Modul AjarPertemuan 3Bab 5Fase ESemester 2

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 10: Menginterpretasi Isi Teks Biografi: Gagasan, Pesan Tersurat, dan Tersirat dari Kehidupan Tokoh Inspiratif

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 10 dengan topik "Menginterpretasi Isi Teks Biografi: Gagasan, Pesan Tersurat, dan Tersirat dari Kehidupan Tokoh Inspiratif". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 10: Menginterpretasi Isi Teks Biografi: Gagasan, Pesan Tersurat, dan Tersirat dari Kehidupan Tokoh Inspiratif

Bahasa Indonesia - Kelas 10

Bab 5 - Pertemuan 3

MODUL AJAR

Bahasa Indonesia — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Menginterpretasi Isi Teks Biografi: Gagasan, Pesan Tersurat, dan Tersirat dari Kehidupan Tokoh Inspiratif

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikMenginterpretasi Isi Teks Biografi: Gagasan, Pesan Tersurat, dan Tersirat dari Kehidupan Tokoh Inspiratif
Alokasi Waktu2x45 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menginterpretasi gagasan, pikiran, dan pesan tersurat serta tersirat dalam teks biografi tokoh inspiratif melalui kegiatan membaca dan memirsa teks visual atau audiovisual.
  2. Murid dapat mengevaluasi kredibilitas informasi dalam teks biografi tokoh inspiratif dengan menggunakan sumber pendukung lain secara kritis.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian membaca kisah hidup seseorang yang membuat kalian terinspirasi? Apa yang membuat kisah itu berkesan dan membekas di hati kalian?
  2. Bagaimana cara kita mengetahui apakah informasi yang kita baca tentang seorang tokoh itu benar-benar dapat dipercaya?
  3. Selain fakta yang tertulis secara langsung, pesan atau nilai apa yang biasanya ingin disampaikan penulis biografi kepada pembacanya?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama sebelum memulai pembelajaran.
  • Guru mengecek kehadiran murid dan mengkondisikan suasana belajar yang kondusif.
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik: menampilkan foto kolase beberapa tokoh inspiratif nasional (misalnya Ki Hadjar Dewantara, Pierre Tendean, R.A. Kartini) dan meminta murid menuliskan di sticky note: (1) nama tokoh yang mereka kenal, dan (2) satu kata yang menggambarkan tokoh tersebut. Sticky note ditempel di papan kelas sebagai peta pengetahuan awal.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini: menginterpretasi gagasan, pesan tersurat dan tersirat, serta mengevaluasi kredibilitas informasi dalam teks biografi tokoh inspiratif.
  • Guru memancing rasa ingin tahu murid dengan mengajukan pertanyaan pemantik: 'Pernahkah kalian membaca kisah hidup seseorang yang membuat kalian terinspirasi? Apa yang membuat kisah itu berkesan?' dan memberikan waktu 2 menit untuk murid berpikir dan berbagi singkat dengan teman sebangku.
  • Guru menjelaskan alur kegiatan pembelajaran hari ini secara singkat agar murid memahami apa yang akan mereka lakukan (Berkesadaran).

