Modul AjarPertemuan 2Bab 4Fase ESemester 2

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 10: Menggali Isi Informasi dalam Teks Negosiasi Berbentuk Dialog

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 10 dengan topik "Menggali Isi Informasi dalam Teks Negosiasi Berbentuk Dialog". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 10: Menggali Isi Informasi dalam Teks Negosiasi Berbentuk Dialog

Bahasa Indonesia - Kelas 10

Bab 4 - Pertemuan 2

MODUL AJAR

Bahasa Indonesia — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Menggali Isi Informasi dalam Teks Negosiasi Berbentuk Dialog

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikMenggali Isi Informasi dalam Teks Negosiasi Berbentuk Dialog
Alokasi Waktu2x45 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui kegiatan membaca teks negosiasi berbentuk dialog, murid dapat mengevaluasi informasi berupa gagasan, pandangan, dan pesan yang tersurat maupun tersirat secara akurat.
  2. Melalui kegiatan menyimak teks negosiasi yang dibacakan secara bergilir dalam kelompok, murid dapat mengevaluasi gagasan dan pesan dari teks aural negosiasi secara kritis dan reflektif.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian berhasil meyakinkan orang tua atau teman untuk menyetujui keinginan kalian? Apa yang kalian lakukan agar mereka setuju?
  2. Ketika dua orang berbeda pendapat dalam sebuah dialog, bagaimana cara kita mengetahui siapa yang lebih kuat argumennya — hanya dari kata-kata yang terucap, atau ada pesan tersembunyi di baliknya?
  3. Menurut kalian, apakah semua negosiasi selalu berakhir dengan kesepakatan yang adil bagi kedua pihak? Apa yang membuat sebuah negosiasi berhasil atau gagal?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru membuka kelas dengan salam dan mengajak murid berdoa bersama sebelum memulai pembelajaran.
  • Guru melakukan presensi dan menanyakan kabar murid secara singkat untuk membangun suasana hangat.
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik: murid diminta menuliskan di selembar kertas kecil (sticky note atau kertas biasa) satu kata atau frasa yang mereka asosiasikan dengan kata 'negosiasi', lalu ditempelkan/dikumpulkan. Guru membaca beberapa respons untuk memetakan pemahaman awal kelas.
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik satu per satu dan memberi waktu 2–3 menit untuk murid berpikir dan berbagi respons singkat secara lisan.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini: (1) mengevaluasi informasi tersurat dan tersirat dalam teks negosiasi berbentuk dialog melalui membaca, dan (2) mengevaluasi gagasan dan pesan dari teks negosiasi yang disimak secara kritis dan reflektif.
  • Guru menjelaskan alur kegiatan hari ini secara singkat: membaca teks → berdiskusi kelompok → menyimak pembacaan bergilir → merefleksi bersama.
  • Guru memastikan murid memahami instruksi dan memberi kesempatan bertanya sebelum kegiatan inti dimulai.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru membagikan teks negosiasi berbentuk dialog berjudul 'Latihan Pentas Musik' (atau teks negosiasi kontekstual lain yang relevan dengan kehidupan remaja) kepada setiap murid.
  • Murid membaca teks secara mandiri dalam diam selama ±7 menit. Guru menginstruksikan murid untuk menandai: (a) kalimat yang mengandung informasi tersurat dengan garis bawah, dan (b) kalimat yang mengandung pesan tersirat dengan tanda bintang (*) di pinggir teks.
  • Setelah membaca, murid mengisi Lembar Kerja Murid (LKPD) Bagian A secara individual: mengidentifikasi minimal 3 informasi tersurat dan 2 pesan tersirat dari teks, disertai bukti kalimat dari teks.
  • Guru berkeliling memantau proses pengisian LKPD dan memberikan umpan balik lisan singkat kepada murid yang membutuhkan bimbingan (diferensiasi proses).
  • Guru memfasilitasi diskusi kelas singkat (±5 menit): beberapa murid diminta berbagi temuan tersurat dan tersirat mereka. Guru mengonfirmasi dan meluruskan pemahaman yang kurang tepat menggunakan teknik questioning (bertanya balik, bukan langsung memberi jawaban).

