MODUL AJAR Bahasa Indonesia — Kelas 1 (Fase A) Topik: Bab 8 — Di Sekitar Rumah INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Bahasa Indonesia |
|---|
| Fase / Kelas | Fase A / Kelas 1 |
|---|
| Topik | Bab 8 — Di Sekitar Rumah |
|---|
| Alokasi Waktu | 31 JP (31 x 35 menit = 1085 menit) |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 14 |
|---|
| Tahun Ajaran | 2026/2027 |
|---|
| Semester | 2 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- TP 1.8.1 Mengidentifikasi informasi dari teks nonsastra berbentuk teks aural berupa percakapan yang berkaitan dengan lingkungan sekitar rumah
- TP 1.8.2 Membaca kata-kata sederhana dengan fasih dari tayangan yang dipirsa tentang denah lingkungan sekitar
- TP 1.8.3 Menemukan isi bacaan yang dipirsa tentang lingkungan sekitar rumah
- TP 1.8.4 Merespons dengan menjawab pertanyaan orang lain dengan baik dan santun dalam suatu percakapan tentang lingkungan sekitar
- TP 1.8.5 Menceritakan kembali isi berbagai tipe teks yang didengar tentang lingkungan sekitar
- TP 1.8.6 Menulis berbagai tipe teks sederhana tentang lingkungan sekitar dengan beberapa kalimat sederhana
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | ✓ | | Penalaran Kritis | ✓ | | Kreativitas | | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Tempat apa saja yang biasa kalian lihat saat berjalan di dekat rumah?
- Bagaimana cara kita mengetahui nama tempat jika sedang mendengarkan teman bercerita?
- Kegiatan apa saja yang biasa dilakukan warga di sekitar rumahmu pada hari Minggu?
- Bagaimana caramu mengetahui kegiatan yang sedang dilakukan tetangga saat mendengar orang bercakap-cakap?
- Bagaimana caramu membaca kata penunjuk letak pada gambar denah?
- Dapatkah kamu membaca kata 'kiri' dan 'kanan' tanpa mengeja suku katanya?
- Kata apa saja yang kita gunakan untuk menunjukkan arah jalan atau letak suatu tempat?
- Bagaimana caramu membaca label kata arah pada denah agar tidak salah jalan?
- Di mana letak rumah Bayu pada gambar denah ini?
- Jalan apa yang dilewati Bayu jika ingin pergi ke sekolah?
- Di mana letak pos ronda dan taman bermain pada gambar lingkungan sekitar rumah kita?
- Bagaimana cara kita menemukan letak tempat umum seperti puskesmas atau masjid pada denah bergambar?
- Bagaimana caramu menjawab jika temanmu bertanya di mana letak tempat sampah di kelas kita?
- Kata apa yang sebaiknya kita ucapkan agar jawaban kita terdengar ramah dan santun kepada teman?
- Di mana letak tempat pensilmu saat ini, apakah di sebelah kanan atau kiri bukumu?
- Bagaimana caramu menjawab dengan sopan saat guru bertanya di mana letak suatu benda di sekitar kelas atau rumah?
- Siapa saja pekerja atau orang yang bertugas menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar kita?
- Bagaimana kita menceritakan kembali siapa tokoh pekerja yang ada di dalam cerita yang kita dengar?
- Pernahkah kalian melihat petugas kebersihan atau satpam yang sedang bekerja di sekitar lingkungan kita?
- Apa yang biasanya dikerjakan oleh para pekerja tersebut untuk membantu lingkungan kita?
- Benda apa yang ada di sebelah kanan dan kiri mejamu?
- Bagaimana caramu menuliskan letak benda itu agar orang lain mengetahuinya?
- Benda apa saja yang ada di sekitar rumah atau ruang kelasmu saat ini?
- Bagaimana caramu menuliskan letak benda-benda tersebut agar orang lain tahu posisinya?
- Benda apa saja yang terletak di sebelah kanan dan kiri rumah Bayu pada gambar denah?
- Bagaimana cara kita menuliskan letak benda di sekitar rumah menjadi kalimat yang jelas?
- Bagaimana caramu menunjukkan letak rumah atau benda di sekitarmu kepada orang lain?
- Mengapa kita perlu menjawab pertanyaan teman atau guru tentang arah dengan santun?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1 — Mengidentifikasi Informasi Tempat dari Percakapan Aural tentang Lingkungan Sekitar Rumah — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 1.8.1 Mengidentifikasi informasi dari teks nonsastra berbentuk teks aural berupa percakapan yang berkaitan dengan lingkungan sekitar rumah
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, menyapa murid, dan mengajak berdoa bersama (3 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran bahwa hari ini murid akan berlatih menjadi pendengar yang cermat untuk mengenali nama-nama tempat di sekitar rumah dari percakapan yang dibacakan (3 menit).
- Guru melakukan asesmen awal diagnostik dengan membacakan percakapan pendek 2 kalimat: 'Ibu: Bayu, tolong beli telur ke warung Pak Joko. Bayu: Baik, Bu, Bayu segera ke sana.' lalu menanyakan: 'Ke tempat manakah Bayu diminta pergi oleh Ibu?' (acuan jawaban tepat: warung / warung Pak Joko) untuk memetakan kesiapan murid menyimak informasi tempat (4 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru membacakan teks aural percakapan 1 berjudul 'Bayu dan Miko Berkeliling Lingkungan' dengan lafal yang jelas: 'Miko: Bayu, kamu mau pergi ke mana sore ini? Bayu: Aku mau mengembalikan buku ke perpustakaan desa, lalu mampir membeli pensil di toko alat tulis. Miko: Wah, searah dong! Aku juga mau bermain bola di lapangan dekat pos ronda. Ayo kita berangkat bersama!' (5 menit).
- Guru memandu murid menelusuri nama-nama tempat yang disebutkan dalam percakapan tersebut melalui tanya jawab terbimbing (acuan 4 tempat: perpustakaan desa, toko alat tulis, lapangan, pos ronda) (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan):- Guru mengadakan permainan menyimak menggembirakan 'Tepuk Detektif Tempat': guru membacakan kembali percakapan 2 (Siti: 'Ayah, sehabis dari puskesmas kita mau mampir ke taman bermain atau langsung pulang ke rumah? Ayah: Kita singgah sebentar ke apotek membeli obat, ya.') dan setiap kali murid mendengar nama tempat (puskesmas, taman bermain, rumah, apotek), murid bertepuk tangan satu kali dan menyebutkan nama tempatnya (10 menit).
- Murid secara mandiri mengerjakan lembar latihan menyimak: guru membacakan teks percakapan 3 ('Kiki: Ibu, apakah Kiki boleh ikut Kakak ke masjid? Ibu: Boleh, Nak, tetapi nanti pulangnya tolong antarkan kue ini ke rumah Nenek dan jangan lewat dekat jembatan ya. Kiki: Siap, Bu!') lalu murid menandai/mencentang gambar tempat yang disebutkan dari 4 pilihan gambar yang tersedia pada lembar kerja (acuan tepat: mencentang masjid, rumah Nenek, jembatan; tidak mencentang pasar) (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Guru bersama murid membahas bersama hasil lembar kerja untuk memastikan seluruh murid mengenali 3 tempat yang benar dari percakapan 3 (masjid, rumah Nenek, jembatan) (10 menit).
- Murid mengungkapkan bagian mana dari percakapan yang paling mudah atau paling menantang untuk disimak saat mencari nama tempat (5 menit).
Penutup:- Guru memberikan penguatan terhadap keberhasilan murid menemukan nama-nama tempat di sekitar rumah hanya dengan menyimak percakapan secara saksama (3 menit).
- Guru menyampaikan bahwa pada pertemuan berikutnya murid akan menyimak informasi tentang kegiatan warga di sekitar rumah, lalu menutup pertemuan dengan doa dan salam (2 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan teks percakapan yang lebih pendek (2 kalimat) dengan penekanan vokal pada kata penunjuk tempat.
- Proses: Murid yang sudah mahir menyimak diminta mengidentifikasi urutan tempat yang dikunjungi tokoh (urutan 1, 2, dan 3) dari percakapan yang sama.
- Produk: Murid dapat menunjukkan tempat hasil simakan secara lisan langsung kepada guru atau dengan mencentang gambar pada lembar kerja.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Pertanyaan diagnostik lisan dari teks aural 2 kalimat: 'Ibu: Bayu, tolong beli telur ke warung Pak Joko. Bayu: Baik, Bu, Bayu segera ke sana.' Pertanyaan: 'Ke tempat manakah Bayu diminta pergi?' (Acuan jawaban tepat: warung / warung Pak Joko).
Proses:- Penilaian lembar kerja menyimak teks percakapan 3 (Kiki dan Ibu). Murid memilih 3 dari 4 pilihan gambar tempat yang diperdengarkan (Daftar 4 pilihan: (1) masjid, (2) rumah Nenek, (3) jembatan, (4) pasar. Acuan jawaban benar: mencentang masjid, rumah Nenek, dan jembatan; pasar tidak dicentang).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman lisan penutup: Guru membacakan 1 kalimat percakapan: 'Rani: Doni, ayo kita menunggu jemputan di halte depan sekolah.' Pertanyaan: 'Sebutkan 2 nama tempat yang ada dalam ucapan Rani!' (Acuan jawaban tepat: halte dan sekolah).
Formatif:- Pengamatan respons lisan murid saat permainan 'Tepuk Detektif Tempat'
- Pemeriksaan lembar kerja menyimak mencentang gambar tempat berdasarkan teks percakapan 3
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Mengidentifikasi Informasi Tempat dari Teks Aural Percakapan | Belum mampu mengidentifikasi nama tempat dari teks percakapan yang diperdengarkan (0 dari 3 tempat tepat pada teks 3). | Mampu mengidentifikasi 1 dari 3 nama tempat dari teks percakapan yang diperdengarkan secara tepat (hanya 1 dari: masjid, rumah Nenek, jembatan). | Mampu mengidentifikasi 2 dari 3 nama tempat dari teks percakapan yang diperdengarkan secara tepat. | Mampu mengidentifikasi seluruh (3 dari 3) nama tempat dari teks percakapan yang diperdengarkan secara tepat dan mandiri (masjid, rumah Nenek, dan jembatan). |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah pelafalan dan kecepatan membaca teks percakapan sudah memadai untuk disimak oleh seluruh murid kelas 1?
- Bagaimana keterlibatan murid selama permainan menyimak dalam mengenali nama-nama tempat di sekitar rumah?
Murid:- Apakah kamu dapat mendengar nama tempat di sekitar rumah saat guru membacakan percakapan tadi?
- Tempat apa saja yang paling kamu ingat dari cerita yang dibacakan guru?
