MODUL AJAR Bahasa Indonesia — Kelas 10 (Fase E) Topik: Asesmen Sumatif Bab 4: Belajar Menjadi Negosiator Ulung INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Bahasa Indonesia |
|---|
| Fase / Kelas | Fase E / Kelas 10 |
|---|
| Topik | Asesmen Sumatif Bab 4: Belajar Menjadi Negosiator Ulung |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x45 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Melalui asesmen sumatif tertulis, murid dapat menunjukkan kemampuan mengevaluasi isi, karakteristik, dan unsur kebahasaan teks negosiasi serta membandingkannya dengan teks lain secara akurat dan kritis
- Melalui asesmen sumatif produk, murid dapat menghasilkan teks negosiasi berbentuk dialog atau naratif yang memuat gagasan, strategi, dan etika bernegosiasi secara logis, kreatif, dan runtut sebagai bukti capaian belajar bab ini
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Sejauh mana kalian telah memahami karakteristik dan strategi dalam teks negosiasi?
- Bagaimana kalian akan menerapkan pengetahuan tentang negosiasi dalam menciptakan dialog yang efektif?
- Apa yang kalian pelajari dari proses belajar negosiasi selama bab ini?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam dan berdoa bersama
- Guru mengecek kehadiran dan kesiapan murid
- Guru mengingatkan kembali materi yang telah dipelajari dalam Bab 4 tentang teks negosiasi: pengertian, karakteristik, struktur, unsur kebahasaan, strategi, dan etika bernegosiasi
- Guru menyampaikan tujuan asesmen sumatif: mengukur pemahaman dan kemampuan murid dalam mengevaluasi dan menghasilkan teks negosiasi
- Guru menjelaskan format asesmen yang terdiri dari dua bagian: asesmen tertulis (evaluasi teks) dan asesmen produk (membuat teks negosiasi)
- Guru memberikan kesempatan murid bertanya tentang teknis pelaksanaan asesmen
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru membagikan lembar soal asesmen sumatif tertulis yang memuat soal evaluasi isi, karakteristik, dan unsur kebahasaan teks negosiasi serta perbandingan dengan teks lain
- Murid membaca dan memahami instruksi soal dengan cermat
- Murid mengidentifikasi apa yang ditanyakan dalam setiap soal dan mengingat kembali materi yang relevan
- Murid mulai mengerjakan soal tertulis secara mandiri dengan fokus dan tenang
- Guru mengawasi jalannya asesmen dan memastikan suasana kondusif untuk berpikir kritis
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Setelah menyelesaikan asesmen tertulis, murid menerima lembar tugas asesmen produk
- Murid memilih salah satu bentuk teks negosiasi yang akan dibuat: dialog atau naratif, sesuai minat dan kekuatan mereka
- Murid merencanakan konten teks negosiasi dengan menentukan tema/konteks negosiasi, pihak-pihak yang terlibat, masalah yang dinegosiasikan, dan strategi yang akan digunakan
- Murid menulis teks negosiasi dengan memperhatikan struktur (pembukaan, isi/tawar-menawar, penutup/kesepakatan), unsur kebahasaan (kalimat persuasif, kosakata khusus negosiasi), dan etika bernegosiasi
- Murid mengembangkan gagasan secara kreatif dan logis, memastikan alur negosiasi runtut dan menghasilkan solusi yang saling menguntungkan
- Guru berkeliling memberikan dukungan minimal jika diperlukan tanpa mengganggu konsentrasi murid
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid memeriksa kembali hasil pekerjaan tertulis dan produk teks negosiasi yang telah dibuat
- Murid mengevaluasi apakah teks negosiasi yang dibuat sudah memenuhi kriteria: struktur lengkap, strategi negosiasi jelas, etika bernegosiasi terjaga, dan bahasa persuasif digunakan dengan tepat
- Murid membuat catatan refleksi singkat di lembar jawaban tentang proses berpikir mereka saat mengerjakan asesmen dan tantangan yang dihadapi
- Murid mengumpulkan lembar jawaban asesmen tertulis dan produk teks negosiasi kepada guru
