Modul AjarPertemuan 9Bab 5Fase ASemester 2

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 2: Menulis Fabel Sederhana tentang Berteman dalam Keragaman

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 2 dengan topik "Menulis Fabel Sederhana tentang Berteman dalam Keragaman". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 2: Menulis Fabel Sederhana tentang Berteman dalam Keragaman

Bahasa Indonesia - Kelas 2

Bab 5 - Pertemuan 9

MODUL AJAR

Bahasa Indonesia — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Menulis Fabel Sederhana tentang Berteman dalam Keragaman

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikMenulis Fabel Sederhana tentang Berteman dalam Keragaman
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menulis fabel sederhana bertema berteman dalam keragaman dengan beberapa kalimat sederhana menggunakan kata benda, kata sifat, dan antonim yang telah dipelajari
  2. Murid dapat mengembangkan tulisan tangan dengan benar di atas kertas saat menulis fabel sederhana tentang keragaman

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Siapa tokoh hewan favoritmu? Mengapa kamu suka dengan hewan itu?
  2. Apa yang membuat persahabatan menjadi indah meskipun kita berbeda-beda?
  3. Bagaimana cerita yang ingin kamu tulis tentang hewan yang berbeda tapi tetap berteman?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama
  • Guru mengajak murid bernyanyi lagu tentang persahabatan untuk membangun suasana gembira
  • Guru melakukan asesmen awal dengan mengajukan pertanyaan: 'Siapa yang masih ingat cerita Rahasia Kaki Itik?' dan meminta 2-3 murid menceritakan kembali secara singkat
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: Hari ini kita akan menulis cerita fabel sendiri tentang berteman dalam keragaman
  • Guru menampilkan gambar-gambar hewan yang berbeda namun berteman (misalnya: burung dan kura-kura, kelinci dan kancil) untuk memicu imajinasi

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid mengamati kembali gambar-gambar dari fabel Rahasia Kaki Itik secara urut
  • Guru membimbing murid mengidentifikasi struktur fabel: ada tokoh, tempat, masalah, dan penyelesaian
  • Guru menuliskan di papan tulis contoh kalimat sederhana dari fabel menggunakan kata benda (itik, kolam), kata sifat (cantik, lebar), dan antonim (besar-kecil)
  • Murid bersama guru mendiskusikan bagaimana membuat cerita bertema persahabatan dalam keragaman: tokoh hewan yang berbeda, memiliki masalah, lalu bersahabat
  • Guru membagikan lembar kerja bergambar yang berisi 4 kotak alur cerita kosong untuk murid isi

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid merancang fabel sederhana dengan mengisi 4 kotak alur: (1) Tokoh dan tempat, (2) Perbedaan tokoh, (3) Masalah yang dihadapi, (4) Akhir yang bahagia karena berteman
  • Murid menggambar ilustrasi sederhana di setiap kotak untuk membantu mengingat alur cerita
  • Murid mulai menulis fabel di buku tulis dengan 4-6 kalimat sederhana, menggunakan kata benda, kata sifat, dan antonim yang telah dipelajari
  • Guru berkeliling mendampingi murid, terutama yang masih kesulitan menulis, dengan memberikan bantuan membentuk huruf atau mengeja kata
  • Murid yang sudah selesai diminta memeriksa kembali tulisannya: apakah huruf sudah rapi, apakah ada tanda titik di akhir kalimat

Merefleksi (Berkesadaran, Menggembirakan):

  • Guru mengajak 3-4 murid secara sukarela membacakan fabel yang telah mereka tulis di depan kelas
  • Teman-teman memberikan tepuk tangan dan komentar positif tentang cerita yang dibacakan
  • Guru memberikan umpan balik: memuji bagian yang menarik dari cerita dan memberikan saran perbaikan tulisan tangan bila diperlukan
  • Murid diminta merefleksi: 'Apa yang paling kamu sukai dari menulis cerita ini?' dan 'Apa yang masih sulit bagimu?'
  • Murid menuliskan satu kalimat refleksi di bawah tulisan fabelnya tentang apa yang mereka pelajari hari ini

Penutup:

  • Guru dan murid bersama-sama menyimpulkan: Kita bisa menulis cerita fabel sendiri tentang persahabatan meski berbeda-beda
  • Guru memberikan apresiasi kepada semua murid atas usaha mereka menulis fabel
  • Guru mengumpulkan hasil tulisan murid untuk diberikan umpan balik tertulis
  • Guru menutup pembelajaran dengan mengajak murid bernyanyi lagu persahabatan dan berdoa

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang sudah lancar membaca dapat diberikan contoh fabel tambahan dari buku cerita. Murid yang masih belajar membaca difokuskan pada gambar-gambar alur cerita
  • Proses: Murid yang cepat menyelesaikan dapat menambahkan warna pada ilustrasi dan menulis lebih banyak kalimat. Murid yang lambat didampingi guru secara personal untuk membuat kerangka cerita terlebih dahulu sebelum menulis
  • Produk: Murid yang sudah mahir dapat menulis 6-8 kalimat dengan variasi kata yang lebih banyak. Murid yang masih belajar cukup menulis 3-4 kalimat dengan bantuan guru dalam ejaan

