Modul AjarPertemuan 4Bab 4Fase BSemester 1

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 3: Bermain Peran Memerankan Adegan Cerita 'Senyum di Pasar'

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 3 dengan topik "Bermain Peran Memerankan Adegan Cerita 'Senyum di Pasar'". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 3: Bermain Peran Memerankan Adegan Cerita 'Senyum di Pasar'

Bahasa Indonesia - Kelas 3

Bab 4 - Pertemuan 4

MODUL AJAR

Bahasa Indonesia — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Bermain Peran Memerankan Adegan Cerita 'Senyum di Pasar'

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikBermain Peran Memerankan Adegan Cerita 'Senyum di Pasar'
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui kegiatan bermain peran berdasarkan teks 'Senyum di Pasar', murid mampu menampilkan ciri atau kekhasan berbagai profesi yang ada di pasar dengan antusias dan intonasi yang tepat.
  2. Melalui kegiatan bermain peran, murid mampu menceritakan kembali isi cerita 'Senyum di Pasar' sesuai urutan kejadian dengan percaya diri.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian pergi ke pasar? Siapa saja orang yang kalian temui di sana, dan apa yang mereka lakukan?
  2. Jika kalian menjadi seorang pedagang di pasar, bagaimana cara kalian menawarkan dagangan agar pembeli mau membeli?
  3. Mengapa orang-orang di pasar tetap tersenyum meskipun mereka semua punya pekerjaan yang berbeda-beda?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama.
  • Guru mengecek kehadiran dan mengondisikan kelas agar siap belajar.
  • Guru menyampaikan apersepsi: mengajukan pertanyaan pemantik tentang pengalaman murid pergi ke pasar dan profesi-profesi yang ada di sana.
  • Asesmen awal: Guru meminta murid menyebutkan minimal satu profesi yang ada di pasar dan mendeskripsikan cara orang tersebut bekerja secara lisan (1-2 kalimat), untuk mengecek pemahaman awal tentang isi teks dan profesi di pasar.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu bermain peran memerankan adegan cerita 'Senyum di Pasar' dan menceritakan kembali isi cerita tersebut.
  • Guru menjelaskan alur kegiatan secara singkat: membaca ulang teks, mempersiapkan peran, tampil bermain peran, lalu berbagi kesan.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru meminta murid membuka Buku Siswa dan membaca kembali teks 'Senyum di Pasar' secara seksama (membaca dalam hati selama ±3 menit).
  • Guru mengajak murid mengamati ilustrasi dalam teks: siapa saja tokoh yang ada di pasar dan apa ciri khas masing-masing (orang yang memanggul karung, orang yang mendorong gerobak, penjual sayuran, pembeli ikan, pedagang makanan, dan juru cerita).
  • Guru menjelaskan makna kosakata baru: 'memanggul' (membawa sesuatu di atas bahu) dan 'menjajakan' (menjual barang dengan dibawa berkeliling), dan meminta murid menggunakannya dalam kalimat lisan singkat.
  • Guru dan murid berdiskusi: 'Apa yang membuat setiap profesi di pasar itu berbeda? Apa ciri khas gerakan atau ucapan masing-masing tokoh?', sehingga murid membangun pemahaman tentang kekhasan tiap peran sebelum tampil.
  • Guru menjelaskan peran juru cerita: bertugas membacakan narasi teks 'Senyum di Pasar' seperti dalang pada pertunjukan wayang, dan boleh sedikit memodifikasi narasi dengan bantuan guru.

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Guru membagi murid menjadi beberapa kelompok bermain peran. Setiap kelompok mendapat pembagian peran: juru cerita, orang yang memanggul karung, orang yang mendorong gerobak, penjual sayuran, pembeli ikan, dan pedagang makanan. Jika jumlah murid tidak cukup, satu peserta boleh merangkap peran.
  • Kelompok diberikan waktu ±7 menit untuk berdiskusi dan berlatih: menyepakati gerakan, ekspresi, dan intonasi khas masing-masing peran. Guru mendampingi tiap kelompok, memberikan saran tentang intonasi dan ekspresi.
  • Jika tersedia, murid diajak menyiapkan properti sederhana dari bahan yang ada (tas, wadah, atau barang sehari-hari) untuk mendukung karakter yang diperankan.
  • Setiap kelompok tampil bergantian di depan kelas. Juru cerita membacakan narasi teks 'Senyum di Pasar', sementara pemeran lain memperagakan adegan sesuai narasi dengan ekspresi dan intonasi yang tepat.
  • Penonton (kelompok yang tidak sedang tampil) duduk tenang menghadap 'panggung', mengamati apakah akting pemeran sudah sesuai dengan isi cerita, dan siap memberikan tanggapan setelah pertunjukan selesai.
  • Setelah semua kelompok tampil, satu perwakilan murid (atau beberapa relawan) diminta menceritakan kembali isi cerita 'Senyum di Pasar' secara lisan sesuai urutan kejadian, tanpa membuka buku.

