Modul AjarPertemuan 5Bab 6Fase ESemester 2

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 10: Menulis Resensi Buku Antologi Puisi secara Logis dan Kritis

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 10 dengan topik "Menulis Resensi Buku Antologi Puisi secara Logis dan Kritis". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 10: Menulis Resensi Buku Antologi Puisi secara Logis dan Kritis

Bahasa Indonesia - Kelas 10

Bab 6 - Pertemuan 5

MODUL AJAR

Bahasa Indonesia — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Menulis Resensi Buku Antologi Puisi secara Logis dan Kritis

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikMenulis Resensi Buku Antologi Puisi secara Logis dan Kritis
Alokasi Waktu2x45 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui kegiatan menganalisis buku antologi puisi, murid dapat menulis gagasan, pikiran, atau pesan dalam bentuk resensi buku antologi puisi secara logis dan kritis.
  2. Melalui proses penulisan resensi, murid dapat memublikasikan hasil resensi di media cetak, elektronik, dan/atau digital.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian membaca resensi buku? Apa yang membuat sebuah resensi menarik dan bermanfaat bagi pembaca?
  2. Bagaimana cara menyampaikan pendapat yang logis dan kritis tentang buku kumpulan puisi secara tertulis?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pembelajaran dengan salam dan menanyakan kabar murid.
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik: menanyakan secara lisan, 'Apa yang kalian ketahui tentang resensi buku? Pernahkah menulis atau membacanya?' dan 'Apa saja unsur penting dalam resensi?'
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan manfaat menulis resensi bagi pengembangan literasi kritis.
  • Guru menampilkan contoh resensi antologi puisi pendek dan meminta tanggapan singkat dari beberapa murid.

Kegiatan Inti:

Memahami (Bermakna):

  • Murid membaca modul/handout tentang pengertian, struktur (orientasi, sinopsis, analisis, evaluasi), dan kaidah kebahasaan resensi buku.
  • Secara berpasangan, murid menganalisis sebuah contoh resensi antologi puisi, mengidentifikasi unsur-unsur strukturnya dan menemukan kalimat yang menunjukkan pendapat logis dan kritis.
  • Guru memandu diskusi kelas: tiap pasangan menyampaikan temuannya, guru mengklarifikasi ciri resensi yang logis dan kritis.

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Murid memilih satu buku antologi puisi (disediakan guru atau dari perpustakaan/tautan yang direkomendasikan) dan membaca beberapa puisi di dalamnya.
  • Murid menyusun kerangka resensi menggunakan organizer grafis: menuliskan poin untuk orientasi, sinopsis singkat, analisis kelebihan/kekurangan, dan evaluasi.
  • Murid menulis draf resensi lengkap secara individu, sambil difasilitasi guru. Bagi yang membutuhkan, disediakan template; bagi yang mahir, diminta menambahkan analisis diksi, rima, atau tipografi.
  • Guru berkeliling memberikan bimbingan dan umpan balik verbal pada proses penulisan.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Murid bertukar draf dengan teman sebangku, saling memberikan masukan menggunakan lembar checklist (unsur resensi, kelogisan argumen, bahasa).
  • Murid merevisi tulisannya berdasarkan masukan teman.
  • Setiap murid menulis jurnal refleksi singkat: 'Apa yang sudah baik dari resensiku?', 'Kesulitan apa yang kuhadapi?', 'Bagaimana perasaanku saat menulis dan memberi kritik?'

Penutup:

  • Murid mengumpulkan draf final resensi sebagai produk akhir.
  • Guru memberi penugasan: memublikasikan resensi yang telah direvisi di media digital misalnya blog pribadi, mading virtual sekolah, atau media sosial dengan bimbingan guru (publikasi dapat dilakukan di luar jam pelajaran).
  • Guru dan murid melakukan refleksi akhir secara lisan: guru menanyakan apa yang paling berkesan dan bagaimana pengalaman menulis resensi.
  • Guru menyampaikan topik pertemuan berikutnya dan memberi apresiasi atas kerja keras.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid dapat memilih antologi puisi dengan tingkat kompleksitas berbeda (tema sederhana hingga tematik kompleks). Guru menyediakan tautan beberapa antologi puisi terpilih.
  • Proses: Bagi murid yang lambat, disediakan template kerangka resensi dan contoh kalimat evaluatif. Bagi yang cepat, diberikan tantangan tambahan: menganalisis diksi/rima/tipografi dalam puisi dan menyertakan unsur kreatif (misalnya ilustrasi pendukung).
  • Produk: Resensi dapat disajikan dalam bentuk esai tulis, infografis digital, atau rekaman video pendek. Publikasi dapat disesuaikan dengan ketersediaan media.