Pertemuan 2 — Mengidentifikasi Informasi Kegiatan Warga dari Teks Aural Percakapan tentang Lingkungan Sekitar — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 1.8.1 Mengidentifikasi informasi dari teks nonsastra berbentuk teks aural berupa percakapan yang berkaitan dengan lingkungan sekitar rumah
Pendahuluan:- Guru membuka pelajaran dengan salam, menyapa murid, dan mengajak berdoa bersama (3 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu menyimak percakapan dan mengidentifikasi informasi kegiatan warga di sekitar rumah (2 menit).
- Guru melakukan asesmen awal diagnostik singkat dengan membacakan satu kalimat percakapan pendek: 'Pak RT mengajak warga menyapu selokan di depan pos ronda.' Murid diminta menunjukkan satu dari dua kartu pilihan gambar: (A) gambar orang menyapu selokan, atau (B) gambar anak bermain ayunan. (Kunci jawaban acuan: gambar A - menyapu selokan) (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Murid menyimak penjelasan guru tentang cara mengenali kata-kata kerja/kegiatan yang dilakukan warga dalam percakapan lisan (seperti: menyapu, menanam, mengecat, mengangkut sampah) (5 menit).
- Guru membacakan Teks Percakapan 1 dengan artikulasi jelas: 'Ibu Dewi: Selamat pagi, Bu Siti! Sedang sibuk apa pagi ini? Bu Siti: Selamat pagi, Bu Dewi. Saya sedang menyiram tanaman bunga di halaman. Kalau Bu Dewi mau ke mana? Ibu Dewi: Saya mau mengantarkan kue ke warung Pak Joko.' (5 menit).
- Murid bersama bimbingan guru mengidentifikasi kegiatan yang disebutkan dalam Teks Percakapan 1 dengan menjawab 2 pertanyaan lisan: (1) Apa kegiatan yang sedang dilakukan Bu Siti? (Acuan: menyiram tanaman bunga); (2) Apa kegiatan yang akan dilakukan Bu Dewi? (Acuan: mengantarkan kue ke warung) (5 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Guru membacakan Teks Percakapan 2 tentang kegiatan kerja bakti warga: 'Pak Budi: Halo Pak Rudi, hari Minggu ini warga RT kita akan kerja bakti bersama ya? Pak Rudi: Benar Pak Budi. Warga dibagi tiga tugas. Kelompok satu bertugas membersihkan selokan. Kelompok dua bertugas mengecat pagar pos ronda. Lalu, kelompok tiga bertugas menanam bibit pohon di tepi lapangan.' (5 menit).
- Permainan Menyimak Gembira 'Tepuk dan Tunjuk': Guru membagikan lembar bergambar 4 kegiatan warga: (1) membersihkan selokan, (2) mengecat pagar pos ronda, (3) menanam bibit pohon, (4) tidur di kasur. Murid bekerja berpasangan, menyimak ulang Teks Percakapan 2, lalu memberi tanda centang pada 3 gambar kegiatan warga yang benar-benar ada di teks dan tanda silang pada gambar yang bukan kegiatan warga di teks (acuan: centang gambar 1, 2, 3; silang gambar 4) (10 menit).
- Murid secara mandiri mengerjakan lembar latihan mengidentifikasi kegiatan warga dari Teks Percakapan 3 yang dibacakan guru: 'Edo: Wah, ramai sekali di balai warga, Beni! Beni: Iya Edo, warga sedang gotong royong. Ada ibu-ibu yang sedang menyiapkan makanan, dan bapak-bapak sedang memasang tenda.' Murid memilih jawaban tepat pada lembar bergambar: (Soal 1) Kegiatan ibu-ibu: A. Menyiapkan makanan, B. Menonton televisi (Acuan kunci: A); (Soal 2) Kegiatan bapak-bapak: A. Memasang tenda, B. Bersepeda santai (Acuan kunci: A) (10 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid dan guru memeriksa bersama hasil identifikasi kegiatan warga dari teks aural, mencocokkan hasil kerja dengan isi percakapan yang diperdengarkan ulang (5 menit).
- Murid mengungkapkan bagian mana yang paling mudah atau sulit saat menangkap nama kegiatan warga dari teks percakapan yang hanya didengar (5 menit).
Penutup:- Guru membimbing murid menyimpulkan bahwa informasi kegiatan warga dapat diketahui dengan menyimak kata kerja tindakan yang diucapkan para tokoh dalam percakapan (5 menit).
- Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif murid dan menutup pelajaran dengan doa serta salam (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Bagi murid yang memerlukan bimbingan, guru memperlambat tempo pembacaan teks percakapan dan mengulang bagian kalimat kegiatan warga sebanyak 2-3 kali disertai kartu simbol visual.
- Proses: Murid yang mahir mengidentifikasi 3 kegiatan warga secara mandiri pada teks yang lebih panjang, sedangkan murid yang masih berkembang didampingi guru membaca gambar pilihan kegiatan secara langsung saat teks dibacakan.
- Produk: Murid dapat menunjukkan pemahaman dengan melingkari gambar pilihan kegiatan atau memberi tanda centang pada gambar kegiatan warga yang sesuai teks aural.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Diagnostik pemahaman lisan: Guru membacakan satu kalimat teks aural 'Pak RT mengajak warga menyapu selokan di depan pos ronda.' Murid memilih satu dari dua kartu gambar kegiatan: Pilihan 1: gambar orang menyapu selokan; Pilihan 2: gambar anak bermain ayunan. (Kunci acuan tepat: Pilihan 1 - gambar menyapu selokan).
Proses:- Tugas 1 (Teks Percakapan 2): Murid mengidentifikasi 3 kegiatan kerja bakti warga dari teks aural di antara 4 gambar pilihan: (1) membersihkan selokan, (2) mengecat pagar pos ronda, (3) menanam bibit pohon, (4) tidur di kasur. Kunci acuan: gambar (1), (2), dan (3) dicentang; gambar (4) disilang.
- Tugas 2 (Teks Percakapan 3): Murid menjawab 2 butir pilihan kegiatan warga berdasarkan teks aural gotong royong di balai warga: Butir 1 tentang kegiatan ibu-ibu (Kunci acuan: menyiapkan makanan); Butir 2 tentang kegiatan bapak-bapak (Kunci acuan: memasang tenda).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman akhir lisan: Guru membacakan satu kalimat pernyataan percakapan 'Kakak dan adik menyiram tanaman bersama di halaman rumah.' Murid menyebutkan kegiatan warga/tokoh yang didengar. (Kunci acuan jawaban tepat: menyiram tanaman).
Formatif:- Asesmen diagnostik awal: memilih gambar kegiatan warga berdasarkan kalimat percakapan singkat yang didengar
- Asesmen proses (unjuk kerja formatif): identifikasi kegiatan warga dari Teks Percakapan 2 dan 3 menggunakan lembar gambar centang/pilihan ganda
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Ketepatan Mengidentifikasi Informasi Kegiatan Warga dari Teks Percakapan Aural | Belum dapat mengidentifikasi kegiatan warga dari teks percakapan yang didengar (tepat 0-1 dari 5 butir target kegiatan pada Tugas 1 dan 2), masih memerlukan bimbingan penuh. | Dapat mengidentifikasi sebagian kegiatan warga dari teks percakapan yang didengar (tepat 2-3 dari 5 butir target kegiatan pada Tugas 1 dan 2: membersihkan selokan, mengecat pagar, menanam bibit pohon, menyiapkan makanan, memasang tenda) dengan bantuan guru. | Dapat mengidentifikasi sebagian besar kegiatan warga dari teks percakapan yang didengar secara tepat (tepat 4 dari 5 butir target kegiatan pada Tugas 1 dan 2: membersihkan selokan, mengecat pagar, menanam bibit pohon, menyiapkan makanan, memasang tenda) secara mandiri. | Dapat mengidentifikasi seluruh informasi kegiatan warga dari teks percakapan yang didengar secara tepat dan lengkap (tepat 5 dari 5 butir target kegiatan pada Tugas 1 dan 2: membersihkan selokan, mengecat pagar, menanam bibit pohon, menyiapkan makanan, memasang tenda) secara konsisten dan mandiri. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah teks percakapan aural yang dibacakan memiliki intonasi dan kejelasan lafal yang cukup memudahkan murid kelas 1 mengidentifikasi kegiatan warga?
- Apakah media gambar kegiatan warga efektif membantu murid memusatkan perhatian pada isi informasi lisan yang diperdengarkan?
Murid:- Bagian mana dari cerita percakapan bapak-bapak dan ibu-ibu tadi yang paling kamu ingat kegiatannya?
- Apakah kamu bisa mendengar dengan jelas kegiatan apa saja yang dikerjakan warga saat kerja bakti?
Pertemuan 3 — Membaca Kata-Kata Sederhana Penunjuk Letak 'Kiri' dan 'Kanan' dari Tayangan Denah Lingkungan Sekitar — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 1.8.2 Membaca kata-kata sederhana dengan fasih dari tayangan yang dipirsa tentang denah lingkungan sekitar
Pendahuluan:- Guru mengondisikan kelas, menyapa murid, dan memimpin doa pembuka (3 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu membaca kata penunjuk letak 'kiri' dan 'kanan' yang ada pada tayangan gambar denah (3 menit).
- Guru melakukan asesmen awal diagnostik membaca: guru menunjukkan 2 kartu kata terpisah bertuliskan 'kiri' dan 'kanan' satu per satu, lalu meminta murid membaca nyaring kata tersebut untuk memetakan kesiapan membaca permulaan (acuan: kartu 1 dibaca fasih 'kiri'; kartu 2 dibaca fasih 'kanan') (4 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran):- Guru menayangkan gambar denah sederhana lingkungan sekitar rumah pada layar/papan tulis yang memuat label teks penunjuk letak 'kiri' dan 'kanan' di samping gambar bangunan (5 menit).
- Guru mendemonstrasikan cara melafalkan kata 'ki-ri' -> 'kiri' dan 'ka-nan' -> 'kanan' secara langsung dan fasih tanpa mengeja berulang, lalu murid bersama-sama menirukan pelafalan kata tersebut (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan):- Guru mengadakan permainan membaca interaktif 'Tunjuk dan Baca Cepat': guru mengarahkan tongkat penunjuk pada kata 'kiri' atau 'kanan' yang tersebar di denah tayangan, lalu murid secara bergantian membaca kata yang ditunjuk secara fasih dan ceria (10 menit).
- Secara berpasangan, murid bergantian menunjukkan dan membaca 4 label kata penunjuk arah pada lembar denah meja: label 1 bertuliskan 'kiri', label 2 bertuliskan 'kanan', label 3 bertuliskan 'kanan', dan label 4 bertuliskan 'kiri' (acuan pelafalan: label 1 dibaca 'kiri', label 2 dibaca 'kanan', label 3 dibaca 'kanan', label 4 dibaca 'kiri') (15 menit).
Merefleksi (Bermakna):- Guru mengajak murid mengingat kembali huruf pembentuk dan bunyi kata 'kiri' serta 'kanan' yang baru saja dibaca dari denah (5 menit).
