Modul AjarPertemuan 2Bab 6Fase ASemester 2

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 2: Menyimak Pantun 'Menabung' dan Memahami Pesan Menabung sebagai Kebiasaan Baik

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 2 dengan topik "Menyimak Pantun 'Menabung' dan Memahami Pesan Menabung sebagai Kebiasaan Baik". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 2: Menyimak Pantun 'Menabung' dan Memahami Pesan Menabung sebagai Kebiasaan Baik

Bahasa Indonesia - Kelas 2

Bab 6 - Pertemuan 2

MODUL AJAR

Bahasa Indonesia — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Menyimak Pantun 'Menabung' dan Memahami Pesan Menabung sebagai Kebiasaan Baik

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikMenyimak Pantun 'Menabung' dan Memahami Pesan Menabung sebagai Kebiasaan Baik
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menyimak teks pantun 'Menabung' yang dibacakan guru dengan penuh perhatian dan memahami pesan tentang pentingnya menabung
  2. Murid dapat mengungkapkan perasaan dan gagasan secara lisan tentang kebiasaan menabung dalam kehidupan sehari-hari dengan atau tanpa bantuan gambar

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Siapa yang punya celengan di rumah? Untuk apa kalian menabung?
  2. Apakah menabung itu penting? Mengapa?
  3. Pernahkah kalian menunda membeli sesuatu karena ingin menabung dulu?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama (5 menit)
  • Guru mengajak murid mengamati gambar celengan atau menabung di buku siswa halaman 113
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik: Siapa yang punya celengan di rumah? Untuk apa kalian menabung?
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: menyimak pantun tentang menabung dan berbicara tentang kebiasaan menabung
  • Asesmen awal: Guru menanyakan pengalaman murid tentang menabung untuk mengetahui pemahaman awal

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru meminta murid duduk dengan nyaman dan bersiap menyimak (menciptakan suasana tenang dan fokus)
  • Guru membacakan pantun 'Menabung' dari buku siswa halaman 113 dengan intonasi dan ekspresi yang jelas: Pagi hari telah berganti siang / Kucing tidur nyenyak di bawah meja / Jangan suka menghabiskan uang / Lebih baik ditabung saja
  • Guru membacakan pantun tersebut sebanyak 2 kali agar murid dapat menyimak dengan baik
  • Guru mengajukan pertanyaan pemahaman: Apa isi pantun yang kalian dengar? Apa pesan dari pantun tersebut?
  • Guru menjelaskan struktur pantun sederhana: 4 baris, 2 baris pertama sampiran, 2 baris terakhir isi/pesan
  • Guru membahas makna pesan pantun: jangan menghabiskan uang, lebih baik ditabung
  • Guru menunjukkan rima akhir pada pantun: siang-uang, meja-saja (mengenalkan konsep rima dengan cara menyenangkan)
  • Guru melakukan kegiatan menyimak kata-kata dengan rima akhir (buku siswa halaman 114): membacakan 6 kata (tabung-Tabung, main-Main, jajan-Jajan, hemat-Hemat, uang-Uang, kerja-Kerja) dan murid menuliskan kata yang memiliki rima sama

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagikan atau menampilkan pantun rumpang dari buku siswa halaman 115: Bersama teman memanjat pinang / Jangan lupa berhati-hati / Mari bijak memakai _____ / Agar tidak menyesal _____
  • Murid diminta melengkapi pantun dengan kata yang tepat (uang dan nanti) dengan memperhatikan rima akhir
  • Guru memfasilitasi diskusi kelas tentang kebiasaan menabung dalam kehidupan sehari-hari
  • Murid diminta mengungkapkan pendapat secara lisan: Kapan kalian menabung? Untuk apa uang tabungan kalian? Apa yang terjadi jika tidak menabung?
  • Guru dapat menunjukkan gambar situasi (anak menabung, anak membeli jajan, anak membeli kebutuhan sekolah) sebagai bantuan visual
  • Murid berbagi pengalaman pribadi tentang menabung dengan teman sebangku, lalu beberapa murid maju ke depan menceritakan pengalamannya
  • Guru memberikan penguatan positif terhadap setiap pendapat murid dan mengapresiasi keberanian berbicara

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid merefleksi pembelajaran: Apa yang kalian pelajari hari ini tentang pantun dan menabung?
  • Murid diminta menyampaikan satu hal penting yang dipelajari dari pantun tentang menabung
  • Guru bertanya: Apakah kalian akan mulai atau terus menabung setelah belajar hari ini? Mengapa?
  • Murid merefleksikan sikap diri sendiri: Apakah selama ini saya suka menghabiskan uang atau menabung?
  • Guru mengajak murid membuat komitmen sederhana: Apa yang akan kalian lakukan dengan uang jajan minggu ini?
  • Guru menyimpulkan bersama murid: Menabung adalah kebiasaan baik yang diajarkan dalam agama dan bermanfaat untuk masa depan

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta murid menyebutkan kembali pesan dari pantun 'Menabung' dan memberikan satu alasan mengapa menabung itu penting
  • Guru memberikan apresiasi kepada semua murid yang aktif berpartisipasi
  • Guru memberikan penguatan: Menabung adalah kebiasaan baik yang harus dilatih sejak kecil, sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit
  • Guru menutup pembelajaran dengan mengajak murid berdoa dan memberi salam

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang cepat dapat diminta membuat pantun sederhana sendiri tentang menabung dengan bantuan guru. Murid yang lambat dapat fokus pada menyimak dan memahami pesan pantun dengan bantuan gambar.
  • Proses: Murid yang cepat dapat langsung berbicara di depan kelas tentang pengalaman menabung. Murid yang lambat dapat berbicara berpasangan terlebih dahulu atau menggunakan bantuan gambar celengan/uang untuk mempermudah penyampaian gagasan.
  • Produk: Murid yang cepat dapat menuliskan dan menceritakan rencana menabung untuk tujuan tertentu. Murid yang lambat dapat menggambar kegiatan menabung dan menceritakan gambarnya secara lisan dengan kalimat sederhana.

