Modul AjarPertemuan 7Bab 6Fase ESemester 2

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 10: Asesmen Sumatif Bab 6: Berkarya dan Berekspresi Melalui Puisi

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 10 dengan topik "Asesmen Sumatif Bab 6: Berkarya dan Berekspresi Melalui Puisi". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 10: Asesmen Sumatif Bab 6: Berkarya dan Berekspresi Melalui Puisi

Bahasa Indonesia - Kelas 10

Bab 6 - Pertemuan 7

MODUL AJAR

Bahasa Indonesia — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Asesmen Sumatif Bab 6: Berkarya dan Berekspresi Melalui Puisi

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikAsesmen Sumatif Bab 6: Berkarya dan Berekspresi Melalui Puisi
Alokasi Waktu2x45 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui asesmen sumatif tertulis, murid dapat menunjukkan kemampuan menyimpulkan karakteristik puisi, menganalisis diksi, rima, tipografi, tema, dan suasana puisi secara kritis
  2. Melalui asesmen sumatif kinerja, murid dapat mendemonstrasikan kemampuan menulis resensi buku antologi puisi dan/atau membacakan puisi dengan penghayatan dan ekspresi yang sesuai

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Sejauh mana kalian merasa telah memahami unsur-unsur puisi yang telah dipelajari selama bab ini?
  2. Apa tantangan terbesar yang kalian hadapi dalam menganalisis atau menciptakan karya sastra seperti puisi?
  3. Bagaimana perasaan kalian ketika akan menunjukkan pemahaman kalian melalui asesmen ini?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa, dilanjutkan dengan mengecek kehadiran murid
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: melaksanakan asesmen sumatif untuk mengukur pemahaman murid terhadap materi puisi yang telah dipelajari
  • Guru memberikan pertanyaan pemantik untuk menggali kesiapan mental dan emosional murid menghadapi asesmen
  • Guru melakukan asesmen diagnostik singkat dengan menanyakan konsep kunci yang telah dipelajari: 'Sebutkan tiga unsur utama puisi yang telah kita pelajari!'
  • Guru menjelaskan struktur asesmen: bagian tertulis (analisis puisi) dan bagian kinerja (menulis resensi atau membacakan puisi)
  • Guru menekankan bahwa asesmen adalah kesempatan untuk menunjukkan pemahaman, bukan sekadar mencari nilai

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran):

  • Murid menerima lembar soal asesmen sumatif tertulis yang berisi teks puisi untuk dianalisis
  • Murid membaca dengan cermat instruksi asesmen dan teks puisi yang disediakan
  • Murid mengidentifikasi pertanyaan-pertanyaan yang harus dijawab: karakteristik puisi, diksi, rima, tipografi, tema, dan suasana
  • Guru memberikan waktu 5 menit untuk murid membaca dan memahami soal secara menyeluruh sebelum mulai menjawab
  • Murid mengangkat tangan jika ada instruksi yang belum jelas (guru menjawab tanpa memberikan petunjuk jawaban)

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid mulai mengerjakan asesmen tertulis secara mandiri: menganalisis diksi dengan mengidentifikasi pilihan kata khas dan menafsirkan maknanya (30 menit)
  • Murid menganalisis rima dan pola bunyi dalam puisi yang diberikan, menjelaskan efek estetikanya
  • Murid menganalisis tipografi puisi dan menjelaskan fungsinya dalam mendukung makna
  • Murid menyimpulkan tema dan suasana puisi berdasarkan unsur-unsur yang telah dianalisis
  • Setelah menyelesaikan asesmen tertulis, murid yang memilih opsi menulis resensi mulai menyusun resensi buku antologi puisi (memuat identitas buku, sinopsis, kelebihan, kekurangan, dan rekomendasi)
  • Murid yang memilih opsi pembacaan puisi mempersiapkan puisi pilihan mereka dan berlatih membacakan dengan penghayatan dan ekspresi yang sesuai (10 menit persiapan)
  • Guru memantau proses pengerjaan, memberikan dukungan teknis tanpa memberikan petunjuk jawaban

