Modul AjarPertemuan 10Bab 3Fase ASemester 1

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 2: Asesmen Sumatif: Membaca, berbicara, dan menulis tentang keselamatan di tempat umum

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 2 dengan topik "Asesmen Sumatif: Membaca, berbicara, dan menulis tentang keselamatan di tempat umum". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 2: Asesmen Sumatif: Membaca, berbicara, dan menulis tentang keselamatan di tempat umum

Bahasa Indonesia - Kelas 2

Bab 3 - Pertemuan 10

MODUL AJAR

Bahasa Indonesia — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Asesmen Sumatif: Membaca, berbicara, dan menulis tentang keselamatan di tempat umum

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikAsesmen Sumatif: Membaca, berbicara, dan menulis tentang keselamatan di tempat umum
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menceritakan kembali isi teks tentang keselamatan di tempat umum secara lisan dengan volume dan intonasi yang tepat
  2. Murid dapat menulis beberapa kalimat sederhana tentang pengalaman menyeberang jalan menggunakan huruf kapital, tanda baca, dan penulisan 'di' yang benar

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa yang pernah kamu lihat atau alami saat menyeberang jalan?
  2. Mengapa kita harus berhati-hati di tempat umum seperti jalan raya?
  3. Bagaimana cara menyeberang jalan yang aman?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama
  • Guru mengecek kehadiran dan kesiapan murid
  • Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya: 'Siapa yang pernah menyeberang jalan sendiri atau bersama keluarga?' dan mencatat respon murid
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: 'Hari ini kita akan menunjukkan kemampuan berbicara dan menulis tentang keselamatan di jalan raya'
  • Guru memberikan pertanyaan pemantik: 'Apa yang kalian ingat tentang cara aman menyeberang jalan?'

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengingatkan kembali materi tentang menyeberang jalan dengan menanyakan: 'Apa saja aturan keselamatan yang sudah kita pelajari?'
  • Guru menampilkan gambar zebra cross, rambu lalu lintas, dan jembatan penyeberangan
  • Murid mengamati gambar dan menyebutkan nama-nama tempat penyeberangan yang aman
  • Guru membacakan kembali teks 'Menyeberang Jalan' dengan intonasi yang jelas sebagai model
  • Murid diminta mengingat kata-kata penting tentang keselamatan: zebra cross, lampu merah, trotoar, jembatan penyeberangan

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Asesmen berbicara: Guru memanggil murid satu per satu untuk menceritakan kembali isi teks tentang keselamatan di jalan raya dengan kata-kata sendiri
  • Guru mengamati volume suara, intonasi, dan kelengkapan isi cerita yang disampaikan murid
  • Guru mencatat penilaian pada rubrik yang telah disiapkan
  • Asesmen menulis: Guru membagikan lembar kerja dengan panduan pertanyaan (Pernahkah kamu menyeberang jalan? Di mana? Dengan siapa? Bagaimana caranya?)
  • Murid menulis cerita pengalaman menyeberang jalan minimal 3-4 kalimat sederhana
  • Guru mengingatkan untuk menggunakan huruf kapital di awal kalimat, tanda titik di akhir kalimat, dan menulis 'di' dengan benar (di jalan, di sekolah sebagai kata depan terpisah)
  • Guru berkeliling mengamati proses menulis dan memberikan bantuan jika diperlukan

Merefleksi (Berkesadaran, Menggembirakan):

  • Guru mengajak murid merefleksi: 'Bagaimana perasaanmu setelah bercerita dan menulis hari ini?'
  • Murid diminta mengangkat tangan dan menyampaikan hal yang mudah dan hal yang masih sulit
  • Guru memberikan umpan balik positif: 'Bapak/Ibu Guru bangga melihat kalian berani bercerita dan menulis dengan rapi'
  • Guru menanyakan: 'Apa yang akan kamu lakukan agar semakin baik dalam berbicara dan menulis?'
  • Murid menuliskan satu target pribadi di buku catatan, misalnya: 'Saya akan lebih berani bicara dengan suara keras' atau 'Saya akan menulis lebih rapi'

Penutup:

  • Guru dan murid bersama-sama menyimpulkan: 'Kita sudah belajar menceritakan dan menulis tentang keselamatan di jalan raya'
  • Guru memberikan apresiasi kepada semua murid atas usaha dan kerja kerasnya
  • Guru mengingatkan pentingnya selalu berhati-hati di tempat umum
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa bersama dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang belum fasih membaca dapat menggunakan gambar sebagai bantuan visual untuk bercerita
  • Proses: Murid yang masih kesulitan menulis dapat didampingi guru atau menggunakan bantuan kartu kata. Murid yang sudah lancar dapat menulis cerita lebih panjang (5-6 kalimat) dan menambahkan detail perasaan
  • Produk: Murid dapat memilih menulis di buku tulis atau di lembar kerja bergaris. Murid yang sudah mahir dapat menambahkan gambar ilustrasi pada ceritanya

