Modul AjarPertemuan 9Bab 1Fase ASemester 1

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 2: Menulis Jenis Perasaan dan Kalimat Sederhana Tentang Perasaan

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 2 dengan topik "Menulis Jenis Perasaan dan Kalimat Sederhana Tentang Perasaan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 2: Menulis Jenis Perasaan dan Kalimat Sederhana Tentang Perasaan

Bahasa Indonesia - Kelas 2

Bab 1 - Pertemuan 9

MODUL AJAR

Bahasa Indonesia — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Menulis Jenis Perasaan dan Kalimat Sederhana Tentang Perasaan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikMenulis Jenis Perasaan dan Kalimat Sederhana Tentang Perasaan
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menulis di atas kertas nama-nama jenis perasaan dengan ejaan yang benar dan tulisan yang rapi serta terbaca
  2. Murid dapat menulis jawaban pertanyaan terkait isi teks fiksi sederhana tentang perasaan dengan huruf kapital di awal kalimat yang benar

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Perasaan apa yang kamu rasakan hari ini?
  2. Bagaimana cara kamu menuliskan perasaanmu agar orang lain bisa memahaminya?
  3. Mengapa huruf kapital penting dalam menulis kalimat?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama
  • Guru melakukan asesmen awal dengan menanyakan perasaan murid hari ini dan meminta beberapa murid menyebutkan jenis perasaan yang mereka ketahui
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: hari ini kita akan belajar menulis nama-nama perasaan dengan rapi dan menulis kalimat tentang perasaan dengan huruf kapital yang benar
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik: Siapa yang pernah merasa sedih? Bagaimana cara kalian menuliskan kata 'sedih' dengan benar?

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menayangkan atau menuliskan di papan tulis berbagai nama jenis perasaan: senang, sedih, marah, takut, bangga, kecewa, bosan, terkejut
  • Murid mengamati dan membaca bersama-sama nama-nama perasaan tersebut dengan suara lantang
  • Guru menjelaskan bagaimana menulis setiap kata dengan ejaan yang benar, tulisan rapi, dan terbaca, sambil memodelkan di papan tulis
  • Guru menunjukkan contoh kalimat sederhana tentang perasaan: 'Saya merasa senang karena dapat nilai bagus.' dan menjelaskan penggunaan huruf kapital di awal kalimat
  • Murid mengidentifikasi huruf kapital dalam contoh kalimat yang ditampilkan guru

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid menulis di buku tulis masing-masing 5-8 nama jenis perasaan yang telah dipelajari dengan ejaan yang benar dan tulisan yang rapi
  • Guru berkeliling memeriksa tulisan murid dan memberikan umpan balik langsung tentang ketepatan ejaan dan kerapian tulisan
  • Guru membagikan lembar kerja dengan gambar situasi yang menggambarkan berbagai perasaan (sesuai buku siswa hal. 12-13)
  • Murid melengkapi kalimat 'Saya merasa ... karena ...' sesuai dengan gambar, memastikan menggunakan huruf kapital di awal kalimat dan tanda baca titik di akhir
  • Murid menulis minimal 3 kalimat sederhana tentang perasaan berdasarkan gambar yang disediakan

Merefleksi (Berkesadaran, Menggembirakan):

  • Beberapa murid maju membacakan hasil tulisan mereka di depan kelas
  • Teman-teman memberikan apresiasi dan masukan apakah huruf kapital sudah digunakan dengan benar
  • Guru memberikan umpan balik positif dan menunjukkan contoh tulisan yang baik dari beberapa murid
  • Murid merefleksikan: Apa yang sudah saya pelajari hari ini? Bagian mana yang masih sulit? Apa yang akan saya lakukan agar tulisan saya lebih rapi?

Penutup:

  • Guru dan murid bersama-sama menyimpulkan pembelajaran: menulis nama perasaan harus dengan ejaan benar dan tulisan rapi; setiap kalimat dimulai dengan huruf kapital
  • Guru melakukan asesmen akhir dengan meminta murid menulis satu kalimat tentang perasaan mereka hari ini dengan huruf kapital dan tanda baca yang benar
  • Guru memberikan penguatan positif dan motivasi agar murid terus berlatih menulis dengan rapi
  • Guru menutup pembelajaran dengan mengajak murid berdoa dan salam

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang sudah lancar dapat menulis lebih banyak jenis perasaan (10-12 kata) dan kalimat yang lebih panjang. Murid yang membutuhkan dukungan tambahan diberi kartu kata dengan garis putus-putus untuk ditebalkan
  • Proses: Murid yang cepat bekerja secara mandiri, sementara murid yang membutuhkan bantuan didampingi guru atau teman sebaya dalam kelompok kecil. Guru memberikan scaffolding bertahap sesuai kebutuhan
  • Produk: Murid yang sudah mahir diminta membuat poster mini berisi 5 jenis perasaan dengan ilustrasi dan kalimat. Murid yang masih berlatih cukup menulis 3-5 nama perasaan dengan rapi dan 2 kalimat sederhana