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid yang telah selesai mengerjakan asesmen tertulis dan menulis resensi menyerahkan lembar jawaban kepada guru
  • Murid yang memilih opsi pembacaan puisi tampil membacakan puisi di depan kelas secara bergiliran (3-4 menit per murid, dinilai oleh guru menggunakan rubrik kinerja)
  • Setelah semua murid menyelesaikan asesmen, guru meminta murid menuliskan refleksi singkat: 'Bagian mana yang paling menantang? Apa yang kalian pelajari tentang diri kalian dari proses ini?'
  • Murid berbagi refleksi secara sukarela (2-3 murid) untuk memberikan gambaran umum pengalaman belajar mereka
  • Guru memberikan apresiasi atas usaha dan kejujuran murid selama asesmen

Penutup:

  • Guru memberikan gambaran umum tentang proses penilaian: kapan hasil akan diumumkan dan bagaimana umpan balik akan diberikan
  • Guru menyampaikan apresiasi kepada seluruh murid atas dedikasi mereka dalam mempelajari materi puisi sepanjang bab ini
  • Guru memberikan pratinjau singkat tentang materi yang akan dipelajari di bab berikutnya
  • Guru menutup pembelajaran dengan refleksi bersama: 'Apa makna puisi bagi kalian setelah mempelajarinya secara mendalam?'
  • Guru menutup dengan salam dan doa

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang membutuhkan dukungan tambahan, guru menyediakan puisi dengan kompleksitas lebih sederhana atau memberikan glosarium istilah sastra. Untuk murid tingkat lanjut, guru menyediakan puisi kontemporer dengan diksi dan struktur yang lebih kompleks.
  • Proses: Murid dapat memilih antara menulis resensi atau membacakan puisi sebagai asesmen kinerja sesuai dengan kekuatan mereka. Guru memberikan waktu tambahan bagi murid yang membutuhkan, dan memberikan pilihan bekerja di ruang yang lebih tenang jika diperlukan.
  • Produk: Murid tingkat lanjut dapat menambahkan analisis komparatif antar-puisi dalam resensi mereka atau menampilkan musikalisasi puisi. Murid yang membutuhkan penyesuaian dapat fokus pada aspek inti analisis tanpa elaborasi mendalam.

ASESMEN

Awal:

  • Pertanyaan lisan diagnostik: 'Sebutkan tiga unsur utama puisi yang telah kita pelajari!' untuk mengecek retensi konsep
  • Observasi respons murid terhadap pertanyaan pemantik untuk mengukur kesiapan emosional dan kognitif

Proses:

  • Observasi selama murid membaca dan memahami instruksi asesmen (tahap Memahami)
  • Monitoring saat murid mengerjakan asesmen tertulis dan menyusun resensi atau mempersiapkan pembacaan puisi (tahap Mengaplikasi)
  • Pencatatan pertanyaan atau kesulitan yang diajukan murid sebagai indikator area yang perlu diperjelas di pembelajaran mendatang

Akhir:

  • Penilaian hasil asesmen tertulis menggunakan rubrik analisis puisi (diksi, rima, tipografi, tema, suasana)
  • Penilaian resensi buku antologi puisi menggunakan rubrik penulisan (kelengkapan unsur, ketepatan analisis, kekritisan)
  • Penilaian pembacaan puisi menggunakan rubrik kinerja (penghayatan, ekspresi, artikulasi, interpretasi)
  • Refleksi tertulis murid tentang proses dan pembelajaran selama asesmen

Formatif:

  • Observasi kesiapan dan pemahaman murid saat membaca instruksi asesmen
  • Monitoring proses pengerjaan asesmen untuk memastikan murid memahami tugas

Sumatif:

  • Asesmen tertulis: analisis diksi, rima, tipografi, tema, dan suasana puisi menggunakan rubrik penilaian tertulis
  • Asesmen kinerja: penilaian resensi buku antologi puisi menggunakan rubrik penulisan, atau penilaian pembacaan puisi menggunakan rubrik kinerja

