Modul AjarPertemuan 5Bab 6Fase ASemester 2

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 2: Memahami Peribahasa tentang Uang dari Teks Fiksi 'Labih dan Arai'

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 2 dengan topik "Memahami Peribahasa tentang Uang dari Teks Fiksi 'Labih dan Arai'". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 2: Memahami Peribahasa tentang Uang dari Teks Fiksi 'Labih dan Arai'

Bahasa Indonesia - Kelas 2

Bab 6 - Pertemuan 5

MODUL AJAR

Bahasa Indonesia — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Memahami Peribahasa tentang Uang dari Teks Fiksi 'Labih dan Arai'

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikMemahami Peribahasa tentang Uang dari Teks Fiksi 'Labih dan Arai'
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat memahami makna peribahasa yang berkaitan dengan tema bijak memakai uang dari teks fiksi 'Labih dan Arai'
  2. Murid dapat memasangkan peribahasa yang tepat untuk teks pendek tentang uang dengan benar

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Siapa yang pernah mendengar peribahasa dari orang tua atau kakek nenek? Apa artinya?
  2. Apa perbedaan kata 'berhemat' dengan kata 'pelit'?
  3. Bagaimana caranya agar uang saku kita cukup sampai akhir minggu?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru menyapa murid dengan ramah dan memandu doa bersama
  • Guru melakukan presensi dan mengecek kesiapan murid
  • Guru menunjukkan gambar celengan atau uang kertas/koin dan bertanya: 'Siapa yang suka menabung? Untuk apa kalian menabung?'
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: memahami peribahasa tentang uang dari cerita Labih dan Arai
  • Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya: 'Apa yang kalian tahu tentang peribahasa? Coba sebutkan satu peribahasa yang kalian tahu'
  • Guru memberikan pertanyaan pemantik untuk membangkitkan rasa ingin tahu murid

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru meminta murid membuka buku siswa dan membaca kembali cerita 'Labih dan Arai' secara nyaring bergantian
  • Guru meminta murid mengidentifikasi kalimat yang berwarna kuning dalam cerita tersebut
  • Guru menjelaskan bahwa kalimat berwarna kuning adalah peribahasa: kelompok kata atau kalimat yang memiliki arti kiasan tertentu
  • Guru menuliskan tiga peribahasa di papan tulis: 'Sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit', 'Besar pasak daripada tiang', 'Rajin pangkal pandai, hemat pangkal kaya'
  • Guru membahas makna setiap peribahasa dengan bahasa sederhana dan memberikan contoh konkret dari kehidupan sehari-hari murid
  • Guru mengaitkan setiap peribahasa dengan perilaku tokoh Labih dan Arai dalam cerita
  • Murid mendengarkan penjelasan dengan saksama dan bertanya jika ada yang kurang dipahami

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagi murid menjadi kelompok kecil beranggotakan 3 orang
  • Guru membagikan lembar kerja berisi 3 teks pendek tentang situasi penggunaan uang (sama seperti di buku siswa hal. 124)
  • Setiap kelompok membaca teks pendek dan berdiskusi: peribahasa mana yang paling tepat untuk setiap situasi
  • Murid menuliskan hasil diskusi kelompok di lembar kerja
  • Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi mereka di depan kelas
  • Kelompok lain memberikan tanggapan atau pertanyaan
  • Guru memberikan umpan balik dan apresiasi atas kerja kelompok
  • Murid secara individu mengerjakan latihan tambahan: membuat satu kalimat menggunakan salah satu peribahasa yang telah dipelajari

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memandu murid untuk merefleksikan pembelajaran: 'Apa yang kamu pelajari hari ini tentang peribahasa?'
  • Murid menjawab pertanyaan refleksi secara lisan atau menuliskannya di buku catatan
  • Guru bertanya: 'Peribahasa mana yang ingin kamu terapkan dalam kehidupan sehari-hari? Mengapa?'
  • Murid berbagi pengalaman atau rencana mereka dalam menerapkan nilai dari peribahasa yang dipelajari
  • Guru meminta murid mengevaluasi: 'Apa yang sudah kamu pahami dengan baik? Apa yang masih ingin kamu pelajari lebih lanjut?'
  • Murid menuliskan satu komitmen pribadi terkait bijak menggunakan uang

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan memberikan kuis singkat: mencocokkan peribahasa dengan makna yang tepat
  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran hari ini tentang peribahasa dan pentingnya bijak memakai uang
  • Guru memberikan penguatan positif dan apresiasi kepada semua murid atas partisipasi aktif mereka
  • Guru memberikan tindak lanjut: murid diminta bertanya kepada orang tua tentang satu peribahasa lain yang berkaitan dengan uang dan menuliskannya di buku
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa bersama