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menayangkan cuplikan video pendek (3–5 menit) atau teks biografi singkat tentang tokoh inspiratif nasional, misalnya Pierre Tendean atau Ki Hadjar Dewantara, yang telah disiapkan sebelumnya.
  • Murid menyimak dan membaca teks biografi secara seksama. Guru meminta murid untuk aktif membuat catatan kecil (annotating) selama membaca: menandai informasi yang dianggap penting, fakta yang menarik, dan bagian yang menimbulkan pertanyaan.
  • Setelah membaca/memirsa, guru membimbing murid memahami perbedaan antara pesan tersurat (informasi yang secara eksplisit dinyatakan dalam teks) dan pesan tersirat (nilai, sikap, atau makna yang tersirat di balik peristiwa yang diceritakan) melalui penjelasan singkat disertai contoh konkret dari teks yang baru dibaca.
  • Guru mengajukan pertanyaan lisan kepada beberapa murid secara acak: 'Apa satu fakta tersurat yang kalian temukan?' dan 'Nilai atau pesan apa yang menurut kalian tersirat dari peristiwa tersebut?' untuk mengecek pemahaman awal (asesmen proses formatif).
  • Murid diberi waktu 5 menit untuk menuliskan secara mandiri minimal 2 gagasan utama, 2 pesan tersurat, dan 1 pesan tersirat yang mereka temukan dari teks pada lembar kerja individual.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid dibagi menjadi kelompok kecil beranggotakan 4–5 orang secara heterogen (berdasarkan kemampuan awal yang teridentifikasi dari asesmen diagnostik).
  • Setiap kelompok menerima Lembar Kerja Kelompok (LKK) yang berisi: (1) tabel interpretasi gagasan, pesan tersurat, dan tersirat dari teks biografi; (2) kolom evaluasi kredibilitas informasi dengan panduan pertanyaan kritis seperti: 'Apakah ada data/fakta yang dapat diverifikasi?', 'Apakah penulis menyebutkan sumber informasi?', 'Apakah ada informasi yang tampak berlebihan atau tidak konsisten?'
  • Kelompok mendiskusikan dan mengisi LKK bersama. Guru menyediakan sumber pendukung tambahan berupa artikel singkat atau tautan QR code yang dapat dipindai untuk membantu murid membandingkan dan memverifikasi informasi dari teks biografi (mendukung TP 10.5.3.2).
  • Setiap kelompok mengevaluasi minimal 2 klaim atau informasi dari teks biografi dengan merujuk pada sumber pendukung yang disediakan, lalu menuliskan kesimpulan apakah informasi tersebut kredibel, perlu klarifikasi, atau tidak dapat diverifikasi beserta alasannya.
  • Guru berkeliling memantau diskusi kelompok, memberikan pertanyaan pancingan jika kelompok mengalami kebuntuan, dan mencatat perkembangan proses belajar sebagai asesmen proses.
  • Perwakilan setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi secara singkat (2–3 menit per kelompok) di depan kelas. Kelompok lain diberikan kesempatan untuk menanggapi atau menambahkan.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Setelah presentasi kelompok selesai, guru memfasilitasi diskusi kelas singkat: 'Dari semua pesan tersirat yang ditemukan berbagai kelompok, mana yang paling relevan dengan kehidupan kalian sebagai pelajar hari ini? Mengapa?'
  • Murid secara mandiri mengisi lembar refleksi diri (self-assessment) yang berisi pertanyaan: (1) Apa satu hal baru yang saya pelajari hari ini tentang cara membaca teks biografi? (2) Bagian mana yang masih membingungkan saya? (3) Bagaimana saya akan menerapkan kemampuan membaca kritis ini dalam kehidupan sehari-hari?
  • Murid melakukan penilaian sejawat (peer assessment) dengan memberikan satu komentar positif dan satu saran konstruktif kepada kelompok lain menggunakan kartu umpan balik yang telah disiapkan guru.
  • Guru mengajak murid menyimpulkan bersama: apa perbedaan antara pesan tersurat dan tersirat, serta mengapa penting untuk mengevaluasi kredibilitas sumber dalam membaca biografi.
  • Guru memberikan umpan balik umum terhadap proses diskusi dan presentasi yang telah berlangsung, mengapresiasi usaha murid, dan meluruskan miskonsepsi yang ditemukan selama pembelajaran.