- Murid menyampaikan bagian mana dari membaca kata 'kiri' dan 'kanan' yang dirasa paling mudah atau masih memerlukan latihan mengeja (5 menit).
Penutup:- Guru memberikan asesmen akhir berupa cek membaca individual: setiap murid membaca 2 kata penunjuk letak pada denah mini secara mandiri (acuan: membaca tepat 'kiri' dan 'kanan' tanpa mengeja) (5 menit).
- Guru memberikan umpan balik penguatan terhadap kefasihan membaca murid dan menutup pembelajaran dengan salam (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan kartu kata dengan pemenggalan suku kata warna berbeda (ki-ri dan ka-nan), sedangkan murid yang sudah lancar membaca langsung membaca kata utuh pada denah yang lebih padat teks.
- Proses: Murid yang belum lancar membaca dibimbing guru secara intensif dalam melafalkan suku kata, sedangkan murid yang sudah lancar diberi kesempatan membaca mandiri secara bergantian.
- Produk: Semua murid menunjukkan bukti kefasihan membaca kata 'kiri' dan 'kanan' secara lisan sesuai acuan kata yang ditunjuk.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tes diagnostik membaca kata sederhana: Murid diminta membaca 2 kartu kata yang ditunjukkan guru: kartu (1) 'kiri', kartu (2) 'kanan' (acuan jawaban benar: kartu 1 dibaca tepat 'kiri'; kartu 2 dibaca tepat 'kanan').
Proses:- Formatif membaca kata pada lembar denah: Mengamati kefasihan murid membaca 4 label letak pada tayangan/lembar denah: label 1 'kiri', label 2 'kanan', label 3 'kanan', label 4 'kiri' (acuan: membaca tepat 4 kata tersebut tanpa mengeja dan tanpa jeda ragu).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman membaca di penutup: Murid membaca 2 label kata penunjuk letak yang ditunjuk guru pada denah mini: kata (1) 'kiri', kata (2) 'kanan' (acuan: murid melafalkan kedua kata dengan tepat dan fasih tanpa mengeja).
Formatif:- Observasi unjuk kerja membaca nyaring kata penunjuk letak 'kiri' dan 'kanan' saat permainan dan kerja berpasangan menggunakan rubrik kefasihan membaca.
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Kefasihan Membaca Kata Penunjuk Letak 'Kiri' dan 'Kanan' | Belum mampu membaca kata 'kiri' dan 'kanan' meskipun dieja berulang dan membutuhkan bantuan penuh dari guru. | Mampu membaca kata 'kiri' dan 'kanan' namun masih mengeja suku kata per suku kata secara terbimbing. | Mampu membaca 4 kata penunjuk letak ('kiri', 'kanan', 'kanan', 'kiri') secara tepat dengan sedikit jeda secara mandiri. | Mampu membaca seluruh kata penunjuk letak ('kiri', 'kanan', 'kanan', 'kiri') dengan sangat fasih langsung tanpa mengeja dan tanpa jeda ragu secara mandiri. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah penggunaan media tayangan denah efektif memfasilitasi murid dalam membaca kata penunjuk letak 'kiri' dan 'kanan'?
- Berapa banyak murid yang sudah mampu membaca kata 'kiri' dan 'kanan' secara fasih tanpa perlu mengeja?
Murid:- Apakah kamu sudah bisa membaca kata 'kiri' dan 'kanan' dengan lancar?
- Kata mana yang paling mudah kamu baca pada gambar denah tadi?
Pertemuan 4 — Membaca Fasih Kata-Kata Sederhana Penunjuk Arah dan Posisi Tempat pada Tayangan Denah Lingkungan — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 1.8.2 Membaca kata-kata sederhana dengan fasih dari tayangan yang dipirsa tentang denah lingkungan sekitar
Pendahuluan:- Guru membuka pelajaran dengan salam, doa bersama, dan presensi (5 menit).
- Guru melaksanakan asesmen diagnostik membaca kata arah dan posisi secara cepat di papan tulis: murid diminta membaca satu per satu dari 3 kata dasar: 'kiri', 'kanan', 'atas' (acuan kefasihan: terbaca langsung secara utuh tanpa mengeja huruf satu per satu) (10 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran):- Guru menayangkan media gambar denah lingkungan sekitar rumah di layar/papan tulis yang memuat label 6 kata penunjuk arah dan posisi: 'kiri', 'kanan', 'atas', 'bawah', 'luar', 'dalam' (10 menit).
- Guru memodelkan pembacaan fasih (lancar, tanpa mengeja suku kata, tanpa jeda ragu) untuk keenam kata tersebut secara berurutan, lalu murid menirukan bersama-sama (15 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Murid bermain permainan kartu kata bergambar 'Lompat Kata Arah': murid mengambil kartu kata arah/posisi yang ditunjuk guru pada tayangan denah, lalu membacanya secara fasih dan lantang tanpa mengeja (daftar 6 kata target: 'kiri', 'kanan', 'atas', 'bawah', 'luar', 'dalam') (25 menit).
- Secara berpasangan, murid bergantian membaca 6 kata penunjuk posisi tempat pada lembar kartu denah mini secara mandiri (daftar target: 1. 'kiri', 2. 'kanan', 3. 'atas', 4. 'bawah', 5. 'luar', 6. 'dalam'; acuan: membaca langsung tiap kata tanpa mengeja huruf dan tanpa jeda ragu) (20 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Guru meminta beberapa murid membaca acak 4 kata yang ditunjuk langsung pada tayangan denah untuk mengecek kelancaran membaca mandiri (10 menit).
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan kembali 6 kata penunjuk arah dan letak yang sudah dibaca hari ini: 'kiri', 'kanan', 'atas', 'bawah', 'luar', 'dalam' (5 menit).
- Guru memberikan apresiasi atas kelancaran membaca murid dan menutup pertemuan dengan doa serta salam (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan kartu kata dengan ukuran huruf lebih besar dan pemisahan warna suku kata bagi murid yang membutuhkan scaffolding visual.
- Proses: Bagi murid yang masih mengeja huruf, guru memberikan bimbingan membaca bertahap per suku kata; bagi murid yang sudah fasih, diberikan tantangan membaca cepat 6 kata target secara acak dalam waktu kurang dari 10 detik.
- Produk: Unjuk kerja membaca kata secara lisan baik secara langsung satu per satu maupun dalam kelompok kecil.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tes lisan diagnostik singkat di awal kegiatan: Murid membaca 3 kata arah dasar di papan tulis ('kiri', 'kanan', 'atas'). Acuan ketercapaian: dibaca tepat dan langsung tanpa mengeja huruf per huruf.
Proses:- Unjuk kerja lisan saat permainan 'Lompat Kata Arah' dan latihan berpasangan: Membaca 6 kata target penunjuk arah dan letak pada tayangan denah (Target 6 kata: 'kiri', 'kanan', 'atas', 'bawah', 'luar', 'dalam'). Acuan fasih: tepat membunyikan kata secara utuh tanpa mengeja, tanpa jeda ragu, dan tanpa mengulang kata.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman akhir: Membaca acak 4 kata penunjuk arah pada tayangan denah (Daftar pilihan: 'kiri', 'kanan', 'atas', 'bawah', 'luar', 'dalam'). Acuan: murid mampu membaca minimal 3 dari 4 kata yang ditunjuk secara fasih tanpa mengeja.
Formatif:- Observasi unjuk kerja membaca fasih kata penunjuk arah dan posisi tempat ('kiri', 'kanan', 'atas', 'bawah', 'luar', 'dalam') menggunakan rubrik penilaian.
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Kefasihan Membaca Kata Penunjuk Arah dan Posisi (Target 6 kata: 'kiri', 'kanan', 'atas', 'bawah', 'luar', 'dalam') | Belum mampu membaca kata penunjuk arah/posisi secara utuh, masih mengeja huruf demi huruf pada seluruh kata target walau dengan bimbingan penuh guru. | Mampu membaca 1-2 kata dari 6 kata target secara mandiri tanpa mengeja, selebihnya masih harus dieja per suku kata atau dengan bantuan guru. | Mampu membaca 3-5 kata dari 6 kata target secara fasih (lancar tanpa mengeja dan tanpa jeda ragu) secara mandiri. | Mampu membaca seluruh (6 kata) target penunjuk arah dan posisi ('kiri', 'kanan', 'atas', 'bawah', 'luar', 'dalam') secara fasih, lancar, tanpa mengeja, dan mandiri seketika kata ditunjuk. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah media tayangan denah dan kartu kata efektif membantu murid membaca kata arah secara fasih tanpa mengeja?
- Berapa persen murid yang masih memerlukan bantuan bimbingan mengeja suku kata?
Murid:- Kata arah atau posisi mana yang paling mudah kamu baca dengan lancar?
- Apakah ada kata yang masih sulit kamu baca tanpa mengeja?
Pertemuan 5 — Menemukan Posisi Bangunan dan Jalan pada Gambar Denah Lingkungan Sekitar Rumah — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 1.8.3 Menemukan isi bacaan yang dipirsa tentang lingkungan sekitar rumah
Pendahuluan:- Guru membuka pelajaran, menyapa murid, dan memandu doa bersama (3 menit).
- Guru melakukan asesmen awal diagnostik dengan menayangkan gambar denah sederhana berisi 3 objek (Rumah Bayu, Pohon Pisang, Jalan Melati) dan meminta murid menunjukkan posisi Rumah Bayu (acuan: berada di sebelah kiri Jalan Melati, di depan Pohon Pisang) (4 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu menemukan letak bangunan dan nama jalan pada gambar denah lingkungan sekitar rumah (3 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna):- Murid mengamati tayangan gambar denah lingkungan sekitar rumah Bayu di papan tulis yang memuat bangunan (Rumah Bayu, Sekolah, Toko Buku) dan jalan (Jalan Mawar, Jalan Melati) (7 menit).
- Guru memandu murid membedakan simbol bangunan dan jalur jalan pada gambar denah secara terbimbing (8 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan):- Murid memainkan permainan detektif denah 'Cari Bangunan dan Jalanku', yaitu secara bergiliran maju menempelkan kartu nama bangunan pada posisi gambar denah yang tepat untuk 4 target: (1) Rumah Bayu di tepi Jalan Melati, (2) Sekolah di ujung Jalan Mawar, (3) Toko Buku di samping Sekolah, (4) Pos Ronda di persimpangan (acuan: posisi sesuai gambar denah Buku Siswa hlm. 197) (15 menit).
- Murid secara mandiri mengerjakan lembar kerja mencocokkan letak 4 bangunan dan jalannya berdasarkan gambar denah yang dibagikan: butir 1 posisi Rumah Bayu (acuan: Jalan Melati), butir 2 posisi Sekolah (acuan: Jalan Mawar), butir 3 letak Toko Buku (acuan: sebelah kanan Sekolah), butir 4 letak Pos Ronda (acuan: dekat persimpangan) (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid bersama guru memeriksa ketepatan letak bangunan dan jalan yang telah ditemukan pada lembar kerja (5 menit).