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagi murid ke dalam kelompok kecil beranggotakan 4–5 orang. Setiap anggota kelompok mendapat peran: pembaca dialog (sesuai jumlah tokoh dalam teks), dan 1–2 orang sebagai penyimak aktif.
  • Kelompok melakukan kegiatan pembacaan bergilir (read-aloud): anggota yang berperan sebagai tokoh membacakan dialog teks negosiasi dengan ekspresif, sementara penyimak aktif mencatat pada LKPD Bagian B: (a) gagasan utama yang disampaikan tiap tokoh, (b) strategi yang digunakan tokoh untuk meyakinkan pihak lain, dan (c) pesan yang tersirat dari cara tokoh berbicara.
  • Setelah pembacaan selesai, peran dirotasi sehingga semua anggota kelompok mendapat kesempatan menjadi penyimak aktif minimal satu putaran.
  • Kelompok berdiskusi selama ±10 menit untuk menjawab pertanyaan analisis pada LKPD Bagian B: (1) Apakah negosiasi dalam teks berhasil? Apa buktinya? (2) Faktor apa yang paling memengaruhi keberhasilan negosiasi tersebut? (3) Adakah pihak yang dirugikan? Jelaskan.
  • Setiap kelompok menuliskan kesimpulan diskusi mereka pada selembar kertas plano atau papan tulis mini (whiteboard kecil/kertas A3) untuk dipajang.
  • Guru memfasilitasi sesi gallery walk singkat (±5 menit): setiap kelompok membaca hasil kerja kelompok lain dan menempelkan sticky note berisi satu komentar atau pertanyaan pada hasil kerja kelompok lain.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid kembali ke tempat duduk masing-masing dan membuka sesi refleksi bersama selama ±10 menit.
  • Guru memandu diskusi kelas dengan pertanyaan reflektif: (1) 'Dari kegiatan membaca dan menyimak tadi, pesan tersirat apa yang paling mengejutkan atau menarik bagi kalian? Mengapa?' (2) 'Bagaimana cara kalian menentukan bahwa sebuah informasi itu tersirat, bukan tersurat? Apa strategi yang kalian gunakan?' (3) 'Jika kalian menjadi salah satu tokoh dalam teks, apakah kalian akan bernegosiasi dengan cara yang sama? Mengapa?'
  • Murid mengisi LKPD Bagian C (Refleksi Diri) secara mandiri: (a) Satu hal baru yang saya pelajari hari ini tentang teks negosiasi adalah..., (b) Strategi membaca/menyimak yang saya gunakan untuk menemukan pesan tersirat adalah..., (c) Satu hal yang masih ingin saya pahami lebih dalam adalah...
  • Murid melakukan penilaian sejawat (peer assessment) singkat: menukar LKPD Bagian A dan B dengan teman sebangku, membaca hasil kerja teman, dan memberikan satu komentar membangun secara tertulis menggunakan panduan: 'Satu hal yang sudah baik dari analisismu adalah... dan satu saran untuk lebih baik adalah...'
  • Guru merangkum poin-poin kunci pembelajaran: perbedaan informasi tersurat dan tersirat, cara mengevaluasi gagasan dalam teks negosiasi, dan pentingnya menyimak secara aktif dan kritis.

Penutup:

  • Guru mengajak murid menyimpulkan pembelajaran hari ini bersama-sama dengan teknik 'estafet simpulan': guru memulai kalimat simpulan dan murid melanjutkan secara bergilir.
  • Guru memberikan asesmen akhir berupa 2–3 soal uraian singkat tertulis yang dikerjakan secara individual selama ±10 menit (lihat bagian Asesmen Akhir).
  • Guru memberikan umpan balik umum terhadap proses pembelajaran hari ini: mengapresiasi partisipasi aktif, mengingatkan kembali strategi menemukan informasi tersirat.
  • Guru menyampaikan tindak lanjut: murid diminta membaca satu contoh teks negosiasi dari kehidupan nyata (berita, artikel, atau percakapan yang pernah dialami) dan mencatat satu informasi tersurat dan satu pesan tersirat yang mereka temukan, untuk dibagikan pada pertemuan berikutnya.
  • Guru menutup pembelajaran dengan salam dan motivasi singkat: 'Kemampuan membaca dan menyimak secara kritis adalah bekal kalian menjadi negosiator yang cerdas dalam kehidupan nyata.'

