Modul AjarPertemuan 2Bab 5Fase ASemester 2

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 2: Menyimak Poster Lima Kata Ajaib tentang Keragaman

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 2 dengan topik "Menyimak Poster Lima Kata Ajaib tentang Keragaman". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 2: Menyimak Poster Lima Kata Ajaib tentang Keragaman

Bahasa Indonesia - Kelas 2

Bab 5 - Pertemuan 2

MODUL AJAR

Bahasa Indonesia — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Menyimak Poster Lima Kata Ajaib tentang Keragaman

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikMenyimak Poster Lima Kata Ajaib tentang Keragaman
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menunjukkan sikap menyimak yang baik (penuh perhatian) saat guru membacakan poster tentang lima kata ajaib dalam konteks berteman dengan keragaman
  2. Murid dapat menyebutkan lima kata ajaib dari poster tentang keragaman dengan benar

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Adakah perbedaan di antara teman-teman kalian di kelas? Bisakah kalian menyebutkan perbedaannya?
  2. Kata apa yang membuat orang lain senang dan bahagia saat kita mengucapkannya?
  3. Kapan kita mengucapkan kata 'tolong', 'maaf', dan 'terima kasih' kepada teman?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama
  • Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya: 'Siapa yang pernah mengucapkan kata maaf, tolong, atau terima kasih hari ini?' dan mengamati respons murid
  • Guru menunjukkan gambar anak-anak yang berbeda-beda (tinggi, pendek, warna kulit, rambut) dan menanyakan pertanyaan pemantik: 'Adakah perbedaan di antara anak-anak ini? Apakah mereka tetap bisa berteman?'
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: Hari ini kita akan belajar menyimak poster tentang lima kata ajaib yang penting saat berteman dengan orang yang berbeda-beda
  • Guru menjelaskan sikap menyimak yang baik: duduk dengan tenang, mata ke depan, telinga mendengarkan, tidak berbicara

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru meminta murid duduk dengan nyaman dan siap menyimak dengan sikap yang baik
  • Guru menunjukkan poster 5 Kata Ajaib dan membacakannya dengan jelas: Maaf (saat melakukan kesalahan), Tolong (saat meminta bantuan), Terima kasih (saat menerima sesuatu), Permisi (saat melewati orang lain), Silakan (saat memberi kesempatan)
  • Guru membacakan poster dengan intonasi yang jelas, menunjuk setiap kata sambil menjelaskan kapan kata itu digunakan
  • Guru mengamati sikap menyimak murid: apakah mereka duduk tenang, memperhatikan, dan tidak berbicara
  • Guru bertanya: 'Kata ajaib apa saja yang kalian dengar?' dan meminta murid menyebutkan secara bergantian
  • Guru mengulangi membacakan poster dan meminta murid mengikuti dengan menunjuk kata-kata di poster

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru memberikan aktivitas: murid diminta mewarnai kata ajaib yang sering mereka ucapkan dengan hijau, dan yang jarang dengan merah (sesuai buku siswa halaman 90)
  • Guru berkeliling untuk mengamati hasil kerja murid dan bertanya secara individual: 'Mengapa kamu mewarnai kata ini hijau/merah?'
  • Guru meminta beberapa murid maju dan menyebutkan satu kata ajaib beserta kapan kata itu digunakan, contoh: 'Tolong, diucapkan saat meminta bantuan'
  • Guru memberikan situasi sederhana dan meminta murid menyebutkan kata ajaib yang tepat: 'Kalau kamu tidak sengaja menabrak teman, kata apa yang kamu ucapkan?' (Maaf), 'Kalau teman memberi pensil, kata apa yang kamu ucapkan?' (Terima kasih)
  • Guru mengajak murid berlatih mengucapkan lima kata ajaib bersama-sama dengan nada yang sopan dan ramah

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid duduk melingkar dan bertanya: 'Bagaimana perasaan kalian ketika teman mengucapkan kata maaf atau terima kasih kepada kalian?'
  • Guru meminta murid menceritakan pengalaman saat mereka mengucapkan atau mendengar kata ajaib di kelas
  • Guru menghubungkan dengan tema keragaman: 'Meskipun kita berbeda-beda, kata ajaib membuat kita tetap berteman dengan baik dan saling menghargai'
  • Guru bertanya reflektif: 'Kata ajaib mana yang ingin kalian lebih sering ucapkan mulai hari ini?'
  • Guru memberikan apresiasi kepada murid yang menyimak dengan baik dan aktif menjawab

Penutup:

  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta murid menyebutkan lima kata ajaib secara acak (3-5 murid)
  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: 'Hari ini kita belajar lima kata ajaib: maaf, tolong, terima kasih, permisi, dan silakan. Kata-kata ini penting untuk berteman dengan semua orang'
  • Guru memberikan penguatan: 'Mulai sekarang, mari kita gunakan kata ajaib setiap hari kepada teman yang berbeda-beda dengan kita'
  • Guru menutup pembelajaran dengan bertanya pertanyaan refleksi murid dan mengajak berdoa bersama

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang kesulitan: Guru memberikan poster dengan gambar ilustrasi yang lebih besar dan menarik, serta mengulangi penjelasan secara individual. Murid yang cepat: Guru memberikan tantangan menyebutkan contoh kalimat lengkap untuk setiap kata ajaib
  • Proses: Murid yang kesulitan: Guru meminta murid menunjuk dan menyebutkan kata ajaib satu per satu dengan bimbingan. Murid yang cepat: Guru meminta murid membuat gerakan atau mimik untuk setiap kata ajaib sebagai alat bantu mengingat
  • Produk: Murid yang kesulitan: Mewarnai 2-3 kata ajaib yang paling sering digunakan. Murid yang cepat: Menggambar situasi sederhana ketika menggunakan salah satu kata ajaib di buku tulis mereka