ASESMEN

Awal:

  • Guru menanyakan secara lisan: Perasaan apa yang kalian rasakan hari ini? Siapa yang bisa menyebutkan jenis-jenis perasaan?
  • Guru meminta 3-5 murid menuliskan satu kata perasaan di papan tulis untuk melihat kemampuan awal menulis dan ejaan

Proses:

  • Observasi guru saat murid menulis nama-nama perasaan: ejaan, kerapian, keterbacaan tulisan
  • Guru berkeliling dan memeriksa hasil kerja murid secara langsung, memberikan umpan balik segera
  • Penilaian sejawat: teman memberikan komentar tentang ketepatan huruf kapital dalam kalimat yang dibacakan

Akhir:

  • Murid menulis satu kalimat lengkap tentang perasaan mereka hari ini dengan huruf kapital di awal dan tanda baca titik di akhir
  • Guru mengumpulkan lembar kerja murid untuk dinilai menggunakan rubrik
  • Penilaian diri murid: murid mengisi checklist sederhana tentang apa yang sudah mereka kuasai

Formatif:

  • Observasi selama murid menulis nama-nama perasaan: ketepatan ejaan, kerapian tulisan, keterbacaan
  • Pengecekan langsung hasil tulisan kalimat: penggunaan huruf kapital di awal kalimat, tanda baca titik di akhir kalimat
  • Penilaian sejawat saat murid membacakan hasil tulisan mereka

Sumatif:

  • Tugas tertulis: murid menulis 5 nama jenis perasaan dengan ejaan benar dan tulisan rapi
  • Tugas tertulis: murid menulis 3 kalimat sederhana tentang perasaan dengan huruf kapital dan tanda baca yang benar
  • Penilaian menggunakan rubrik untuk mengukur pencapaian tujuan pembelajaran

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menulis nama jenis perasaan dengan ejaan benarMurid menulis kurang dari 3 nama perasaan dan terdapat lebih dari 3 kesalahan ejaanMurid menulis 3-4 nama perasaan dengan 2-3 kesalahan ejaanMurid menulis 5-6 nama perasaan dengan 1 kesalahan ejaan atau tanpa kesalahanMurid menulis 7 atau lebih nama perasaan dengan ejaan benar semua
Kerapian dan keterbacaan tulisanTulisan tidak rapi, sulit dibaca, huruf tidak konsistenTulisan cukup rapi namun masih ada beberapa huruf yang kurang jelasTulisan rapi dan terbaca dengan jelas, hanya 1-2 huruf kurang konsistenTulisan sangat rapi, terbaca dengan sangat jelas, dan konsisten
Penggunaan huruf kapital di awal kalimatTidak menggunakan huruf kapital di awal kalimat pada semua kalimat yang ditulisMenggunakan huruf kapital di awal kalimat hanya pada 1 dari 3 kalimatMenggunakan huruf kapital di awal kalimat pada 2 dari 3 kalimat dengan benarMenggunakan huruf kapital di awal kalimat pada semua kalimat (3 kalimat) dengan benar
Menulis kalimat sederhana tentang perasaanMurid belum dapat menulis kalimat lengkap, hanya menulis kata-kata terpisahMurid menulis 1-2 kalimat sederhana namun struktur belum lengkap atau makna kurang jelasMurid menulis 2-3 kalimat sederhana dengan struktur lengkap dan makna jelasMurid menulis 3 atau lebih kalimat sederhana dengan struktur lengkap, makna jelas, dan variasi kata yang baik

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid dapat menulis nama-nama perasaan dengan ejaan yang benar? Jika belum, strategi apa yang perlu saya tambahkan?
  • Bagaimana efektivitas modeling yang saya lakukan dalam mengajarkan penggunaan huruf kapital?
  • Murid mana yang membutuhkan pendampingan lebih intensif dalam menulis? Apa rencana tindak lanjut saya?
  • Apakah diferensiasi yang saya berikan sudah sesuai dengan kebutuhan murid yang beragam?

Refleksi Murid:

  • Perasaan apa yang saya tulis hari ini?
  • Apa yang sudah saya bisa lakukan dengan baik dalam menulis?
  • Apa yang masih sulit bagi saya? Apa yang akan saya lakukan agar lebih baik?
  • Apakah saya sudah menulis dengan rapi dan menggunakan huruf kapital dengan benar?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Bahasa Indonesia: Keluargaku Unik untuk SD/MI Kelas II (Edisi Revisi), halaman 12-14
  2. Buku Guru Bahasa Indonesia: Keluargaku Unik untuk SD/MI Kelas II (Edisi Revisi)
  3. Papan tulis dan spidol warna-warni
  4. Lembar kerja bergambar tentang berbagai situasi yang menggambarkan perasaan
  5. Kartu kata nama-nama perasaan dengan garis putus-putus (untuk diferensiasi)
  6. Kertas HVS atau buku tulis murid
  7. Pensil, penghapus, dan pensil warna

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.