Penutup:

  • Guru bersama murid merangkum poin-poin kunci pembelajaran: (1) cara menginterpretasi gagasan, pesan tersurat, dan tersirat dalam teks biografi; (2) cara mengevaluasi kredibilitas informasi dengan sumber pendukung.
  • Guru memberikan asesmen akhir sumatif berupa 3–4 pertanyaan tertulis singkat (tes tulis) yang dikerjakan secara individual: murid diminta mengidentifikasi 1 gagasan utama, 1 pesan tersurat, 1 pesan tersirat, dan memberikan penilaian singkat tentang kredibilitas satu informasi dari teks biografi yang telah dipelajari beserta alasannya.
  • Guru menyampaikan tindak lanjut: murid yang telah mencapai kompetensi (≥70%) dapat mencari satu teks biografi tokoh pilihan sendiri dan mengidentifikasi pesan tersurat dan tersiratnya sebagai pengayaan. Murid yang belum mencapai kompetensi akan mendapatkan bimbingan tambahan pada pertemuan berikutnya.
  • Guru menyampaikan gambaran singkat materi pertemuan berikutnya (Bab 5 pertemuan ke-4) agar murid dapat mempersiapkan diri.
  • Guru menutup pembelajaran dengan mengajak murid bersyukur atas ilmu yang didapat hari ini dan mengucapkan salam penutup.

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang membutuhkan dukungan lebih (lambat): disediakan teks biografi yang lebih pendek dan sederhana dengan kosakata yang lebih mudah, disertai glosarium istilah penting. Untuk murid yang sudah cepat memahami: disediakan teks biografi yang lebih panjang dan kompleks, atau dua teks biografi berbeda tentang tokoh yang sama untuk dibandingkan.
  • Proses: Untuk murid yang membutuhkan dukungan lebih: guru memberikan scaffolding berupa tabel panduan yang sudah terisi sebagian (partially filled) sehingga murid hanya perlu melengkapi. Guru juga memberikan pertanyaan pemandu yang lebih terstruktur. Untuk murid yang cepat: diberikan tantangan tambahan berupa pertanyaan analisis tingkat tinggi, misalnya membandingkan sudut pandang penulis biografi dengan sumber lain yang berbeda tentang tokoh yang sama.
  • Produk: Murid dapat memilih cara menyajikan hasil interpretasi mereka: dalam bentuk tabel tertulis, peta pikiran (mind map), atau infografis sederhana, sesuai dengan gaya belajar dan kemampuan masing-masing.

ASESMEN

Awal:

  • Aktivitas sticky note: murid menuliskan nama tokoh yang mereka kenal dari foto kolase dan satu kata yang menggambarkan tokoh tersebut. Guru menggunakan hasil ini untuk memetakan pengetahuan awal dan membentuk kelompok heterogen.
  • Tanya jawab lisan singkat: guru menanyakan kepada beberapa murid apa yang mereka ketahui tentang teks biografi dan perbedaan antara informasi tersurat dan tersirat, untuk mengetahui titik awal pemahaman kelas.

Proses:

  • Pertanyaan lisan acak selama tahap Memahami: guru mengajukan pertanyaan kepada murid secara acak untuk mengecek apakah mereka dapat membedakan pesan tersurat dan tersirat dari teks yang baru dibaca.
  • Pemantauan diskusi kelompok: guru berkeliling dan mengamati proses diskusi, mencatat kelompok yang sudah mampu mengidentifikasi pesan tersirat dan mengevaluasi kredibilitas, serta kelompok yang masih memerlukan bimbingan.
  • Lembar Kerja Kelompok (LKK): hasil pengisian LKK digunakan guru sebagai bahan umpan balik langsung kepada kelompok selama atau setelah diskusi.
  • Observasi presentasi: guru mencatat kualitas argumen dan kemampuan komunikasi setiap kelompok saat mempresentasikan hasil interpretasi dan evaluasi kredibilitas.

Akhir:

  • Tes tulis individual (4 soal uraian singkat): (1) Sebutkan satu gagasan utama dari teks biografi yang dibaca! (2) Tuliskan satu pesan tersurat beserta bukti kalimatnya dari teks! (3) Jelaskan satu pesan tersirat yang kamu temukan dan bagaimana kamu menyimpulkannya! (4) Pilih satu informasi dari teks biografi dan nilai apakah informasi tersebut kredibel berdasarkan sumber pendukung yang tersedia — berikan alasanmu!
  • Penilaian menggunakan rubrik 4 level (Belum Berkembang, Mulai, Berkembang, Sangat Berkembang) untuk aspek kemampuan menginterpretasi isi teks dan kemampuan mengevaluasi kredibilitas informasi.

