Modul AjarPertemuan 6Bab 7Fase ASemester 2

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 2: Berdiskusi dan Berbicara Santun tentang Menjaga Lingkungan

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 2 dengan topik "Berdiskusi dan Berbicara Santun tentang Menjaga Lingkungan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 2: Berdiskusi dan Berbicara Santun tentang Menjaga Lingkungan

Bahasa Indonesia - Kelas 2

Bab 7 - Pertemuan 6

MODUL AJAR

Bahasa Indonesia — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Berdiskusi dan Berbicara Santun tentang Menjaga Lingkungan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikBerdiskusi dan Berbicara Santun tentang Menjaga Lingkungan
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat berbicara dengan santun tentang cara menjaga lingkungan dalam diskusi kelompok menggunakan volume dan intonasi yang tepat
  2. Murid dapat merespons komentar teman dengan baik dan santun dalam diskusi tentang lingkungan

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Bagaimana perasaanmu jika melihat sampah berserakan di kelas atau halaman sekolah?
  2. Apa yang bisa kita lakukan agar lingkungan kita bersih dan sehat?
  3. Pernahkah kamu mengingatkan temanmu untuk membuang sampah pada tempatnya? Bagaimana caramu mengatakannya?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama.
  • Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya: 'Siapa yang tadi pagi sudah membuang sampah pada tempatnya?' dan meminta beberapa murid bercerita singkat.
  • Guru menunjukkan gambar lingkungan bersih dan kotor, lalu mengajukan pertanyaan pemantik: 'Bagaimana perasaanmu jika melihat sampah berserakan?'
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: hari ini kita akan belajar berbicara santun saat berdiskusi tentang menjaga lingkungan dan merespons pendapat teman dengan baik.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menayangkan video atau membacakan cerita pendek tentang anak-anak yang menjaga kebersihan lingkungan sekolah.
  • Murid menyimak dengan penuh perhatian dan mencatat cara-cara menjaga lingkungan yang disebutkan dalam cerita.
  • Guru mengajak murid menyebutkan kembali cara-cara menjaga lingkungan dari cerita: membuang sampah pada tempatnya, tidak memetik bunga sembarangan, menyiram tanaman, dll.
  • Guru memperkenalkan kata-kata santun untuk berdiskusi: 'Menurutku...', 'Aku setuju karena...', 'Bolehkah aku menambahkan...', 'Terima kasih atas pendapatmu'.
  • Guru memodelkan cara berbicara dengan volume dan intonasi yang tepat dalam diskusi: tidak terlalu keras, tidak terlalu pelan, nada ramah dan menghargai.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagi murid ke dalam kelompok kecil beranggotakan 4-5 anak.
  • Setiap kelompok mendapat kartu gambar situasi lingkungan (taman berbunga, tempat sampah penuh, kelas kotor, halaman rapi) dan berdiskusi: apa yang harus dilakukan untuk menjaga lingkungan tersebut.
  • Murid berdiskusi dalam kelompok menggunakan kata-kata santun yang telah dipelajari, berbicara dengan volume dan intonasi yang tepat.
  • Guru berkeliling memantau dan memberikan penguatan positif kepada murid yang berbicara santun dan merespons teman dengan baik.
  • Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas dengan santun, anggota kelompok lain mendengarkan dan memberikan tanggapan menggunakan kalimat santun.
  • Guru memberikan umpan balik langsung tentang cara berbicara dan merespons yang santun.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk melingkar dan merefleksikan kegiatan diskusi: 'Bagaimana perasaanmu saat berdiskusi tadi? Apakah kamu sudah berbicara dengan santun?'
  • Murid berbagi pengalaman: kata santun mana yang paling sering mereka gunakan, bagaimana rasanya saat temannya merespons dengan baik.
  • Guru menanyakan: 'Apa yang akan kamu lakukan besok untuk menjaga lingkungan sekolah kita?'
  • Murid menuliskan satu komitmen pribadi di kertas kecil tentang cara menjaga lingkungan dan cara berbicara santun kepada teman.
  • Guru menutup refleksi dengan menghargai semua pendapat dan menekankan bahwa berbicara santun adalah wujud rasa syukur kepada Tuhan dan menghargai sesama.