- Guru memberikan apresiasi atas usaha dan kerja keras murid dalam menyelesaikan asesmen
Penutup:- Guru meminta beberapa murid berbagi pengalaman mereka saat mengerjakan asesmen: bagian mana yang paling menantang dan apa yang mereka pelajari dari proses ini
- Guru memberikan umpan balik umum tentang pelaksanaan asesmen dan mengingatkan murid bahwa hasil asesmen akan menjadi cerminan pemahaman mereka tentang teks negosiasi
- Guru menyampaikan bahwa hasil asesmen akan diumumkan pada pertemuan berikutnya beserta umpan balik individual
- Guru mengajak murid merefleksikan perjalanan belajar selama Bab 4 dan pentingnya keterampilan negosiasi dalam kehidupan sehari-hari
- Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam
Diferensiasi:- Konten: Murid dapat memilih tema negosiasi yang dekat dengan minat mereka (negosiasi jual-beli, negosiasi proyek sekolah, negosiasi kesepakatan keluarga) untuk membuat produk teks lebih bermakna
- Proses: Murid yang membutuhkan waktu lebih dapat mengumpulkan tugas produk hingga 1x24 jam setelah asesmen tertulis selesai, dengan catatan murid menyampaikan kebutuhan ini kepada guru
- Produk: Murid dapat memilih format produk sesuai kekuatan mereka: dialog (untuk yang kuat dalam percakapan langsung) atau naratif (untuk yang kuat dalam penulisan cerita), dengan tetap memenuhi kriteria yang sama
ASESMENAwal:- Guru mengajukan pertanyaan lisan untuk mengecek kesiapan murid: Apa saja yang sudah kalian pelajari tentang teks negosiasi? Apa yang membedakan teks negosiasi dengan teks lain?
- Guru mengamati respons murid untuk memastikan mereka siap menghadapi asesmen
Proses:- Observasi guru selama murid mengerjakan asesmen tertulis: apakah murid membaca soal dengan cermat, apakah mereka tampak memahami instruksi
- Observasi guru saat murid membuat produk teks negosiasi: apakah murid merencanakan sebelum menulis, apakah mereka menulis dengan fokus dan sistematis
- Catatan guru tentang murid yang membutuhkan dukungan tambahan atau menunjukkan kesulitan tertentu
Akhir:- Penilaian asesmen tertulis menggunakan kunci jawaban dan rubrik: akurasi evaluasi karakteristik teks negosiasi, ketepatan identifikasi unsur kebahasaan, kemampuan membandingkan teks, dan kemampuan berpikir kritis
- Penilaian produk teks negosiasi menggunakan rubrik: kelengkapan struktur, ketepatan strategi negosiasi, penerapan etika, penggunaan unsur kebahasaan persuasif, kreativitas gagasan, dan keruntutan alur
- Umpan balik tertulis dari guru untuk setiap murid tentang kekuatan dan area yang perlu ditingkatkan
Formatif:- Observasi guru terhadap proses pengerjaan asesmen: kemandirian, fokus, dan manajemen waktu murid
- Catatan refleksi singkat murid tentang proses berpikir saat mengerjakan asesmen
Sumatif:- Asesmen tertulis: soal evaluasi isi, karakteristik, dan unsur kebahasaan teks negosiasi serta perbandingan dengan teks lain
- Asesmen produk: teks negosiasi berbentuk dialog atau naratif yang memuat gagasan, strategi, dan etika bernegosiasi
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Evaluasi Isi dan Karakteristik Teks Negosiasi | Belum mampu mengevaluasi isi dan karakteristik teks negosiasi dengan tepat, banyak kesalahan dalam identifikasi | Mampu mengevaluasi sebagian isi dan karakteristik teks negosiasi dengan bimbingan, masih ada beberapa kesalahan | Mampu mengevaluasi isi dan karakteristik teks negosiasi secara akurat, dengan sedikit kesalahan minor | Mampu mengevaluasi isi dan karakteristik teks negosiasi secara akurat, kritis, dan mendalam dengan analisis yang tajam | | Identifikasi Unsur Kebahasaan Teks Negosiasi | Belum mampu mengidentifikasi unsur kebahasaan teks negosiasi (kalimat persuasif, kosakata khusus) dengan tepat | Mampu mengidentifikasi sebagian unsur kebahasaan teks negosiasi, tetapi kurang lengkap dan kurang tepat | Mampu mengidentifikasi unsur