Formatif:

  • Observasi guru selama diskusi kelompok: guru mencatat keaktifan, ketepatan argumen, dan kemampuan murid dalam mengidentifikasi pesan tersurat dan tersirat.
  • Pertanyaan lisan acak pada tahap Memahami untuk mengecek pemahaman awal murid tentang perbedaan pesan tersurat dan tersirat.
  • Lembar Kerja Kelompok (LKK) yang dikumpulkan sebagai bukti proses diskusi dan interpretasi.
  • Penilaian sejawat (peer assessment) menggunakan kartu umpan balik antar kelompok.
  • Lembar refleksi diri (self-assessment) yang diisi murid secara individual di akhir tahap Merefleksi.

Sumatif:

  • Tes tulis individual di akhir pembelajaran: murid menjawab 3–4 pertanyaan tertulis tentang gagasan utama, pesan tersurat, pesan tersirat, dan evaluasi kredibilitas informasi dari teks biografi yang dipelajari.
  • Penilaian hasil presentasi kelompok menggunakan rubrik yang mencakup aspek kemampuan menginterpretasi isi teks dan kemampuan mengevaluasi kredibilitas informasi.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Kemampuan Menginterpretasi Gagasan dan Pesan TersuratMurid belum mampu mengidentifikasi gagasan utama atau pesan tersurat dari teks biografi, atau jawaban tidak relevan dengan teks.Murid mampu mengidentifikasi gagasan utama atau pesan tersurat namun masih kurang tepat atau tidak disertai bukti dari teks.Murid mampu mengidentifikasi gagasan utama dan pesan tersurat dengan tepat disertai bukti kalimat dari teks, meskipun penjelasannya masih sederhana.Murid mampu mengidentifikasi gagasan utama dan beberapa pesan tersurat dengan tepat, disertai bukti kalimat yang relevan dan penjelasan yang rinci dan logis.
Kemampuan Menginterpretasi Pesan TersiratMurid belum mampu menemukan pesan tersirat dari teks biografi, atau hanya mengulang informasi tersurat tanpa interpretasi.Murid mencoba mengidentifikasi pesan tersirat namun interpretasinya masih sangat umum atau tidak didukung oleh peristiwa/fakta dalam teks.Murid mampu mengidentifikasi pesan tersirat dengan cukup tepat dan mengaitkannya dengan peristiwa atau fakta yang ada dalam teks.Murid mampu mengidentifikasi pesan tersirat secara mendalam, mengaitkannya dengan konteks kehidupan nyata atau nilai-nilai yang relevan, dan menjelaskan proses penyimpulannya secara logis.
Kemampuan Mengevaluasi Kredibilitas InformasiMurid belum mampu menilai kredibilitas informasi dalam teks biografi, atau tidak menggunakan sumber pendukung sama sekali.Murid mencoba menilai kredibilitas informasi namun penilaiannya tidak disertai alasan yang jelas atau tidak merujuk pada sumber pendukung.Murid mampu menilai kredibilitas satu informasi dari teks biografi dengan merujuk pada sumber pendukung dan memberikan alasan yang cukup logis.Murid mampu mengevaluasi kredibilitas beberapa informasi dari teks biografi secara kritis dengan merujuk pada sumber pendukung, memberikan alasan yang logis, rinci, dan menunjukkan kemampuan berpikir kritis yang baik.
Kemampuan Berkolaborasi dan Berkomunikasi dalam DiskusiMurid tidak aktif dalam diskusi kelompok dan tidak berkontribusi dalam penyusunan hasil kerja kelompok.Murid berpartisipasi dalam diskusi kelompok namun kontribusinya masih sangat terbatas dan kurang relevan.Murid aktif berpartisipasi dalam diskusi, memberikan ide yang relevan, dan mampu menyampaikan hasil interpretasi kelompok dengan cukup jelas.Murid sangat aktif dalam diskusi, memberikan kontribusi ide yang signifikan, mampu mempresentasikan hasil kerja kelompok dengan jelas, sistematis, dan percaya diri, serta merespons pertanyaan/tanggapan dengan baik.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid dapat memahami perbedaan antara pesan tersurat dan tersirat dalam teks biografi? Jika belum, bagian mana yang perlu dijelaskan ulang?
  • Apakah strategi pembelajaran yang digunakan (membaca aktif, diskusi kelompok, presentasi) efektif untuk mencapai kedua tujuan pembelajaran pada pertemuan ini?
  • Apakah alokasi waktu 2x45 menit cukup untuk menyelesaikan seluruh tahapan kegiatan? Bagian mana yang perlu disesuaikan waktunya?
  • Apakah diferensiasi yang diberikan sudah memenuhi kebutuhan murid dengan kemampuan yang beragam?
  • Bagaimana kualitas diskusi kelompok hari ini? Apakah semua murid terlibat aktif? Apa yang perlu diperbaiki untuk mendorong partisipasi yang lebih merata?

