dengan Pengalaman Pribadi". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 3: Jurnal Membaca: Mengaitkan Bacaan Bertema Kewirausahaan dengan Pengalaman Pribadi

Bahasa Indonesia - Kelas 3

Bab 5 - Pertemuan 11

MODUL AJAR

Bahasa Indonesia — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Jurnal Membaca: Mengaitkan Bacaan Bertema Kewirausahaan dengan Pengalaman Pribadi

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikJurnal Membaca: Mengaitkan Bacaan Bertema Kewirausahaan dengan Pengalaman Pribadi
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui kegiatan jurnal membaca buku bertema kewirausahaan, murid mampu menyampaikan pendapat terhadap teks atau gambar sesuai jenjangnya dan mengaitkannya dengan pengalaman pribadi. (elemen: Membaca dan Memirsa)
  2. Melalui kegiatan menulis dengan huruf tegak bersambung, murid mampu membuat pembatas buku berisi pesan terima kasih kepada pelanggan sebagai wujud budaya wirausaha yang baik. (elemen: Menulis)

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian menjual atau membeli sesuatu? Bagaimana perasaan kalian saat itu?
  2. Kalau kalian punya toko kecil, apa yang akan kalian jual dan bagaimana cara berterima kasih kepada pembeli?
  3. Menurut kalian, mengapa penjual perlu bersikap ramah dan berterima kasih kepada pelanggannya?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam dan mengajak murid berdoa bersama.
  • Guru mengecek kehadiran dan mengondisikan murid agar siap belajar.
  • Asesmen awal: Guru mengajukan 1–2 pertanyaan lisan kepada beberapa murid, 'Siapa yang pernah membaca buku tentang berjualan atau kewirausahaan? Ceritakan sedikit isinya!' untuk mengetahui pengalaman awal murid.
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik untuk membangun rasa ingin tahu: 'Kalau kalian punya toko kecil, apa yang akan kalian jual dan bagaimana cara berterima kasih kepada pembeli?'
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini secara singkat: murid akan mengisi jurnal membaca dari buku bertema kewirausahaan dan membuat pembatas buku berisi pesan terima kasih.
  • Guru memperlihatkan contoh pembatas buku sederhana sebagai pemantik semangat dan rasa ingin tahu murid.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru meminta murid mengambil buku bacaan bertema kewirausahaan yang sudah disiapkan (buku siswa Bab 5 'Bola-Bola Cokelat' atau buku bacaan pengayaan bertema kewirausahaan).
  • Murid membaca atau memirsa buku secara mandiri selama ±10 menit. Guru mengingatkan murid untuk memperhatikan sampul, gambar/ilustrasi, dan isi cerita secara seksama (prinsip Berkesadaran).
  • Guru mengarahkan murid untuk memikirkan: 'Bagian mana dari buku ini yang menarik bagimu? Apakah ada kejadian dalam buku yang pernah kamu alami sendiri?' (prinsip Bermakna).
  • Murid secara berpasangan mendiskusikan isi buku selama ±3 menit: apa yang mereka pahami dan bagian mana yang paling berkesan.
  • Guru melakukan tanya jawab klasikal singkat untuk memeriksa pemahaman: 'Siapa tokoh dalam buku itu? Apa yang mereka lakukan? Apa pesan yang bisa kita ambil?'

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid membuka halaman jurnal membaca di buku siswa (hal. 128–129) dan mengisi kolom jurnal secara mandiri: (a) menuliskan judul buku yang paling menarik sampulnya beserta alasan, (b) memberikan rating bintang 1–5 untuk buku tersebut beserta alasan, dan (c) mencentang apakah peristiwa dalam buku pernah atau tidak pernah dialami sendiri (prinsip Bermakna).
  • Murid menulis minimal 2 kalimat yang mengaitkan isi buku dengan pengalaman pribadi mereka. Contoh panduan guru: 'Tuliskan apa yang pernah kamu alami yang mirip dengan cerita di buku itu.' (prinsip Bermakna).
  • Guru memandu beberapa murid untuk berbagi secara lisan di depan kelas: menyampaikan pendapat tentang buku dan pengalaman pribadinya. Guru memberi respons positif untuk mendorong keberanian berbicara (prinsip Menggembirakan).
  • Setelah jurnal membaca selesai, guru mengajak murid beralih ke kegiatan membuat pembatas buku. Guru menjelaskan tujuannya: 'Kita akan membuat hadiah untuk pelanggan—tanda terima kasih dari seorang wirausahawan yang baik.'
  • Murid menggunting kertas (atau karton bekas kemasan) sesuai selera menjadi bentuk pembatas buku, lalu menuliskan pesan terima kasih kepada pelanggan menggunakan huruf tegak bersambung (prinsip Menggembirakan).
  • Murid menghias pembatas buku dengan alat warna sesuka hati.
  • Guru berkeliling memantau dan memberikan umpan balik langsung tentang keterbacaan tulisan tegak bersambung dan isi pesan.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid diminta merenungkan: 'Apakah pesan terima kasih yang kamu tulis sudah benar-benar tulus? Mengapa berterima kasih kepada pelanggan itu penting?' (prinsip Berkesadaran).
  • Beberapa murid secara sukarela berbagi pembatas buku yang mereka buat dan membacakan pesan yang mereka tulis di depan kelas.
  • Guru mengajak murid mendiskusikan kaitan antara budaya berterima kasih dengan sikap wirausahawan yang baik: 'Bagaimana cara penjual yang baik memperlakukan pembelinya?' (prinsip Bermakna).
  • Murid mengisi kolom refleksi diri singkat (lisan atau tertulis): 'Apa yang kamu pelajari hari ini? Apakah ada hal baru yang kamu ketahui tentang kewirausahaan?'