ASESMEN

Awal:

  • Guru bertanya kepada murid tentang ingatan mereka terhadap cerita Rahasia Kaki Itik dan meminta mereka menyebutkan tokoh serta alur ceritanya
  • Guru meminta murid menyebutkan contoh kata benda, kata sifat, dan antonim yang sudah dipelajari sebelumnya

Proses:

  • Observasi saat murid mengisi lembar kerja alur cerita: apakah mereka memahami urutan cerita
  • Guru berkeliling memeriksa proses menulis: apakah murid menggunakan kata benda, kata sifat, dan antonim dengan tepat
  • Tanya jawab individual untuk mengecek pemahaman murid tentang tema keragaman dalam cerita mereka
  • Pengamatan tulisan tangan murid: apakah huruf terbentuk dengan benar dan rapi

Akhir:

  • Penilaian hasil tulisan fabel murid menggunakan rubrik yang mencakup: struktur cerita, penggunaan kosakata, dan kualitas tulisan tangan
  • Penilaian kemampuan murid membacakan fabel sendiri dengan lafal jelas
  • Refleksi tertulis murid tentang proses belajar menulis fabel

Formatif:

  • Observasi saat murid merancang alur fabel di lembar kerja
  • Tanya jawab selama proses menulis untuk mengecek pemahaman struktur fabel
  • Pemeriksaan hasil tulisan tangan murid: kejelasan huruf dan kerapian

Sumatif:

  • Penilaian hasil tulisan fabel menggunakan rubrik: kelengkapan alur cerita, penggunaan kata benda/sifat/antonim, dan kualitas tulisan tangan
  • Penilaian kemampuan membacakan hasil tulisan sendiri di depan kelas

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kelengkapan Struktur FabelCerita tidak memiliki struktur yang jelas, hanya berupa kalimat acak tanpa tokoh atau alurCerita memiliki tokoh hewan tetapi alurnya belum lengkap, hanya ada 1-2 bagian dari struktur fabelCerita memiliki tokoh, masalah, dan penyelesaian, tetapi belum jelas menunjukkan tema keragamanCerita memiliki tokoh hewan yang berbeda, masalah yang terkait keragaman, dan penyelesaian yang menunjukkan persahabatan
Penggunaan Kata Benda, Kata Sifat, dan AntonimTidak menggunakan kata benda, kata sifat, atau antonim dalam ceritaMenggunakan 1-2 kata benda atau kata sifat tetapi belum menggunakan antonimMenggunakan kata benda dan kata sifat dengan tepat, serta 1 pasang antonimMenggunakan beragam kata benda, kata sifat, dan minimal 2 pasang antonim dengan tepat dalam cerita
Kualitas Tulisan TanganTulisan tidak terbaca, huruf tidak terbentuk dengan benar, banyak yang terlewat atau terbalikTulisan dapat terbaca tetapi masih banyak huruf yang kurang rapi atau tidak konsisten ukurannyaTulisan rapi dan terbaca, sebagian besar huruf terbentuk dengan benar dan konsistenTulisan sangat rapi, semua huruf terbentuk dengan benar, ukuran konsisten, dan mudah dibaca
Penggunaan Ejaan dan Tanda BacaTidak menggunakan huruf kapital dan tanda titik sama sekaliMenggunakan huruf kapital di awal cerita tetapi belum konsisten menggunakan tanda titikMenggunakan huruf kapital di awal kalimat dan tanda titik di akhir sebagian besar kalimatMenggunakan huruf kapital dan tanda titik dengan benar di semua kalimat

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid dapat menyelesaikan tulisan fabel mereka dalam waktu yang disediakan?
  • Bagian mana dari pembelajaran yang paling menarik bagi murid?
  • Murid mana yang masih memerlukan pendampingan lebih lanjut dalam menulis?
  • Apakah strategi diferensiasi yang saya lakukan sudah efektif untuk membantu murid dengan kemampuan berbeda?
  • Apa yang perlu saya perbaiki untuk pertemuan selanjutnya?

Refleksi Murid:

  • Apa yang paling kamu sukai dari menulis cerita fabel hari ini?
  • Bagian mana yang masih sulit bagimu saat menulis cerita?
  • Apa yang kamu pelajari tentang berteman dalam keragaman dari cerita yang kamu tulis?
  • Apakah kamu ingin menulis cerita lagi di lain waktu?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas 2: Keluargaku Unik (Edisi Revisi) halaman 87-120
  2. Buku Guru Bahasa Indonesia Kelas 2: Keluargaku Unik (Edisi Revisi) halaman 137-153
  3. Lembar kerja bergambar 4 kotak alur cerita
  4. Gambar-gambar hewan yang berbeda untuk inspirasi
  5. Buku tulis murid
  6. Pensil dan penghapus
  7. Papan tulis dan spidol
  8. Kartu kata benda, kata sifat, dan antonim yang sudah dipelajari sebelumnya

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.