Modul AjarPertemuan 8Bab 2Fase BSemester 1

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 3: Membaca Teks 'Di Stasiun Kereta Api': Isi Cerita dan Pengalaman Pribadi

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 3 dengan topik "Membaca Teks 'Di Stasiun Kereta Api': Isi Cerita dan Pengalaman Pribadi". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 3: Membaca Teks 'Di Stasiun Kereta Api': Isi Cerita dan Pengalaman Pribadi

Bahasa Indonesia - Kelas 3

Bab 2 - Pertemuan 8

MODUL AJAR

Bahasa Indonesia — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Membaca Teks 'Di Stasiun Kereta Api': Isi Cerita dan Pengalaman Pribadi

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikMembaca Teks 'Di Stasiun Kereta Api': Isi Cerita dan Pengalaman Pribadi
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui membaca teks 'Di Stasiun Kereta Api', murid dapat memahami isi cerita dan mengaitkan pengalaman tokoh dengan pengalaman pribadi dalam konteks pertemanan dengan tepat.
  2. Melalui diskusi kelompok tentang teks 'Di Stasiun Kereta Api', murid dapat menceritakan pengalaman dan perasaan diri sendiri terkait kerja sama dengan teman secara antusias.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apakah kalian pernah pergi ke stasiun kereta api? Apa yang kalian lihat di sana?
  2. Pernahkah kalian pergi ke tempat umum bersama teman? Bagaimana rasanya?
  3. Apa yang harus kita persiapkan ketika hendak bepergian bersama teman?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama.
  • Guru mengajak murid menyanyikan lagu ringan tentang transportasi atau perjalanan untuk membangun suasana positif.
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengalaman murid tentang pergi ke tempat umum seperti stasiun kereta api.
  • Guru menampilkan gambar atau video singkat suasana stasiun kereta api dan mengajukan pertanyaan pemantik: 'Apa yang kalian lihat di stasiun? Pernahkah kalian pergi bersama teman?'
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: memahami isi cerita dari teks yang akan dibaca dan berbagi pengalaman pribadi dengan teman.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru membagikan teks 'Di Stasiun Kereta Api' dari Buku Siswa kepada murid.
  • Murid membaca teks secara mandiri dalam hati selama 5-7 menit. Guru mengingatkan murid untuk membaca dengan tenang dan fokus (berkesadaran).
  • Guru meminta beberapa murid membaca nyaring bergantian bersama teman sebangku untuk melatih kelancaran membaca.
  • Guru mengajak murid membahas gambar ilustrasi dalam teks dan menanyakan peristiwa apa yang mereka lihat.
  • Guru membimbing murid membahas pertanyaan pemahaman di Buku Siswa secara klasikal: Siapa tokoh dalam cerita? Apa yang terjadi di stasiun? Apa masalah yang dihadapi tokoh?
  • Guru menjelaskan kosakata baru yang muncul dalam teks: arloji (jam kecil), gerbong (bagian kereta), tiket (karcis), tersesat (tidak tahu jalan), jalur (rel kereta), melintas (menyeberang).
  • Guru mengarahkan murid untuk menemukan ide pokok cerita: pentingnya persiapan dan kerja sama saat bepergian.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagi murid ke dalam kelompok kecil (4-5 orang per kelompok).
  • Setiap kelompok diminta berdiskusi tentang pertanyaan berikut: 'Apa yang harus kita persiapkan ketika hendak bepergian bersama teman?' dan 'Pernahkah kalian mengalami kejadian seperti tokoh dalam cerita?'
  • Murid dalam kelompok saling menceritakan pengalaman pribadi mereka tentang pergi ke tempat umum atau bekerja sama dengan teman (bermakna).
  • Guru berkeliling memfasilitasi diskusi dan membantu kelompok yang mengalami kesulitan. Guru mendorong murid untuk berbicara dengan antusias dan menghargai pendapat teman.
  • Perwakilan setiap kelompok maju ke depan kelas untuk menyampaikan hasil diskusi dan pengalaman yang mereka bagikan (menggembirakan).
  • Guru memberikan apresiasi positif terhadap setiap kelompok yang tampil.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid merefleksikan pembelajaran: 'Apa yang kalian pelajari hari ini tentang cerita di stasiun kereta api?'
  • Murid diminta menghubungkan isi cerita dengan nilai pertemanan dan kerja sama: 'Mengapa penting mempersiapkan diri dan bekerja sama dengan teman saat bepergian?'
  • Murid menuliskan refleksi singkat di buku tulis: 'Apa yang akan saya lakukan agar tidak tersesat saat pergi bersama teman?'
  • Guru meminta beberapa murid membacakan refleksi mereka dan memberikan tanggapan mendalam (berkesadaran).
  • Guru menegaskan kembali pentingnya persiapan, komunikasi, dan kerja sama dalam pertemanan.

