Modul AjarPertemuan 6Bab 2Fase ASemester 1

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 2: Berbicara Santun tentang Olahraga sebagai Cara Menjaga Kesehatan

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 2 dengan topik "Berbicara Santun tentang Olahraga sebagai Cara Menjaga Kesehatan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 2: Berbicara Santun tentang Olahraga sebagai Cara Menjaga Kesehatan

Bahasa Indonesia - Kelas 2

Bab 2 - Pertemuan 6

MODUL AJAR

Bahasa Indonesia — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Berbicara Santun tentang Olahraga sebagai Cara Menjaga Kesehatan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikBerbicara Santun tentang Olahraga sebagai Cara Menjaga Kesehatan
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat berbicara dengan santun tentang olahraga sebagai cara menjaga kesehatan menggunakan volume dan intonasi yang tepat
  2. Murid dapat merespons pertanyaan dan menanggapi komentar teman tentang jenis olahraga kesukaan yang berkaitan dengan menjaga kesehatan dengan kalimat yang santun

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa olahraga kesukaanmu?
  2. Mengapa kita perlu berolahraga untuk menjaga kesehatan?
  3. Bagaimana cara berbicara yang santun saat menceritakan olahraga kesukaan kita?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengajak murid berdiri dan melakukan gerakan peregangan sederhana (memutar kepala, menggerakkan tangan, dan melompat kecil) selama 2 menit
  • Guru bertanya: 'Bagaimana perasaan kalian setelah bergerak?' untuk membangun kesadaran tentang manfaat olahraga
  • Guru menunjukkan gambar berbagai jenis olahraga (sepak bola, bulu tangkis, bersepeda, berenang, senam) dan bertanya: 'Siapa yang pernah melakukan olahraga ini?'
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: Hari ini kita akan belajar berbicara dengan santun tentang olahraga kesukaan kita

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memodelkan cara berbicara santun tentang olahraga kesukaan dengan volume dan intonasi yang tepat: 'Olahraga kesukaanku adalah berenang. Aku suka berenang karena membuat tubuhku sehat dan kuat'
  • Guru menjelaskan ciri-ciri berbicara santun: menggunakan kata 'tolong', 'terima kasih', 'maaf', berbicara dengan suara yang tidak terlalu keras atau pelan, dan menggunakan nada yang ramah
  • Murid mengamati grafik 'Olahraga Kesukaanku' di buku siswa halaman 31 bersama guru
  • Guru membimbing murid membaca grafik: 'Berapa anak yang suka sepak bola? Olahraga apa yang paling banyak disukai?'
  • Guru mendemonstrasikan cara merespons pertanyaan dengan santun: 'Terima kasih atas pertanyaannya. Aku suka senam karena bisa dilakukan di rumah'

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagi murid menjadi kelompok kecil (4-5 anak per kelompok)
  • Setiap murid dalam kelompok berbicara bergantian tentang olahraga kesukaannya menggunakan kalimat lengkap dengan volume dan intonasi yang tepat
  • Anggota kelompok lain mendengarkan dengan penuh perhatian, kemudian mengajukan satu pertanyaan atau memberikan komentar dengan santun
  • Murid yang mendapat pertanyaan merespons dengan kalimat santun, misalnya: 'Terima kasih sudah bertanya. Aku suka bersepeda karena bisa melihat pemandangan'
  • Guru berkeliling memantau dan memberikan umpan balik langsung tentang kesantunan, volume, dan intonasi murid
  • Setelah semua murid dalam kelompok berbicara, guru meminta 3-4 murid untuk maju ke depan kelas dan mempresentasikan olahraga kesukaannya
  • Murid lain diberi kesempatan bertanya atau memberikan komentar, dan presenter merespons dengan santun

Merefleksi (Berkesadaran, Menggembirakan):

  • Guru mengajak murid duduk melingkar dan bertanya: 'Apa yang kalian rasakan saat berbicara tentang olahraga kesukaan kalian?'
  • Guru memandu diskusi: 'Mengapa penting berbicara dengan santun kepada teman?'
  • Murid diminta menuliskan satu kalimat sederhana di buku tugas tentang olahraga kesukaan dan manfaatnya untuk kesehatan, contoh: 'Aku suka bermain sepak bola. Sepak bola membuat tubuhku sehat.'
  • Beberapa murid membacakan kalimat mereka dengan volume dan intonasi yang tepat
  • Guru memberikan apresiasi kepada semua murid yang telah berbicara dengan santun

Penutup:

  • Guru merangkum pembelajaran: 'Hari ini kita belajar berbicara santun tentang olahraga kesukaan dengan volume dan intonasi yang tepat, serta merespons pertanyaan teman dengan baik'
  • Guru bertanya: 'Olahraga apa yang akan kalian lakukan di rumah untuk menjaga kesehatan?'
  • Guru memberikan penguatan: 'Berolahraga membuat tubuh kita sehat dan kuat. Berbicara dengan santun membuat teman senang mendengarkan kita'
  • Guru menutup pembelajaran dengan mengajak murid menyanyikan lagu pendek tentang olahraga sambil bergerak

