Modul AjarPertemuan 11Bab 7Fase ASemester 2

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 2: Mempresentasikan Puisi dan Gagasan tentang Sayang Lingkungan

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 2 dengan topik "Mempresentasikan Puisi dan Gagasan tentang Sayang Lingkungan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 2: Mempresentasikan Puisi dan Gagasan tentang Sayang Lingkungan

Bahasa Indonesia - Kelas 2

Bab 7 - Pertemuan 11

MODUL AJAR

Bahasa Indonesia — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Mempresentasikan Puisi dan Gagasan tentang Sayang Lingkungan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikMempresentasikan Puisi dan Gagasan tentang Sayang Lingkungan
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat membacakan puisi bebas bertema lingkungan karya sendiri di depan kelas dengan lafal, volume, dan intonasi yang tepat
  2. Murid dapat menjawab pertanyaan terkait puisi tentang lingkungan yang dipresentasikan teman secara lisan dengan santun

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apakah kalian sudah siap membacakan puisi tentang lingkungan yang sudah kalian buat?
  2. Bagaimana perasaan kalian saat akan membacakan puisi di depan teman-teman?
  3. Apa yang ingin kalian sampaikan kepada teman-teman melalui puisi kalian?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama
  • Guru mengecek kehadiran dan kesiapan murid
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan siapa yang sudah selesai membuat puisi tentang lingkungan dan siapa yang masih perlu bantuan
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: hari ini kita akan membacakan puisi tentang lingkungan di depan kelas dan saling mendengarkan puisi teman
  • Guru memberikan pertanyaan pemantik untuk membangkitkan semangat murid
  • Guru menjelaskan bahwa membacakan puisi dengan baik memerlukan lafal yang jelas, volume yang cukup keras, dan intonasi yang sesuai isi puisi

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memberikan contoh membacakan puisi tentang lingkungan dengan lafal jelas, volume yang tepat, dan intonasi yang sesuai
  • Guru mengajak murid mengamati cara guru membacakan puisi: bagaimana lafal setiap kata, volume suara yang digunakan, dan nada suara saat membaca bagian tertentu
  • Guru meminta murid menyebutkan perbedaan membaca puisi dengan membaca biasa
  • Guru menjelaskan tips membacakan puisi: berdiri tegak, menatap penonton, membaca dengan jelas dan tidak terlalu cepat, memberikan jeda di akhir baris
  • Guru mencontohkan cara menjawab pertanyaan dengan santun: menggunakan kata 'terima kasih atas pertanyaannya', menjawab dengan suara jelas, dan tersenyum

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagi murid menjadi kelompok kecil (4-5 orang) untuk berlatih membacakan puisi
  • Setiap murid dalam kelompok berlatih membacakan puisinya di depan teman sekelompok
  • Teman sekelompok memberikan masukan: apakah suaranya sudah cukup keras, lafal sudah jelas, dan intonasinya sudah sesuai
  • Guru berkeliling membantu kelompok yang memerlukan bimbingan
  • Setiap murid membacakan puisi karya sendiri di depan kelas secara bergiliran
  • Setelah seorang murid selesai membacakan puisi, guru membuka sesi tanya jawab: teman-teman boleh bertanya tentang puisi yang baru dibacakan
  • Murid yang membacakan puisi menjawab pertanyaan teman dengan santun
  • Guru memberikan apresiasi kepada setiap murid yang sudah berani tampil

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk melingkar dan berbagi pengalaman: bagaimana perasaan kalian saat membacakan puisi di depan kelas?
  • Guru memandu murid merefleksi: apa yang sudah berjalan baik saat membacakan puisi? Apa yang masih perlu diperbaiki?
  • Guru mengajak murid merenungkan: apakah pesan dalam puisi teman-teman menginspirasi kalian untuk lebih menjaga lingkungan?
  • Murid menuliskan atau menyampaikan satu hal yang akan mereka lakukan untuk menjaga lingkungan setelah mendengarkan puisi-puisi teman
  • Guru menutup sesi refleksi dengan mengapresiasi keberanian dan kreativitas semua murid

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta beberapa murid menyebutkan hal penting yang dipelajari hari ini
  • Guru memberikan penguatan: kalian semua sudah hebat membacakan puisi dengan lafal, volume, dan intonasi yang baik, serta sudah bisa menjawab pertanyaan dengan santun
  • Guru memberikan apresiasi kepada semua murid yang sudah berani tampil
  • Guru mengajak murid merapikan kembali puisi yang sudah dibacakan dan menempelkannya di mading kelas agar bisa dibaca teman-teman lain
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang belum percaya diri membacakan puisi boleh membacakan puisi yang lebih pendek atau dengan bantuan guru. Murid yang sudah mahir boleh menambahkan ekspresi wajah dan gerakan tangan saat membacakan puisi.
  • Proses: Murid yang masih memerlukan bimbingan dapat berlatih lebih lama dalam kelompok kecil sebelum tampil di depan kelas. Murid yang sudah percaya diri dapat langsung tampil lebih awal dan membantu teman yang masih ragu.
  • Produk: Murid yang cepat dapat membacakan lebih dari satu puisi atau membantu guru menjadi moderator sesi tanya jawab. Murid yang lambat cukup membacakan satu puisi pendek dan menjawab satu pertanyaan dari teman.