ASESMEN

Awal:

  • Diagnostik lisan: Guru bertanya tentang pengertian resensi, pengalaman membaca/menulis resensi, dan pengetahuan awal tentang puisi. Jawaban dicatat secara anekdotal untuk pemetaan kesiapan.

Proses:

  • Lembar observasi diskusi (keaktifan, kemampuan menyampaikan pendapat logis dan kritis).
  • Checklist umpan balik sejawat: mengidentifikasi ada tidaknya struktur resensi, kelogisan argumen, kelengkapan evaluasi.
  • Jurnal refleksi individu: mengevaluasi proses menulis dan kesulitan yang dihadapi.

Akhir:

  • Penilaian resensi yang dikumpulkan menggunakan rubrik penilaian resensi.
  • Portofolio bukti publikasi di media digital (tautan atau tangkapan layar).

Formatif:

  • Observasi partisipasi dalam diskusi dan kerja pasangan.
  • Umpan balik teman sebaya menggunakan checklist.
  • Jurnal refleksi murid.

Sumatif:

  • Penilaian produk resensi buku antologi puisi menggunakan rubrik.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kelengkapan Struktur ResensiTidak terdapat struktur resensi (orientasi, sinopsis, analisis, evaluasi).Hanya terdapat 1–2 unsur struktur, atau semua unsur ada tetapi sangat kurang terorganisasi.Keempat unsur struktur ada, namun sebagian kurang dikembangkan atau belum saling terkait.Struktur lengkap (orientasi, sinopsis, analisis, evaluasi) disusun dengan terorganisasi, runtut, dan jelas keterkaitannya.
Analisis Logis dan KritisTidak terdapat analisis; hanya merangkum isi atau menyalin informasi tanpa penilaian.Analisis mulai tampak tetapi masih dangkal, argumentasi belum kuat, atau hanya menyebutkan suka/tidak suka tanpa alasan.Terdapat analisis kelebihan dan kekurangan dengan alasan yang cukup logis, namun kekritisan belum menyeluruh.Analisis tajam, memaparkan kelebihan/kekurangan secara logis dan kritis dengan argumentasi yang didukung bukti dari teks puisi.
Penggunaan BahasaBanyak kesalahan ejaan, pilihan kata tidak tepat, kalimat sulit dipahami.Masih sering terjadi kesalahan ejaan dan struktur kalimat, tetapi sebagian masih dapat dipahami.Bahasa cukup efektif, sedikit kesalahan ejaan, diksi cukup variatif, namun masih bisa ditingkatkan.Bahasa sangat efektif, ejaan tepat, diksi tepat dan variatif, kalimat mengalir dengan baik.
Publikasi di Media DigitalBelum melakukan publikasi atau tidak menyerahkan bukti publikasi.Mempublikasikan resensi namun butuh bimbingan penuh dan hasil belum rapi.Berhasil mempublikasikan secara mandiri di media digital yang dipilih, tampilan cukup rapi.Berhasil mempublikasikan dengan kreatif (misalnya desain menarik, infografis, video) dan mendapat tanggapan positif dari audiens digital.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid berhasil mencapai tujuan pembelajaran menulis resensi secara logis dan kritis?
  • Apa kendala utama yang dialami murid saat menganalisis antologi puisi dan menulis resensi?
  • Bagaimana efektivitas strategi diferensiasi yang diterapkan hari ini?
  • Apa perbaikan yang perlu dilakukan untuk pembelajaran menulis resensi di masa mendatang agar lebih bermakna dan menggembirakan?

Refleksi Murid:

  • Apa hal paling menarik dari kegiatan menulis resensi buku antologi puisi ini?
  • Kesulitan apa yang kamu hadapi saat menulis resensi dan bagaimana kamu mengatasinya?
  • Bagian mana dari resensimu yang menurutmu paling logis dan kritis? Apa yang ingin kamu tingkatkan?
  • Setelah memublikasikan resensi, apa tanggapan yang kamu harapkan dari pembaca?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Bahasa Indonesia untuk SMA/MA/SMK/MAK Kelas X (Edisi Revisi), Kemendikbudristek, halaman 256–260.
  2. Buku Panduan Guru Bahasa Indonesia untuk SMA/MA/SMK/MAK Kelas X (Edisi Revisi), Kemendikbudristek.
  3. Antologi puisi pilihan (cetak atau digital dari tautan resmi Kemendikbudristek).
  4. Contoh resensi buku dari surat kabar/majalah/portal daring (Kompas, Tempo, dll).
  5. Laptop/gawai untuk mengakses antologi digital dan menulis resensi.
  6. Lembar kerja murid (organizer grafis dan checklist umpan balik).

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.