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta 2-3 murid menyampaikan kembali cara berbicara santun dalam diskusi dan satu contoh kata santun untuk merespons teman.
  • Guru memberikan penguatan dan apresiasi kepada semua murid atas partisipasi aktif mereka.
  • Guru mengajak murid membuat kesepakatan kelas: 'Mulai besok, kita akan selalu berbicara santun dan menjaga kebersihan lingkungan kita.'
  • Pembelajaran ditutup dengan doa bersama dan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang belum lancar berbicara diberi kartu gambar dengan kata kunci sederhana, sedangkan murid yang sudah lancar diberi situasi diskusi yang lebih kompleks dengan lebih banyak pilihan solusi.
  • Proses: Murid yang pemalu diberi kesempatan berlatih berbicara dalam kelompok kecil lebih dulu sebelum presentasi, sedangkan murid yang percaya diri diberi peran sebagai moderator diskusi kelompok.
  • Produk: Murid yang kesulitan menulis dapat menyampaikan komitmen secara lisan atau menggambar, sedangkan murid yang sudah lancar menulis dapat membuat kalimat lengkap dengan kata-kata santun yang bervariasi.

ASESMEN

Awal:

  • Guru bertanya kepada murid tentang pengalaman membuang sampah dan berbicara dengan teman, mengamati kemampuan awal murid dalam mengungkapkan pendapat

Proses:

  • Guru mengamati dan mencatat murid yang menggunakan kata santun, berbicara dengan volume tepat, dan merespons teman dengan baik selama diskusi kelompok
  • Guru memberikan penguatan langsung saat murid menunjukkan perilaku berbicara santun

Akhir:

  • Guru meminta murid menyampaikan kembali cara berbicara santun dan memberikan contoh kata santun untuk merespons teman
  • Guru menilai komitmen murid melalui tulisan atau lisan tentang menjaga lingkungan dan berbicara santun

Formatif:

  • Observasi selama diskusi kelompok: memantau penggunaan kata santun, volume dan intonasi suara, serta cara merespons teman
  • Catatan anekdot tentang partisipasi dan sikap santun murid dalam diskusi

Sumatif:

  • Penilaian presentasi kelompok menggunakan rubrik: kesantunan berbicara, ketepatan volume dan intonasi, kualitas respons terhadap teman
  • Penilaian komitmen tertulis/lisan murid tentang menjaga lingkungan dan berbicara santun

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Berbicara dengan santun menggunakan volume dan intonasi yang tepatMurid berbicara terlalu keras atau pelan, nada tidak ramah, belum menggunakan kata-kata santunMurid sesekali berbicara dengan volume tepat, mulai menggunakan 1-2 kata santun dengan bimbingan guruMurid berbicara dengan volume dan intonasi yang tepat, menggunakan beberapa kata santun secara konsistenMurid berbicara dengan volume dan intonasi yang sangat tepat, konsisten menggunakan berbagai kata santun dan menunjukkan sikap menghargai
Merespons komentar teman dengan baik dan santunMurid belum merespons atau merespons dengan cara yang kurang santun (memotong pembicaraan, mengabaikan)Murid mulai merespons teman dengan santun namun masih perlu diingatkan guruMurid merespons komentar teman dengan santun menggunakan kata-kata yang tepat seperti 'terima kasih' atau 'aku setuju'Murid merespons dengan sangat santun, memberikan tanggapan yang membangun, dan menunjukkan penghargaan terhadap pendapat teman
Berpartisipasi aktif dalam diskusi tentang menjaga lingkunganMurid tidak berpartisipasi dalam diskusi kelompokMurid berpartisipasi namun masih pasif atau hanya mengikuti pendapat teman lainMurid aktif menyampaikan pendapat tentang cara menjaga lingkungan dan mendengarkan temanMurid sangat aktif, menyampaikan beragam ide tentang menjaga lingkungan, mendengarkan dengan baik, dan membantu teman lain berpartisipasi

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid mendapat kesempatan berbicara dalam diskusi kelompok?
  • Strategi apa yang paling efektif untuk membantu murid berbicara santun?
  • Apakah diferensiasi yang diberikan sudah sesuai dengan kebutuhan murid?
  • Bagaimana saya bisa lebih mengoptimalkan pembelajaran berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan di pertemuan berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Apa yang kamu rasakan saat berdiskusi dengan temanmu tadi?
  • Kata santun apa yang paling sering kamu gunakan? Mengapa?
  • Apa yang akan kamu lakukan besok untuk menjaga lingkungan sekolah?
  • Bagaimana perasaanmu ketika temanmu merespons pendapatmu dengan santun?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas 2 Bab 7: Sayang Lingkungan
  2. Buku Guru Bahasa Indonesia Kelas 2 Bab 7: Sayang Lingkungan
  3. Video atau cerita bergambar tentang menjaga kebersihan lingkungan
  4. Kartu gambar situasi lingkungan (taman, tempat sampah, kelas, halaman)
  5. Kartu kata-kata santun untuk berdiskusi
  6. Kertas kecil untuk menulis komitmen
  7. Papan tulis atau chart untuk menampilkan contoh kata santun

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.