MODUL AJAR Bahasa Indonesia — Kelas 10 (Fase E) Topik: Menulis Teks Eksposisi Hasil Penelitian Sederhana sebagai Bahan Kritik Sosial INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Bahasa Indonesia |
|---|
| Fase / Kelas | Fase E / Kelas 10 |
|---|
| Topik | Menulis Teks Eksposisi Hasil Penelitian Sederhana sebagai Bahan Kritik Sosial |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x45 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat menulis teks eksposisi hasil penelitian sederhana yang memuat kritik sosial secara logis dan kritis dengan memperhatikan struktur serta kaidah kebahasaan yang tepat.
- Murid dapat memublikasikan teks eksposisi kritik sosial yang telah ditulis melalui media elektronik atau digital sebagai bentuk kepedulian terhadap isu di lingkungan sekitar.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | ✓ | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Pernahkah kamu melihat masalah sosial di lingkungan sekitar yang perlu dikritisi?
- Bagaimana cara menyampaikan kritik agar diterima dan membawa perubahan?
- Apa bedanya kritik berdasarkan fakta/data dengan kritik sekadar opini?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam, doa, dan memeriksa kehadiran.
- Guru memberikan asesmen awal secara lisan: bertanya tentang pengertian teks eksposisi dan pengalaman murid mengkritik isu sosial (diagnostik singkat).
- Guru menayangkan contoh teks eksposisi laporan sederhana yang berisi kritik sosial, kemudian mengajukan pertanyaan pemantik untuk memancing rasa ingin tahu.
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan skenario kegiatan hari ini.
- Guru mengaitkan materi dengan pertemuan sebelumnya tentang teks anekdot dan media kritik.
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Murid membaca dan menyimak contoh teks eksposisi hasil penelitian sederhana dari buku siswa atau sumber digital tentang isu sosial (misal: penggunaan plastik, kebersihan kantin).
- Guru memandu diskusi kelas untuk mengidentifikasi struktur teks (pernyataan pendapat, argumen/data, penegasan ulang) dan kaidah kebahasaan (kata baku, kalimat fakta, konjungsi).
- Murid secara berkelompok mengamati dan mencatat ciri kebahasaan serta data pendukung dari contoh teks.
- Guru menjelaskan langkah-langkah melakukan penelitian sederhana berbasis survei/angket yang akan digunakan sebagai dasar penulisan (prinsip: berkesadaran dan bermakna).
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Murid membentuk kelompok kecil (3-4 orang) dan menentukan satu isu sosial di sekolah/lingkungan.
- Setiap kelompok merancang pertanyaan survei sederhana (3-5 pertanyaan) untuk mengumpulkan data dari responden (teman sekelas/sekolah).
- Kelompok melakukan pengambilan data secara langsung dan mencatat hasil dalam tabel atau grafik sederhana.
- Setiap murid secara individu menulis draf teks eksposisi berdasarkan data kelompok, dengan memperhatikan struktur dan kaidah yang telah dipelajari (prinsip: bermakna dan menggembirakan).
- Guru berkeliling memberikan bimbingan dan umpan balik lisan pada proses penulisan (asesmen formatif).
- Murid saling menukarkan draf untuk mendapat masukan dari teman (peer review) sebelum finalisasi.
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Murid merevisi tulisannya berdasarkan masukan guru dan teman.
- Murid menulis jurnal singkat: kendala, hal baru yang dipelajari, dan kesesuaian teks dengan tujuan kritik sosial (metakognisi).
- Perwakilan satu atau dua murid membacakan teksnya secara sukarela, diikuti apresiasi dari kelas.
- Guru mengajak murid mengaitkan kegiatan menulis ini dengan tanggung jawab sosial dan pentingnya data dalam menyampaikan pendapat (prinsip: berkesadaran dan bermakna).
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan langkah menulis teks eksposisi hasil penelitian dan kritik sosial.
- Murid mengumpulkan teks eksposisi final.
- Guru memberikan arahan untuk memublikasikan teks pada media digital (blog kelas, mading online, Instagram) sebagai tugas lanjutan (asesmen sumatif).
- Guru mengajak murid melakukan refleksi pembelajaran secara lisan: apa yang paling berkesan, apa yang ingin diperbaiki.
- Doa penutup dan salam.
Diferensiasi:- Konten: Bagi murid yang memerlukan, guru menyediakan contoh teks dengan tingkat kompleksitas berbeda (lebih sederhana atau lebih kompleks) serta data siap pakai.
- Proses: Murid yang mengalami kesulitan dapat menggunakan LKPD terbimbing dengan langkah-langkah detail dan bertanya langsung kepada guru; murid yang cepat dapat membantu teman atau mengembangkan teks dengan analisis lebih dalam.