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang lebih cepat dapat membaca teks peribahasa tambahan dari buku perpustakaan. Murid yang lebih lambat diberikan kartu bergambar untuk membantu memahami makna peribahasa
  • Proses: Murid yang membutuhkan bantuan lebih dapat berdiskusi langsung dengan guru sebelum bergabung dalam kelompok. Murid yang lebih mandiri dapat memimpin diskusi kelompok
  • Produk: Murid dapat memilih cara menyampaikan hasil: menuliskan, menggambar ilustrasi peribahasa, atau menceritakan secara lisan. Murid yang lebih mahir dapat membuat contoh situasi baru yang sesuai dengan peribahasa

ASESMEN

Awal:

  • Guru bertanya secara lisan: 'Apa yang kalian tahu tentang peribahasa? Coba sebutkan satu peribahasa yang kalian tahu'
  • Guru mengamati pemahaman awal murid tentang konsep peribahasa dan kesiapan belajar

Proses:

  • Observasi saat murid membaca dan mengidentifikasi peribahasa dalam teks
  • Tanya jawab untuk mengecek pemahaman murid tentang makna setiap peribahasa
  • Penilaian diskusi kelompok saat memasangkan peribahasa dengan teks pendek
  • Umpan balik langsung saat murid mempresentasikan hasil diskusi

Akhir:

  • Kuis individu: mencocokkan 3 peribahasa dengan makna yang tepat (skor 0-100)
  • Penilaian lembar kerja kelompok: ketepatan memasangkan peribahasa dengan situasi
  • Penilaian kemampuan membuat kalimat menggunakan peribahasa yang dipelajari

Formatif:

  • Observasi partisipasi murid saat diskusi kelompok
  • Tanya jawab lisan tentang makna peribahasa
  • Penilaian proses saat murid memasangkan peribahasa dengan teks pendek

Sumatif:

  • Kuis tertulis: mencocokkan peribahasa dengan makna yang tepat
  • Penilaian hasil kerja kelompok dalam memasangkan peribahasa
  • Penilaian kemampuan membuat kalimat menggunakan peribahasa

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman makna peribahasaMurid belum dapat menjelaskan makna peribahasa yang dipelajari meskipun dengan bantuan guruMurid dapat menjelaskan makna 1 dari 3 peribahasa dengan bantuan guru atau temanMurid dapat menjelaskan makna 2 dari 3 peribahasa dengan sedikit bantuanMurid dapat menjelaskan makna ketiga peribahasa dengan tepat dan memberikan contoh sendiri
Kemampuan memasangkan peribahasa dengan teksMurid belum dapat memasangkan peribahasa dengan teks pendek yang sesuaiMurid dapat memasangkan 1 dari 3 peribahasa dengan tepatMurid dapat memasangkan 2 dari 3 peribahasa dengan tepatMurid dapat memasangkan ketiga peribahasa dengan tepat dan menjelaskan alasannya
Partisipasi dan kolaborasi dalam diskusi kelompokMurid pasif dalam diskusi kelompok dan tidak memberikan kontribusiMurid sesekali memberikan pendapat dalam diskusi kelompok dengan bimbinganMurid aktif berdiskusi dan memberikan pendapat dengan baikMurid aktif memimpin diskusi, mendengarkan pendapat teman, dan memberikan kontribusi bermakna
Kemampuan mengaplikasikan peribahasa dalam kalimatMurid belum dapat membuat kalimat menggunakan peribahasa yang dipelajariMurid dapat membuat kalimat sederhana menggunakan peribahasa dengan banyak bantuanMurid dapat membuat kalimat yang sesuai menggunakan peribahasa dengan sedikit bantuanMurid dapat membuat kalimat yang tepat dan bermakna menggunakan peribahasa secara mandiri

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah murid dapat memahami makna ketiga peribahasa yang diajarkan?
  • Strategi pembelajaran mana yang paling efektif untuk membantu murid memahami peribahasa?
  • Apakah diferensiasi yang diberikan sudah sesuai dengan kebutuhan murid?
  • Apa yang perlu diperbaiki dalam pembelajaran berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Apa yang kamu pelajari hari ini tentang peribahasa?
  • Peribahasa mana yang paling kamu sukai? Mengapa?
  • Apa yang masih sulit kamu pahami dari pembelajaran hari ini?
  • Bagaimana kamu akan menerapkan nilai dari peribahasa ini dalam kehidupan sehari-hari?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas 2: Keluargaku Unik (Edisi Revisi) halaman 120-125
  2. Buku Guru Bahasa Indonesia Kelas 2: Keluargaku Unik (Edisi Revisi)
  3. Kartu bergambar ilustrasi peribahasa
  4. Lembar kerja latihan memasangkan peribahasa
  5. Papan tulis dan spidol
  6. Gambar celengan atau uang kertas/koin sebagai media apersepsi

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.