Modul AjarPertemuan 6Bab 4Fase BSemester 1

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 3: Membaca dan menulis jurnal 'Buku yang Membuatku Tersenyum' (profesi di sekitarku)

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 3 dengan topik "Membaca dan menulis jurnal 'Buku yang Membuatku Tersenyum' (profesi di sekitarku)". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 3: Membaca dan menulis jurnal 'Buku yang Membuatku Tersenyum' (profesi di sekitarku)

Bahasa Indonesia - Kelas 3

Bab 4 - Pertemuan 6

MODUL AJAR

Bahasa Indonesia — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Membaca dan menulis jurnal 'Buku yang Membuatku Tersenyum' (profesi di sekitarku)

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikMembaca dan menulis jurnal 'Buku yang Membuatku Tersenyum' (profesi di sekitarku)
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui kegiatan membaca buku bertema profesi di lingkungan sekitar, murid mampu menjelaskan ide pokok dan ide pendukung bacaan dengan tepat.
  2. Melalui kegiatan menulis jurnal membaca, murid mampu menuliskan ide pokok, ide pendukung, dan kesimpulan bacaan bertema profesi menggunakan kalimat yang beragam dengan benar.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian membaca buku yang membuat kalian tersenyum atau tertawa? Buku apa itu dan apa yang membuat kalian senang membacanya?
  2. Apakah kalian pernah bertemu dengan orang yang bekerja sebagai nelayan, petani, atau penjual di pasar? Apa yang mereka lakukan setiap hari?
  3. Jika kalian ingin menceritakan isi buku kepada teman, hal paling penting apa yang perlu kalian sampaikan terlebih dahulu?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama.
  • Guru melakukan presensi dan memastikan murid siap belajar.
  • Guru mengajak murid melakukan ice-breaking singkat: 'Tunjukkan senyum paling lebar kalian!' untuk menciptakan suasana gembira.
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik: 'Pernahkah kalian membaca buku yang membuat kalian tersenyum? Buku apa itu?' — beberapa murid berbagi jawaban secara lisan.
  • Asesmen awal diagnostik: Guru menampilkan dua kalimat di papan tulis (satu berisi ide pokok, satu berisi ide pendukung) dan bertanya, 'Mana kalimat yang paling penting? Mengapa?' untuk mengetahui pemahaman awal murid tentang ide pokok dan ide pendukung.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini: membaca buku bertema profesi, lalu menuliskan ide pokok, ide pendukung, dan kesimpulannya dalam jurnal membaca.
  • Guru menjelaskan alur kegiatan secara singkat agar murid tahu apa yang akan dilakukan.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memperkenalkan buku atau teks pendek bertema profesi (misal: nelayan, petani, atau penjual pasar) — bisa buku cetak, buku digital, atau teks yang disiapkan guru dari sumber seperti badanbahasa.kemdikbud.go.id atau letsreadasia.org.
  • Guru membacakan teks dengan ekspresif satu kali penuh, murid menyimak dengan seksama (Berkesadaran: fokus mendengarkan tanpa gangguan).
  • Guru mengajak murid membaca ulang teks secara bersama-sama (membaca nyaring bersama/choral reading) untuk memastikan semua murid memahami isi teks.
  • Guru menjelaskan konsep ide pokok dan ide pendukung menggunakan analogi sederhana: 'Ide pokok itu seperti bintang utama dalam sebuah cerita — yang paling penting. Ide pendukung adalah teman-temannya yang membantu menjelaskan si bintang.'
  • Murid diajak menemukan satu ide pokok dari teks yang dibaca dengan cara menggaris bawahi atau menandai kalimat paling penting di teks (jika tersedia salinan teks untuk tiap murid) atau menuliskannya di buku tulis masing-masing (Bermakna: dihubungkan langsung dengan profesi yang ada di sekitar kehidupan murid).
  • Guru meminta 2–3 murid membagikan ide pokok yang mereka temukan, lalu mendiskusikannya bersama kelas untuk membangun pemahaman yang tepat.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru memperkenalkan format Jurnal Membaca 'Buku yang Membuatku Tersenyum' — guru menampilkan contoh jurnal yang sudah diisi di papan tulis atau layar proyektor sebagai model.
  • Murid menerima lembar jurnal membaca (atau membuat di buku tulis) yang memuat kolom: judul buku/teks, ide pokok, ide pendukung (minimal 2), kesimpulan, dan bagian yang membuat tersenyum/menarik (Menggembirakan: memberi ruang ekspresi personal).
  • Murid mengisi jurnal membaca secara mandiri berdasarkan teks yang telah dibaca. Guru mengingatkan agar menggunakan kalimat sendiri, bukan menyalin kalimat dari teks.
  • Selama murid mengerjakan, guru berkeliling dan memberikan umpan balik lisan kepada individu — terutama mendorong murid yang tampak kesulitan dan memberikan tantangan tambahan kepada yang selesai lebih cepat (Bermakna: tulisan dihubungkan dengan pengalaman dan perasaan murid sendiri).
  • Setelah selesai, murid membacakan jurnal mereka kepada teman sebangku saling bergantian — teman menyimak dan memberikan satu komentar positif atau satu pertanyaan (peer sharing singkat).

