Modul AjarPertemuan 10Bab 7Fase ASemester 2

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 2: Menulis Puisi Bebas Bertema Lingkungan

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 2 dengan topik "Menulis Puisi Bebas Bertema Lingkungan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 2: Menulis Puisi Bebas Bertema Lingkungan

Bahasa Indonesia - Kelas 2

Bab 7 - Pertemuan 10

MODUL AJAR

Bahasa Indonesia — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Menulis Puisi Bebas Bertema Lingkungan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikMenulis Puisi Bebas Bertema Lingkungan
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat membuat puisi bebas bertema lingkungan menggunakan bantuan gambar dengan kalimat sederhana
  2. Murid dapat mengungkapkan perasaan dan gagasan tentang lingkungan secara lisan dengan atau tanpa bantuan gambar

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian melihat lingkungan yang bersih dan indah? Bagaimana perasaan kalian?
  2. Apa yang bisa kita lakukan untuk menjaga lingkungan tetap bersih?
  3. Bagaimana cara kita menyampaikan perasaan kita tentang lingkungan melalui puisi?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama
  • Guru melakukan apersepsi dengan menanyakan pengalaman murid tentang lingkungan sekitar rumah atau sekolah
  • Guru menampilkan gambar lingkungan bersih dan kotor, kemudian meminta murid menyampaikan perbedaan yang mereka lihat (asesmen awal diagnostik)
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: hari ini kita akan belajar membuat puisi tentang lingkungan
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik untuk membangun rasa ingin tahu murid

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan beberapa gambar bertema lingkungan (taman, sungai bersih, pohon, sampah) dan mengajak murid mengamatinya dengan saksama
  • Guru membacakan contoh puisi sederhana tentang lingkungan dengan intonasi yang ekspresif
  • Guru dan murid bersama-sama mendiskusikan isi puisi: kata-kata apa yang menarik, perasaan apa yang muncul
  • Guru menjelaskan bahwa puisi bebas tidak harus berima, yang penting mengungkapkan perasaan dan pikiran kita
  • Guru meminta murid menyebutkan kata-kata yang berhubungan dengan lingkungan (pohon, bunga, sampah, bersih, kotor, hijau) dan menuliskannya di papan tulis
  • Guru memberikan contoh membuat satu baris puisi dari gambar: 'Aku punya bibit tanaman'

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagikan lembar kerja yang berisi 3-4 gambar bertema lingkungan kepada setiap murid
  • Murid diminta mengamati gambar dan menuliskan perasaan atau pikiran mereka dalam bentuk kalimat sederhana untuk setiap gambar
  • Murid menyusun kalimat-kalimat tersebut menjadi puisi bebas pendek (3-5 baris)
  • Guru berkeliling membimbing murid yang membutuhkan bantuan, mengingatkan penggunaan huruf kapital di awal kalimat dan tanda baca
  • Murid menghias puisi mereka dengan gambar atau warna sesuai kreativitas masing-masing
  • Guru melakukan asesmen proses dengan mengamati kemampuan murid menulis kalimat, memilih kata, dan kreativitas

Merefleksi (Berkesadaran, Menggembirakan):

  • Murid secara sukarela maju ke depan kelas membacakan puisi yang telah mereka buat
  • Murid lain memberikan apresiasi dengan tepuk tangan
  • Guru memberikan umpan balik positif pada setiap karya murid, menekankan kekuatan dari puisi yang dibacakan
  • Murid diminta merefleksikan pengalaman mereka: bagian mana yang paling menyenangkan, apa yang terasa sulit
  • Guru mengajak murid berpikir tentang bagaimana puisi dapat menyampaikan pesan pentingnya menjaga lingkungan
  • Murid menempelkan hasil karya puisi mereka di mading kelas