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta murid menjawab secara lisan: 'Apa isi cerita yang kita baca tadi?' dan 'Apa pengalaman kalian yang mirip dengan tokoh cerita?'
  • Guru memberikan penguatan terhadap pencapaian murid hari ini.
  • Guru menyampaikan rencana pembelajaran pertemuan berikutnya yang masih terkait tema pertemanan.
  • Guru menutup pembelajaran dengan refleksi singkat dan berdoa bersama.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang belum lancar membaca diberikan teks dengan ilustrasi lebih banyak atau dibacakan oleh guru/teman. Murid yang sudah lancar membaca dapat membaca teks tambahan tentang stasiun atau transportasi.
  • Proses: Murid yang membutuhkan bantuan lebih dibimbing secara langsung oleh guru saat diskusi kelompok. Murid yang lebih cepat dapat menjadi tutor sebaya untuk membantu teman yang kesulitan memahami isi cerita.
  • Produk: Murid yang belum lancar berbicara dapat menggambar pengalaman mereka terlebih dahulu sebelum menceritakan. Murid yang sudah percaya diri dapat menceritakan pengalaman dengan detail lebih banyak di depan kelas.

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab tentang pengalaman murid pergi ke stasiun atau tempat umum lainnya.
  • Observasi pengetahuan awal murid tentang transportasi kereta api.

Proses:

  • Observasi saat murid membaca teks: kelancaran, pemahaman, sikap.
  • Observasi diskusi kelompok: partisipasi, kemampuan berbicara, menghargai pendapat teman.
  • Tanya jawab selama pembahasan isi cerita dan kosakata baru.

Akhir:

  • Tanya jawab lisan: murid menyebutkan isi cerita dan mengaitkan dengan pengalaman pribadi.
  • Tulisan refleksi singkat tentang persiapan bepergian dan kerja sama dengan teman.
  • Penilaian kemampuan menceritakan pengalaman pribadi dengan antusias.

Formatif:

  • Observasi saat murid membaca teks dan berdiskusi kelompok.
  • Tanya jawab tentang pemahaman isi cerita selama kegiatan inti.
  • Penilaian kemampuan berbicara saat menceritakan pengalaman pribadi dalam diskusi kelompok.

Sumatif:

  • Penilaian lisan di akhir pembelajaran tentang pemahaman isi cerita dan kemampuan mengaitkan dengan pengalaman pribadi.
  • Penilaian tulisan refleksi singkat murid tentang persiapan bepergian bersama teman.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Memahami Isi CeritaMurid belum dapat menyebutkan tokoh dan peristiwa dalam cerita.Murid dapat menyebutkan tokoh tetapi belum dapat menjelaskan peristiwa dalam cerita dengan lengkap.Murid dapat menyebutkan tokoh dan peristiwa dalam cerita serta menjelaskan masalah yang dihadapi tokoh.Murid dapat menyebutkan tokoh, peristiwa, masalah yang dihadapi tokoh, dan menemukan ide pokok cerita dengan tepat.
Mengaitkan dengan Pengalaman PribadiMurid belum dapat mengaitkan isi cerita dengan pengalaman pribadi.Murid dapat menyebutkan pengalaman pribadi tetapi belum relevan dengan isi cerita.Murid dapat mengaitkan isi cerita dengan pengalaman pribadi yang relevan.Murid dapat mengaitkan isi cerita dengan pengalaman pribadi yang relevan dan menjelaskan persamaan atau perbedaannya dengan tepat.
Menceritakan Pengalaman dengan AntusiasMurid belum mau atau belum mampu menceritakan pengalaman pribadi.Murid mau menceritakan pengalaman tetapi dengan ragu-ragu dan kurang jelas.Murid dapat menceritakan pengalaman dengan cukup jelas dan percaya diri.Murid dapat menceritakan pengalaman dengan jelas, antusias, volume dan intonasi tepat, serta ekspresi yang sesuai.
Kerja Sama dalam Diskusi KelompokMurid belum terlibat dalam diskusi kelompok.Murid mengikuti diskusi tetapi belum aktif berpartisipasi atau menyampaikan pendapat.Murid aktif berpartisipasi dalam diskusi dan menyampaikan pendapat dengan baik.Murid aktif berpartisipasi, menyampaikan pendapat dengan baik, mendengarkan teman, dan menghargai pendapat orang lain.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid dapat memahami isi cerita dengan baik?
  • Apakah kegiatan diskusi kelompok berjalan efektif dan semua murid terlibat?
  • Apakah diferensiasi yang saya berikan sudah sesuai dengan kebutuhan murid?
  • Apa yang perlu saya perbaiki dalam pembelajaran berikutnya agar murid lebih antusias menceritakan pengalaman mereka?

Refleksi Murid:

  • Apa yang saya pelajari hari ini tentang cerita di stasiun kereta api?
  • Bagaimana perasaan saya saat berbagi pengalaman dengan teman?
  • Apa yang akan saya lakukan agar lebih siap saat bepergian bersama teman?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas 3 'Kawan Seiring' halaman teks 'Di Stasiun Kereta Api'
  2. Buku Panduan Guru Bahasa Indonesia Kelas 3 'Kawan Seiring'
  3. Gambar atau video suasana stasiun kereta api
  4. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) untuk penjelasan kosakata
  5. Papan tulis dan spidol untuk mencatat poin penting diskusi

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.