Modul AjarPertemuan 2Bab 2Fase BSemester 1

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 3: Membaca Teks 'Lompat Tali': Ide Pokok dan Kosakata Baru

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 3 dengan topik "Membaca Teks 'Lompat Tali': Ide Pokok dan Kosakata Baru". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 3: Membaca Teks 'Lompat Tali': Ide Pokok dan Kosakata Baru

Bahasa Indonesia - Kelas 3

Bab 2 - Pertemuan 2

MODUL AJAR

Bahasa Indonesia — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Membaca Teks 'Lompat Tali': Ide Pokok dan Kosakata Baru

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikMembaca Teks 'Lompat Tali': Ide Pokok dan Kosakata Baru
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui membaca teks 'Lompat Tali', murid dapat membaca kata-kata baru dengan tiga suku kata atau lebih (ancang-ancang, membelit) dengan fasih.
  2. Melalui membaca teks 'Lompat Tali', murid dapat memilih kalimat yang merupakan ide pokok dan ide pendukung bacaan dengan tepat.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian bermain lompat tali? Bagaimana perasaan kalian saat bermain?
  2. Apa yang paling penting dari cerita yang kalian baca?
  3. Kata apa yang terasa sulit diucapkan saat membaca teks?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam dan mengajak murid berdoa bersama.
  • Guru melakukan apersepsi dengan menanyakan pengalaman murid bermain lompat tali atau permainan lainnya.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: membaca kata baru dengan fasih dan menemukan ide pokok dari teks.
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan: 'Apa yang kalian tahu tentang ide pokok?'

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru menampilkan teks 'Lompat Tali' di layar atau membagikan buku siswa.
  • Guru membacakan teks dengan intonasi yang jelas, murid menyimak dengan saksama.
  • Guru menandai kosakata baru: 'ancang-ancang' dan 'membelit', lalu menjelaskan artinya secara langsung (ancang-ancang: persiapan sebelum melompat; membelit: melilit atau mengikat).
  • Guru mengajak murid mempraktikkan gerakan 'ancang-ancang' dan 'membelit' seperti dalam permainan anak gorila untuk membantu pemahaman kosakata.
  • Murid membaca teks 'Lompat Tali' secara bergantian per paragraf atau per kalimat, guru memperhatikan pelafalan kata dengan tiga suku kata atau lebih.
  • Guru memberikan latihan membaca berulang untuk kata 'ancang-ancang' dan 'membelit' sampai murid fasih.
  • Guru menjelaskan konsep ide pokok (hal terpenting yang dibahas dalam cerita) dan ide pendukung (informasi tambahan yang mendukung ide pokok) dengan contoh sederhana.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid mengerjakan latihan di buku siswa: melengkapi kalimat dengan kata 'ancang-ancang' atau 'membelit' sesuai konteks.
  • Murid bekerja berpasangan untuk menjawab pertanyaan: 'Menurut kalian, cerita Lompat Tali bercerita tentang apa?' dengan memilih jawaban yang tepat dari pilihan yang tersedia (ide pokok).
  • Setiap pasangan mendiskusikan pilihan mereka dan alasannya, guru memfasilitasi diskusi kelas untuk membahas jawaban.
  • Guru meminta murid mengidentifikasi kalimat-kalimat dalam teks yang merupakan ide pokok dan ide pendukung.
  • Murid menandai atau menuliskan kalimat ide pokok dan minimal dua ide pendukung dari teks 'Lompat Tali'.
  • Beberapa pasangan mempresentasikan hasil diskusi mereka di depan kelas.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memandu murid untuk merefleksi pembelajaran dengan pertanyaan: 'Apa yang kalian pelajari hari ini tentang membaca kata baru dan ide pokok?'
  • Murid menjawab pertanyaan refleksi di buku siswa tentang perasaan tokoh Tio dan pengalaman mereka sendiri saat kalah dalam permainan.
  • Murid menuliskan satu kalimat tentang pentingnya memahami ide pokok saat membaca.
  • Guru memberikan apresiasi atas partisipasi dan usaha murid selama pembelajaran.

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: cara membaca kata dengan tiga suku kata atau lebih dan cara menemukan ide pokok.
  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta murid menuliskan satu ide pokok dari cerita pendek yang dibacakan.
  • Guru memberikan tugas rumah: membaca teks lain dan mencari ide pokoknya.
  • Guru menutup pembelajaran dengan mengajak murid berdoa dan mengucapkan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang cepat membaca teks tambahan yang lebih panjang dengan kosakata lebih beragam. Murid yang lambat mendapat teks lebih pendek dengan kosakata yang sudah dikenal.
  • Proses: Murid yang cepat bekerja mandiri untuk mengidentifikasi ide pokok dan pendukung. Murid yang lambat mendapat bimbingan intensif dari guru atau teman tutor sebaya, serta scaffold berupa pertanyaan penuntun.
  • Produk: Murid yang cepat membuat peta konsep sederhana yang menunjukkan ide pokok dan ide pendukung. Murid yang lambat cukup memilih ide pokok dari pilihan yang disediakan dan menyebutkan satu ide pendukung.