ASESMEN

Awal:

  • Guru menanyakan kesiapan murid: sudah siapkah puisi kalian? Apakah sudah berlatih di rumah?
  • Guru mengecek pemahaman awal: apa saja yang perlu diperhatikan saat membacakan puisi?

Proses:

  • Observasi saat murid berlatih dalam kelompok: apakah lafal sudah jelas, volume sudah cukup keras, intonasi sudah sesuai
  • Pengamatan saat murid membacakan puisi di depan kelas menggunakan checklist
  • Catatan anekdot tentang sikap santun murid saat menjawab pertanyaan

Akhir:

  • Penilaian kinerja membacakan puisi menggunakan rubrik dengan 3 aspek: lafal, volume, dan intonasi
  • Penilaian kemampuan menjawab pertanyaan: kejelasan jawaban dan kesantunan
  • Refleksi diri murid: apa yang sudah berjalan baik dan apa yang perlu diperbaiki

Formatif:

  • Observasi saat murid berlatih dalam kelompok kecil
  • Catatan anekdot saat murid membacakan puisi di depan kelas
  • Pengamatan cara murid menjawab pertanyaan dari teman

Sumatif:

  • Penilaian kinerja membacakan puisi menggunakan rubrik (lafal, volume, intonasi)
  • Penilaian kemampuan menjawab pertanyaan dengan santun

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
LafalMurid membacakan puisi dengan lafal yang tidak jelas dan banyak kata yang salah ucapMurid membacakan puisi dengan lafal yang cukup jelas tetapi masih ada beberapa kata yang salah ucapMurid membacakan puisi dengan lafal yang jelas dan hanya satu atau dua kata yang kurang tepatMurid membacakan puisi dengan lafal yang sangat jelas dan semua kata diucapkan dengan tepat
Volume SuaraMurid membacakan puisi dengan volume suara sangat pelan sehingga tidak terdengar oleh teman-temanMurid membacakan puisi dengan volume suara yang cukup tetapi hanya terdengar oleh sebagian temanMurid membacakan puisi dengan volume suara yang cukup keras dan terdengar oleh hampir semua temanMurid membacakan puisi dengan volume suara yang tepat dan terdengar jelas oleh semua teman di kelas
IntonasiMurid membacakan puisi dengan intonasi datar tanpa penekanan pada bagian tertentuMurid membacakan puisi dengan intonasi yang mulai bervariasi tetapi belum sesuai dengan isi puisiMurid membacakan puisi dengan intonasi yang bervariasi dan sebagian besar sesuai dengan isi puisiMurid membacakan puisi dengan intonasi yang sangat sesuai dengan isi dan makna puisi sehingga menarik untuk didengarkan
Menjawab Pertanyaan dengan SantunMurid tidak dapat menjawab pertanyaan atau menjawab dengan nada yang kurang santunMurid dapat menjawab pertanyaan tetapi masih terlihat ragu dan kurang santunMurid dapat menjawab pertanyaan dengan jelas dan santun meskipun masih perlu sedikit doronganMurid dapat menjawab pertanyaan dengan jelas, santun, dan percaya diri tanpa bantuan guru

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid mendapat kesempatan membacakan puisi di depan kelas?
  • Apakah saya sudah memberikan dukungan yang cukup kepada murid yang kurang percaya diri?
  • Bagaimana saya dapat meningkatkan kualitas sesi tanya jawab agar lebih bermakna?
  • Apakah strategi diferensiasi yang saya terapkan sudah sesuai dengan kebutuhan murid?

Refleksi Murid:

  • Bagaimana perasaanmu saat membacakan puisi di depan kelas?
  • Apa yang sudah kamu lakukan dengan baik saat membacakan puisi?
  • Apa yang ingin kamu perbaiki untuk penampilan berikutnya?
  • Puisi teman yang mana yang paling menginspirasimu untuk menjaga lingkungan?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas 2: Keluargaku Unik (Edisi Revisi) Bab 7 Sayang Lingkungan
  2. Buku Panduan Guru Bahasa Indonesia Kelas 2: Keluargaku Unik (Edisi Revisi)
  3. Puisi karya murid tentang lingkungan yang sudah dibuat pada pertemuan sebelumnya
  4. Kertas untuk menulis puisi (jika ada yang perlu menyalin ulang)
  5. Mading atau papan pajang untuk menempel karya murid

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.