Modul AjarPertemuan 5Bab 5Fase ESemester 2

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 10: Merencanakan dan Menyusun Kerangka Teks Biografi Tokoh Inspiratif Pilihan

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 10 dengan topik "Merencanakan dan Menyusun Kerangka Teks Biografi Tokoh Inspiratif Pilihan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 10: Merencanakan dan Menyusun Kerangka Teks Biografi Tokoh Inspiratif Pilihan

Bahasa Indonesia - Kelas 10

Bab 5 - Pertemuan 5

MODUL AJAR

Bahasa Indonesia — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Merencanakan dan Menyusun Kerangka Teks Biografi Tokoh Inspiratif Pilihan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikMerencanakan dan Menyusun Kerangka Teks Biografi Tokoh Inspiratif Pilihan
Alokasi Waktu2x45 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat merancang kerangka teks biografi tokoh inspiratif secara logis dan sistematis berdasarkan data dan hasil penelitian sederhana.
  2. Murid dapat menentukan nilai-nilai keteladanan tokoh yang akan dituangkan dalam teks biografi melalui kegiatan diskusi kelompok secara kritis dan kreatif.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Siapakah tokoh inspiratif favoritmu? Apa yang membuatnya istimewa?
  2. Bagaimana cara menulis biografi yang menarik dan menggugah?
  3. Nilai-nilai apa yang ingin kamu tanamkan dari tokoh tersebut?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka pelajaran dengan salam, berdoa bersama, dan mengecek kehadiran.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: merancang kerangka teks biografi dan menentukan nilai keteladanan.
  • Guru memberikan pertanyaan pemantik untuk memancing rasa ingin tahu: 'Siapa tokoh inspiratif favoritmu? Mengapa ia menginspirasi?'
  • Guru melakukan asesmen awal secara lisan: 'Apa yang kalian ketahui tentang struktur teks biografi?' untuk mengetahui pemahaman awal siswa.
  • Guru mengajak siswa berbagi pengalaman tentang tokoh yang mereka kagumi.

Kegiatan Inti:

Memahami (Bermakna, Berkesadaran):

  • Siswa dibagi dalam kelompok kecil (4-5 orang) dan menerima LKPD yang berisi petikan langkah menulis biografi dan contoh kerangka dari Buku Siswa (Tabel 5.17).
  • Setiap kelompok membaca dan mendiskusikan struktur teks biografi: orientasi, masalah/peristiwa penting, reorientasi, serta ide pokok dan ide penjelas.
  • Siswa mengidentifikasi komponen kerangka dari contoh yang diberikan dan menandai bagian-bagiannya.
  • Guru berkeliling memberikan penjelasan tambahan tentang pentingnya urutan yang logis dan sistematis dalam kerangka biografi.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Setiap kelompok memilih salah satu tokoh inspiratif dari daftar yang disediakan atau tokoh lain yang disepakati.
  • Siswa melakukan mini research: mencari data singkat tentang tokoh (riwayat singkat, peristiwa penting, nilai kehidupan) dari sumber buku atau internet, atau wawancara kecil jika memungkinkan.
  • Kelompok menyusun kerangka teks biografi menggunakan tabel rencana penulisan (seperti Tabel 5.17) dengan mencantumkan struktur, ide pokok, ide penjelas, serta nilai keteladanan yang akan ditonjolkan.
  • Dalam diskusi, siswa memilih dan merumuskan nilai-nilai keteladanan tokoh secara kritis dan kreatif, serta mendiskusikan bagaimana nilai itu dimuat dalam paragraf.
  • Guru memberikan bimbingan diferensiasi: bagi siswa yang lambat diberi template kerangka lebih terstruktur; bagi siswa yang cepat ditantang menambahkan elemen ilustrasi atau analisis penyebab keberhasilan tokoh.

Merefleksi (Berkesadaran):

  • Perwakilan kelompok mempresentasikan kerangka biografi singkat (2-3 menit) di depan kelas, menekankan alur logis dan nilai keteladanan yang dipilih.
  • Kelompok lain memberikan tanggapan atau masukan terkait kejelasan dan kekuatan keteladanan.
  • Guru memfasilitasi diskusi reflektif: 'Apa kesulitan saat menyusun kerangka? Bagaimana memastikan nilai keteladanan benar-benar tercermin?'
  • Siswa menuliskan refleksi singkat di buku catatan: 'Hari ini saya belajar… dan saya ingin memperbaiki …' sebagai kesadaran proses.