kebahasaan teks negosiasi dengan tepat dan cukup lengkap | Mampu mengidentifikasi unsur kebahasaan teks negosiasi secara lengkap, tepat, dan menjelaskan fungsinya secara mendalam | | Perbandingan Teks Negosiasi dengan Teks Lain | Belum mampu membandingkan isi teks negosiasi dengan teks lain secara akurat | Mampu membandingkan teks negosiasi dengan teks lain, tetapi perbandingan masih dangkal dan kurang jelas | Mampu membandingkan isi teks negosiasi dengan teks lain secara akurat dengan poin perbandingan yang jelas | Mampu membandingkan isi teks negosiasi dengan teks lain secara akurat, kritis, dengan analisis mendalam tentang perbedaan dan persamaan | | Struktur Teks Negosiasi (Produk) | Teks negosiasi yang dihasilkan belum memiliki struktur yang jelas (pembukaan, isi, penutup) | Teks negosiasi memiliki struktur dasar, tetapi kurang lengkap atau kurang runtut | Teks negosiasi memiliki struktur yang lengkap dan runtut (pembukaan, isi/tawar-menawar, penutup/kesepakatan) | Teks negosiasi memiliki struktur yang lengkap, sangat runtut, dengan transisi yang halus dan alur yang logis | | Strategi dan Etika Bernegosiasi (Produk) | Teks negosiasi belum menunjukkan strategi atau etika bernegosiasi yang jelas | Teks negosiasi menunjukkan strategi dan etika bernegosiasi secara sederhana, tetapi kurang konsisten | Teks negosiasi menunjukkan strategi dan etika bernegosiasi secara jelas dan konsisten | Teks negosiasi menunjukkan strategi dan etika bernegosiasi secara sangat jelas, kreatif, dan mencapai solusi win-win | | Penggunaan Unsur Kebahasaan (Produk) | Teks negosiasi belum menggunakan unsur kebahasaan persuasif dan kosakata khusus negosiasi dengan tepat | Teks negosiasi menggunakan sebagian unsur kebahasaan persuasif, tetapi masih terbatas dan kurang bervariasi | Teks negosiasi menggunakan unsur kebahasaan persuasif dan kosakata khusus negosiasi dengan tepat dan cukup bervariasi | Teks negosiasi menggunakan unsur kebahasaan persuasif dan kosakata khusus negosiasi secara sangat tepat, bervariasi, dan efektif | | Kreativitas dan Gagasan (Produk) | Gagasan dalam teks negosiasi masih sangat sederhana dan kurang orisinal | Gagasan dalam teks negosiasi cukup sederhana dengan sedikit unsur kreativitas | Gagasan dalam teks negosiasi cukup kreatif, orisinal, dan relevan dengan konteks | Gagasan dalam teks negosiasi sangat kreatif, orisinal, menarik, dan kontekstual dengan kehidupan nyata |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah instruksi asesmen yang saya berikan sudah jelas dan dipahami oleh semua murid?
- Bagaimana saya dapat memberikan umpan balik yang konstruktif dan membantu murid memahami hasil belajar mereka?
- Apakah asesmen ini sudah mengukur pemahaman dan keterampilan murid secara menyeluruh sesuai tujuan pembelajaran?
- Apakah ada murid yang membutuhkan remedial atau pengayaan berdasarkan hasil asesmen ini?
Refleksi Murid:- Bagian mana dari asesmen yang paling menantang bagi saya? Mengapa?
- Apa yang sudah saya kuasai dengan baik tentang teks negosiasi setelah mengerjakan asesmen ini?
- Keterampilan apa yang masih perlu saya tingkatkan dalam memahami dan membuat teks negosiasi?
- Bagaimana saya dapat menerapkan pengetahuan tentang negosiasi dalam kehidupan sehari-hari?
SUMBER BELAJAR- Buku Siswa Bahasa Indonesia untuk SMA/MA/SMK/MAK Kelas X (Edisi Revisi), Kemdikbudristek, Bab IV: Belajar Menjadi Negosiator Ulung
- Buku Guru Bahasa Indonesia untuk SMA/MA/SMK/MAK Kelas X (Edisi Revisi), Kemdikbudristek, Bab IV
- Lembar soal asesmen sumatif tertulis (disusun guru berdasarkan materi Bab 4)
- Lembar tugas asesmen produk (panduan pembuatan teks negosiasi)
- Contoh teks negosiasi berbentuk dialog dan naratif sebagai referensi
- Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) untuk referensi kosakata
- Kertas HVS/kertas jawaban, alat tulis
|