- Murid menyadari pentingnya membaca gambar denah agar mengetahui posisi tempat tinggal dan jalan aman di sekitar rumah (5 menit).
Penutup:- Guru dan murid menyimpulkan kembali cara menemukan posisi bangunan dan jalan pada gambar denah (3 menit).
- Murid menjawab 2 pertanyaan cek pemahaman lisan penutup tentang denah (acuan butir 1: letak Rumah Bayu di Jalan Melati; acuan butir 2: letak Sekolah di Jalan Mawar) dan menerima apresiasi atas belajarnya hari ini (2 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan gambar denah dengan pewarnaan kontras antara jalan dan bangunan; murid yang cepat diberikan gambar denah dengan tambahan 2 jalur gang kecil.
- Proses: Murid yang memerlukan pendampingan dibimbing guru menunjuk langsung objek di denah; murid yang mahir langsung menemukan posisi secara mandiri.
- Produk: Murid menuangkan hasil temuan posisi bangunan dengan melingkari atau menarik garis jodoh pada lembar kerja sesuai kesiapannya.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Menunjukkan posisi Rumah Bayu pada gambar denah rintisan berisi 3 objek (acuan: murid menunjuk tepat kotak Rumah Bayu yang berada di sebelah kiri Jalan Melati di depan Pohon Pisang).
Proses:- Observasi unjuk kerja permainan detektif denah: ketepatan murid menemukan letak 4 objek pada denah besar (acuan: 1. Rumah Bayu di tepi Jalan Melati; 2. Sekolah di ujung Jalan Mawar; 3. Toko Buku di samping Sekolah; 4. Pos Ronda di persimpangan jalan).
- Pemeriksaan lembar kerja menemukan letak bangunan dan jalan pada gambar denah dengan 4 butir soal beracuan pasti (acuan butir 1: Jalan Melati; acuan butir 2: Jalan Mawar; acuan butir 3: sebelah kanan Sekolah; acuan butir 4: dekat persimpangan jalan).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman lisan akhir: 1. 'Di jalan manakah Rumah Bayu berada?' (acuan: Jalan Melati); 2. 'Di jalan manakah gedung Sekolah berada?' (acuan: Jalan Mawar).
Formatif:- Unjuk kerja menemukan dan menempel kartu posisi bangunan/jalan pada gambar denah
- Pemeriksaan lembar kerja menemukan posisi 4 bangunan dan jalan pada denah
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menemukan posisi bangunan dan jalan pada denah | Belum mampu menemukan posisi bangunan dan jalan pada gambar denah (0-1 target tepat dari 4 target acuan). | Menemukan sebagian kecil posisi bangunan dan jalan pada gambar denah dengan bimbingan penuh guru (2 target tepat dari 4 target acuan: Rumah Bayu di Jalan Melati, Sekolah di Jalan Mawar, Toko Buku di samping Sekolah, Pos Ronda di persimpangan). | Menemukan sebagian besar posisi bangunan dan jalan pada gambar denah secara mandiri (3 target tepat dari 4 target acuan: Rumah Bayu di Jalan Melati, Sekolah di Jalan Mawar, Toko Buku di samping Sekolah, Pos Ronda di persimpangan). | Menemukan seluruh posisi bangunan dan jalan pada gambar denah dengan tepat secara mandiri (4 target tepat dari 4 target acuan: Rumah Bayu di Jalan Melati, Sekolah di Jalan Mawar, Toko Buku di samping Sekolah, Pos Ronda di persimpangan). |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah media denah visual cukup jelas membantu murid membedakan jalan dan bangunan?
- Apakah seluruh murid aktif terlibat dalam permainan menemukan posisi objek pada denah?
Murid:- Apakah kamu dapat menemukan rumah Bayu dan sekolah pada gambar denah tadi?
- Bagian mana dari gambar denah yang paling mudah kamu tunjukkan?
Pertemuan 6 — Menemukan Letak Fasilitas Umum dari Gambar Denah Lingkungan Sekitar Rumah — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 1.8.3 Menemukan isi bacaan yang dipirsa tentang lingkungan sekitar rumah
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, menyapa murid, dan mengajak berdoa bersama sesuai keyakinan masing-masing (5 menit).
- Guru mengecek kehadiran dan kesiapan belajar murid di kelas (5 menit).
- Guru melakukan asesmen awal diagnostik dengan menayangkan 1 gambar denah sederhana berisi 3 fasilitas umum: 'Puskesmas', 'Taman Bermain', dan 'Pos Ronda'. Guru meminta murid secara lisan/menunjuk langsung untuk menemukan letak 1 fasilitas umum: 'Di manakah letak pos ronda?' (acuan: pos ronda terletak di dekat jalan masuk sebelah bawah denah) untuk memetakan kesiapan murid dalam memirsa letak pada denah (5 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu menemukan letak fasilitas umum dari gambar denah lingkungan sekitar rumah (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru menayangkan gambar denah lingkungan sekitar rumah berukuran besar yang memuat 4 fasilitas umum: (1) Masjid, (2) Puskesmas, (3) Pos Ronda, dan (4) Taman Bermain, beserta posisi rumah dan jalan (10 menit).
- Guru membimbing murid memirsa gambar denah dan memodelkan cara menemukan letak fasilitas umum secara bertahap dengan melihat simbol bangunan dan tulisan nama tempat pada denah (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Guru mengajak murid memainkan permainan visual 'Detektif Fasilitas Lingkungan': guru menyebutkan nama fasilitas umum, lalu perwakilan murid maju menempelkan stiker bintang penanda tepat pada letak bangunan fasilitas umum tersebut di denah depan kelas (acuan 4 target: stiker 1 pada Masjid di samping rumah Bayu; stiker 2 pada Puskesmas di seberang lapangan; stiker 3 pada Pos Ronda di pertigaan jalan; stiker 4 pada Taman Bermain di dekat jalan utama) (15 menit).
- Guru membagikan Lembar Kerja Memirsa Denah Lingkungan kepada setiap murid yang memuat gambar denah lingkungan dengan 4 pertanyaan penemuan letak fasilitas umum berikut: (1) Letak Puskesmas, (2) Letak Pos Ronda, (3) Letak Masjid, (4) Letak Taman Bermain (10 menit).
- Murid secara mandiri menemukan dan melingkari posisi 4 fasilitas umum tersebut pada gambar denah di lembar kerja masing-masing (acuan jawaban: nomor 1 melingkari gambar Puskesmas di dekat jalan Mawar; nomor 2 melingkari gambar Pos Ronda di sudut jalan Melati; nomor 3 melingkari gambar Masjid di sebelah timur sekolah; nomor 4 melingkari gambar Taman Bermain di samping lapangan) (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Guru bersama murid memeriksa hasil penemuan letak fasilitas umum pada denah dan mencocokkannya bersama-sama di papan tulis sesuai acuan 4 lokasi fasilitas umum (10 menit).
- Murid diajak menyadari bagian mana dari gambar denah yang paling mudah dan paling menantang untuk ditemukan letaknya (5 menit).
Penutup:- Guru memberikan umpan balik langsung terhadap hasil kerja murid dalam menemukan letak 4 fasilitas umum pada denah (5 menit).
- Guru bersama murid menyimpulkan cara menemukan letak fasilitas umum pada gambar denah (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan gambar denah dengan warna penanda batas fasilitas umum yang lebih kontras untuk murid yang memerlukan dukungan visual.
- Proses: Memberikan bimbingan terarah bagi murid yang kesulitan menemukan letak fasilitas umum dengan cara menunjuk simbol terlebih dahulu, sementara murid yang lebih cepat diberikan tantangan menemukan urutan fasilitas umum terjauh dan terdekat dari rumah utama pada denah yang sama.
- Produk: Murid menandai letak fasilitas umum dengan melingkari langsung atau memberi tanda silang/centang sesuai kejelasan visual murid pada denah.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tanya jawab diagnostik visual di awal pembelajaran dengan menunjuk 1 gambar denah yang memuat 3 fasilitas umum: 'Puskesmas', 'Taman Bermain', dan 'Pos Ronda'. Murid diminta menemukan letak Pos Ronda (acuan: pos ronda berada di sudut dekat jalan masuk sebelah bawah denah).
Proses:- Pengamatan keterlibatan dan ketepatan murid menempelkan stiker bintang penanda pada letak 4 fasilitas umum di denah kelas saat permainan detektif (acuan: Masjid di samping rumah Bayu; Puskesmas di seberang lapangan; Pos Ronda di pertigaan jalan; Taman Bermain di dekat jalan utama).
- Pemeriksaan lembar kerja memirsa denah lingkungan berisi 4 butir penemuan letak fasilitas umum: (1) Letak Puskesmas (acuan: bangunan Puskesmas di dekat jalan Mawar); (2) Letak Pos Ronda (acuan: bangunan Pos Ronda di sudut jalan Melati); (3) Letak Masjid (acuan: bangunan Masjid di sebelah timur sekolah); (4) Letak Taman Bermain (acuan: area ayunan/taman di samping lapangan).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman akhir: guru menunjuk 1 fasilitas umum acak pada denah kelas (Taman Bermain) dan meminta murid secara serentak menunjukkan posisinya menggunakan jari telunjuk pada lembar masing-masing (acuan: tepat menunjuk area taman bermain berayunan di samping lapangan).
Formatif:- Observasi unjuk kerja menunjuk letak fasilitas umum pada denah besar saat permainan Detektif Fasilitas Lingkungan
- Pemeriksaan lembar kerja memirsa denah untuk menemukan posisi 4 fasilitas umum di lingkungan sekitar
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menemukan letak fasilitas umum pada denah lingkungan sekitar | Belum dapat menemukan letak fasilitas umum pada gambar denah dengan tepat (0-1 dari 4 fasilitas umum ditemukan sesuai acuan). | Dapat menemukan letak 2 dari 4 fasilitas umum pada gambar denah sesuai acuan dengan bimbingan guru. | Dapat menemukan letak 3-4 fasilitas umum pada gambar denah sesuai acuan secara mandiri. | Dapat menemukan seluruh (4 dari 4) letak fasilitas umum pada gambar denah secara mandiri, tepat, dan konsisten tanpa bantuan guru. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah gambar denah yang digunakan cukup jelas dan memudahkan murid kelas 1 mengenali simbol fasilitas umum?
- Bagian mana dari langkah pembelajaran memirsa denah yang paling efektif membantu murid menemukan letak tempat secara mandiri?
Murid:- Apakah kamu bisa menemukan letak tempat bermain dan pos ronda pada gambar denah tadi?
- Gambar tempat mana yang paling mudah kamu temukan di denah?