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang membutuhkan dukungan lebih (lambat): guru menyediakan teks negosiasi yang sama dengan anotasi panduan berupa pertanyaan pemandu di pinggir teks (misalnya: 'Apa yang diinginkan tokoh A di sini?' atau 'Mengapa tokoh B mengatakan ini?') untuk membantu mereka menemukan informasi tersurat dan tersirat. Untuk murid yang sudah mahir (cepat): guru menyediakan teks negosiasi tambahan yang lebih kompleks (misalnya dialog negosiasi dari konteks bisnis atau peristiwa sejarah) untuk dianalisis secara mandiri.
  • Proses: Selama kegiatan diskusi kelompok, guru memberikan scaffolding berbeda: kelompok yang membutuhkan bantuan mendapat kartu panduan berisi daftar pertanyaan analisis bertahap; kelompok yang sudah mandiri diminta mengembangkan analisis mereka sendiri tanpa kartu panduan. Pada kegiatan pembacaan bergilir, murid yang kurang percaya diri membaca di depan dapat memilih peran sebagai penyimak aktif terlebih dahulu.
  • Produk: Murid dapat memilih cara menyajikan hasil analisis mereka: (1) mengisi LKPD tertulis secara konvensional, (2) membuat peta konsep/mind map visual dari informasi tersurat dan tersirat yang ditemukan, atau (3) merekam audio singkat (jika tersedia perangkat) yang menjelaskan temuan analisis mereka secara lisan.

ASESMEN

Awal:

  • Guru meminta murid menuliskan satu kata atau frasa yang mereka asosiasikan dengan kata 'negosiasi' pada kertas kecil (sticky note). Guru mengumpulkan dan membaca beberapa respons untuk memetakan pemahaman awal dan miskonsepsi yang mungkin ada.
  • Guru mengajukan pertanyaan lisan: 'Siapa yang pernah bernegosiasi dalam kehidupan sehari-hari? Apa yang kalian lakukan?' — respons murid digunakan untuk mengetahui pengalaman kontekstual mereka sebelum masuk ke teks.

Proses:

  • Observasi berkelanjutan oleh guru selama kegiatan membaca mandiri: guru mencatat siapa yang tampak kesulitan menandai teks dan memberikan bimbingan langsung.
  • Pengecekan LKPD Bagian A secara sampling (guru memilih 3–5 LKPD secara acak untuk dibaca cepat) guna mengetahui apakah murid sudah dapat membedakan informasi tersurat dan tersirat.
  • Diskusi kelas setelah membaca: guru menggunakan teknik cold calling (menunjuk murid secara acak) untuk memastikan semua murid terlibat dan memahami materi.
  • Observasi kegiatan kelompok menggunakan lembar observasi dengan indikator: (a) aktif menyimak saat teman membaca, (b) mencatat gagasan dengan tepat, (c) berkontribusi dalam diskusi kelompok.
  • Umpan balik lisan dari guru kepada kelompok selama gallery walk berdasarkan kualitas analisis yang ditampilkan pada kertas plano.

Akhir:

  • Soal uraian 1: Bacalah kembali penggalan dialog negosiasi berikut [guru menyisipkan kutipan pendek dari teks yang dipelajari]. Identifikasikan satu informasi tersurat dan satu pesan tersirat dari penggalan tersebut. Sertakan bukti kalimat dari teks untuk mendukung jawabanmu!
  • Soal uraian 2: Berdasarkan teks negosiasi yang telah kamu baca dan simak hari ini, evaluasilah: apakah negosiasi dalam teks tersebut berhasil? Jelaskan dengan menyebutkan minimal dua gagasan atau pesan dari tokoh-tokoh yang mendukung jawabanmu!
  • Soal uraian 3 (pengayaan/opsional untuk murid cepat): Jika kamu menjadi salah satu tokoh dalam teks negosiasi tersebut, pesan apa yang ingin kamu sampaikan secara tersirat kepada pihak lain agar negosiasi lebih berhasil? Jelaskan alasanmu!

