Modul AjarPertemuan 7Bab 7Fase ASemester 2

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 2: Memperagakan Percakapan Sederhana tentang Menjaga Lingkungan

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 2 dengan topik "Memperagakan Percakapan Sederhana tentang Menjaga Lingkungan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 2: Memperagakan Percakapan Sederhana tentang Menjaga Lingkungan

Bahasa Indonesia - Kelas 2

Bab 7 - Pertemuan 7

MODUL AJAR

Bahasa Indonesia — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Memperagakan Percakapan Sederhana tentang Menjaga Lingkungan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikMemperagakan Percakapan Sederhana tentang Menjaga Lingkungan
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat memperagakan percakapan sederhana tentang menjaga lingkungan menggunakan volume dan intonasi yang tepat
  2. Murid dapat menjawab pertanyaan terkait prosedur membuat Bata Ramah Lingkungan secara lisan dengan baik dan santun

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian melihat sampah plastik berserakan di sekitar rumah? Apa yang kalian rasakan?
  2. Bagaimana cara kita menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat?
  3. Apakah sampah plastik bisa dimanfaatkan menjadi sesuatu yang berguna?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama
  • Guru memeriksa kehadiran murid dan mengajak bernyanyi lagu bertema lingkungan
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini tentang memperagakan percakapan menjaga lingkungan
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengalaman murid tentang menjaga kebersihan lingkungan di rumah
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik untuk membangkitkan rasa ingin tahu murid

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru meminta murid menyimak dengan penuh perhatian saat guru membacakan teks prosedur 'Membuat Bata Ramah Lingkungan' dari buku siswa halaman 137-138
  • Guru menunjukkan gambar ilustrasi langkah-langkah pembuatan bata ramah lingkungan sambil membacakan teksnya
  • Guru mengajak murid mengidentifikasi bahan dan alat yang dibutuhkan serta langkah-langkah pembuatan bata ramah lingkungan
  • Guru meminta beberapa murid menyebutkan kembali langkah-langkah yang mereka dengar dengan kata-kata sendiri
  • Guru memberikan penekanan pada pentingnya memilah dan membersihkan sampah plastik sebelum dimanfaatkan kembali
  • Guru menjelaskan bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama dan bisa dimulai dari hal sederhana

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagi murid ke dalam kelompok kecil beranggotakan 4-5 orang
  • Guru memberikan contoh percakapan sederhana tentang menjaga lingkungan dengan intonasi dan volume yang tepat
  • Setiap kelompok mendapat kartu skenario percakapan sederhana bertema menjaga lingkungan (membuang sampah pada tempatnya, tidak membakar sampah sembarangan, mengajak teman membersihkan kelas)
  • Murid berlatih memperagakan percakapan dalam kelompok dengan bimbingan guru yang berkeliling
  • Guru memberikan umpan balik tentang volume suara, intonasi, dan sikap santun saat berbicara
  • Setiap kelompok tampil di depan kelas memperagakan percakapan sederhana tentang menjaga lingkungan
  • Guru mengajukan pertanyaan lisan kepada murid tentang prosedur membuat bata ramah lingkungan yang telah disimak sebelumnya
  • Murid menjawab pertanyaan secara lisan dengan baik dan santun: bahan yang diperlukan, urutan langkah pembuatan, alasan memadatkan botol plastik, dan manfaat bata ramah lingkungan

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk melingkar dan merefleksikan kegiatan hari ini
  • Guru menanyakan perasaan murid setelah memperagakan percakapan tentang lingkungan
  • Murid menceritakan pengalaman mereka saat berlatih dan tampil di depan kelas
  • Guru meminta murid menyebutkan satu hal yang akan mereka lakukan untuk menjaga lingkungan mulai hari ini
  • Guru memberikan penguatan positif atas usaha dan keberanian murid dalam memperagakan percakapan
  • Murid menuliskan komitmen sederhana mereka untuk menjaga lingkungan di kertas kecil dan ditempelkan di papan kelas

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta murid menyebutkan kembali langkah-langkah membuat bata ramah lingkungan secara berurutan
  • Guru memberikan apresiasi kepada semua murid atas partisipasi aktif mereka
  • Guru menyampaikan kesimpulan pembelajaran: menjaga lingkungan dapat dilakukan melalui berbagai cara, termasuk memanfaatkan sampah plastik menjadi benda bermanfaat
  • Guru memberikan tindak lanjut berupa tugas mengamati sampah plastik di rumah dan menceritakan hasilnya di pertemuan berikutnya
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang kesulitan memahami teks prosedur diberikan gambar ilustrasi berwarna yang lebih jelas dan guru menjelaskan ulang dengan bahasa yang lebih sederhana. Murid yang cepat memahami diberi tantangan membuat percakapan sendiri tentang topik lingkungan lainnya
  • Proses: Murid yang pemalu atau kurang percaya diri diberi kesempatan berlatih lebih lama dalam kelompok kecil sebelum tampil. Murid yang sudah lancar berbicara diberi peran sebagai pemimpin percakapan dan membantu teman yang masih kesulitan
  • Produk: Murid dapat memilih cara menyampaikan jawaban: secara lisan langsung, dengan bantuan gambar, atau menuliskan poin-poin penting terlebih dahulu sebelum diucapkan. Murid yang sudah mahir dapat membuat dialog lebih panjang dengan variasi ekspresi