Pertemuan 7 — Merespons Pertanyaan Teman tentang Letak Benda di Lingkungan Sekitar secara Santun — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 1.8.4 Merespons dengan menjawab pertanyaan orang lain dengan baik dan santun dalam suatu percakapan tentang lingkungan sekitar
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, menyapa murid, dan mengecek kehadiran murid secara hangat (3 menit).
- Guru bersama murid melakukan apersepsi dan asesmen awal lisan mengenai cara merespons letak benda di sekitar dengan bertanya: 'Anak-anak, di mana letak sapu kelas kita?' lalu memodelkan penggunaan respons santun seperti 'Ada di sebelah kiri pintu, ya' (7 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru memodelkan percakapan dua arah bersama seorang peraga boneka tangan untuk menunjukkan cara menjawab pertanyaan teman tentang letak benda di sekitar dengan santun, yaitu menggunakan kata petunjuk arah yang tepat (seperti: di sebelah kiri, di sebelah kanan, di atas, di depan) serta diawali atau diakhiri kata santun (seperti: 'Permisi', 'Silakan', 'Ada di...', atau 'Terima kasih') (10 menit).
- Murid menyimak dan bersama-sama menirukan contoh 3 pasang kalimat tanya-jawab santun tentang benda di sekitar kelas: (1) 'Di mana letak jam dinding?' dijawab 'Jam dinding ada di atas papan tulis, ya', (2) 'Di mana letak tong sampah?' dijawab 'Tong sampah ada di sebelah kiri pintu', (3) 'Di mana letak meja guru?' dijawab 'Meja guru ada di depan kelas' (5 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Murid dibagi berpasangan untuk memainkan permainan peran 'Detektif Benda Sekitar': secara bergantian setiap murid mengambil 1 dari 4 kartu tugas bergambar situasi lingkungan sekitar yang dibagikan guru, yaitu: Kartu A (menanyakan letak pot bunga di samping kanan pagar), Kartu B (menanyakan letak sepeda di sebelah kiri teras), Kartu C (menanyakan letak bola di bawah pohon), dan Kartu D (menanyakan letak kucing di atas bangku) (15 menit).
- Murid yang berperan sebagai penanya mengajukan pertanyaan sesuai kartunya (misal: 'Di mana letak pot bunga?'), dan pasangannya merespons dengan menjawab secara tepat dan santun (misal: 'Pot bunga ada di samping kanan pagar, Teman') secara bergantian sehingga kedua murid mempraktikkan respons lisan dengan santun (10 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Dua pasang murid secara sukarela menampilkan percakapan tanya-jawab santun di depan kelas menggunakan kartu situasi, sementara guru memandu murid lain memberikan apresiasi tepuk tangan hangat (7 menit).
- Murid bersama guru menyimpulkan bagaimana perasaan mereka saat menjawab dan dijawab pertanyaan dengan santun serta mengonfirmasi ketepatan letak benda yang disebutkan (3 menit).
Penutup:- Guru memberikan umpan balik positif terhadap keberanian seluruh murid dalam merespons pertanyaan teman secara santun dan tepat (5 menit).
- Guru menyampaikan kegiatan yang akan dilakukan pada pertemuan berikutnya, mengajak murid merapikan perlengkapan belajar, lalu menutup pelajaran dengan doa dan salam (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan kartu situasi bergambar konkret dengan simbol tanda panah arah (kiri, kanan, atas, bawah) untuk murid yang membutuhkan bantuan visual.
- Proses: Untuk murid yang masih ragu/malu, guru mendampingi secara langsung sebagai mitra percakapan pembuka; bagi murid yang sudah lancar, diberikan tantangan merespons letak 2 benda sekaligus dalam satu jawaban secara santun.
- Produk: Respons lisan dapat berupa frasa pendek yang santun (untuk murid berkembang) hingga kalimat santun yang lengkap dan runtut (untuk murid mahir).
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tanya jawab diagnostik lisan di pendahuluan: Guru menunjuk sapu di samping pintu lalu bertanya kepada 2-3 murid perwakilan: 'Di mana letak sapu kelas kita?' (Kriteria penerimaan diagnostik: Murid mampu merespons secara lisan dengan menyebutkan posisi letak benda, minimal mengandung kata letak 'di dekat pintu' atau 'di sebelah kiri pintu' dan bertutur kata ramah/sopan tanpa berteriak).
Proses:- Pengamatan formatif saat kegiatan simulasi berpasangan 'Detektif Benda Sekitar' dengan 4 kartu tugas: (1) Kartu A: penanya bertanya letak pot bunga -> pasangan menjawab 'Pot bunga ada di samping kanan pagar, Teman'; (2) Kartu B: penanya bertanya letak sepeda -> pasangan menjawab 'Sepeda ada di sebelah kiri teras'; (3) Kartu C: penanya bertanya letak bola -> pasangan menjawab 'Bola ada di bawah pohon, ya'; (4) Kartu D: penanya bertanya letak kucing -> pasangan menjawab 'Kucing ada di atas bangku, Teman' (Acuan ketepatan: jawaban memuat posisi letak yang tepat sesuai gambar dan disampaikan dengan bahasa/kata yang santun).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman lisan penutup: Guru meminta murid menyebutkan kembali satu kata santun yang digunakan saat menjawab pertanyaan teman tentang letak benda (Kriteria penerimaan: menyebutkan kata santun seperti 'silakan', 'tolong', 'terima kasih', menyapa nama teman dengan ramah, atau menggunakan akhiran 'ya/teman').
Formatif:- Observasi unjuk kerja percakapan berpasangan saat murid merespons pertanyaan teman tentang letak benda di sekitar secara santun menggunakan lembar amatan rubrik
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Ketepatan Merespons Letak Benda | Belum mampu menyebutkan letak benda di sekitar saat ditanya teman meskipun telah diberikan bimbingan langsung. | Mampu menyebutkan letak benda di sekitar dengan tepat setelah diberikan bimbingan atau contoh oleh teman/guru. | Mampu merespons dengan menyebutkan letak benda di sekitar secara tepat sesuai kartu tugas secara mandiri. | Mampu merespons dengan menyebutkan letak lebih dari satu benda di sekitar secara tepat dan lancar tanpa ragu. | | Kesantunan dalam Berbicara | Menjawab pertanyaan teman dengan ketus, memotong pembicaraan, atau belum menunjukkan sikap santun. | Menjawab pertanyaan teman dengan cukup baik tetapi masih perlu diingatkan untuk menggunakan kata/tutur yang santun. | Menjawab pertanyaan teman dengan baik dan santun (menggunakan sapaan ramah/kata santun) secara konsisten. | Menjawab pertanyaan teman dengan sangat santun, menggunakan pilihan kata yang sangat ramah dan menghargai teman secara konsisten tanpa diingatkan. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah seluruh murid mendapatkan giliran untuk bertanya dan merespons pertanyaan temannya?
- Bagian mana dari kegiatan berpasangan yang paling efektif membantu murid terbiasa merespons secara santun?
Murid:- Bagaimana perasaanmu saat menjawab pertanyaan temanmu hari ini?
- Kata santun apa yang paling kamu sukai saat berbicara dengan teman?
Pertemuan 8 — Merespons Pertanyaan Guru tentang Posisi Benda di Lingkungan Sekitar dengan Baik dan Santun — 3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 1.8.4 Merespons dengan menjawab pertanyaan orang lain dengan baik dan santun dalam suatu percakapan tentang lingkungan sekitar
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, menyapa murid, dan mengajak berdoa bersama (3 menit).
- Guru memeriksa kehadiran murid dan menyiapkan media maket sederhana miniatur lingkungan sekitar meja guru (2 menit).
- Guru melakukan asesmen awal diagnostik lisan: Guru meletakkan miniatur pohon di sebelah kanan miniatur rumah dan miniatur mobil di sebelah kiri miniatur rumah, lalu bertanya kepada 2 murid secara acak: (1) 'Di manakah letak pohon terhadap rumah?' (acuan: di sebelah kanan); (2) 'Di manakah letak mobil terhadap rumah?' (acuan: di sebelah kiri) untuk mengecek kesiapan merespons pertanyaan posisi secara santun (5 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu belajar merespons pertanyaan guru mengenai posisi benda di lingkungan sekitar dengan baik dan santun menggunakan kata posisi yang tepat (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran):- Guru memodelkan cara merespons pertanyaan lisan guru tentang posisi benda dengan santun (menatap lawan bicara, menjawab dengan kalimat ramah dan jelas diawali kata penjelas letak yang tepat) (10 menit).
- Guru memperagakan percakapan percontohan di depan kelas: Guru bertanya, 'Anak-anak, di mana letak kotak pos?' dan memandu seluruh kelas merespons bersama: 'Kotak pos ada di sebelah kiri pagar rumah, Bu/Pak Guru' (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Guru mengatur panggung simulasi lingkungan sekitar dengan 4 benda nyata di depan kelas: (1) pot bunga di sebelah kanan pintu kelas, (2) tempat sampah di sebelah kiri pintu kelas, (3) bendera kecil di atas meja guru, (4) tas di bawah meja guru (10 menit).
- Permainan Menyenangkan 'Detektif Posisi': Guru memanggil giliran kelompok murid, lalu melempar bola kain halus secara acak kepada murid. Murid yang menerima bola kain harus merespons 1 pertanyaan guru secara langsung dengan santun (25 menit). Rincian 4 pertanyaan dan kunci jawaban acuan: (a) 'Di mana posisi pot bunga terhadap pintu kelas?' -> acuan: 'Pot bunga berada di sebelah kanan pintu kelas'; (b) 'Di mana posisi tempat sampah terhadap pintu kelas?' -> acuan: 'Tempat sampah berada di sebelah kiri pintu kelas'; (c) 'Di mana posisi bendera kecil terhadap meja guru?' -> acuan: 'Bendera kecil berada di atas meja guru'; (d) 'Di mana posisi tas terhadap meja guru?' -> acuan: 'Tas berada di bawah meja guru'.
- Tantangan Berpasangan Mandiri: Secara bergiliran dalam kelompok kecil di bawah bimbingan guru, tiap murid menjawab 2 pertanyaan guru seputar posisi benda di sekitar lingkungan kelas/sekolah dengan sikap santun dan pilihan kata penunjuk letak (kanan, kiri, depan, belakang, atas, bawah) secara mandiri (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Murid bersama guru duduk melingkar untuk merefleksikan bagaimana perasaan mereka saat merespons pertanyaan guru dengan bahasa yang santun (5 menit).
- Guru memberikan penguatan terhadap respon-respon murid yang telah berhasil menjawab posisi benda secara tepat dan dengan tutur kata santun (5 menit).
Penutup:- Murid dan guru menyimpulkan cara menjawab pertanyaan orang lain tentang letak benda secara tepat dan santun (5 menit).
- Guru memberikan tindak lanjut singkat untuk membiasakan menjawab pertanyaan orang dewasa di rumah dengan santun (3 menit).