ASESMEN

Awal:

  • Guru bertanya kepada murid: 'Siapa yang pernah mengucapkan kata maaf, tolong, atau terima kasih hari ini?' dan mengamati berapa murid yang mengangkat tangan serta respons mereka
  • Guru menunjukkan gambar situasi sederhana (misalnya anak meminjam pensil) dan bertanya: 'Kata apa yang sebaiknya diucapkan?' untuk mengukur pengetahuan awal murid

Proses:

  • Observasi sikap menyimak selama guru membacakan poster: guru mencatat murid yang duduk tenang, menatap poster, dan tidak berbicara menggunakan checklist sederhana
  • Tanya jawab lisan setelah membacakan poster: guru bertanya 'Kata ajaib apa saja yang kalian dengar?' dan mencatat murid yang bisa menyebutkan minimal 3 dari 5 kata
  • Pengamatan aktivitas mewarnai: guru berkeliling dan bertanya kepada murid mengapa mereka mewarnai hijau atau merah untuk kata tertentu, mencatat pemahaman mereka
  • Aktivitas menyebutkan kata ajaib sesuai situasi: guru memberikan 3-4 situasi sederhana dan mencatat ketepatan jawaban murid

Akhir:

  • Tes lisan individual: guru memanggil 3-5 murid secara acak untuk menyebutkan lima kata ajaib, mencatat jumlah kata yang disebutkan dengan benar
  • Tes situasional: guru menyebutkan situasi (misalnya: 'Kamu tidak sengaja menumpahkan air minum temanmu') dan murid menjawab kata ajaib yang tepat, minimal 3 dari 5 situasi dijawab benar

Formatif:

  • Observasi sikap menyimak murid saat guru membacakan poster (duduk tenang, memperhatikan, tidak berbicara)
  • Tanya jawab lisan: murid menyebutkan kata ajaib yang didengar dari poster
  • Aktivitas mewarnai kata ajaib: mengamati pemahaman murid tentang penggunaan kata ajaib dalam kehidupan mereka

Sumatif:

  • Tes lisan individual: murid menyebutkan lima kata ajaib dengan benar
  • Tes lisan situasional: guru menyebutkan situasi, murid memilih kata ajaib yang tepat (minimal 3 dari 5 benar)

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Sikap MenyimakMurid tidak fokus, sering berbicara dengan teman, tidak memperhatikan poster yang dibacakan guruMurid kadang memperhatikan, tetapi masih sering melirik ke arah lain atau berbicara sesekaliMurid duduk tenang, memperhatikan poster, tetapi sesekali perlu diingatkan untuk fokusMurid duduk tenang, menatap poster dengan penuh perhatian, tidak berbicara selama guru membacakan, menunjukkan minat dengan ekspresi wajah
Menyebutkan Lima Kata AjaibMurid hanya bisa menyebutkan 0-1 kata ajaib dengan benarMurid bisa menyebutkan 2-3 kata ajaib dengan benarMurid bisa menyebutkan 4 kata ajaib dengan benarMurid bisa menyebutkan kelima kata ajaib (maaf, tolong, terima kasih, permisi, silakan) dengan benar dan lancar
Memahami Penggunaan Kata AjaibMurid belum bisa mencocokkan kata ajaib dengan situasi yang tepatMurid bisa mencocokkan 1-2 kata ajaib dengan situasi yang tepatMurid bisa mencocokkan 3-4 kata ajaib dengan situasi yang tepatMurid bisa mencocokkan kelima kata ajaib dengan situasi yang tepat dan menjelaskan kapan kata itu digunakan

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid menunjukkan sikap menyimak yang baik selama pembelajaran?
  • Murid mana yang masih kesulitan menyebutkan lima kata ajaib dan memerlukan pendampingan lebih lanjut?
  • Apakah strategi membacakan poster dan kegiatan mewarnai efektif untuk mencapai tujuan pembelajaran?
  • Apakah diferensiasi yang diberikan sudah sesuai dengan kebutuhan murid yang cepat dan lambat?
  • Bagaimना cara saya dapat mengintegrasikan penggunaan kata ajaib dalam pembelajaran sehari-hari agar murid terus mempraktikkannya?

Refleksi Murid:

  • Kata ajaib apa yang paling mudah kamu ingat? Mengapa?
  • Bagaimana perasaanmu saat mendengarkan guru membacakan poster tentang lima kata ajaib?
  • Kata ajaib mana yang ingin kamu ucapkan lebih sering kepada teman-temanmu?
  • Apakah kamu merasa senang belajar hari ini? Apa yang paling kamu suka?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas 2: Keluargaku Unik (Edisi Revisi), Bab 5 halaman 88-91
  2. Buku Guru Bahasa Indonesia Kelas 2: Keluargaku Unik (Edisi Revisi), Bab 5 halaman 136-137
  3. Poster Lima Kata Ajaib (dapat dibuat sendiri atau menggunakan poster dari buku siswa halaman 89)
  4. Gambar anak-anak dengan berbagai keragaman (tinggi, pendek, warna kulit, rambut) untuk kegiatan pendahuluan
  5. Krayon atau pensil warna untuk aktivitas mewarnai kata ajaib
  6. Kertas HVS atau buku tulis murid untuk diferensiasi produk

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.