ASESMEN

Awal:

  • Guru mengajukan pertanyaan lisan: Apa yang kalian lakukan jika menemukan sampah di lantai kelas?
  • Guru meminta murid menceritakan pengalaman mereka menjaga kebersihan di rumah
  • Guru mengamati kemampuan awal murid dalam menyampaikan pendapat secara lisan

Proses:

  • Observasi saat murid menyimak teks prosedur dan mengidentifikasi informasi penting
  • Observasi saat murid berlatih percakapan dalam kelompok: kerjasama, volume suara, dan intonasi
  • Penilaian lisan saat murid menjawab pertanyaan guru tentang prosedur membuat bata ramah lingkungan
  • Catatan anekdot tentang partisipasi dan kesantunan murid selama pembelajaran

Akhir:

  • Penilaian unjuk kerja memperagakan percakapan sederhana tentang menjaga lingkungan menggunakan rubrik
  • Penilaian lisan kemampuan menjawab pertanyaan terkait prosedur membuat bata ramah lingkungan
  • Evaluasi komitmen murid dalam menjaga lingkungan yang dituliskan di kertas

Formatif:

  • Observasi saat murid menyimak teks prosedur
  • Observasi saat murid berlatih percakapan dalam kelompok
  • Penilaian unjuk kerja saat memperagakan percakapan di depan kelas
  • Penilaian lisan saat murid menjawab pertanyaan tentang prosedur membuat bata ramah lingkungan

Sumatif:

  • Penilaian kemampuan memperagakan percakapan sederhana dengan kriteria: volume suara, intonasi, dan kesantunan
  • Penilaian kemampuan menjawab pertanyaan lisan dengan kriteria: kelengkapan informasi, urutan yang benar, dan kesantunan berbahasa

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Volume dan IntonasiSuara sangat pelan atau terlalu keras, intonasi datar tanpa penekananSuara kadang terdengar kadang tidak, intonasi mulai bervariasi namun belum konsistenSuara jelas terdengar, intonasi bervariasi sesuai konteks percakapanSuara jelas dan lantang, intonasi sangat ekspresif dan sesuai dengan maksud percakapan
Kesantunan BerbahasaBelum menggunakan kata sapaan dan ucapan yang santunKadang menggunakan kata santun namun belum konsistenMenggunakan kata sapaan dan ucapan santun secara konsistenMenggunakan kata sapaan, ucapan santun, dan bahasa tubuh yang sopan secara alami
Kelengkapan InformasiHanya menyebutkan 1-2 langkah atau informasi tidak lengkapMenyebutkan 3 langkah namun urutannya masih keliruMenyebutkan 4 langkah dengan urutan yang benarMenyebutkan semua langkah dengan urutan benar dan menjelaskan alasan atau manfaatnya
Kepercayaan DiriSangat ragu-ragu, sering terdiam, atau meminta bantuan terus-menerusMasih ragu namun berusaha menyelesaikan tugas dengan sedikit bantuanTampil percaya diri, kontak mata baik, dan mandiriSangat percaya diri, ekspresif, kontak mata sangat baik, dan mampu mengatasi kesalahan sendiri

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid aktif terlibat dalam kegiatan memperagakan percakapan?
  • Apakah strategi pembelajaran yang saya gunakan sudah efektif membantu murid mencapai tujuan pembelajaran?
  • Murid mana yang masih membutuhkan pendampingan lebih intensif dalam berbicara di depan umum?
  • Apa yang perlu saya perbaiki dalam pembelajaran berikutnya agar murid lebih percaya diri?

Refleksi Murid:

  • Apa yang kamu rasakan saat memperagakan percakapan di depan teman-teman?
  • Hal menarik apa yang kamu pelajari hari ini tentang menjaga lingkungan?
  • Apa yang masih sulit kamu lakukan saat berbicara di depan kelas?
  • Apa yang akan kamu lakukan untuk menjaga lingkungan mulai hari ini?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas 2 Edisi Revisi halaman 137-139
  2. Buku Guru Bahasa Indonesia Kelas 2 Edisi Revisi halaman 186-187
  3. Gambar ilustrasi langkah-langkah membuat bata ramah lingkungan
  4. Kartu skenario percakapan sederhana tentang menjaga lingkungan
  5. Contoh botol plastik bekas dan kemasan plastik (jika tersedia)
  6. Papan tulis dan spidol
  7. Kertas kecil untuk menulis komitmen murid

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.