- Kelas ditutup dengan doa bersama dan salam perpisahan (2 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan pertanyaan posisi dengan opsi pilihan langsung (misal: 'Apakah pot bunga di kanan atau di kiri pintu?'), sedangkan murid mahir diberikan pertanyaan posisi relatif yang melibatkan dua benda berdekatan.
- Proses: Scaffolding bertahap: murid yang masih ragu diberi panduan frasa awal santun ('Letaknya ada di...'), sedangkan murid cepat dapat langsung merespons secara mandiri tanpa pemantik frasa pembuka.
- Produk: Respons lisan: bagi murid yang belum percaya diri diperkenankan merespons dengan kalimat pendek sopan ('Di sebelah kanan, Bu'), sedangkan bagi murid yang lancar merespons dengan kalimat lengkap santun ('Pot bunga ada di sebelah kanan pintu, Bu Guru').
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tanya jawab lisan diagnostik menggunakan miniatur maket dengan 2 butir pertanyaan: (1) 'Di manakah letak miniatur pohon terhadap rumah?' (acuan: di sebelah kanan); (2) 'Di manakah letak miniatur mobil terhadap rumah?' (acuan: di sebelah kiri) untuk memetakan kesiapan murid merespons pertanyaan letak benda dengan santun.
Proses:- Pengamatan langsung saat murid merespons 4 pertanyaan guru pada permainan 'Detektif Posisi': (1) posisi pot bunga terhadap pintu (acuan: sebelah kanan pintu); (2) posisi tempat sampah terhadap pintu (acuan: sebelah kiri pintu); (3) posisi bendera kecil terhadap meja (acuan: di atas meja); (4) posisi tas terhadap meja (acuan: di bawah meja), dinilai dari ketepatan letak dan kesantunan respons.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman lisan penutup berupa 1 pertanyaan konfirmasi acak kepada murid tentang posisi benda tertentu di sekitar ruangan kelas dengan kriteria penerimaan: murid menyebutkan posisi letak benda secara tepat (menggunakan kata kanan/kiri/atas/bawah/depan/belakang) serta menjawab secara santun (tidak berteriak, menatap guru, dan menggunakan nada bicara yang sopan).
Formatif:- Observasi unjuk kerja lisan saat menjawab pertanyaan guru tentang posisi benda dalam permainan 'Detektif Posisi'
- Catatan anekdotal kesantunan dan ketepatan respons lisan murid
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Ketepatan Merespons Posisi Benda | Belum mampu menyebutkan posisi letak benda yang ditanyakan guru dengan tepat meskipun sudah dibimbing. | Mampu menyebutkan posisi letak benda dengan tepat pada 1-2 pertanyaan guru dengan bantuan arahan kata penunjuk letak. | Mampu menyebutkan posisi letak benda dengan tepat pada 3-4 pertanyaan guru secara mandiri. | Mampu menyebutkan posisi letak benda dengan tepat pada seluruh pertanyaan guru secara konsisten dan mandiri. | | Kesantunan Merespons Percakapan | Belum menunjukkan sikap santun saat merespons pertanyaan guru (misalnya memalingkan wajah atau menyela). | Mulai menunjukkan sikap santun saat menjawab pertanyaan guru namun masih perlu diingatkan sesekali. | Merespons pertanyaan guru dengan sikap santun (memperhatikan guru, menggunakan sapaan/bahasa sopan) secara konsisten. | Merespons pertanyaan guru dengan sikap sangat santun, tenang, dan bahasa yang ramah secara konsisten tanpa perlu diingatkan. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah aktivitas permainan 'Detektif Posisi' efektif memotivasi seluruh murid untuk berani merespons pertanyaan guru secara lisan?
- Apakah alokasi waktu 105 menit cukup untuk memberikan kesempatan merespons kepada seluruh murid secara merata?
Murid:- Apakah kamu merasa senang saat bermain tebak posisi benda bersama guru dan teman-teman?
- Bagian mana yang paling mudah saat kamu menjawab pertanyaan guru tentang letak benda tadi?
Pertemuan 9 — Menceritakan Kembali Tokoh Pekerja di Lingkungan Sekitar dari Teks yang Didengar — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 1.8.5 Menceritakan kembali isi berbagai tipe teks yang didengar tentang lingkungan sekitar
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, menyapa murid, dan mengajak berdoa bersama (3 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan hari ini, yaitu mendengarkan cerita singkat lalu menceritakan kembali tokoh pekerja di lingkungan sekitar yang ada di dalam cerita tersebut (3 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik singkat dengan membacakan teks pemantik 1 kalimat: 'Pak Joko mengenakan seragam biru dan peluit untuk membantu warga menyeberang jalan.' Lalu guru menanyakan siapa tokoh pekerja tersebut (acuan: Pak Joko / penjaga penyeberangan / satpam) (4 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru membacakan teks aural 'Penjaga Lingkungan Kita' secara perlahan sebanyak dua kali: 'Di lingkungan sekitar perumahan Bayu, ada tiga tokoh pekerja yang setia menjaga keamanan dan ketertiban. Tokoh pertama adalah Pak Joko, seorang satpam di gerbang perumahan. Tokoh kedua adalah Ibu Siti, seorang petugas kebersihan yang menyapu jalan raya. Tokoh ketiga adalah Pak Rudi, seorang polisi lalu lintas yang mengatur kendaraan di persimpangan jalan.' (7 menit).
- Guru membimbing murid mengidentifikasi siapa saja nama dan profesi ketiga tokoh pekerja dalam teks tersebut, dengan mencocokkan kartu bergambar nama tokoh (Pak Joko - satpam, Ibu Siti - petugas kebersihan, Pak Rudi - polisi) sebagai penguat ingatan murid (8 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Guru mengajak murid melakukan permainan menggembirakan 'Estafet Tongkat Tokoh': sebuah tongkat kayu bergambar bintang digulirkan sambil menyanyikan lagu riang; murid yang memegang tongkat saat lagu berhenti maju menceritakan kembali tokoh pekerja dari teks yang didengar secara lisan (15 menit).
- Secara bergiliran, murid menceritakan kembali isi teks mengenai ketiga tokoh pekerja di lingkungan sekitar dengan menyebutkan identitas ketiga tokoh: (1) Pak Joko sebagai satpam, (2) Ibu Siti sebagai petugas kebersihan, dan (3) Pak Rudi sebagai polisi (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid bersama guru merefleksikan proses penceritaan kembali tokoh: apakah murid sudah mampu mengingat dan menyebutkan ketiga tokoh pekerja di lingkungan sekitar dengan lengkap sesuai isi teks yang didengar (5 menit).
Penutup:- Guru memfasilitasi penarikan simpulan bersama mengenai ketiga tokoh pekerja di lingkungan sekitar yang didengar dalam teks (5 menit).
- Guru memberikan umpan balik penguatan terhadap kemampuan menceritakan kembali tokoh teks aural dan menutup sesi pembelajaran dengan salam (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan bantuan visual berupa gambar tokoh pekerja (satpam, petugas kebersihan, polisi) untuk kelompok yang membutuhkan perancah ingatan visual.
- Proses: Murid yang membutuhkan bimbingan menceritakan kembali dengan panduan pertanyaan berurutan dari guru per tokoh; murid yang sudah lancar langsung menceritakan ketiga tokoh secara mandiri.
- Produk: Semua murid menceritakan kembali tokoh pekerja dari teks yang didengar secara lisan, dengan target minimal menyebutkan tokoh secara tepat sesuai kapasitas kesiapannya.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Guru memperdengarkan 1 kalimat aural: 'Pak Joko mengenakan seragam biru dan peluit untuk membantu warga menyeberang jalan.' Pertanyaan: 'Siapakah tokoh pekerja yang disebutkan dalam kalimat tersebut?' (Acuan jawaban: Pak Joko / satpam / penjaga penyeberangan).
Proses:- Pengamatan unjuk kerja lisan menceritakan kembali 3 tokoh pekerja dari teks aural 'Penjaga Lingkungan Kita' yang mencakup: (1) Pak Joko sebagai satpam, (2) Ibu Siti sebagai petugas kebersihan, (3) Pak Rudi sebagai polisi lalu lintas.
Akhir Pertemuan:- Pengecekan lisan akhir: Murid menyebutkan kembali minimal 2 dari 3 nama dan peran tokoh pekerja yang ada pada teks yang telah diperdengarkan (Acuan: Pak Joko - satpam, Ibu Siti - petugas kebersihan, Pak Rudi - polisi lalu lintas).
Formatif:- Asesmen awal berupa tanya jawab singkat identifikasi profesi tokoh dari satu kalimat aural pembuka
- Asesmen proses berupa pengamatan unjuk kerja berbicara lisan menceritakan kembali 3 tokoh pekerja dari teks yang didengar menggunakan lembar rubrik
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menceritakan kembali tokoh pekerja dari teks yang didengar | Belum mampu menceritakan tokoh pekerja dari teks yang didengar, atau menyebutkan tokoh yang tidak sesuai isi teks. | Menceritakan kembali 1 tokoh pekerja (nama atau profesi) dari teks yang didengar dengan tepat sesuai acuan teks dengan bantuan penuh guru. | Menceritakan kembali 2 hingga 3 tokoh pekerja (Pak Joko - satpam, Ibu Siti - petugas kebersihan, Pak Rudi - polisi) dari teks yang didengar secara tepat dengan sedikit bimbingan guru. | Menceritakan kembali seluruh (3) tokoh pekerja (Pak Joko - satpam, Ibu Siti - petugas kebersihan, Pak Rudi - polisi) dari teks yang didengar secara tepat dan lengkap secara mandiri. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah teks aural yang dibacakan memiliki tingkat kesulitan bahasa yang sesuai untuk murid kelas 1?
- Bagaimana keterlibatan murid selama kegiatan permainan estafet saat menceritakan kembali tokoh pekerja?
Murid:- Siapa saja nama tokoh pekerja di sekitar rumah yang kamu dengar dari cerita tadi?
- Apakah kamu merasa senang saat menceritakan kembali tokoh-tokoh tersebut di depan teman-teman?
Pertemuan 10 — Menceritakan Kembali Tugas Pekerja di Lingkungan Sekitar Berdasarkan Teks Aural yang Didengar — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 1.8.5 Menceritakan kembali isi berbagai tipe teks yang didengar tentang lingkungan sekitar
Pendahuluan:- Guru membuka pembelajaran dengan salam, mengajak murid berdoa bersama secara tertib, dan memeriksa kehadiran murid di kelas (3 menit).
