Modul AjarPertemuan 7Bab 3Fase ASemester 1

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 2: Mengenal dan menulis 'di' sebagai kata depan dan awalan dalam konteks keselamatan

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 2 dengan topik "Mengenal dan menulis 'di' sebagai kata depan dan awalan dalam konteks keselamatan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 2: Mengenal dan menulis 'di' sebagai kata depan dan awalan dalam konteks keselamatan

Bahasa Indonesia - Kelas 2

Bab 3 - Pertemuan 7

MODUL AJAR

Bahasa Indonesia — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Mengenal dan menulis 'di' sebagai kata depan dan awalan dalam konteks keselamatan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikMengenal dan menulis 'di' sebagai kata depan dan awalan dalam konteks keselamatan
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menemukan kalimat yang menggunakan 'di' sebagai kata depan dan 'di' sebagai awalan dalam bacaan tentang keselamatan
  2. Murid dapat membedakan penulisan 'di' sebagai kata depan dan awalan lalu menulisnya dengan benar dalam kalimat tentang keselamatan

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apakah kalian pernah melihat tulisan 'di sekolah' dan 'dimakan'? Apa bedanya?
  2. Mengapa penulisan 'di' kadang terpisah dan kadang menyatu dengan kata berikutnya?
  3. Bagaimana cara kita tahu kapan 'di' ditulis terpisah atau digabung?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama
  • Guru mengecek kehadiran dan kesiapan belajar murid
  • Guru menampilkan gambar anak-anak menyeberang jalan di zebra cross dan bertanya: 'Apa yang sedang dilakukan anak-anak di gambar?'
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: menemukan dan membedakan penulisan 'di' sebagai kata depan dan awalan dalam bacaan tentang keselamatan
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan: 'Siapa yang pernah menulis kata di sekolah atau dimakan? Apakah penulisannya sama?'

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru membacakan teks bacaan 'Menyeberang Jalan' dengan lantang dan jelas
  • Murid menyimak dengan saksama sambil mengamati teks yang ditayangkan di papan tulis atau layar
  • Guru menjelaskan perbedaan 'di' sebagai kata depan dan awalan dengan contoh konkret: 'di sekolah' (terpisah, menunjukkan tempat) vs 'dimakan' (menyatu, menunjukkan kegiatan)
  • Guru menuliskan di papan tulis: 'di' sebagai kata depan = terpisah + diikuti nama tempat/waktu; 'di' sebagai awalan = menyatu + diikuti kata kerja
  • Murid mencatat perbedaan kedua jenis 'di' di buku masing-masing
  • Guru memberikan contoh tambahan: 'di jalan', 'di siang hari', 'dibantu', 'diperhatikan' dan meminta murid mengamati polanya

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagikan teks 'Menyeberang Jalan' kepada setiap murid
  • Murid bekerja berpasangan untuk menemukan 2 contoh 'di' sebagai kata depan dalam bacaan (misalnya: di jalan, di zebra cross)
  • Murid menyalin kata-kata tersebut di buku dengan penulisan yang benar
  • Murid mencari 2 contoh 'di' sebagai awalan dalam bacaan yang sama (misalnya: dibantu, diperhatikan)
  • Murid menyalin kata-kata tersebut di buku dengan penulisan yang benar
  • Beberapa pasangan membacakan hasil temuan mereka dengan lantang di depan kelas
  • Guru memberikan latihan menulis: murid membuat 2 kalimat tentang keselamatan menggunakan 'di' sebagai kata depan dan 2 kalimat menggunakan 'di' sebagai awalan
  • Murid menulis kalimat di buku masing-masing, contoh: 'Aku harus hati-hati di jalan raya' dan 'Tasnya diletakkan di meja'

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru meminta murid menukar buku dengan teman sebangku untuk saling memeriksa penulisan 'di' sebagai kata depan dan awalan
  • Murid memberikan tanda centang jika penulisan benar dan memberikan perbaikan jika ada kesalahan
  • Guru memfasilitasi diskusi kelas: 'Apa yang membuat kalian mudah atau sulit membedakan kedua jenis 'di'?'
  • Murid merefleksi proses belajarnya dengan menjawab: 'Apa yang sudah aku pahami hari ini?' dan 'Apa yang masih perlu aku pelajari lagi?'
  • Guru memberikan umpan balik positif dan korektif kepada setiap murid berdasarkan hasil pekerjaan mereka