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran hari ini: pentingnya membaca buku kewirausahaan, mengaitkannya dengan pengalaman diri, dan membangun budaya berterima kasih.
  • Asesmen akhir: Guru meminta murid mengumpulkan jurnal membaca dan pembatas buku sebagai bukti hasil belajar.
  • Guru memberikan apresiasi kepada seluruh murid atas partisipasi dan kreativitas mereka.
  • Guru menyampaikan pesan penutup: 'Kalian sudah belajar seperti wirausahawan kecil yang hebat—rajin membaca, kreatif, dan tahu cara berterima kasih.'
  • Murid berdoa bersama dan mengucapkan salam penutup.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang sudah lancar membaca dapat memilih buku pengayaan bertema kewirausahaan yang lebih tebal atau kompleks. Murid yang masih kesulitan membaca dapat menggunakan buku siswa Bab 5 dengan panduan guru atau teman sebaya.
  • Proses: Murid yang memerlukan dukungan lebih dapat mengisi jurnal membaca dengan bantuan scaffolding berupa kalimat rumpang (misalnya: 'Buku ini menceritakan tentang ___, dan aku pernah mengalami ___.'). Murid yang sudah cepat dapat langsung menulis paragraf bebas tanpa panduan.
  • Produk: Murid yang memerlukan dukungan membuat pembatas buku dengan 1 kalimat pesan terima kasih sederhana. Murid yang sudah mahir dapat menulis 2–3 kalimat pesan terima kasih yang lebih variatif dan menghias pembatas buku dengan lebih detail.

ASESMEN

Awal:

  • Guru mengajukan pertanyaan lisan di awal pembelajaran: 'Siapa yang pernah membaca buku tentang berjualan atau kewirausahaan? Apa yang kalian ingat dari buku itu?' untuk menggali pengetahuan dan pengalaman awal murid sebelum kegiatan dimulai.
  • Guru mencatat secara informal murid yang sudah memiliki pengalaman relevan dengan tema kewirausahaan, sebagai dasar pengelompokan atau diferensiasi.

Proses:

  • Observasi guru saat murid membaca/memirsa buku: apakah murid fokus dan menunjukkan respons terhadap isi buku.
  • Tanya jawab saat diskusi berpasangan dan klasikal: guru menilai kemampuan murid menyampaikan pendapat tentang buku dan mengaitkannya dengan pengalaman pribadi.
  • Pemantauan penulisan jurnal membaca: apakah murid mampu menuliskan pendapat dan kaitan dengan pengalaman secara mandiri.
  • Pemantauan penulisan pembatas buku: apakah huruf tegak bersambung terbaca dengan jelas dan pesan yang ditulis bermakna.
  • Guru menggunakan rubrik Tabel 5.4 (Penilaian Kegiatan Mengaitkan Bacaan dengan Pengalaman) selama kegiatan inti berlangsung.

Akhir:

  • Pengumpulan jurnal membaca yang telah diisi lengkap: dinilai berdasarkan kemampuan murid menyampaikan pendapat terhadap buku dan mengaitkan isi buku dengan pengalaman pribadi (rubrik 4 level).
  • Pengumpulan pembatas buku: dinilai berdasarkan keterbacaan huruf tegak bersambung, kesesuaian isi pesan terima kasih, dan kerapian hasil karya (rubrik 4 level).

Formatif:

  • Observasi lisan saat murid mendiskusikan isi buku secara berpasangan.
  • Tanya jawab klasikal untuk mengecek pemahaman isi buku dan kemampuan mengaitkan dengan pengalaman pribadi.
  • Pemantauan langsung (guru berkeliling) saat murid mengisi jurnal membaca dan menulis pembatas buku dengan huruf tegak bersambung.
  • Umpan balik lisan dari guru saat murid berbagi pendapat di depan kelas.

Sumatif:

  • Pengumpulan jurnal membaca yang telah diisi (penilaian menggunakan rubrik mengaitkan bacaan dengan pengalaman).
  • Pengumpulan pembatas buku berisi pesan terima kasih dengan huruf tegak bersambung (penilaian menggunakan rubrik menulis).