Merefleksi (Berkesadaran, Menggembirakan):

  • Guru meminta 2–3 murid (sukarela) membacakan jurnal mereka di depan kelas. Kelas memberikan apresiasi dengan tepuk tangan.
  • Guru mengajukan pertanyaan refleksi: 'Apakah ide pokok yang kalian tulis sudah mewakili isi bacaan? Adakah ide pendukung yang ingin kalian tambahkan?' — murid diberi waktu 2 menit untuk memeriksa kembali jurnal mereka dan merevisi jika perlu (Berkesadaran: murid mengevaluasi hasil kerjanya sendiri).
  • Guru mengajak murid mendiskusikan: 'Apa yang kalian pelajari hari ini tentang profesi-profesi yang ada di sekitar kita? Profesi mana yang paling menarik bagi kalian?' untuk menghubungkan materi dengan kehidupan nyata.
  • Murid mengisi kolom refleksi diri singkat di bagian bawah jurnal: 'Satu hal yang sudah aku pahami hari ini...' dan 'Satu hal yang masih ingin aku pelajari...' (Berkesadaran: murid mengelola proses belajarnya sendiri).
  • Guru memberikan penguatan positif menyeluruh atas usaha murid dan menyimpulkan poin penting: perbedaan ide pokok dan ide pendukung, serta cara menuliskan kesimpulan dengan kalimat sendiri.

Penutup:

  • Guru bersama murid merangkum pembelajaran: 'Hari ini kita belajar menemukan ide pokok dan ide pendukung dari bacaan bertema profesi, lalu menuliskannya dalam jurnal membaca.'
  • Guru mengumpulkan lembar jurnal membaca murid sebagai bahan asesmen akhir.
  • Guru memberikan umpan balik singkat secara klasikal tentang kekuatan yang terlihat dari jurnal yang diamati saat berkeliling.
  • Guru menyampaikan tindak lanjut: 'Jika kalian menemukan buku menarik di rumah, coba tuliskan ide pokoknya di buku tulis. Kita bisa berbagi di pertemuan berikutnya.'
  • Murid berdoa bersama dan guru menutup pembelajaran.

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang belum lancar membaca, guru menyediakan teks dengan kalimat lebih pendek dan kosakata lebih sederhana, atau membacakan teks secara langsung. Untuk murid yang sudah mahir, guru menyediakan teks yang lebih panjang dengan struktur yang lebih kompleks.
  • Proses: Murid yang membutuhkan dukungan lebih dapat menggunakan kerangka jurnal yang sudah tersedia petunjuk langkah demi langkah (scaffolded template). Murid yang lebih mandiri mengisi jurnal dengan format terbuka dan didorong untuk menambahkan pendapat pribadi yang lebih elaboratif.
  • Produk: Murid yang siap dapat menuliskan jurnal lebih lengkap dengan menambahkan ilustrasi/gambar pendukung atau menuliskan rekomendasi buku kepada teman. Murid yang masih berkembang cukup menuliskan ide pokok dan satu ide pendukung dengan bimbingan guru.

ASESMEN

Awal:

  • Guru menampilkan dua kalimat di papan tulis dan bertanya mana yang merupakan ide pokok dan mana ide pendukung, serta alasannya — dilakukan secara lisan di awal pendahuluan untuk memetakan pemahaman awal murid tentang konsep ide pokok dan ide pendukung sebelum kegiatan membaca dimulai.

Proses:

  • Observasi guru saat murid menandai atau menuliskan ide pokok dari teks — guru memberikan umpan balik lisan langsung (assessment for learning).
  • Saat murid mengisi jurnal secara mandiri, guru berkeliling dan mengajukan pertanyaan probing: 'Mengapa kamu memilih kalimat ini sebagai ide pokok?' untuk mendorong penalaran.
  • Kegiatan peer sharing antar teman sebangku sebagai penilaian sejawat (assessment as learning) — murid saling memberikan satu komentar positif dan satu pertanyaan atas jurnal teman.

Akhir:

  • Jurnal membaca dikumpulkan di akhir pertemuan dan dinilai guru menggunakan rubrik 4 level yang mencakup aspek: (1) ketepatan menjelaskan ide pokok, (2) kelengkapan ide pendukung, (3) kualitas penulisan kesimpulan, dan (4) keberagaman kalimat yang digunakan — sebagai asesmen hasil pembelajaran (assessment of learning).

Formatif:

  • Observasi lisan saat murid menjawab pertanyaan pemantik dan diskusi kelas — guru mencatat pemahaman awal tentang ide pokok.
  • Pengamatan selama murid mengisi jurnal membaca — guru mencatat kemampuan mengidentifikasi ide pokok dan ide pendukung secara mandiri.
  • Kegiatan peer sharing: murid saling memberikan komentar atas jurnal teman sebangku — guru mengamati kemampuan komunikasi lisan dan pemahaman.