- Produk: Murid dapat memilih bentuk publikasi digital sesuai minat (postingan blog, desain infografis, atau unggahan media sosial) selama tetap memuat struktur teks eksposisi.
ASESMENAwal:- Tanya jawab lisan: sebutkan ciri teks eksposisi, apa yang dimaksud kritik sosial, pengalaman menggunakan data untuk menguatkan pendapat.
Proses:- Lembar ceklis pengamatan sikap (kolaborasi, kemandirian) dan catatan guru selama kegiatan menulis.
- Rubrik penilaian draf teks (struktur, bahasa, data) oleh guru dan teman sebagai umpan balik.
Akhir:- Rubrik penilaian teks eksposisi final (aspek struktur, isi/kritik sosial, kaidah kebahasaan) dan publikasi digital (aspek kreativitas, tanggung jawab sosial, ketepatan media).
Formatif:- Observasi saat diskusi dan penulisan draf
- Peer review teks eksposisi
- Umpan balik lisan guru
Sumatif:- Teks eksposisi hasil penelitian sederhana
- Bukti publikasi digital (link/capture) dan refleksi tertulis
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Struktur Teks Eksposisi | Teks belum memiliki bagian yang jelas; tidak terdapat pendahuluan, argumen, atau simpulan. | Teks memiliki dua dari tiga bagian (pernyataan pendapat, argumen/data, penegasan ulang) namun urutan belum runtut. | Teks memiliki ketiga bagian, tetapi peralihan antarbagian kurang lancar. | Teks memiliki ketiga bagian lengkap dan tersusun logis dengan peralihan yang mulus. | | Isi dan Kritik Sosial | Isi belum menunjukkan adanya kritik atau hanya opini tanpa data, topik tidak jelas. | Isi mulai memunculkan kritik sosial namun belum didukung data atau data tidak relevan. | Isi menyampaikan kritik sosial dengan didukung data sederhana, namun kedalaman analisis masih kurang. | Isi menyampaikan kritik sosial tajam, didukung data yang terstruktur, menunjukkan pemikiran kritis dan kepedulian. | | Kaidah Kebahasaan | Banyak kesalahan ejaan, diksi tidak tepat, kalimat rancu, tidak menggunakan konjungsi yang sesuai. | Beberapa ejaan dan dikisi kurang tepat, kalimat sederhana, penggunaan konjungsi minimal. | Ejaan dan diksi cukup tepat, kalimat mulai variatif, penggunaan konjungsi mulai beragam. | Ejaan dan diksi tepat, kalimat logis dan variatif, menggunakan konjungsi dan kata baku secara efektif. | | Publikasi Digital | Teks tidak dipublikasikan atau dipublikasikan tanpa identitas dan tanpa konteks. | Teks dipublikasikan tetapi media kurang sesuai atau tampilan minim. | Teks dipublikasikan di media digital sesuai, dilengkapi judul dan identitas, namun kurang menarik. | Teks dipublikasikan di media digital dengan tampilan kreatif, informatif, dan mudah diakses; menunjukkan tanggung jawab sosial. |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah seluruh murid mampu menulis teks eksposisi dengan struktur yang benar?
- Sejauh mana murid berhasil mengintegrasikan data penelitian sederhana dalam tulisannya?
- Apakah strategi diferensiasi cukup membantu murid yang mengalami kesulitan?
- Bagaimana respon murid terhadap kegiatan publikasi digital?
- Hal apa yang perlu diperbaiki pada pertemuan selanjutnya?
Refleksi Murid:- Apa tantangan terbesar yang kamu hadapi saat menulis teks eksposisi hasil penelitian?
- Apakah kritik sosial dalam teksmu sudah didukung data yang kuat? Jelaskan.
- Bagaimana perasaanmu setelah berhasil memublikasikan tulisanmu? Apa manfaatnya bagi dirimu dan masyarakat?
- Apa yang akan kamu lakukan agar tulisanmu semakin baik di masa depan?
SUMBER BELAJAR- Buku Siswa Bahasa Indonesia SMA/MA/SMK/MAK Kelas X (Edisi Revisi), Kemdikbud
- Buku Guru Bahasa Indonesia SMA/MA/SMK/MAK Kelas X (Edisi Revisi), Kemdikbud
- Contoh teks eksposisi dari media massa cetak/daring (Kompas, detik)
- LCD proyektor, laptop, ponsel, akses internet
- Lembar Kerja Murid (LKPD) untuk perancangan penelitian sederhana
- Aplikasi pengolah kata (Google Docs / Word) dan platform publikasi (blog, Instagram, Canva)
|