Modul AjarPertemuan 10Bab 8Fase ASemester 2

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 1: Eksplorasi Lingkungan: Mendeskripsikan Tempat di Sekitar Sekolah dan Rumah

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 1 dengan topik "Eksplorasi Lingkungan: Mendeskripsikan Tempat di Sekitar Sekolah dan Rumah". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 1: Eksplorasi Lingkungan: Mendeskripsikan Tempat di Sekitar Sekolah dan Rumah

Bahasa Indonesia - Kelas 1

Bab 8 - Pertemuan 10

MODUL AJAR

Bahasa Indonesia — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Eksplorasi Lingkungan: Mendeskripsikan Tempat di Sekitar Sekolah dan Rumah

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikEksplorasi Lingkungan: Mendeskripsikan Tempat di Sekitar Sekolah dan Rumah
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui kegiatan pengamatan di luar kelas, murid mampu mengidentifikasi dan menyebutkan tempat-tempat yang ada di sekitar sekolah dan rumah menggunakan kata letak dan arah dengan tepat. (elemen: Berbicara dan Mempresentasikan)
  2. Setelah kegiatan eksplorasi lingkungan sekitar, murid mampu menuliskan nama tempat dan letaknya dalam beberapa kalimat sederhana. (elemen: Menulis)

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa saja tempat yang kalian lewati setiap hari saat berangkat ke sekolah?
  2. Kalau temanmu bertanya 'Di mana letak kantin sekolah kita?', kata apa yang kalian pakai untuk menjawabnya?
  3. Bagaimana cara kalian memberitahu orang lain tentang letak suatu tempat supaya mereka mudah menemukannya?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam dan mengajak murid berdoa bersama sebelum memulai kegiatan.
  • Guru mengecek kehadiran dan mengkondisikan murid agar siap belajar.
  • Asesmen awal: Guru menunjukkan kartu kata letak (depan, belakang, samping, atas, bawah, kanan, kiri) dan meminta 3–4 murid menyebutkan arti katanya atau menunjukkan contoh benda yang posisinya sesuai kata tersebut. Guru mencatat siapa yang sudah menguasai dan siapa yang belum.
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik: 'Apa saja tempat yang kalian lewati setiap hari saat berangkat ke sekolah?' dan 'Kata apa yang kita pakai untuk menceritakan letak suatu tempat?'
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: murid akan berkeliling mengamati tempat-tempat di sekitar sekolah, lalu menceritakan dan menuliskan letaknya menggunakan kata arah dan letak.
  • Guru memberikan penjelasan singkat tentang aturan saat berada di luar kelas: tidak berlari, tidak mendorong teman, berjalan tertib bersama kelompok.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Menggembirakan):

  • Guru memajang kartu kata letak dan arah (depan, belakang, samping, kanan, kiri, atas, bawah, dekat, jauh) di papan tulis. Guru membaca setiap kata dengan nyaring dan murid menirukan bersama.
  • Guru memperagakan kata letak secara langsung di dalam kelas: 'Meja guru ada di depan papan tulis. Tas Budi ada di samping kursi Budi.' Murid diminta menirukan dan menunjukkan contoh benda lain di kelas dengan kata letak yang sama.
  • Guru mengajak murid keluar kelas untuk berkeliling area sekolah secara tertib (sekitar 10 menit). Sambil berjalan, guru mengajukan pertanyaan lisan: 'Ada apa di samping kantin?', 'Perpustakaan ada di depan atau belakang kelas kita?', 'Ada bangunan apa di kanan gerbang sekolah?'
  • Murid menjawab secara lisan secara bergiliran. Guru memberikan umpan balik positif dan membantu murid menggunakan kata letak yang tepat jika keliru.
  • Guru mengingatkan murid untuk mengamati dengan seksama karena informasi yang mereka lihat akan digunakan untuk kegiatan menulis berikutnya (menumbuhkan kesadaran tentang tujuan pengamatan).

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Murid kembali ke kelas dan duduk dalam kelompok kecil (3–4 orang). Setiap kelompok mendapat lembar kerja bergambar peta sederhana area sekolah yang belum diberi keterangan.
  • Secara berpasangan, murid saling bercerita tentang tempat yang tadi mereka amati: 'Di samping kelas kita ada...' atau 'Di depan perpustakaan ada...' Satu anak bercerita, yang lain menyimak dan merespons. Guru memandu dan memberi contoh kalimat di papan tulis.
  • Setelah berdiskusi, setiap murid mengerjakan lembar kerja secara mandiri: melengkapi 4–5 kalimat rumpang tentang letak tempat di sekitar sekolah, misalnya: 'Kantin ada di _______ kelas.' / 'Perpustakaan ada di _______ lapangan.'
  • Murid yang sudah selesai melanjutkan tantangan lanjutan: menuliskan 2 kalimat sendiri (tanpa panduan rumpang) tentang letak tempat di sekitar rumah mereka.
  • Guru berkeliling memantau, memberikan bantuan kepada murid yang memerlukan, dan mencatat perkembangan menulis setiap murid.