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta 2-3 murid menyebutkan kembali langkah-langkah membuat puisi
  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: puisi adalah cara menyampaikan perasaan dan pikiran kita, puisi tentang lingkungan membantu kita peduli terhadap alam
  • Guru memberikan penguatan positif atas partisipasi dan karya semua murid
  • Guru memberikan tindak lanjut: murid diminta membuat satu puisi pendek tentang lingkungan rumah mereka sebagai tugas rumah
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang cepat dapat diminta membuat puisi lebih panjang (5-7 baris) atau membuat 2 puisi berbeda. Murid yang lambat dapat dipandu dengan pertanyaan pengarah untuk setiap gambar
  • Proses: Murid yang membutuhkan bantuan lebih dapat bekerja berpasangan dengan teman atau mendapat bimbingan intensif dari guru. Murid yang mandiri dapat bekerja sendiri dengan kreativitas penuh
  • Produk: Murid yang cepat dapat menghias puisi dengan lebih detail atau membuat buku puisi mini. Murid yang lambat cukup menyelesaikan 1 puisi sederhana dengan 3 baris

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan tentang pengalaman murid dengan lingkungan sekitar
  • Observasi kemampuan murid menyampaikan perbedaan gambar lingkungan bersih dan kotor

Proses:

  • Observasi saat murid menulis puisi: kemampuan menyusun kalimat, kreativitas pemilihan kata, penggunaan ejaan dan tanda baca
  • Bimbingan dan umpan balik langsung kepada murid yang membutuhkan
  • Penilaian sejawat: murid memberikan apresiasi pada karya teman

Akhir:

  • Penilaian hasil puisi menggunakan rubrik dengan 4 aspek utama
  • Penilaian kemampuan murid membacakan puisi dengan percaya diri
  • Refleksi diri murid tentang proses dan hasil belajar mereka

Formatif:

  • Observasi selama proses pembuatan puisi: kemampuan menulis kalimat, pemilihan kata, ejaan dan tanda baca
  • Tanya jawab lisan saat murid membacakan puisi
  • Catatan anekdotal tentang partisipasi dan antusiasme murid

Sumatif:

  • Penilaian hasil puisi menggunakan rubrik: kesesuaian tema, isi puisi, pemilihan kata, ejaan dan tanda baca, kreativitas
  • Penilaian kemampuan membacakan puisi di depan kelas

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kesesuaian TemaTema tidak sesuai dengan lingkungan atau tidak jelasTema menyinggung lingkungan tetapi masih kaburTema mengangkat lingkungan dengan cukup jelasTema sangat jelas tentang lingkungan dan menarik
Isi PuisiIsi puisi tidak mewakili gambar atau tidak koherenIsi puisi mulai mewakili gambar tetapi masih terbatasIsi puisi mewakili gambar dengan baikIsi puisi mewakili gambar dengan sangat baik dan menunjukkan pemahaman mendalam
Pemilihan KataKata-kata tidak sesuai atau sangat terbatasKata-kata mulai sesuai tetapi masih monotonKata-kata dipilih dengan baik dan sesuai temaKata-kata dipilih dengan sangat tepat, variatif, dan ekspresif
Ejaan, Tanda Baca, dan KreativitasBanyak kesalahan ejaan dan tanda baca, tidak kreatifMasih ada beberapa kesalahan ejaan dan tanda baca, mulai menunjukkan kreativitasEjaan dan tanda baca sebagian besar benar, cukup kreatifEjaan dan tanda baca benar, sangat kreatif dalam penyajian dan hiasan

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid dapat terlibat aktif dalam kegiatan pembelajaran?
  • Bagian mana dari pembelajaran yang paling efektif membantu murid mencapai tujuan?
  • Murid mana yang membutuhkan pendampingan lebih lanjut?
  • Apa yang perlu diperbaiki untuk pembelajaran serupa di masa depan?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling kamu sukai dari kegiatan membuat puisi hari ini?
  • Bagian mana yang terasa sulit bagimu?
  • Apa yang kamu pelajari tentang lingkungan dari kegiatan ini?
  • Apakah kamu ingin membuat puisi lagi di lain waktu?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas 2 Kurikulum Merdeka
  2. Buku Guru Bahasa Indonesia Kelas 2 Kurikulum Merdeka
  3. Gambar-gambar bertema lingkungan (taman, pohon, sungai, sampah, daur ulang)
  4. Lembar kerja puisi dengan template gambar
  5. Kertas HVS atau buku tulis
  6. Pensil, penghapus, pensil warna atau krayon
  7. Papan tulis dan spidol
  8. Contoh puisi sederhana tentang lingkungan

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.