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: 'di' sebagai kata depan ditulis terpisah dan diikuti tempat/waktu, sedangkan 'di' sebagai awalan ditulis menyatu dengan kata kerja
  • Guru memberikan kuis singkat lisan: menyebutkan beberapa kata dan murid menentukan apakah 'di' ditulis terpisah atau menyatu
  • Guru memberikan apresiasi kepada murid yang aktif dan menyelesaikan tugas dengan baik
  • Guru menutup pembelajaran dengan mengajak murid berdoa dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang cepat menangkap materi diberi teks bacaan tambahan untuk mencari lebih banyak contoh 'di' sebagai kata depan dan awalan; murid yang membutuhkan pendampingan ekstra diberi contoh visual dengan warna berbeda untuk membedakan kedua jenis 'di'
  • Proses: Murid yang kesulitan bekerja dalam kelompok kecil dengan bimbingan guru; murid yang sudah mahir bekerja mandiri dan diberi tantangan untuk membuat kalimat yang mengandung kedua jenis 'di' dalam satu kalimat
  • Produk: Murid yang cepat membuat poster mini tentang perbedaan 'di' kata depan dan awalan; murid yang membutuhkan dukungan cukup menyelesaikan 2 kalimat untuk masing-masing jenis 'di' dengan bantuan kartu kata

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan untuk mengukur pemahaman awal murid tentang penulisan 'di' dalam kata yang pernah mereka temui

Proses:

  • Observasi saat murid mencari contoh 'di' dalam bacaan
  • Pemeriksaan langsung hasil salin tulisan murid di buku
  • Penilaian sejawat saat murid saling mengoreksi pekerjaan teman

Akhir:

  • Penilaian kalimat yang dibuat murid menggunakan rubrik
  • Kuis lisan untuk mengecek pemahaman akhir tentang perbedaan 'di' sebagai kata depan dan awalan

Formatif:

  • Observasi selama kegiatan menemukan 'di' dalam bacaan
  • Penilaian sejawat saat murid saling memeriksa penulisan 'di'
  • Tanya jawab lisan selama proses pembelajaran

Sumatif:

  • Penilaian hasil tulisan kalimat menggunakan 'di' sebagai kata depan dan awalan
  • Kuis lisan di akhir pembelajaran

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menemukan 'di' sebagai kata depan dalam bacaanTidak dapat menemukan contoh 'di' sebagai kata depan dalam bacaanDapat menemukan 1 contoh 'di' sebagai kata depan dengan bantuan guruDapat menemukan 2 contoh 'di' sebagai kata depan dengan sedikit bantuanDapat menemukan 2 atau lebih contoh 'di' sebagai kata depan secara mandiri
Menemukan 'di' sebagai awalan dalam bacaanTidak dapat menemukan contoh 'di' sebagai awalan dalam bacaanDapat menemukan 1 contoh 'di' sebagai awalan dengan bantuan guruDapat menemukan 2 contoh 'di' sebagai awalan dengan sedikit bantuanDapat menemukan 2 atau lebih contoh 'di' sebagai awalan secara mandiri
Menulis 'di' sebagai kata depan dengan benarMenulis 'di' sebagai kata depan dengan kesalahan pada semua kalimatMenulis 'di' sebagai kata depan dengan benar pada 1 kalimatMenulis 'di' sebagai kata depan dengan benar pada 2 kalimat dengan sesekali masih raguMenulis 'di' sebagai kata depan dengan benar pada 2 atau lebih kalimat secara konsisten
Menulis 'di' sebagai awalan dengan benarMenulis 'di' sebagai awalan dengan kesalahan pada semua kalimatMenulis 'di' sebagai awalan dengan benar pada 1 kalimatMenulis 'di' sebagai awalan dengan benar pada 2 kalimat dengan sesekali masih raguMenulis 'di' sebagai awalan dengan benar pada 2 atau lebih kalimat secara konsisten
Membedakan kedua jenis 'di' dalam konteks kalimatTidak dapat membedakan 'di' sebagai kata depan dan awalanDapat membedakan kedua jenis 'di' dengan bantuan penuh dari guruDapat membedakan kedua jenis 'di' dengan sedikit bantuan dan penjelasan tambahanDapat membedakan kedua jenis 'di' secara mandiri dan menjelaskan perbedaannya

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid berhasil menemukan contoh 'di' sebagai kata depan dan awalan dalam bacaan?
  • Strategi apa yang paling efektif untuk membantu murid membedakan kedua jenis 'di'?
  • Murid mana yang masih membutuhkan pendampingan ekstra dalam menulis 'di' dengan benar?
  • Apakah alokasi waktu sudah cukup untuk semua tahap pembelajaran?
  • Apa yang perlu diperbaiki untuk pembelajaran serupa di masa mendatang?

Refleksi Murid:

  • Apa yang sudah aku pahami tentang perbedaan 'di' sebagai kata depan dan awalan?
  • Bagian mana yang masih sulit untukku?
  • Apa yang paling menyenangkan dari pembelajaran hari ini?
  • Bagaimana caraku agar bisa menulis 'di' dengan benar di kehidupan sehari-hari?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Bahasa Indonesia: Keluargaku Unik untuk SD/MI Kelas II (Edisi Revisi), Bab 3 'Berhati-hati di Mana Saja'
  2. Buku Guru Bahasa Indonesia: Keluargaku Unik untuk SD/MI Kelas II (Edisi Revisi)
  3. Teks bacaan 'Menyeberang Jalan'
  4. Papan tulis dan spidol warna-warni
  5. Kartu kata untuk diferensiasi
  6. Gambar anak-anak menyeberang jalan di zebra cross

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.