Merefleksi (Berkesadaran, Menggembirakan):

  • Guru mengajak penonton memberikan umpan balik positif kepada kelompok yang tampil: apa yang sudah bagus dari penampilan teman, dan apa yang bisa lebih baik lagi.
  • Guru memandu murid merefleksi pengalaman bermain peran: 'Peran siapa yang paling sulit diperankan? Mengapa?', 'Apa yang kalian pelajari tentang pekerjaan orang-orang di pasar dari kegiatan hari ini?'
  • Murid diminta menuliskan satu kalimat di buku tulis tentang kesan mereka terhadap pertunjukan yang telah dilakukan, atau hal baru yang mereka pelajari tentang profesi di pasar.
  • Guru memberikan penguatan: bahwa setiap pekerjaan di pasar itu penting dan saling melengkapi, dan bahwa tampil dengan percaya diri serta intonasi yang tepat membuat pesan cerita bisa tersampaikan dengan baik.

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: profesi-profesi yang ada di pasar beserta ciri khasnya, dan urutan kejadian dalam cerita 'Senyum di Pasar'.
  • Guru melakukan asesmen akhir lisan: memilih 2-3 murid secara acak untuk menyebutkan urutan kejadian dalam cerita dan satu ciri khas profesi yang diperankan.
  • Guru memberikan apresiasi atas penampilan dan partisipasi seluruh murid.
  • Guru menyampaikan pesan moral: semua pekerjaan itu mulia dan saling membutuhkan, seperti yang digambarkan dalam cerita.
  • Guru menutup pelajaran dengan doa dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang belum lancar membaca, guru menyediakan versi teks 'Senyum di Pasar' dengan ukuran huruf lebih besar atau membantu membacakan teks sebelum kegiatan bermain peran dimulai.
  • Proses: Murid yang membutuhkan dukungan lebih mendapat peran dengan dialog atau gerakan lebih sederhana (misalnya sebagai penonton aktif yang bertugas bertepuk tangan atau sebagai juru cerita dengan bantuan guru). Murid yang sudah mahir didorong untuk mengembangkan ekspresi dan improvisasi dialog tambahan yang sesuai dengan karakter.
  • Produk: Murid yang sudah berkembang dapat menceritakan kembali isi cerita secara lebih rinci dan menambahkan pendapat pribadi tentang profesi yang paling mereka kagumi. Murid yang masih berkembang cukup menyebutkan 2-3 kejadian penting dalam cerita secara berurutan.

ASESMEN

Awal:

  • Guru meminta murid menyebutkan secara lisan minimal satu profesi yang ada di pasar dan mendeskripsikan cara orang itu bekerja dalam 1-2 kalimat.
  • Guru mencatat murid yang sudah dapat menyebutkan ciri khas profesi (siap melanjutkan ke peran lebih kompleks) dan yang belum (perlu pendampingan saat memilih dan mempersiapkan peran).

Proses:

  • Selama tahap Memahami: guru mengamati partisipasi murid dalam diskusi tentang ciri khas tokoh, dan ketepatan penggunaan kosakata 'memanggul' dan 'menjajakan' dalam kalimat lisan.
  • Selama tahap Mengaplikasi: guru menggunakan lembar observasi untuk menilai intonasi, ekspresi wajah, gerakan tubuh, dan kekhasan karakter setiap murid saat tampil bermain peran.
  • Guru memberikan umpan balik langsung kepada kelompok setelah tiap penampilan: menyebutkan satu hal yang sudah baik dan satu saran perbaikan.

Akhir:

  • Guru memilih 2-3 murid secara acak untuk menceritakan kembali isi cerita 'Senyum di Pasar' secara lisan sesuai urutan kejadian tanpa membuka buku.
  • Guru menilai penceritaan kembali menggunakan rubrik: kelengkapan urutan kejadian, penggunaan kata yang sesuai, dan kepercayaan diri saat berbicara.
  • Murid menuliskan satu kalimat refleksi di buku tulis tentang hal baru yang mereka pelajari (digunakan sebagai bukti belajar sekaligus asesmen tertulis singkat).

Formatif:

  • Observasi guru selama latihan bermain peran: apakah murid memahami karakter yang diperankan, menunjukkan ekspresi, dan menggunakan intonasi yang tepat.
  • Tanya jawab lisan selama diskusi tentang ciri khas profesi di pasar.
  • Pengamatan penampilan bermain peran kelompok menggunakan rubrik observasi (aspek intonasi, ekspresi, kekhasan peran, dan kepercayaan diri).