Formatif:

  • Asesmen diagnostik awal: sticky note asosiasi kata 'negosiasi' untuk memetakan pengetahuan awal murid.
  • Observasi guru selama kegiatan membaca mandiri dan pengisian LKPD Bagian A: guru mencatat murid yang kesulitan membedakan informasi tersurat dan tersirat.
  • Diskusi kelas setelah membaca: guru menilai kemampuan murid menjelaskan temuan mereka secara lisan menggunakan teknik questioning.
  • Observasi selama kegiatan kelompok (pembacaan bergilir dan diskusi): guru menggunakan lembar observasi untuk menilai keaktifan menyimak, ketepatan mencatat gagasan, dan kualitas diskusi.
  • Gallery walk: guru memantau komentar antar kelompok sebagai indikator pemahaman kritis murid.
  • Penilaian sejawat (peer assessment) pada LKPD Bagian A dan B: murid saling memberikan umpan balik tertulis.

Sumatif:

  • Soal uraian tertulis individual di akhir pembelajaran (2–3 soal) yang menguji kemampuan mengevaluasi informasi tersurat dan tersirat serta gagasan dan pesan dari teks negosiasi yang telah dipelajari.
  • Penilaian LKPD Bagian A (identifikasi tersurat-tersirat) dan Bagian B (analisis gagasan, strategi, dan pesan dari kegiatan menyimak) sebagai produk asesmen akhir pertemuan.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Mengevaluasi Informasi Tersurat dalam Teks NegosiasiMurid tidak dapat mengidentifikasi informasi tersurat dari teks negosiasi, atau jawaban tidak relevan dengan teks.Murid dapat mengidentifikasi informasi tersurat dari teks negosiasi, tetapi masih terbatas pada satu informasi dan belum disertai bukti kalimat yang tepat.Murid dapat mengidentifikasi dua atau lebih informasi tersurat dari teks negosiasi dan menyertakan bukti kalimat yang relevan, meskipun penjelasannya belum sepenuhnya akurat.Murid dapat mengidentifikasi tiga atau lebih informasi tersurat secara akurat, menyertakan bukti kalimat yang tepat, dan mampu menjelaskan relevansi informasi tersebut terhadap konteks negosiasi secara rinci.
Mengevaluasi Pesan Tersirat dalam Teks NegosiasiMurid tidak dapat mengidentifikasi pesan tersirat, atau mengidentifikasi informasi tersurat sebagai tersirat (tidak dapat membedakan keduanya).Murid dapat mengidentifikasi satu pesan tersirat, tetapi penjelasan masih dangkal dan belum dikaitkan dengan bukti dari teks.Murid dapat mengidentifikasi dua pesan tersirat dan mengaitkannya dengan bukti kalimat dari teks, meskipun interpretasi belum sepenuhnya mendalam.Murid dapat mengidentifikasi dua atau lebih pesan tersirat secara kritis, mengaitkan dengan bukti kalimat yang tepat, dan memberikan interpretasi yang mendalam serta logis tentang maksud di balik pesan tersebut.
Mengevaluasi Gagasan dan Pesan dari Teks Aural (Menyimak)Murid tidak dapat mencatat gagasan atau pesan dari teks yang disimak, atau catatan tidak relevan dengan isi dialog yang dibacakan.Murid dapat mencatat satu gagasan utama dari teks yang disimak, tetapi belum mampu mengidentifikasi strategi atau pesan yang disampaikan tokoh.Murid dapat mencatat gagasan utama tiap tokoh dan mengidentifikasi satu strategi negosiasi yang digunakan, dengan penjelasan yang cukup jelas.Murid dapat mencatat gagasan utama tiap tokoh secara lengkap, mengidentifikasi strategi negosiasi yang digunakan, mengevaluasi keberhasilan negosiasi secara kritis, dan merefleksikan pesan yang tersirat dari cara tokoh berbicara.
Kemampuan Berpikir Kritis dan ReflektifMurid tidak menunjukkan kemampuan berpikir kritis; jawaban hanya menyalin ulang isi teks tanpa analisis atau evaluasi.Murid menunjukkan upaya berpikir kritis dengan memberikan pendapat sederhana, tetapi belum didukung alasan yang logis dari teks.Murid menunjukkan kemampuan berpikir kritis dengan memberikan evaluasi yang didukung alasan logis dari teks, meskipun refleksi diri masih terbatas.Murid menunjukkan kemampuan berpikir kritis dan reflektif yang tinggi: memberikan evaluasi yang tajam, didukung alasan logis dari teks, dan mampu mengaitkan temuan dengan pengalaman atau konteks kehidupan nyata secara bermakna.
Kolaborasi dan Partisipasi dalam Kegiatan KelompokMurid tidak berpartisipasi aktif dalam kegiatan kelompok (pembacaan bergilir maupun diskusi); tidak berkontribusi pada hasil kerja kelompok.Murid berpartisipasi dalam kegiatan kelompok tetapi kontribusinya minimal; lebih banyak mendengarkan tanpa menyampaikan gagasan.Murid berpartisipasi aktif dalam kegiatan kelompok, menyampaikan gagasan, dan mendengarkan pendapat teman dengan baik.Murid berpartisipasi sangat aktif, memimpin atau mendorong diskusi kelompok, menghargai pendapat semua anggota, dan berkontribusi signifikan pada kualitas hasil kerja kelompok.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah pertanyaan pemantik yang saya gunakan berhasil memancing rasa ingin tahu dan keterlibatan aktif murid di awal pembelajaran?
  • Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi) sudah proporsional? Tahap mana yang membutuhkan penyesuaian waktu pada pertemuan berikutnya?
  • Seberapa efektif kegiatan pembacaan bergilir dalam membantu murid menyimak secara aktif dan kritis? Apakah semua murid mendapat kesempatan yang setara?
  • Apakah diferensiasi yang saya rancang (konten, proses, produk) sudah menjangkau murid dengan kebutuhan belajar yang berbeda? Siapa yang masih membutuhkan dukungan lebih?
  • Apakah asesmen formatif yang saya lakukan selama proses pembelajaran memberikan informasi yang cukup untuk memahami perkembangan belajar setiap murid?