Refleksi Murid:

  • Apa satu hal paling penting yang saya pelajari hari ini tentang cara membaca dan memahami teks biografi?
  • Apakah saya sudah bisa membedakan pesan tersurat dan tersirat dalam teks biografi? Bagian mana yang masih membingungkan saya?
  • Bagaimana saya berkontribusi dalam diskusi kelompok hari ini? Apa yang bisa saya lakukan lebih baik lagi?
  • Nilai atau pesan dari tokoh yang saya pelajari hari ini yang paling menginspirasi saya adalah... karena...
  • Bagaimana kemampuan membaca kritis yang saya latih hari ini bisa berguna dalam kehidupan sehari-hari saya?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Bahasa Indonesia untuk SMA/MA/SMK/MAK Kelas X (Edisi Revisi), Penulis: Fadillah Tri Aulia, Sei Indra Gumilar, Alvian Kurniawan, Kemendikbudristek 2023 — Bab V: Memetik Keteladanan dari Biografi Tokoh Inspiratif.
  2. Panduan Guru Bahasa Indonesia untuk SMA/MA/SMK/MAK Kelas X (Edisi Revisi), Kemendikbudristek 2023.
  3. Teks biografi tokoh inspiratif nasional (misalnya Pierre Tendean atau Ki Hadjar Dewantara) yang disiapkan guru dalam format cetak atau digital.
  4. Video/cuplikan audiovisual pendek (3–5 menit) tentang tokoh inspiratif nasional yang relevan dengan materi (dapat bersumber dari YouTube resmi Kemendikbudristek atau kanal edukasi terpercaya).
  5. Foto kolase tokoh-tokoh pahlawan nasional (Gambar 5.1 dari Buku Siswa atau disiapkan guru).
  6. Lembar Kerja Kelompok (LKK) yang disiapkan guru berisi tabel interpretasi gagasan, pesan tersurat, pesan tersirat, dan kolom evaluasi kredibilitas.
  7. Lembar refleksi diri dan kartu umpan balik sejawat yang disiapkan guru.
  8. Sticky note/kertas tempel berwarna untuk kegiatan asesmen awal.
  9. Sumber pendukung tambahan: artikel singkat atau tautan QR code tentang tokoh yang sama dari sumber terpercaya (ensiklopedia, situs resmi pemerintah, atau media berita nasional) untuk kegiatan evaluasi kredibilitas.
  10. Proyektor/layar untuk menampilkan video dan materi presentasi.
  11. Papan tulis/whiteboard untuk mencatat poin-poin penting selama diskusi kelas.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.