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Beberapa murid (3–4 orang sukarela) membacakan kalimat yang mereka tulis di depan kelas. Teman-teman yang lain menyimak dan memberikan komentar: 'Sudah benar' atau 'Kata letaknya apa ya?'
  • Guru memfasilitasi diskusi singkat: 'Kata letak mana yang paling sering kita pakai tadi? Mengapa kata letak penting ketika kita menjelaskan tempat kepada orang lain?'
  • Murid mengisi lembar refleksi diri bergambar (emoji) yang disiapkan guru: gambar wajah senang (sudah bisa menyebutkan dan menulis kata letak), wajah biasa (masih perlu latihan), wajah sedih (belum paham). Murid melingkari gambar yang sesuai perasaan mereka.
  • Guru meminta murid menyimpan lembar kerja mereka di portofolio sebagai bukti perkembangan menulis.

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: 'Hari ini kita sudah berkeliling sekolah dan belajar menyebutkan serta menuliskan letak tempat menggunakan kata letak dan arah.'
  • Asesmen akhir lisan: Guru menunjukkan gambar peta sederhana sekolah dan menunjuk salah satu bangunan, lalu meminta 2–3 murid menyebutkan letaknya dalam satu kalimat sederhana.
  • Guru memberikan apresiasi kepada seluruh murid atas ketertiban dan keaktifan mereka selama kegiatan eksplorasi.
  • Guru menyampaikan pesan tindak lanjut: 'Di rumah, coba amati tempat-tempat di sekitar rumah kalian. Besok kita bisa ceritakan bersama.'
  • Guru menutup pembelajaran dengan doa bersama.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang belum menguasai kata letak diberikan kartu kata bergambar (kata + ilustrasi posisi benda) sebagai scaffolding saat mengamati dan menulis. Murid yang sudah fasih diberikan kartu kata tambahan dengan kosakata arah yang lebih variatif (timur, barat, utara, selatan) sebagai pengayaan.
  • Proses: Murid yang memerlukan dukungan dapat melengkapi kalimat rumpang dengan pilihan kata yang sudah disediakan (word bank). Murid yang lebih cepat dapat menulis kalimat secara mandiri tanpa bantuan word bank dan menambahkan kalimat tentang lingkungan sekitar rumah mereka.
  • Produk: Murid yang memerlukan dukungan cukup melengkapi 3 kalimat rumpang. Murid yang berkembang sesuai ekspektasi melengkapi 5 kalimat. Murid yang sudah melampaui ekspektasi menulis minimal 2 kalimat mandiri tambahan tentang lingkungan rumah mereka.

ASESMEN

Awal:

  • Guru menunjukkan kartu kata letak (depan, belakang, samping, kanan, kiri, atas, bawah) dan meminta beberapa murid menyebutkan artinya atau menunjukkan contoh posisi benda di kelas yang sesuai kata tersebut.
  • Guru mengajukan pertanyaan pemantik lisan untuk memetakan pengetahuan awal: 'Kalau kamu ingin memberitahu temanmu letak kantin, kamu akan bilang apa?'

Proses:

  • Observasi lisan selama kegiatan eksplorasi: guru menilai ketepatan penggunaan kata letak dan arah saat murid menjawab pertanyaan di luar kelas.
  • Pemantauan lembar kerja: guru memeriksa kalimat yang ditulis murid selama tahap Mengaplikasi dan memberikan umpan balik langsung.
  • Penilaian diri dengan lembar refleksi bergambar emoji di akhir tahap Merefleksi.

Akhir:

  • Asesmen lisan: guru menunjuk gambar peta sekolah dan meminta murid menyebutkan letak satu bangunan dalam kalimat sederhana yang benar.
  • Lembar kerja tertulis dikumpulkan sebagai bukti pencapaian TP 1.8.10.2: dinilai berdasarkan ketepatan penggunaan kata letak dan kemampuan menulis kalimat sederhana.

Formatif:

  • Observasi lisan selama eksplorasi di luar kelas: guru mencatat kemampuan murid menyebutkan nama tempat dan kata letak dengan tepat.
  • Pemantauan proses menulis lembar kerja: guru berkeliling dan memberi umpan balik langsung tentang ketepatan penggunaan kata letak dalam kalimat.
  • Penilaian sejawat saat presentasi hasil menulis: murid lain memberikan komentar apakah kata letak yang digunakan sudah tepat.