Refleksi Murid:

  • Apa satu hal baru yang kamu pelajari hari ini tentang cara membaca dan menyimak teks negosiasi secara kritis?
  • Strategi apa yang kamu gunakan untuk menemukan pesan tersirat dalam teks? Apakah strategi itu berhasil? Mengapa?
  • Bagian mana dari pembelajaran hari ini yang paling menantang bagimu? Apa yang akan kamu lakukan untuk mengatasi tantangan itu?
  • Bagaimana kegiatan menyimak teman membaca dialog tadi membantumu memahami isi teks dengan cara yang berbeda dibandingkan membaca sendiri?
  • Apa yang ingin kamu pelajari lebih lanjut tentang teks negosiasi setelah pembelajaran hari ini?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Bahasa Indonesia untuk SMA/MA/SMK/MAK Kelas X (Edisi Revisi) — Bab 4 'Belajar Menjadi Negosiator Ulung', khususnya teks negosiasi 'Latihan Pentas Musik' dan tabel faktor keberhasilan negosiasi.
  2. Panduan Guru Bahasa Indonesia untuk SMA/MA/SMK/MAK Kelas X (Edisi Revisi) — Bab 4, termasuk rubrik penilaian dan panduan kegiatan.
  3. Lembar Kerja Murid (LKPD) Pertemuan 10.4.2 — terdiri dari Bagian A (identifikasi tersurat-tersirat), Bagian B (analisis menyimak), dan Bagian C (refleksi diri) — disiapkan oleh guru.
  4. Teks negosiasi tambahan untuk murid pengayaan: artikel atau transkrip dialog negosiasi dari konteks nyata (misalnya negosiasi jual-beli, negosiasi antar pelajar, atau penggalan dialog dari film/berita yang relevan).
  5. Kertas plano atau kertas A3 untuk presentasi hasil kerja kelompok pada kegiatan gallery walk.
  6. Sticky note (kertas tempel) untuk kegiatan asesmen awal dan komentar gallery walk.
  7. Spidol warna-warni untuk kegiatan menandai teks dan membuat peta konsep (diferensiasi produk).
  8. Papan tulis/whiteboard dan alat tulis untuk guru dalam memfasilitasi diskusi kelas dan merangkum poin kunci.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.