Sumatif:

  • Penceritaan kembali isi cerita 'Senyum di Pasar' secara lisan oleh murid sesuai urutan kejadian di akhir pembelajaran.
  • Penilaian penampilan bermain peran berdasarkan rubrik 4 level (aspek kekhasan profesi, intonasi, percaya diri, dan keruntutan cerita).

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kekhasan Profesi (TP 3.4.4.1)Murid belum menampilkan ciri atau gerakan khas profesi yang diperankan; penampilan tidak mencerminkan tokoh dalam cerita.Murid menampilkan satu ciri khas profesi (misalnya gerakan saja atau ekspresi saja) namun belum konsisten sepanjang penampilan.Murid menampilkan ciri khas profesi dengan gerakan dan ekspresi yang sesuai dan cukup konsisten, meskipun masih perlu sedikit dorongan.Murid menampilkan ciri khas profesi dengan gerakan, ekspresi, dan intonasi yang tepat dan konsisten, serta tampil dengan antusias sepanjang pertunjukan.
Intonasi dan Ekspresi (TP 3.4.4.1)Murid berbicara dengan suara sangat pelan atau monoton sehingga tidak terdengar/tersampaikan kepada penonton.Murid berbicara dengan volume yang cukup namun intonasi masih datar dan ekspresi wajah belum mendukung karakter.Murid menggunakan intonasi yang bervariasi sesuai suasana cerita dan ekspresi wajah yang cukup sesuai karakter.Murid menggunakan intonasi yang tepat dan dinamis sesuai konteks cerita, ekspresi wajah sangat mendukung karakter, dan volume suara jelas terdengar seluruh kelas.
Keruntutan Menceritakan Kembali (TP 3.4.4.2)Murid tidak dapat menceritakan kembali isi cerita atau hanya menyebutkan satu tokoh tanpa urutan yang jelas.Murid dapat menceritakan kembali 1-2 kejadian dalam cerita, namun urutan belum sesuai dengan teks.Murid dapat menceritakan kembali sebagian besar kejadian dalam cerita dengan urutan yang cukup sesuai, meskipun ada satu bagian yang terlewat.Murid dapat menceritakan kembali seluruh isi cerita 'Senyum di Pasar' secara runtut sesuai urutan kejadian dengan bahasa yang jelas dan percaya diri.
Kepercayaan Diri (TP 3.4.4.2)Murid tampil sangat ragu-ragu, sering berhenti di tengah, atau menolak tampil di depan kelas.Murid mau tampil namun terlihat gugup, sering melihat teks, dan kontak mata dengan penonton masih sangat minim.Murid tampil dengan cukup percaya diri, sesekali melihat teks sebagai pengingat, dan mulai ada kontak mata dengan penonton.Murid tampil dengan penuh percaya diri, minim ketergantungan pada teks, aktif berkontak mata dengan penonton, dan siap menjawab pertanyaan tentang cerita.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid mendapat kesempatan yang cukup untuk tampil dan terlibat aktif dalam bermain peran?
  • Apakah pembagian peran sudah mempertimbangkan keberagaman kemampuan murid, sehingga semua merasa tertantang sesuai level mereka?
  • Seberapa efektif strategi diferensiasi yang diterapkan dalam mendukung murid yang membutuhkan bantuan tambahan?
  • Apakah umpan balik yang diberikan kepada murid cukup spesifik dan membangun untuk meningkatkan kemampuan berbicara mereka?

Refleksi Murid:

  • Peran apa yang kamu mainkan hari ini, dan apa yang membuat peran itu khas atau berbeda dari peran lainnya?
  • Apa bagian paling menyenangkan dari kegiatan bermain peran hari ini? Mengapa?
  • Apakah kamu sudah tampil dengan percaya diri? Apa yang ingin kamu lakukan lebih baik lagi jika ada kesempatan tampil berikutnya?
  • Apa yang kamu pelajari tentang pekerjaan orang-orang di pasar dari cerita dan kegiatan hari ini?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Bahasa Indonesia 'Kawan Seiring' untuk SD/MI Kelas III (teks 'Senyum di Pasar', halaman 88-91)
  2. Buku Panduan Guru Bahasa Indonesia 'Kawan Seiring' untuk SD/MI Kelas III (halaman 120 dan 127-128)
  3. Gambar suasana pasar tradisional (dapat dicetak atau ditampilkan melalui proyektor) sebagai referensi visual karakter
  4. Properti sederhana dari barang bekas atau benda sehari-hari (tas, wadah, kain) untuk mendukung penampilan peran
  5. Lembar observasi bermain peran untuk guru (rubrik 4 level)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.