MODUL AJAR Bahasa Indonesia — Kelas 2 (Fase A) Topik: Menyimak Teks Prosedur: Cara Membuat Bata Ramah Lingkungan INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Bahasa Indonesia |
|---|
| Fase / Kelas | Fase A / Kelas 2 |
|---|
| Topik | Menyimak Teks Prosedur: Cara Membuat Bata Ramah Lingkungan |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat menjelaskan informasi penting dari teks prosedur membuat Bata Ramah Lingkungan yang dibacakan guru dengan kalimat sendiri
- Murid dapat memahami instruksi lisan sederhana tentang langkah-langkah membuat Bata Ramah Lingkungan dan menyebutkan urutannya
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | ✓ | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | | | Kolaborasi | | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Apa yang terjadi jika sampah plastik tidak dibuang dengan benar?
- Pernahkah kalian melihat botol plastik bekas? Bisakah kita mengubahnya menjadi sesuatu yang berguna?
- Bagaimana cara kita menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama
- Guru mengecek kehadiran dan kesiapan murid untuk belajar
- Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan pengalaman murid tentang sampah plastik di sekitar mereka
- Guru menunjukkan contoh botol plastik bekas dan kemasan plastik makanan, lalu bertanya: 'Menurut kalian, apakah barang ini masih bisa digunakan?'
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: hari ini kita akan belajar menyimak cara membuat bata ramah lingkungan dari sampah plastik
- Guru mengajukan pertanyaan pemantik untuk membangun rasa ingin tahu murid
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru meminta murid menutup buku dan duduk dengan nyaman untuk berkonsentrasi menyimak (Berkesadaran)
- Guru membacakan teks prosedur 'Membuat Bata Ramah Lingkungan' dengan intonasi jelas dan perlahan, sambil menunjukkan gambar bahan dan alat yang dibutuhkan
- Guru membacakan langkah-langkah pembuatan bata secara berurutan: memilah dan membersihkan plastik, memasukkan ke botol, memadatkan, dan menutup botol
- Setelah selesai, guru mengajak murid mengingat kembali apa yang baru saja didengar dengan bertanya: 'Apa saja bahan yang dibutuhkan?' (Bermakna)
- Guru meminta beberapa murid menyebutkan langkah-langkah yang mereka ingat secara acak
- Guru membacakan teks prosedur sekali lagi agar murid dapat menyimak dengan lebih saksama dan melengkapi pemahaman mereka
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Guru membuka buku teks halaman 137-138 dan meminta murid membaca ulang teks prosedur secara bersama-sama
- Guru membagi murid ke dalam kelompok kecil (4-5 orang) untuk mendiskusikan pertanyaan di halaman 139
- Setiap kelompok menjawab pertanyaan: (1) Bahan dan alat apa saja yang diperlukan? (2) Mengapa plastik harus dicuci dulu? (3) Mengapa harus dipadatkan? (4) Bagaimana membuat meja dari bata? (5) Jelaskan urutan cara membuat bata dengan kata-kata sendiri
- Guru berkeliling memantau diskusi, memberikan scaffolding bagi murid yang kesulitan, dan mendorong murid untuk berbicara dengan kalimat lengkap (Bermakna)
- Perwakilan kelompok maju ke depan kelas untuk mempresentasikan jawaban mereka, khususnya menjelaskan urutan langkah-langkah dengan kata-kata sendiri
- Guru memberikan apresiasi dan umpan balik positif terhadap usaha murid, serta meluruskan jika ada pemahaman yang kurang tepat (Menggembirakan)
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Guru mengajak murid merefleksikan proses belajar: 'Bagaimana perasaan kalian setelah menyimak teks prosedur tadi? Apakah ada bagian yang sulit diingat?'
- Guru meminta murid menuliskan atau menyebutkan satu hal baru yang mereka pelajari hari ini tentang cara menjaga lingkungan
- Guru menghubungkan pembelajaran dengan kehidupan nyata: 'Kira-kira, siapa di antara kalian yang mau mencoba membuat bata ramah lingkungan di rumah bersama keluarga?' (Bermakna)
- Guru menekankan pentingnya mendengarkan dengan penuh perhatian agar kita dapat memahami informasi dengan baik
- Guru memberikan kesempatan murid untuk bertanya jika masih ada yang belum dipahami (Berkesadaran)
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: kita telah belajar menyimak teks prosedur tentang cara membuat bata ramah lingkungan dari sampah plastik
- Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta 3-4 murid secara individual menyebutkan kembali urutan langkah-langkah pembuatan bata
- Guru memberikan penguatan tentang pentingnya menjaga lingkungan dan mengurangi sampah plastik
- Guru memberikan tindak lanjut: murid diminta mengumpulkan botol plastik bekas dan kemasan plastik bersih di rumah untuk kegiatan praktik selanjutnya
- Guru menutup pembelajaran dengan mengajak murid berdoa dan mengucapkan salam
Diferensiasi:- Konten: Murid yang cepat dapat membaca teks prosedur lain yang lebih kompleks tentang daur ulang sampah. Murid yang lambat diberikan teks prosedur dengan gambar visual yang lebih jelas dan kalimat yang lebih sederhana
- Proses: Murid yang cepat diminta menjelaskan langkah-langkah dengan detail dan alasan di balik setiap langkah. Murid yang lambat diberi bantuan berupa gambar urutan langkah dan dapat menjawab dengan kalimat lebih pendek atau menunjuk gambar
- Produk: Murid yang cepat diminta membuat diagram alur pembuatan bata dan menambahkan ide kreasi daur ulang lainnya. Murid yang lambat cukup menyebutkan 3-4 langkah utama secara lisan atau menggambar salah satu langkah yang paling berkesan
ASESMENAwal:- Guru bertanya kepada murid tentang pengalaman mereka dengan sampah plastik: 'Apa yang biasanya kalian lakukan dengan botol plastik bekas di rumah?'