Sumatif:

  • Jurnal membaca yang diisi murid dinilai menggunakan rubrik 4 level berdasarkan ketepatan ide pokok, kelengkapan ide pendukung, kualitas kesimpulan, dan keberagaman kalimat yang digunakan.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menjelaskan Ide Pokok BacaanMurid belum mampu menentukan ide pokok bacaan, atau menyebutkan ide yang tidak relevan dengan isi teks.Murid mampu menentukan ide pokok tetapi masih kurang tepat atau terlalu umum, belum mencerminkan isi utama bacaan.Murid mampu menjelaskan ide pokok bacaan dengan tepat menggunakan kalimatnya sendiri.Murid mampu menjelaskan ide pokok bacaan dengan tepat, disertai alasan yang logis mengapa kalimat tersebut merupakan ide pokok.
Menuliskan Ide Pendukung BacaanMurid belum mampu menuliskan ide pendukung, atau menuliskan informasi yang tidak berkaitan dengan ide pokok.Murid mampu menuliskan satu ide pendukung yang relevan meskipun belum lengkap atau masih menyalin kalimat langsung dari teks.Murid mampu menuliskan dua atau lebih ide pendukung yang relevan dengan ide pokok menggunakan kalimatnya sendiri.Murid mampu menuliskan dua atau lebih ide pendukung yang relevan dan logis, dengan penjelasan yang menunjukkan pemahaman mendalam terhadap isi bacaan.
Menuliskan Kesimpulan BacaanMurid belum mampu menuliskan kesimpulan, atau hanya menyalin kalimat dari teks tanpa menunjukkan pemahaman.Murid mampu menuliskan kesimpulan singkat namun belum mencerminkan keseluruhan isi bacaan secara utuh.Murid mampu menuliskan kesimpulan yang mencerminkan ide pokok dan ide pendukung bacaan dengan kalimatnya sendiri.Murid mampu menuliskan kesimpulan yang lengkap, mencerminkan isi bacaan secara menyeluruh, dan menambahkan pendapat atau perasaan pribadi yang relevan.
Keberagaman Kalimat dalam JurnalMurid menggunakan satu pola kalimat yang sama berulang-ulang atau hanya menyalin kalimat langsung dari teks.Murid menggunakan dua pola kalimat yang berbeda meskipun masih terbatas dan sederhana.Murid menggunakan beberapa variasi kalimat (panjang-pendek, pernyataan-pertanyaan, atau kalimat aktif) sehingga tulisan terasa lebih hidup.Murid menggunakan berbagai variasi kalimat secara efektif dan tulisan mengalir dengan baik, menunjukkan kemampuan menulis yang melampaui ekspektasi fase.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid berhasil mengidentifikasi ide pokok bacaan dengan tepat? Apa hambatan yang masih muncul?
  • Apakah alokasi waktu antara kegiatan membaca dan menulis jurnal sudah seimbang dan efektif?
  • Strategi diferensiasi mana yang paling efektif hari ini — apakah murid yang membutuhkan dukungan lebih merasa terbantu?
  • Apakah teks atau buku yang dipilih berhasil membuat murid antusias dan merasa dekat dengan tema profesi di lingkungan sekitar?

Refleksi Murid:

  • Satu hal penting yang aku pelajari hari ini tentang ide pokok adalah...
  • Bagian mana dari kegiatan menulis jurnal yang menurutmu paling mudah? Bagian mana yang paling sulit?
  • Profesi apa dalam bacaan hari ini yang paling menarik bagimu? Mengapa?
  • Apakah kamu sudah puas dengan jurnal yang kamu tulis hari ini? Apa yang ingin kamu perbaiki atau tambahkan?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Bahasa Indonesia 'Kawan Seiring' untuk SD/MI Kelas III (Anna Farida K. & Helva Nurhidayah, Kemendikbud 2022) — Bab 4 'Senyum di Sekitarku', halaman 98–106.
  2. Buku Guru Bahasa Indonesia 'Kawan Seiring' untuk SD/MI Kelas III — panduan Jurnal Membaca 'Buku yang Membuatku Tersenyum', halaman 133.
  3. Teks atau buku bertema profesi (nelayan, petani, penjual pasar) — bisa diperoleh dari: http://badanbahasa.kemdikbud.go.id/lamanbahasa/content/bahan-bacaan-literasi, https://reader.letsreadasia.org/, atau https://literacycloud.org/.
  4. Lembar Jurnal Membaca (disiapkan guru) dengan kolom: judul buku/teks, ide pokok, ide pendukung, kesimpulan, dan bagian yang menarik/membuat tersenyum.
  5. Papan tulis atau layar proyektor untuk menampilkan contoh jurnal dan teks bacaan.
  6. Alat tulis (pensil, pulpen, krayon opsional untuk ilustrasi tambahan).

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.