Sumatif:

  • Asesmen lisan akhir: murid menyebutkan letak satu tempat di sekolah dalam satu kalimat lengkap menggunakan kata letak yang tepat.
  • Lembar kerja tertulis: murid melengkapi kalimat rumpang dan/atau menulis kalimat mandiri tentang letak tempat di sekitar sekolah.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menyebutkan tempat menggunakan kata letak dan arah (TP 1.8.10.1)Murid belum dapat menyebutkan nama tempat di sekitar sekolah atau menggunakan kata letak dengan benar, meskipun sudah diberi bantuan.Murid dapat menyebutkan nama tempat di sekitar sekolah tetapi belum menggunakan kata letak dan arah, atau kata letak yang digunakan tidak tepat.Murid dapat menyebutkan nama tempat di sekitar sekolah dan menggunakan 1–2 kata letak/arah dengan tepat dalam kalimat sederhana.Murid dapat menyebutkan berbagai tempat di sekitar sekolah dan rumah dengan lancar menggunakan beragam kata letak dan arah secara tepat dalam kalimat yang jelas.
Menulis nama tempat dan letaknya dalam kalimat sederhana (TP 1.8.10.2)Murid belum dapat menuliskan nama tempat atau kata letak, meskipun sudah diberi bantuan kartu kata.Murid dapat menuliskan nama tempat tetapi belum dapat menuliskan kata letak dengan tepat, atau kalimat yang ditulis belum terbentuk dengan benar.Murid dapat menuliskan nama tempat dan letaknya dalam 2–3 kalimat sederhana dengan penggunaan kata letak yang sebagian besar tepat.Murid dapat menuliskan nama tempat dan letaknya dalam beberapa kalimat sederhana yang lengkap dan tepat, termasuk tempat di sekitar rumah, dengan kata letak yang bervariasi dan ejaan yang sebagian besar benar.
Keaktifan dan ketertiban selama eksplorasiMurid tidak aktif berpartisipasi dan/atau tidak mengikuti aturan saat eksplorasi di luar kelas.Murid kadang-kadang aktif berpartisipasi dan mulai mengikuti sebagian aturan saat eksplorasi.Murid aktif berpartisipasi dan mengikuti aturan saat eksplorasi di luar kelas dengan baik.Murid sangat aktif berpartisipasi, mengikuti aturan dengan konsisten, dan turut mengingatkan teman untuk tertib selama eksplorasi.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah seluruh murid dapat mengikuti kegiatan eksplorasi di luar kelas dengan tertib dan produktif? Apa yang perlu diperbaiki untuk manajemen kelas di luar ruangan?
  • Apakah murid sudah mampu menggunakan kata letak dan arah secara tepat saat berbicara maupun menulis? Murid mana yang masih memerlukan dukungan tambahan?
  • Apakah diferensiasi yang diterapkan (kartu kata bergambar, word bank, tantangan lanjutan) sudah cukup efektif menjangkau seluruh kebutuhan belajar murid?
  • Apakah alokasi waktu untuk setiap tahap (eksplorasi, menulis, refleksi) sudah seimbang? Bagian mana yang perlu disesuaikan?

Refleksi Murid:

  • Tempat apa yang paling kamu ingat dari perjalanan kita tadi? Di mana letaknya?
  • Kata letak mana yang kamu sudah bisa pakai dengan benar? Kata letak mana yang masih terasa sulit bagimu?
  • Bagian mana dari kegiatan hari ini yang paling kamu sukai? Mengapa?
  • Apa yang ingin kamu ceritakan kepada orang tuamu tentang tempat-tempat di sekitar sekolah kita?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Bahasa Indonesia: Aku Bisa! (Edisi Revisi) untuk SD/MI Kelas 1, Sofie Dewayani, Kemendikbudristek 2023 — Bab 8 Di Sekitar Rumah (hal. 196–203)
  2. Buku Panduan Guru Bahasa Indonesia: Aku Bisa! (Edisi Revisi) untuk SD/MI Kelas 1 — Panduan Khusus Bab VIII
  3. Kartu kata letak dan arah (depan, belakang, samping, kanan, kiri, atas, bawah, dekat, jauh) — bisa dicetak atau ditulis tangan di kertas karton
  4. Kartu kata bergambar (kata letak + ilustrasi posisi benda) untuk scaffolding murid yang memerlukan dukungan
  5. Lembar kerja bergambar peta sederhana area sekolah dengan kalimat rumpang (dibuat guru)
  6. Lembar refleksi diri bergambar emoji untuk murid (dibuat guru)
  7. Portofolio murid (map atau buku khusus untuk menyimpan hasil karya tulis)
  8. Alat tulis (pensil, krayon/spidol warna untuk menandai peta)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.