- Guru menunjukkan botol plastik dan kemasan plastik, lalu bertanya: 'Apakah ini sampah atau bisa digunakan lagi?'
- Guru mengamati pengetahuan awal murid tentang daur ulang dan kepedulian lingkungan
Proses:- Guru mengamati sikap menyimak murid saat teks dibacakan (duduk tenang, fokus, tidak berbicara dengan teman)
- Guru mengajukan pertanyaan lisan secara acak kepada beberapa murid tentang informasi dalam teks: 'Apa bahan pertama yang disebutkan?', 'Setelah plastik dibersihkan, apa langkah berikutnya?'
- Guru mengamati partisipasi murid dalam diskusi kelompok dan kemampuan mereka menjelaskan urutan langkah dengan kata-kata sendiri
- Guru memberikan umpan balik langsung kepada murid yang masih kesulitan memahami urutan langkah
Akhir:- Guru meminta 3-4 murid secara individual maju ke depan untuk menyebutkan urutan langkah-langkah membuat bata ramah lingkungan
- Guru menilai kemampuan murid menjelaskan informasi penting dari teks dengan kalimat sendiri
- Guru memeriksa jawaban murid pada lembar kerja halaman 139, khususnya pertanyaan nomor 5 tentang urutan langkah
- Guru menggunakan rubrik penilaian untuk menilai pemahaman murid terhadap teks prosedur
Formatif:- Observasi: Guru mengamati sikap menyimak murid (konsentrasi, tidak mengobrol, menatap guru)
- Tanya jawab lisan: Guru menanyakan informasi dari teks yang dibacakan secara spontan selama pembelajaran
- Diskusi kelompok: Guru menilai kemampuan murid menjawab pertanyaan pemahaman dan menjelaskan urutan langkah
Sumatif:- Tes lisan individual: Murid diminta menjelaskan kembali langkah-langkah membuat bata ramah lingkungan dengan kata-kata sendiri dan menyebutkan urutannya dengan benar
- Lembar kerja tertulis: Murid menjawab 5 pertanyaan pemahaman teks prosedur di buku halaman 139
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Kemampuan menjelaskan informasi penting dari teks prosedur | Murid belum dapat menyebutkan bahan, alat, atau langkah pembuatan bata meskipun dengan bantuan | Murid dapat menyebutkan 1-2 informasi penting (bahan atau alat) dengan bantuan guru | Murid dapat menyebutkan sebagian besar informasi penting (bahan, alat, dan beberapa langkah) dengan sedikit bantuan | Murid dapat menjelaskan seluruh informasi penting (bahan, alat, dan langkah-langkah) dengan lengkap dan jelas menggunakan kalimat sendiri | | Kemampuan menyebutkan urutan langkah-langkah pembuatan | Murid belum dapat menyebutkan urutan langkah dengan benar | Murid dapat menyebutkan 1-2 langkah tetapi tidak berurutan | Murid dapat menyebutkan 3-4 langkah dengan urutan yang sebagian besar benar | Murid dapat menyebutkan seluruh langkah (minimal 4 langkah) dengan urutan yang benar dan runtut | | Sikap menyimak | Murid tidak fokus, sering mengobrol atau bermain saat guru membacakan teks | Murid sesekali fokus menyimak tetapi masih mudah teralihkan | Murid cukup fokus menyimak dengan sesekali teralihkan | Murid fokus penuh saat menyimak, duduk tenang, menatap guru, dan menunjukkan minat terhadap teks yang dibacakan |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah pembacaan teks prosedur sudah cukup jelas dan menarik bagi murid?
- Bagian mana dari pembelajaran yang paling membuat murid antusias dan bagian mana yang perlu diperbaiki?
- Apakah strategi scaffolding yang diberikan sudah membantu murid yang kesulitan?
- Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap pembelajaran sudah sesuai?
- Apa yang perlu saya persiapkan lebih baik untuk pembelajaran serupa di masa depan?
Refleksi Murid:- Apa yang paling menarik dari teks prosedur yang kamu simak hari ini?
- Bagian mana yang menurutmu paling sulit untuk diingat?
- Apakah kamu merasa lebih paham tentang cara membuat bata ramah lingkungan setelah belajar hari ini?
- Apa yang akan kamu lakukan untuk menjaga lingkungan setelah belajar hari ini?
SUMBER BELAJAR- Buku Siswa Bahasa Indonesia: Keluargaku Unik untuk SD/MI Kelas II (Edisi Revisi), halaman 137-139
- Buku Guru Bahasa Indonesia: Keluargaku Unik untuk SD/MI Kelas II (Edisi Revisi), Bab 7
- Contoh realia: botol plastik bekas, kemasan plastik bekas makanan, tongkat kayu
- Gambar atau poster tentang daur ulang sampah plastik
- Papan tulis dan spidol untuk mencatat poin-poin penting
|