ASESMEN

Awal:

  • Guru bertanya: 'Apa yang kalian tahu tentang ide pokok?' untuk mengukur pengetahuan awal.
  • Guru meminta murid membaca satu kalimat sederhana untuk melihat kemampuan membaca awal.

Proses:

  • Observasi saat murid berlatih membaca kata 'ancang-ancang' dan 'membelit'.
  • Mengamati diskusi berpasangan tentang ide pokok teks 'Lompat Tali'.
  • Memberikan umpan balik langsung saat murid mengerjakan latihan melengkapi kalimat.
  • Mendengarkan presentasi pasangan untuk menilai pemahaman tentang ide pokok dan pendukung.

Akhir:

  • Murid menuliskan ide pokok dari cerita pendek yang dibacakan guru.
  • Guru menilai kemampuan murid membaca kata dengan tiga suku kata atau lebih dari daftar kata yang diberikan.
  • Mengecek hasil tugas rumah tentang identifikasi ide pokok pada pertemuan berikutnya.

Formatif:

  • Observasi saat murid membaca teks, fokus pada kelancaran membaca kata dengan tiga suku kata atau lebih.
  • Tanya jawab selama diskusi untuk mengecek pemahaman tentang ide pokok dan ide pendukung.
  • Mengamati hasil kerja murid saat melengkapi kalimat dengan kosakata baru.

Sumatif:

  • Tes tertulis: murid memilih ide pokok dari teks pendek yang diberikan.
  • Tes membaca: murid membaca paragraf yang mengandung kata dengan tiga suku kata atau lebih, dinilai kelancaran dan keakuratannya.
  • Tugas: murid mengidentifikasi ide pokok dan dua ide pendukung dari teks yang dibaca di rumah.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Membaca kata dengan tiga suku kata atau lebihMurid belum dapat membaca kata dengan tiga suku kata atau lebih dengan benar, banyak kesalahan pelafalan.Murid dapat membaca kata dengan tiga suku kata atau lebih namun masih tersendat-sendat dan perlu bantuan guru.Murid dapat membaca kata dengan tiga suku kata atau lebih dengan cukup lancar, sesekali masih tersendat.Murid dapat membaca kata dengan tiga suku kata atau lebih dengan fasih dan percaya diri tanpa kesalahan.
Mengidentifikasi ide pokokMurid belum dapat membedakan ide pokok dan ide pendukung, jawaban tidak sesuai dengan isi teks.Murid dapat menyebutkan ide pokok namun masih keliru atau perlu bimbingan intensif.Murid dapat memilih ide pokok dengan tepat, namun belum sepenuhnya dapat menjelaskan perbedaannya dengan ide pendukung.Murid dapat memilih ide pokok dengan tepat dan menjelaskan perbedaannya dengan ide pendukung secara jelas.
Mengidentifikasi ide pendukungMurid belum dapat menemukan ide pendukung dari teks.Murid dapat menemukan satu ide pendukung namun masih memerlukan bantuan.Murid dapat menemukan dua ide pendukung dengan tepat.Murid dapat menemukan lebih dari dua ide pendukung dan menjelaskan hubungannya dengan ide pokok.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah metode yang saya gunakan efektif untuk membantu murid membaca kata dengan tiga suku kata atau lebih?
  • Bagaimana cara saya dapat lebih memfasilitasi murid yang masih kesulitan memahami konsep ide pokok?
  • Apakah diferensiasi yang saya berikan sudah sesuai dengan kebutuhan murid?
  • Apa yang perlu saya perbaiki untuk pertemuan berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling sulit dari pembelajaran hari ini?
  • Apa yang paling menyenangkan dari pembelajaran hari ini?
  • Apa yang sudah saya pahami dengan baik?
  • Apa yang masih ingin saya pelajari lebih lanjut?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas 3 'Kawan Seiring' Bab 2
  2. Buku Guru Bahasa Indonesia Kelas 3 'Kawan Seiring' Bab 2
  3. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) online: kbbi.kemdikbud.go.id
  4. Teks cerita pendek lain tentang permainan anak
  5. Kartu kata untuk latihan membaca
  6. Papan tulis/proyektor untuk menampilkan teks

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.