Modul AjarPertemuan 7Bab 5Fase ASemester 2

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 2: Menceritakan Kembali Fabel tentang Keragaman secara Lisan

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 2 dengan topik "Menceritakan Kembali Fabel tentang Keragaman secara Lisan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 2: Menceritakan Kembali Fabel tentang Keragaman secara Lisan

Bahasa Indonesia - Kelas 2

Bab 5 - Pertemuan 7

MODUL AJAR

Bahasa Indonesia — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Menceritakan Kembali Fabel tentang Keragaman secara Lisan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikMenceritakan Kembali Fabel tentang Keragaman secara Lisan
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menceritakan kembali isi fabel 'Rahasia Kaki Itik' tentang keragaman secara lisan dengan atau tanpa bantuan gambar
  2. Murid dapat mengungkapkan pesan tentang menghargai perbedaan dalam pertemanan dari fabel yang dibaca secara lisan dengan bahasa sendiri

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apakah kalian pernah merasa berbeda dari teman-teman kalian? Bagaimana perasaan kalian?
  2. Mengapa kaki Itik berbeda dengan kaki Bangau dan Elang? Apakah perbedaan itu membuat Itik tidak berharga?
  3. Apa yang membuat kaki Itik menjadi istimewa di akhir cerita?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru menyapa murid dengan penuh kehangatan dan mengajak berdoa bersama
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan: 'Siapa yang masih ingat cerita Rahasia Kaki Itik yang kita baca kemarin? Siapa tokohnya?'
  • Guru menjelaskan tujuan pembelajaran hari ini: kita akan belajar menceritakan kembali fabel dan menemukan pesannya tentang menghargai perbedaan
  • Guru melontarkan pertanyaan pemantik untuk membangkitkan rasa ingin tahu murid

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan kembali gambar-gambar dari fabel 'Rahasia Kaki Itik' secara berurutan
  • Murid mengamati setiap gambar dengan saksama dan mencoba mengingat urutan ceritanya
  • Guru membimbing murid mengidentifikasi tokoh-tokoh dalam cerita (Itik, Bangau, Elang, Ayam) dan peristiwa utama (diejek, bertemu Ayam yang tercebur, menolong)
  • Guru mengajak murid mendiskusikan: 'Mengapa Itik merasa sedih di awal cerita? Apa yang membuat perasaannya berubah?'
  • Murid menyebutkan kata-kata kunci dari setiap bagian cerita dengan bantuan gambar
  • Guru menjelaskan pesan moral: setiap perbedaan memiliki kelebihan dan keunikan tersendiri

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru memberikan contoh menceritakan kembali fabel dengan suara jelas, lafal tepat, dan intonasi menarik
  • Murid dibagi ke dalam kelompok kecil (3-4 anak) untuk berlatih menceritakan kembali fabel
  • Setiap kelompok mendapat set gambar fabel sebagai bantuan visual
  • Murid dalam kelompok bergiliran menceritakan bagian-bagian cerita sesuai urutan gambar
  • Guru berkeliling memberi pendampingan dan umpan balik segera, terutama pada murid yang masih kesulitan
  • Beberapa murid maju ke depan kelas untuk menceritakan kembali fabel secara individu (dengan atau tanpa gambar sesuai kemampuan)
  • Setelah bercerita, murid tersebut menyampaikan pesan yang dipahami dari cerita dengan bahasa sendiri
  • Murid lain memberikan apresiasi dan tanggapan positif

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid merefleksi: 'Bagaimana perasaan kalian saat menceritakan kembali fabel tadi? Apa yang mudah? Apa yang masih sulit?'
  • Murid berbagi pengalaman pribadi tentang perbedaan yang mereka miliki atau lihat pada teman-teman (asal daerah, hobi, kemampuan)
  • Guru membimbing murid menghubungkan pesan cerita dengan kehidupan nyata: 'Seperti kaki Itik yang berbeda tapi istimewa, perbedaan kita juga membuat kita istimewa'
  • Murid menyebutkan satu tindakan nyata untuk menghargai perbedaan teman di kelas
  • Guru memberikan penguatan positif atas partisipasi dan keberanian murid

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta 2-3 murid menceritakan kembali bagian favorit mereka dari fabel
  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: kita telah belajar menceritakan kembali fabel dan menemukan pesan tentang menghargai perbedaan
  • Murid mengisi refleksi diri sederhana: 'Hari ini saya bisa/belum bisa menceritakan kembali fabel dengan lancar'
  • Guru memberikan apresiasi kepada semua murid atas partisipasinya
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang sudah lancar membaca dapat menggunakan teks fabel tertulis sebagai referensi tambahan, sedangkan murid yang belum lancar fokus pada gambar-gambar sebagai panduan bercerita
  • Proses: Murid yang percaya diri dapat langsung bercerita di depan kelas tanpa bantuan gambar. Murid yang masih malu atau kurang percaya diri dapat bercerita dalam kelompok kecil terlebih dahulu dengan bantuan gambar, atau bercerita berpasangan dengan teman
  • Produk: Murid yang sudah mahir dapat menceritakan kembali fabel dengan ekspresi dan improvisasi kreatif. Murid yang masih berkembang dapat menceritakan dengan mengikuti urutan gambar dan kata-kata kunci yang sudah disiapkan