ASESMEN

Awal:

  • Guru menanyakan: Siapa yang pernah menabung? Untuk apa? (menggali pengalaman awal murid)
  • Guru menanyakan: Apa itu pantun? Pernahkah mendengar pantun? (mengecek pengetahuan awal tentang pantun)

Proses:

  • Observasi saat murid menyimak pantun: apakah murid memperhatikan dengan fokus, tidak bermain sendiri, mendengarkan sampai selesai
  • Tanya jawab lisan setelah menyimak: Apa isi pantun? Apa pesannya? (mengecek pemahaman)
  • Observasi saat murid melengkapi pantun rumpang: apakah dapat menemukan kata yang tepat dengan rima yang sesuai
  • Observasi saat murid berbicara: apakah dapat menyampaikan gagasan dengan jelas, menggunakan bahasa yang santun, dan relevan dengan topik menabung

Akhir:

  • Guru meminta murid menyebutkan kembali pesan dari pantun 'Menabung' (asesmen lisan individual atau sampling)
  • Guru meminta murid menjawab: Mengapa menabung itu penting? (minimal satu alasan sederhana)
  • Guru mengamati lembar kerja murid (pantun rumpang) untuk menilai pemahaman tentang rima dan isi pantun

Formatif:

  • Observasi saat murid menyimak pantun (perhatian, fokus)
  • Tanya jawab lisan tentang isi dan pesan pantun
  • Observasi saat murid berbicara tentang kebiasaan menabung
  • Penilaian hasil melengkapi pantun rumpang

Sumatif:

  • Kemampuan murid menyebutkan kembali pesan pantun 'Menabung'
  • Kemampuan murid mengungkapkan pendapat secara lisan tentang pentingnya menabung

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menyimak pantun dengan penuh perhatianMurid tidak fokus saat pantun dibacakan, sering teralihkan, tidak dapat menjawab pertanyaan tentang isi pantunMurid kadang memperhatikan saat pantun dibacakan, dapat menjawab sebagian kecil pertanyaan tentang isi pantun dengan bantuanMurid memperhatikan saat pantun dibacakan, dapat menjawab pertanyaan tentang isi pantun meskipun belum lengkapMurid sangat fokus saat pantun dibacakan, dapat menyebutkan isi dan pesan pantun dengan lengkap dan jelas
Memahami pesan pantun tentang menabungMurid belum dapat memahami pesan pantun tentang pentingnya menabungMurid dapat menyebutkan pesan pantun dengan bantuan pertanyaan penuntun dari guruMurid dapat menyebutkan pesan pantun tentang menabung tanpa bantuanMurid dapat menyebutkan pesan pantun dan menjelaskan mengapa menabung itu penting dengan bahasa sendiri
Mengungkapkan gagasan secara lisan tentang menabungMurid belum dapat menyampaikan pendapat tentang kebiasaan menabung secara lisanMurid dapat menyampaikan pendapat sederhana tentang menabung dengan bantuan gambar atau pertanyaan penuntunMurid dapat menyampaikan pendapat tentang kebiasaan menabung dengan kalimat sederhana dan cukup jelasMurid dapat menyampaikan pendapat dan pengalaman tentang menabung dengan lancar, jelas, dan santun
Melengkapi pantun dengan memperhatikan rimaMurid belum dapat melengkapi pantun rumpang dengan kata yang tepatMurid dapat melengkapi pantun dengan bantuan guru meskipun belum tepat rimannyaMurid dapat melengkapi pantun dengan kata yang tepat dan sesuai rimaMurid dapat melengkapi pantun dengan kata yang tepat, sesuai rima, dan memahami maknanya

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid dapat menyimak pantun dengan fokus? Strategi apa yang perlu diperbaiki?
  • Apakah murid memahami pesan pantun tentang menabung? Bagian mana yang perlu dijelaskan lebih detail?
  • Apakah semua murid mendapat kesempatan berbicara? Bagaimana memfasilitasi murid yang belum berani berbicara?
  • Apakah kegiatan pembelajaran sudah menerapkan prinsip berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan?
  • Apa yang perlu ditingkatkan untuk pertemuan berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Apa yang kamu pelajari hari ini tentang pantun?
  • Apa pesan penting dari pantun 'Menabung'?
  • Apakah kamu akan mulai menabung atau terus menabung? Mengapa?
  • Bagian mana yang paling kamu sukai dari pembelajaran hari ini?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas 2 SD: Keluargaku Unik (Edisi Revisi) halaman 112-115
  2. Buku Guru Bahasa Indonesia Kelas 2 SD: Keluargaku Unik (Edisi Revisi)
  3. Gambar celengan atau uang mainan sebagai media visual
  4. Kartu kata untuk kegiatan mencocokkan rima akhir
  5. Lembar kerja pantun rumpang (dapat difotokopi dari buku siswa atau dibuat sendiri)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.