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kemampuan mengidentifikasi dan menganalisis diksiMurid hanya menyebutkan satu diksi tanpa penjelasan makna atau penafsiranMurid menyebutkan dua diksi dengan penjelasan makna yang masih terbatasMurid menyebutkan tiga diksi dengan penjelasan makna dan penafsiran yang cukup jelasMurid menyebutkan minimal empat diksi dengan penjelasan makna, penafsiran, dan efek estetikanya secara mendalam
Kemampuan mengidentifikasi dan menganalisis rimaMurid tidak mampu mengidentifikasi pola rima dalam puisiMurid mengidentifikasi pola rima tetapi belum menjelaskan efeknyaMurid mengidentifikasi pola rima dan menjelaskan efek estetikanya secara umumMurid mengidentifikasi pola rima, menjelaskan efek estetika dan fungsinya dalam mendukung makna puisi secara kritis
Kemampuan menganalisis tipografiMurid tidak mampu menjelaskan fungsi tipografi dalam puisiMurid menjelaskan tipografi secara deskriptif tanpa mengaitkan dengan maknaMurid menjelaskan tipografi dan mengaitkan dengan makna puisi secara sederhanaMurid menganalisis tipografi secara mendalam, menjelaskan bagaimana tampilan visual mendukung interpretasi dan makna puisi
Kemampuan menyimpulkan tema dan suasana puisiMurid belum mampu menyimpulkan tema dan suasana puisi dengan tepatMurid menyimpulkan tema atau suasana tetapi belum didukung bukti tekstual yang memadaiMurid menyimpulkan tema dan suasana dengan dukungan bukti tekstual yang cukupMurid menyimpulkan tema dan suasana secara kritis dengan analisis mendalam dan dukungan bukti tekstual yang kuat
Kemampuan menulis resensi buku antologi puisiResensi belum memuat unsur identitas buku, sinopsis, dan penilaian kritisResensi memuat identitas buku dan sinopsis tetapi penilaian masih bersifat deskriptif, belum kritisResensi memuat identitas buku, sinopsis, kelebihan dan kekurangan dengan analisis yang cukup logis dan kritisResensi memuat semua unsur lengkap (identitas, sinopsis, kelebihan, kekurangan, rekomendasi) dengan analisis yang sangat logis, kritis, dan reflektif
Kemampuan membacakan puisi dengan penghayatan dan ekspresiPembacaan puisi datar tanpa penghayatan, ekspresi, dan artikulasi yang kurang jelasPembacaan puisi menunjukkan penghayatan minimal, ekspresi terbatas, artikulasi cukup jelasPembacaan puisi menunjukkan penghayatan dan ekspresi yang sesuai dengan makna puisi, artikulasi jelasPembacaan puisi sangat menghayati dengan ekspresi, gestur, intonasi, dan artikulasi yang sangat sesuai, menunjukkan interpretasi mendalam terhadap makna puisi

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah instruksi asesmen cukup jelas bagi semua murid?
  • Bagian mana dari asesmen yang paling menantang bagi murid, dan apa yang bisa diperbaiki di pembelajaran mendatang?
  • Apakah rubrik penilaian yang digunakan sudah mengukur kompetensi murid secara adil dan komprehensif?
  • Bagaimana saya dapat memberikan umpan balik yang lebih bermakna untuk mendukung perkembangan literasi sastra murid?

Refleksi Murid:

  • Bagian asesmen mana yang paling menantang bagimu, dan mengapa?
  • Apa yang kamu pelajari tentang dirimu sendiri dari proses mengerjakan asesmen ini?
  • Setelah mempelajari puisi secara mendalam, bagaimana pandanganmu tentang puisi berubah?
  • Keterampilan apa yang ingin kamu tingkatkan dalam memahami dan mengapresiasi karya sastra?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas X SMA/MA/SMK/MAK (Edisi Revisi) Bab VI - Berkarya dan Berekspresi Melalui Puisi
  2. Buku Guru Bahasa Indonesia Kelas X SMA/MA/SMK/MAK (Edisi Revisi) Bab VI
  3. Lembar soal asesmen sumatif tertulis (teks puisi untuk dianalisis)
  4. Rubrik penilaian analisis puisi, penulisan resensi, dan pembacaan puisi
  5. Buku antologi puisi (untuk murid yang memilih opsi menulis resensi)
  6. Lembar refleksi murid

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.