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang membutuhkan dukungan tambahan diberikan kartu bergambar olahraga dengan kalimat awal yang bisa dilengkapi. Murid yang sudah mahir diminta menjelaskan manfaat olahraga kesukaannya dengan lebih detail.
  • Proses: Murid yang belum percaya diri berbicara di depan kelas boleh berlatih dalam kelompok kecil lebih dulu dengan pendampingan guru. Murid yang sudah lancar diminta menjadi model bagi teman-temannya.
  • Produk: Murid yang belum lancar menulis boleh menggambar olahraga kesukaannya dan menceritakannya secara lisan. Murid yang sudah lancar menulis diminta membuat 2-3 kalimat lengkap dengan pola S-P-O tentang olahraga dan kesehatan.

ASESMEN

Awal:

  • Guru mengamati respons murid saat menjawab pertanyaan pemantik tentang olahraga kesukaan
  • Guru menanyakan pengalaman murid berbicara di depan teman-teman untuk mengetahui kesiapan awal

Proses:

  • Observasi saat murid berbicara dalam kelompok kecil: mencatat murid yang menggunakan volume dan intonasi tepat serta berbicara dengan santun
  • Umpan balik langsung kepada murid selama kegiatan kelompok berlangsung
  • Catatan anekdot tentang kemampuan murid merespons pertanyaan dan komentar teman

Akhir:

  • Penilaian presentasi individu menggunakan rubrik dengan aspek kesantunan, volume dan intonasi, serta kemampuan merespons
  • Penilaian kalimat tertulis murid tentang olahraga kesukaan dan manfaatnya bagi kesehatan

Formatif:

  • Observasi selama diskusi kelompok: guru mencatat murid yang berbicara dengan santun, menggunakan volume dan intonasi tepat, serta merespons pertanyaan dengan baik
  • Penilaian saat presentasi: guru menilai kesantunan, kejelasan, dan kemampuan merespons

Sumatif:

  • Penilaian presentasi individu di depan kelas menggunakan rubrik
  • Penilaian kalimat tertulis tentang olahraga dan kesehatan

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kesantunan berbicaraMurid belum menggunakan kata-kata santun dan nada bicara kurang ramahMurid mulai menggunakan kata-kata santun tetapi masih perlu diingatkanMurid berbicara dengan santun menggunakan kata 'tolong', 'terima kasih', dan nada ramahMurid konsisten berbicara dengan sangat santun, menggunakan kata-kata sopan, dan nada sangat ramah dalam berbagai situasi
Volume dan intonasiMurid berbicara terlalu pelan atau terlalu keras, intonasi datarMurid berbicara dengan volume yang cukup tetapi intonasi masih monotonMurid berbicara dengan volume yang tepat dan intonasi yang bervariasiMurid berbicara dengan volume sangat jelas dan intonasi yang ekspresif sesuai konteks
Kemampuan merespons pertanyaan dan komentarMurid belum mampu merespons pertanyaan atau komentar teman dengan jelasMurid merespons pertanyaan tetapi jawaban masih sangat singkat dan kurang santunMurid merespons pertanyaan dan komentar dengan santun menggunakan kalimat lengkapMurid merespons pertanyaan dan komentar dengan sangat santun, jelas, dan memberikan penjelasan tambahan yang relevan
Konten pembicaraanMurid belum dapat menyebutkan olahraga kesukaan dan kaitannya dengan kesehatanMurid menyebutkan olahraga kesukaan tetapi belum menghubungkannya dengan kesehatanMurid menyebutkan olahraga kesukaan dan menjelaskan manfaatnya untuk kesehatan dengan sederhanaMurid menyebutkan olahraga kesukaan dan menjelaskan secara rinci bagaimana olahraga tersebut menjaga kesehatan tubuh

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid mendapat kesempatan berbicara dan merespons?
  • Strategi apa yang efektif untuk membantu murid berbicara dengan santun dan percaya diri?
  • Apakah diferensiasi yang diberikan sudah sesuai dengan kebutuhan murid?
  • Apa yang perlu diperbaiki dalam pembelajaran berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Apa olahraga kesukaanmu dan mengapa?
  • Bagaimana perasaanmu saat berbicara di depan teman-teman?
  • Apa yang kamu pelajari tentang cara berbicara dengan santun?
  • Olahraga apa yang akan kamu lakukan untuk menjaga kesehatanmu?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas 2: Keluargaku Unik (Edisi Revisi) Bab 2 halaman 31
  2. Buku Guru Bahasa Indonesia Kelas 2: Keluargaku Unik (Edisi Revisi) Bab 2 halaman 58-62
  3. Gambar berbagai jenis olahraga (sepak bola, bulu tangkis, bersepeda, berenang, senam)
  4. Kartu bergambar olahraga untuk diferensiasi
  5. Papan tulis dan spidol untuk membuat grafik olahraga kesukaan
  6. Kertas dan alat tulis untuk murid

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.