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan tentang ingatan murid terhadap cerita 'Rahasia Kaki Itik' yang sudah dibaca sebelumnya
  • Guru mencatat murid yang masih ingat tokoh dan alur cerita dengan baik

Proses:

  • Observasi saat murid berlatih bercerita dalam kelompok: apakah sudah mengikuti urutan cerita, melafalkan kata dengan jelas, menggunakan intonasi yang sesuai
  • Guru memberikan umpan balik langsung dan pendampingan bagi murid yang kesulitan
  • Catatan tentang partisipasi dan keberanian murid untuk tampil

Akhir:

  • Penilaian performa bercerita menggunakan rubrik: kepercayaan diri, lafal dan intonasi, kesesuaian dengan isi cerita
  • Penilaian kemampuan menyampaikan pesan moral tentang menghargai perbedaan dengan bahasa sendiri
  • Refleksi diri murid tentang kemampuan bercerita mereka

Formatif:

  • Observasi selama murid berlatih bercerita dalam kelompok
  • Catatan anekdotal tentang kemampuan bercerita, lafal, intonasi, dan pemahaman pesan moral
  • Tanya jawab lisan tentang isi cerita dan pesan moral

Sumatif:

  • Penilaian performa individu saat menceritakan kembali fabel di depan kelas atau dalam kelompok
  • Penilaian kemampuan mengungkapkan pesan moral dengan bahasa sendiri

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kepercayaan DiriMurid belum berani tampil atau masih sangat bergantung pada motivasi guru untuk mulai berceritaMurid mau tampil tetapi masih ragu-ragu, suara sangat pelan atau terputus-putusMurid tampil dengan motivasi sendiri, suara cukup jelas meskipun sesekali masih raguMurid tampil dengan percaya diri penuh, suara jelas dan mantap dari awal hingga akhir
Lafal dan IntonasiMurid masih kesulitan melafalkan banyak kata dengan jelas dan belum menggunakan intonasi yang sesuaiMurid dapat melafalkan sebagian kata dengan jelas, tetapi intonasi masih datar atau belum sesuaiMurid melafalkan sebagian besar kata dengan jelas dan mulai menggunakan intonasi yang bervariasiMurid melafalkan semua kata dengan sangat jelas dan menggunakan intonasi yang tepat dan ekspresif
Kesesuaian dengan Isi CeritaMurid belum dapat mengingat urutan cerita atau banyak bagian penting yang terlewatMurid menceritakan beberapa bagian cerita tetapi urutan masih acak atau ada bagian penting yang hilangMurid menceritakan sebagian besar isi cerita dengan urutan yang tepat, hanya sedikit bagian yang terlewatMurid menceritakan seluruh isi cerita dengan urutan yang tepat dan lengkap, bahkan dapat menambahkan detail menarik
Penyampaian Pesan MoralMurid belum dapat menyebutkan pesan moral dari cerita atau membutuhkan banyak bantuan guruMurid dapat menyebutkan pesan moral dengan bantuan pertanyaan pemandu dari guruMurid dapat menyebutkan pesan moral dengan bahasa sendiri meskipun masih sederhanaMurid dapat menjelaskan pesan moral dengan bahasa sendiri yang jelas dan menghubungkannya dengan contoh nyata

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid mendapat kesempatan yang cukup untuk berlatih dan tampil bercerita?
  • Strategi diferensiasi mana yang paling efektif untuk mendukung murid dengan kemampuan beragam?
  • Apakah suasana pembelajaran cukup mendukung agar murid merasa aman untuk mengekspresikan diri?
  • Murid mana yang perlu pendampingan lebih lanjut dalam kemampuan bercerita atau pemahaman pesan moral?

Refleksi Murid:

  • Bagian mana dari cerita Rahasia Kaki Itik yang paling kamu suka?
  • Apakah kamu merasa percaya diri saat menceritakan kembali fabel tadi? Mengapa?
  • Apa yang sudah kamu lakukan dengan baik? Apa yang masih ingin kamu perbaiki?
  • Apa yang kamu pelajari tentang menghargai perbedaan dari cerita Itik?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Bahasa Indonesia: Keluargaku Unik untuk SD/MI Kelas II (Edisi Revisi) halaman 92-95
  2. Buku Guru Bahasa Indonesia: Keluargaku Unik untuk SD/MI Kelas II (Edisi Revisi)
  3. Gambar-gambar ilustrasi fabel 'Rahasia Kaki Itik' (dapat diperbesar atau dicetak terpisah)
  4. Kartu kata kunci untuk membantu murid yang membutuhkan scaffolding tambahan

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.