Penutup:

  • Guru bersama siswa menyimpulkan langkah-langkah merancang kerangka teks biografi dan pentingnya nilai keteladanan.
  • Guru memberikan penguatan tentang bagaimana kerangka yang baik akan memudahkan penulisan teks biografi.
  • Asesmen akhir: siswa mengumpulkan lembar kerangka biografi yang telah dilengkapi (produk kelompok).
  • Refleksi guru: 'Apakah seluruh tujuan pembelajaran tercapai? Jika belum, apa perbaikannya?' (dilakukan setelah kelas).
  • Guru menyampaikan rencana pertemuan berikutnya: mengembangkan kerangka menjadi teks biografi utuh.
  • Kegiatan diakhiri dengan doa dan salam penutup.

Diferensiasi:

  • Konten: Siswa lambat: diberikan template kerangka dan contoh biografi lebih sederhana. Siswa cepat: diberikan artikel tambahan tentang teknik menggali nilai keteladanan.
  • Proses: Siswa lambat: bimbingan lebih intensif dari guru saat diskusi. Siswa cepat: bekerja lebih mandiri dan dapat menjadi tutor sebaya.
  • Produk: Siswa lambat: cukup menghasilkan kerangka dasar (orientasi, masalah, reorientasi) dengan minimal 1 nilai keteladanan. Siswa cepat: kerangka lebih detail dengan 2-3 nilai keteladanan dan ilustrasi pendukung.

ASESMEN

Awal:

  • Diagnostik lisan: Guru bertanya, 'Apa yang kalian pahami tentang teks biografi? Sebutkan bagian-bagiannya!' Jawaban siswa dicatat untuk memetakan pemahaman awal.

Proses:

  • Lembar checklist observasi diskusi: mencatat keaktifan menyampaikan pendapat, kerjasama, dan kemampuan mengidentifikasi struktur.
  • Guru berkeliling dan memberikan umpan balik langsung terhadap kerangka yang sedang dikerjakan.

Akhir:

  • Penilaian produk kerangka biografi setiap kelompok menggunakan rubrik penilaian.
  • Jurnal refleksi siswa: menuliskan hal yang dipelajari dan tantangan yang dihadapi.

Formatif:

  • Observasi partisipasi diskusi kelompok menggunakan lembar observasi (keaktifan, kontribusi ide).
  • Tanya jawab lisan selama presentasi untuk mengukur pemahaman.

Sumatif:

  • Lembar penilaian produk kerangka teks biografi berdasarkan rubrik (kelengkapan struktur, kejelasan ide, dan nilai keteladanan).
  • Refleksi tertulis siswa sebagai bukti metabognitif.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kelengkapan Struktur (Orientasi, Peristiwa Penting, Reorientasi)Hanya mencantumkan satu bagian struktur, tidak lengkap.Mencantumkan dua bagian struktur dengan deskripsi sederhana.Ketiga struktur lengkap, tetapi ide pokok dan penjelas masih kurang terinci.Ketiga struktur lengkap dengan ide pokok dan penjelas yang terperinci dan saling terkait logis.
Kejelasan Ide Pokok dan Ide PenjelasIde pokok tidak jelas atau tidak relevan, ide penjelas tidak mendukung.Ide pokok ada tetapi ide penjelas kurang mendukung atau belum teratur.Ide pokok jelas dan didukung beberapa ide penjelas yang relevan, meskipun belum runtut.Ide pokok sangat jelas, ide penjelas terinci, sistematis, dan memperkuat alur cerita.
Nilai Keteladanan TokohTidak mencantumkan nilai keteladanan atau tidak sesuai tokoh.Mencantumkan satu nilai keteladanan tetapi tidak dijelaskan akan dituangkan di mana.Mencantumkan satu atau dua nilai keteladanan dengan rencana penempatan yang jelas dalam kerangka.Lebih dari dua nilai keteladanan yang relevan, ditempatkan secara strategis, dan dijelaskan pengaruhnya bagi pembaca.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua siswa dapat mencapai tujuan pembelajaran? Jika ada yang kesulitan, apa penyebabnya?
  • Bagaimana efektivitas strategi diskusi dan presentasi dalam menggali nilai keteladanan?
  • Apakah diferensiasi yang diterapkan sudah tepat membantu siswa lambat dan menantang siswa cepat?
  • Apa yang akan diperbaiki pada pertemuan berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Bagian mana dari kegiatan ini yang paling mudah dipahami?
  • Apa tantangan terbesar yang kamu hadapi saat menyusun kerangka biografi?
  • Nilai keteladanan apa yang paling mengesan dari tokoh pilihanmu? Mengapa?
  • Bagaimana perasaanmu setelah berdiskusi dan mempresentasikan ide?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas X (Edisi Revisi) Kemdikbudristek, Bab V 'Memetik Keteladanan dari Biografi Tokoh Inspiratif'
  2. Buku Guru Bahasa Indonesia Kelas X
  3. Internet (artikel biografi singkat, video tokoh inspiratif)
  4. Lembar Kerja Murid (LKPD) yang disiapkan guru
  5. Alat tulis, kertas, spidol untuk presentasi

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.