ASESMEN

Awal:

  • Guru bertanya kepada murid tentang pengalaman menyeberang jalan untuk menggali pengetahuan awal
  • Guru mengamati kesiapan murid dalam berbicara dan menulis

Proses:

  • Observasi langsung saat murid menceritakan kembali teks tentang keselamatan
  • Pengamatan saat murid menulis cerita di lembar kerja
  • Memberikan umpan balik segera jika ada kesalahan penggunaan huruf kapital atau penulisan 'di'

Akhir:

  • Penilaian hasil akhir kemampuan bercerita lisan dengan rubrik
  • Penilaian hasil tulisan cerita pengalaman menyeberang jalan dengan rubrik
  • Refleksi murid tentang proses belajarnya

Formatif:

  • Observasi saat murid bercerita: volume suara, intonasi, dan kelengkapan isi
  • Observasi saat murid menulis: penggunaan huruf kapital, tanda baca, dan penulisan 'di'

Sumatif:

  • Penilaian kemampuan bercerita lisan menggunakan rubrik
  • Penilaian hasil tulisan cerita pengalaman menggunakan rubrik

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Bercerita lisan (volume dan intonasi)Bercerita dengan suara sangat pelan, intonasi datar, dan sulit dipahamiBercerita dengan suara pelan, intonasi kurang bervariasi, kadang terdengarBercerita dengan suara cukup keras, intonasi mulai bervariasi, dapat dipahamiBercerita dengan suara jelas dan keras, intonasi tepat dan bervariasi, mudah dipahami
Kelengkapan isi ceritaMenceritakan kurang dari 2 informasi penting tentang keselamatanMenceritakan 2-3 informasi penting tentang keselamatanMenceritakan 4-5 informasi penting tentang keselamatan dengan runtutMenceritakan lebih dari 5 informasi penting tentang keselamatan dengan runtut dan detail
Penggunaan huruf kapitalTidak menggunakan huruf kapital di awal kalimat sama sekaliMenggunakan huruf kapital di awal kalimat pada 1-2 kalimat sajaMenggunakan huruf kapital di awal kalimat dengan benar pada sebagian besar kalimatMenggunakan huruf kapital di awal kalimat dan nama tempat dengan benar di semua kalimat
Penggunaan tanda bacaTidak menggunakan tanda titik di akhir kalimatMenggunakan tanda titik hanya pada 1-2 kalimatMenggunakan tanda titik di akhir kalimat dengan benar pada sebagian besar kalimatMenggunakan tanda titik di akhir kalimat dengan benar dan konsisten di semua kalimat
Penulisan 'di' sebagai kata depanMenuliskan 'di' menyambung dengan kata berikutnya (dijalan, disekolah)Kadang menuliskan 'di' terpisah dengan benar, kadang masih menyambungMenuliskan 'di' terpisah dengan benar pada sebagian besar kataMenuliskan 'di' terpisah dengan benar dan konsisten (di jalan, di zebra cross)
Kerapian dan keterbacaan tulisanTulisan tidak rapi dan sulit dibacaTulisan kurang rapi, beberapa huruf masih sulit dibacaTulisan cukup rapi dan sebagian besar dapat dibaca dengan jelasTulisan rapi, terbaca dengan jelas, dan konsisten

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid berhasil menyelesaikan asesmen berbicara dan menulis?
  • Murid mana yang masih memerlukan pendampingan tambahan dalam menulis atau berbicara?
  • Apakah rubrik penilaian yang digunakan sudah sesuai dengan kemampuan murid kelas 2?
  • Apa yang perlu diperbaiki dalam proses asesmen sumatif ini agar lebih efektif?

Refleksi Murid:

  • Bagaimana perasaanmu setelah bercerita di depan guru?
  • Apa yang menurutmu paling mudah saat menulis cerita hari ini?
  • Apa yang masih kamu rasa sulit dan ingin kamu perbaiki?
  • Apa yang sudah kamu pelajari tentang keselamatan di jalan raya?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas 2: Keluargaku Unik (Edisi Revisi), Bab 3 Berhati-hati di Mana Saja
  2. Buku Guru Bahasa Indonesia Kelas 2: Keluargaku Unik (Edisi Revisi), Bab 3
  3. Gambar zebra cross, rambu lalu lintas, dan jembatan penyeberangan
  4. Lembar kerja cerita pengalaman menyeberang jalan
  5. Rubrik penilaian berbicara dan menulis
  6. Teks lagu 'Menyeberang Jalan' karya Heddy Israhadi Hatami

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.