- Guru mengaitkan materi pertemuan sebelumnya tentang nama-nama tokoh pekerja dan menyampaikan tujuan belajar hari ini, yaitu menyimak cerita lalu menceritakan kembali tugas para pekerja di lingkungan sekitar (3 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal secara lisan dengan membacakan teks pemantik singkat satu kalimat: 'Pak Ahmad adalah petugas kebersihan di jalan raya yang menyapu daun-daun kering setiap pagi agar jalan bersih', lalu meminta 2-3 perwakilan murid menyebutkan tugas Pak Ahmad berdasarkan kalimat tersebut (acuan jawaban: tugas Pak Ahmad adalah menyapu daun-daun kering/membersihkan jalan) (4 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru membacakan teks aural berjudul 'Para Pekerja di Lingkungan Sekitar Rumah' secara perlahan dan jelas sebanyak dua kali:
'Setiap hari, ada banyak pekerja yang bertugas menjaga lingkungan di sekitar rumah kita. Pertama, ada Pak Rudi seorang petugas kebersihan. Tugas Pak Rudi adalah menyapu jalan dan mengangkut sampah warga ke tempat pembuangan agar jalan tetap bersih. Kedua, ada Pak Danu seorang satpam perumahan. Tugas Pak Danu adalah menjaga gerbang perumahan dan berpatroli keliling memeriksa keamanan rumah warga. Ketiga, ada Bu Santi seorang petugas pos. Tugas Bu Santi adalah mengantarkan surat dan paket titipan langsung ke pintu rumah warga dengan sepeda motor.' (5 menit).
- Guru memberikan pemodelan cara menceritakan kembali isi teks yang didengar secara runtut dengan menyebutkan nama tokoh pekerja dan rincian tugasnya menggunakan kalimat sendiri tanpa mengubah fakta isi teks (5 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan):- Guru membagi murid berpasangan untuk memainkan permainan peran lisan 'Tongkat Cerita Pekerja': murid memegang tongkat bergantian untuk menceritakan kembali kepada pasangannya isi teks aural mengenai tugas dari ketiga pekerja (Pak Rudi, Pak Danu, dan Bu Santi) secara bergantian (15 menit).
- Guru memanggil murid secara bergantian untuk unjuk kerja lisan menceritakan kembali tugas dari ketiga pekerja yang ada di dalam teks aural yang telah didengar di hadapan guru atau teman sebangku (acuan isi penceritaan yang dinilai: (1) Tugas Pak Rudi: menyapu jalan/mengangkut sampah warga; (2) Tugas Pak Danu: menjaga gerbang/patroli keamanan rumah warga; (3) Tugas Bu Santi: mengantarkan surat/paket titipan ke rumah warga) (20 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Guru memfasilitasi murid mengevaluasi penceritaan yang telah dilakukan dengan mencocokkan kelengkapan 3 tugas pekerja yang berhasil diceritakan kembali (5 menit).
Penutup:- Guru bersama murid menyimpulkan kembali tugas-tugas pekerja di lingkungan sekitar berdasarkan teks aural yang didengar hari ini (5 menit).
- Guru memberikan umpan balik lisan atas kemampuan murid menceritakan kembali isi teks secara tepat, menyampaikan informasi kegiatan pertemuan berikutnya mengenai penulisan letak benda, dan menutup pelajaran dengan doa bersama (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Bagi murid yang memerlukan bimbingan, guru membacakan ulang teks per satu tokoh pekerja (satu per satu); bagi murid yang mahir, guru memberikan tantangan teks utuh sekaligus tanpa jeda.
- Proses: Murid yang membutuhkan bimbingan dibantu dengan pertanyaan penuntun (misalnya: 'Apa yang disapu oleh Pak Rudi?'), sedangkan murid mahir menceritakan kembali seluruh tugas ketiga pekerja secara mandiri dan utuh.
- Produk: Murid yang memerlukan bimbingan menceritakan minimal 1-2 tugas pekerja dengan tepat, sedangkan murid yang mahir menceritakan lengkap 3 tugas pekerja secara runtut dan mandiri.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tanya jawab lisan diagnostik di awal pembelajaran: Murid mendengarkan 1 kalimat teks aural ('Pak Ahmad adalah petugas kebersihan di jalan raya yang menyapu daun-daun kering setiap pagi agar jalan bersih') lalu menyebutkan tugas pekerja tersebut (acuan: menyapu daun-daun kering/membersihkan jalan).
Proses:- Observasi unjuk kerja saat murid menceritakan kembali isi teks aural mengenai tugas 3 pekerja lingkungan sekitar (Pak Rudi, Pak Danu, Bu Santi) menggunakan lembar pengamatan guru (acuan isi: Pak Rudi = menyapu jalan/mengangkut sampah; Pak Danu = menjaga gerbang/keliling patroli keamanan; Bu Santi = mengantar surat/paket).
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman lisan penutup: Guru menyebutkan satu nama tokoh dalam teks ('Bu Santi'), lalu murid secara acak menyebutkan kembali secara tepat apa tugas tokoh tersebut sesuai isi teks yang didengar (acuan: mengantarkan surat atau paket ke rumah warga).
Formatif:- Unjuk kerja lisan menceritakan kembali tugas ketiga pekerja di lingkungan sekitar berdasarkan teks aural yang didengar dengan lembar amatan
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Kelengkapan dan Ketepatan Menceritakan Kembali Tugas Pekerja dari Teks Aural | Belum mampu menceritakan kembali tugas pekerja berdasarkan teks aural yang didengar, atau seluruh informasi tugas yang diceritakan keliru. | Menceritakan kembali 1 dari 3 tugas pekerja berdasarkan teks aural yang didengar dengan tepat (acuan: tugas Pak Rudi, Pak Danu, atau Bu Santi). | Menceritakan kembali 2 dari 3 tugas pekerja berdasarkan teks aural yang didengar dengan tepat (acuan: tugas Pak Rudi, Pak Danu, atau Bu Santi). | Menceritakan kembali seluruh (3 dari 3) tugas pekerja berdasarkan teks aural yang didengar secara tepat dan lengkap (acuan: Pak Rudi menyapu jalan/mengangkut sampah; Pak Danu menjaga gerbang/patroli keamanan; Bu Santi mengantar surat/paket) secara mandiri. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah teks aural yang dibacakan guru terdengar jelas dan dipahami dengan baik oleh seluruh murid?
- Bagaimana respons murid saat melakukan kegiatan menceritakan kembali isi teks dengan permainan tongkat cerita?
Murid:- Apakah kamu dapat menceritakan kembali tugas Pak Rudi, Pak Danu, dan Bu Santi dengan mudah?
- Bagian mana dari cerita tadi yang paling kamu ingat tugasnya?
Pertemuan 11 — Menulis Kalimat Sederhana tentang Letak Benda Menggunakan Kata 'Kanan' dan 'Kiri' — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 1.8.6 Menulis berbagai tipe teks sederhana tentang lingkungan sekitar dengan beberapa kalimat sederhana
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, menyapa murid, dan mengajak berdoa bersama (3 menit).
- Guru melakukan asesmen awal diagnostik singkat dengan menunjukkan dua benda konkret di meja guru (kotak pensil di kanan dan buku cerita di kiri) lalu menanyakan posisinya: 'Di sebelah mana letak buku cerita?' (acuan jawaban benar: sebelah kiri/kiri) dan 'Di sebelah mana letak kotak pensil?' (acuan jawaban benar: sebelah kanan/kanan) (4 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu belajar menulis kalimat sederhana tentang posisi atau letak benda di sekitar dengan menggunakan kata 'kanan' dan 'kiri' (3 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Bermakna):- Murid mengamati gambar ruang sekitar rumah yang ditayangkan di papan tulis, memperlihatkan sebuah meja belajar dengan lampu di sebelah kanan dan pot tanaman di sebelah kiri (7 menit).
- Guru memodelkan cara menyusun dan menulis kalimat sederhana penunjuk letak: 'Lampu ada di sebelah kanan meja.' dan 'Pot tanaman ada di sebelah kiri meja.' sambil menunjuk kata 'kanan' dan 'kiri' (8 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Berkesadaran):- Murid mengikuti permainan bahasa menggembirakan 'Tebak Kartu Posisi': guru meletakkan boneka kelinci di atas panggung boneka kelas; murid berlomba mengangkat kartu bertuliskan 'kanan' atau 'kiri' ketika guru memindahkan wortel di sisi kiri atau kanan boneka kelinci (10 menit).
- Murid menerima lembar latihan menulis yang menyajikan gambar pemandangan halaman rumah dengan 3 benda: (1) sepeda di sebelah kiri pohon, (2) tempat sampah di sebelah kanan pohon, dan (3) bangku di sebelah kiri rumah. Murid menulis 3 kalimat sederhana penunjuk letak benda tersebut: (Kalimat 1 acuan: 'Sepeda ada di kiri pohon' atau 'Sepeda di sebelah kiri pohon'; Kalimat 2 acuan: 'Tempat sampah ada di kanan pohon' atau 'Tempat sampah di sebelah kanan pohon'; Kalimat 3 acuan: 'Bangku ada di kiri rumah' atau 'Bangku di sebelah kiri rumah') (18 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid memeriksa kembali tulisan masing-masing dengan mengecek keterbacaan kata 'kanan' dan 'kiri' pada kalimat yang telah ditulis (7 menit).
Penutup:- Guru dan murid melakukan cek pemahaman akhir secara lisan terhadap penulisan letak benda (5 menit).
- Guru memberikan apresiasi atas ketekunan murid dalam menulis kalimat sederhana hari ini dan menutup pembelajaran dengan doa bersama (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan kartu contoh kata 'kanan' dan 'kiri' dengan huruf putus-putus untuk murid yang membutuhkan bantuan visual.
- Proses: Bimbingan individual dalam merangkai kata menjadi kalimat bagi murid yang sedang berkembang, sedangkan murid yang mandiri langsung menulis 3 kalimat lengkap secara mandiri.
- Produk: Murid dengan hambatan menulis diperbolehkan melengkapi kata 'kanan' atau 'kiri' pada pola kalimat rumpang, sedangkan murid mahir menulis kalimat sederhana secara utuh dan lengkap.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tanya jawab diagnostik lisan menunjukkan dua benda konkret di meja kelas: 'Di sebelah mana letak buku cerita?' (acuan: kiri/sebelah kiri) dan 'Di sebelah mana letak kotak pensil?' (acuan: kanan/sebelah kanan).
Proses:- Pengamatan langsung dan pemeriksaan hasil pengerjaan lembar latihan menulis 3 kalimat sederhana penunjuk letak pada gambar halaman rumah (butir 1 acuan: 'Sepeda ada di kiri pohon'; butir 2 acuan: 'Tempat sampah ada di kanan pohon'; butir 3 acuan: 'Bangku ada di kiri rumah').
Akhir Pertemuan:- Pemeriksaan lembar kerja menulis: memastikan murid mampu menuliskan kalimat sederhana tentang letak benda di sekitar dengan menyertakan kata 'kanan' atau 'kiri' secara tepat sesuai gambar acuan.
Formatif:- Penilaian unjuk kerja menulis kalimat sederhana tentang posisi letak benda menggunakan lembar kerja beracuan.