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Mengaitkan Bacaan dengan Pengalaman Pribadi (TP 3.5.11.1)Murid belum mampu mengaitkan isi bacaan dengan pengalaman pribadi, bahkan dengan panduan guru. Jurnal membaca tidak diisi atau diisi tidak relevan.Murid mampu mengaitkan isi bacaan dengan pengalaman pribadi hanya jika dipandu langsung oleh guru dengan pertanyaan arahan.Murid mampu mengaitkan isi bacaan dengan pengalaman pribadi secara mandiri dan menuliskannya dalam jurnal membaca dengan kalimat yang jelas.Murid mampu mengaitkan isi bacaan dengan pengalaman pribadi secara mandiri, menuliskannya dalam jurnal membaca, dan menyampaikan pendapat atas bacaan secara lisan maupun tulisan dengan alasan yang logis.
Menyampaikan Pendapat tentang Buku (TP 3.5.11.1)Murid belum mampu menyampaikan pendapat tentang buku (isi, gambar, atau sampul) meskipun dipandu guru.Murid menyampaikan pendapat tentang buku dengan satu kata atau kalimat sangat singkat, dengan bantuan pertanyaan arahan dari guru.Murid menyampaikan pendapat tentang buku dengan kalimat yang jelas disertai alasan singkat, secara lisan atau tulisan.Murid menyampaikan pendapat tentang buku secara rinci (isi, gambar, pesan) dengan alasan yang kuat dan mengaitkannya dengan pengalaman atau pengetahuan lain yang dimiliki.
Menulis Pembatas Buku dengan Huruf Tegak Bersambung (TP 3.5.11.2)Murid belum mampu menulis pesan menggunakan huruf tegak bersambung; tulisan tidak terbaca atau menggunakan huruf cetak.Murid menulis pesan menggunakan huruf tegak bersambung namun masih banyak huruf yang tidak terbentuk dengan benar sehingga sulit dibaca.Murid menulis pesan menggunakan huruf tegak bersambung dengan cukup terbaca; sebagian besar bentuk huruf sudah benar.Murid menulis pesan menggunakan huruf tegak bersambung dengan jelas dan terbaca; bentuk huruf konsisten dan rapi, pesan terima kasih ditulis dengan kalimat yang sopan dan bermakna.
Isi Pesan Terima Kasih (TP 3.5.11.2)Pesan yang ditulis tidak berkaitan dengan ucapan terima kasih kepada pelanggan atau tidak ada pesan sama sekali.Pesan berisi ucapan terima kasih yang sangat singkat (satu kata atau frasa) tanpa kalimat yang jelas.Pesan berisi kalimat terima kasih yang jelas dan sesuai konteks (kepada pelanggan/pembeli), ditulis dengan sopan.Pesan berisi kalimat terima kasih yang jelas, hangat, dan personal; mencerminkan pemahaman tentang budaya wirausaha yang baik, misalnya mengundang pembeli kembali atau mendoakan pembeli.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid dapat mengaitkan isi bacaan dengan pengalaman pribadi mereka? Murid mana yang masih perlu pendampingan lebih lanjut?
  • Apakah kegiatan jurnal membaca berjalan sesuai waktu yang direncanakan? Bagian mana yang perlu disesuaikan di pertemuan berikutnya?
  • Apakah diferensiasi yang saya berikan cukup membantu murid yang memerlukan dukungan maupun yang sudah mahir?
  • Apakah instruksi menulis dengan huruf tegak bersambung sudah cukup jelas sehingga sebagian besar murid dapat mengerjakan pembatas buku secara mandiri?

Refleksi Murid:

  • Apakah kamu sudah membaca buku bertema kewirausahaan dengan sungguh-sungguh hari ini? Apa bagian yang paling menarik bagimu?
  • Apakah ada kejadian dalam buku yang pernah kamu alami sendiri? Ceritakan dalam hati!
  • Bagaimana perasaanmu setelah membuat pembatas buku dan menulis pesan terima kasih? Mengapa berterima kasih kepada pelanggan itu penting?
  • Apa satu hal baru yang kamu pelajari hari ini tentang kewirausahaan?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Bahasa Indonesia 'Kawan Seiring' Kelas III SD/MI, Kemendikbudristek 2022 (Bab 5: Bola-Bola Cokelat, hal. 126–129)
  2. Buku Panduan Guru Bahasa Indonesia 'Kawan Seiring' Kelas III SD/MI, Kemendikbudristek 2022 (Bab V, hal. 142–165)
  3. Buku bacaan bergambar bertema kewirausahaan sesuai jenjang kelas 3 (dari sudut baca kelas atau perpustakaan sekolah)
  4. Kertas karton bekas kemasan makanan atau kertas tebal untuk bahan pembatas buku
  5. Alat tulis (pensil, pulpen)
  6. Alat warna (krayon, pensil warna, atau spidol)
  7. Gunting
  8. Contoh pembatas buku yang disiapkan guru sebagai model

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.