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menulis kalimat sederhana tentang letak benda menggunakan kata 'kanan' dan 'kiri' | Belum mampu menulis kalimat sederhana penunjuk letak benda atau belum memuat kata 'kanan' dan 'kiri' dengan tepat. | Mampu menulis 1 kalimat sederhana penunjuk letak benda dengan kata 'kanan' atau 'kiri' sesuai gambar acuan. | Mampu menulis 2 kalimat sederhana penunjuk letak benda dengan kata 'kanan' dan 'kiri' sesuai gambar acuan. | Mampu menulis seluruh 3 kalimat sederhana penunjuk letak benda dengan kata 'kanan' dan 'kiri' secara lengkap dan tepat sesuai gambar acuan tanpa bantuan guru. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah instruksi dan permodelan penulisan kalimat sederhana tentang letak benda sudah cukup jelas dipahami murid Fase A?
- Bagian mana dari kegiatan menulis yang masih membutuhkan bimbingan intensif bagi murid?
Murid:- Apakah kamu sudah bisa menuliskan kata 'kanan' dan 'kiri' dalam kalimat dengan lancar?
- Kegiatan mana yang paling kamu sukai saat belajar menulis letak benda hari ini?
Pertemuan 12 — Menulis Beberapa Kalimat Sederhana tentang Letak Benda di Lingkungan Sekitar Rumah — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 1.8.6 Menulis berbagai tipe teks sederhana tentang lingkungan sekitar dengan beberapa kalimat sederhana
Pendahuluan:- Guru membuka pelajaran dengan menyapa murid, mengajak berdoa bersama, dan mengecek kehadiran murid (3 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu menulis beberapa kalimat sederhana tentang letak benda di lingkungan sekitar (2 menit).
- Guru melaksanakan asesmen awal diagnostik singkat dengan menunjukkan gambar situasi kamar/halaman berisi 3 benda (sepeda di kanan pohon, pot di kiri pintu, kucing di bawah meja) lalu meminta murid melengkapi secara lisan 1 kalimat contoh letak benda untuk memetakan kesiapan menyusun kalimat letak (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Murid mengamati gambar pemandangan sekitar rumah Bayu di papan tulis yang menampilkan 4 posisi benda: (1) sapu di kanan pintu, (2) tempat sampah di kiri pagar, (3) pot bunga di atas meja, dan (4) bola di bawah kursi (5 menit).
- Murid bersama guru membedah pola penyusunan kalimat letak sederhana: 'Ada [nama benda] di [posisi: kanan/kiri/atas/bawah] [benda patokan]', misalnya 'Ada sapu di kanan pintu' dan 'Ada tempat sampah di kiri pagar' secara terarah (10 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan):- Murid bermain tantangan seru 'Tebak & Susun Posisi': murid membentuk pasangan, satu murid mengambil kartu gambar benda di sekitar rumah dan pasangannya berlomba menyusun kata acak menjadi kalimat letak sederhana yang tepat sebelum menuliskannya di buku tugas (10 menit).
- Murid secara mandiri mengerjakan lembar tugas menulis 3 kalimat sederhana berdasarkan gambar ilustrasi lingkungan halaman rumah yang dibagikan guru, yaitu mendeskripsikan letak 3 benda: (1) sepeda di kanan pohon, (2) bola di kiri gerobak, dan (3) kucing di bawah bangku (acuan: murid menulis kalimat sederhana yang memuat nama benda dan kata letak yang tepat sesuai gambar) (15 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid memeriksa kembali hasil tulisan masing-masing dengan mencocokkan apakah sudah tertulis minimal 3 kalimat sederhana tentang letak benda dan posisi katanya sudah tepat sesuai letak aslinya pada gambar (10 menit).
Penutup:- Guru memberikan konfirmasi dan umpan balik langsung terhadap hasil tulisan kalimat sederhana murid tentang letak benda (5 menit).
- Guru dan murid menyimpulkan pembelajaran hari ini serta menutup kegiatan dengan doa dan salam (5 menit).
Diferensiasi:- Konten: Menyediakan kartu bantu kata kunci (kanan, kiri, atas, bawah) dan bingkai kalimat bagi murid yang membutuhkan scaffolding.
- Proses: Murid yang membutuhkan bimbingan menulis kalimat dengan melengkapi pola rumpang terpandu, sedangkan murid yang mahir langsung menulis 3-4 kalimat sederhana secara mandiri.
- Produk: Murid menulis 3 kalimat sederhana tentang letak benda di sekitar rumah (murid dengan kecepatan belajar tinggi dapat menulis 4 kalimat sederhana).
Asesmen Pertemuan:Awal:- Diagnostik lisan: Murid diminta melengkapi 1 kalimat rumpang berdasarkan gambar stimulus: 'Ada pot di ... pintu' (acuan jawaban: 'kiri' sesuai letak gambar) untuk mengecek kesiapan menghubungkan letak dengan kalimat sederhana.
Proses:- Observasi formatif saat pengerjaan mandiri: Menilai kemampuan murid menulis 3 kalimat sederhana tentang letak benda pada gambar (sepeda di kanan pohon, bola di kiri gerobak, kucing di bawah bangku) berdasarkan ketepatan penyebutan benda dan posisi letaknya.
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman akhir: Memeriksa lembar kerja murid untuk memastikan ketercapaian menulis minimal 3 kalimat sederhana tentang letak benda (acuan: Kalimat 1 memuat 'sepeda' dan 'kanan pohon'; Kalimat 2 memuat 'bola' dan 'kiri gerobak'; Kalimat 3 memuat 'kucing' dan 'bawah bangku').
Formatif:- Penilaian kinerja menulis kalimat sederhana tentang letak benda pada lembar kerja murid.
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Kemampuan menulis beberapa kalimat sederhana tentang letak benda | Belum mampu menulis kalimat sederhana tentang letak benda, atau hanya menuliskan 1 kata benda tanpa kata letak. | Menulis 1 kalimat sederhana tentang letak benda dengan kata letak yang tepat sesuai gambar. | Menulis 2 kalimat sederhana tentang letak benda dengan kata letak yang tepat sesuai gambar secara mandiri. | Menulis 3 kalimat sederhana atau lebih tentang letak benda dengan seluruh kata letak tepat sesuai posisi pada gambar secara mandiri. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah instruksi dan contoh pola kalimat letak sederhana dapat dipahami dengan mudah oleh seluruh murid kelas 1?
- Berapa banyak murid yang memerlukan bantuan scaffolding dalam menuliskan kalimat secara mandiri?
Murid:- Apakah kamu sudah bisa menuliskan kalimat tentang letak benda di sekitar rumah?
- Bagian mana yang paling mudah atau paling kamu sukai saat menulis letak benda hari ini?
Pertemuan 13 — Latihan Menemukan Letak dan Menulis Kalimat Sederhana Posisi Benda di Sekitar Rumah — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 1.8.3 Menemukan isi bacaan yang dipirsa tentang lingkungan sekitar rumah
- TP 1.8.6 Menulis berbagai tipe teks sederhana tentang lingkungan sekitar dengan beberapa kalimat sederhana
Pendahuluan:- Guru membuka pelajaran, menyapa murid, dan memandu doa pembuka bersama (3 menit).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu berlatih menemukan letak benda pada gambar denah lingkungan sekitar rumah dan menuliskan letak benda tersebut ke dalam kalimat sederhana (3 menit).
- Guru melakukan asesmen diagnostik singkat dengan menunjukkan 1 gambar denah sederhana berisi posisi rumah, pohon, dan pos ronda, lalu meminta murid secara lisan menyebutkan posisi benda berdasarkan acuan gambar: (1) Pohon ada di sebelah kanan rumah; (2) Pos ronda ada di sebelah kiri rumah (acuan: pohon di kanan, pos ronda di kiri) (4 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Murid memirsa gambar denah lingkungan sekitar rumah Bayu yang memuat 4 objek: rumah Bayu di tengah, taman bunga di sebelah kanan, lapangan bola di sebelah kiri, dan pohon mangga di belakang rumah (7 menit).
- Murid bersama guru mencermati posisi tiap objek dengan menjawab panduan pertanyaan guru untuk menemukan isi bacaan gambar: (1) Di mana letak taman bunga? (acuan: di sebelah kanan rumah); (2) Di mana letak lapangan bola? (acuan: di sebelah kiri rumah); (3) Di mana letak pohon mangga? (acuan: di belakang rumah); (4) Di mana letak rumah Bayu? (acuan: di antara taman dan lapangan / di tengah) (8 menit).
Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):- Guru mengadakan permainan tantangan 'Tebak & Tulis Cepat': guru menyebutkan satu nama objek pada denah, murid secara berpasangan berlomba menunjuk letak objek pada gambar denah masing-masing, lalu bersama-sama memperagakan arah panah kanan/kiri dengan tangan gembira (10 menit).
- Setiap murid menerima lembar kerja latihan mandiri untuk menemukan letak objek dan melengkapi 4 kalimat rumpang teks sederhana tentang letak benda di sekitar rumah Bayu: Butir 1: 'Taman bunga ada di sebelah ... rumah Bayu.' (acuan: kanan); Butir 2: 'Lapangan bola ada di sebelah ... rumah Bayu.' (acuan: kiri); Butir 3: 'Pohon mangga ada di sebelah ... rumah Bayu.' (acuan: belakang); Butir 4: 'Ada jalan raya di sebelah ... rumah Bayu.' (acuan: depan) (12 menit).
- Murid melanjutkan menulis 2 kalimat mandiri sederhana tentang letak benda di lingkungan sekitar rumah pada lembar kerja (kriteria penerimaan: kalimat menyebutkan nama objek dan kata penunjuk letak seperti kanan, kiri, depan, belakang, atas, atau bawah secara tepat sesuai gambar denah, misalnya 'Toko ada di kanan jalan' atau 'Kucing ada di bawah pohon') (11 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Murid memeriksa kembali hasil tulisan kalimatnya secara mandiri dengan mencocokkan kata penunjuk letak yang digunakan terhadap letak objek pada denah (5 menit).
Penutup:- Guru memberikan umpan balik langsung terhadap ketepatan penemuan letak benda pada gambar denah dan kejelasan penulisan kalimat sederhana (4 menit).
- Guru dan murid bersama-sama merangkum latihan hari ini mengenai cara membaca letak objek pada denah dan menuliskannya, kemudian kelas ditutup dengan doa (3 menit).
Diferensiasi:- Konten: Murid yang membutuhkan bimbingan diberikan gambar denah dengan tanda panah visual penunjuk arah kanan dan kiri; murid yang mahir diberikan denah dengan 6 objek posisi.
- Proses: Murid yang membutuhkan bimbingan didampingi guru membaca kata bantu letak (kanan, kiri, depan, belakang); murid yang mahir menulis kalimat sederhana secara mandiri tanpa kartu panduan kata.
- Produk: Murid yang memerlukan bantuan cukup melengkapi 4 kalimat rumpang; murid yang mahir melengkapi 4 kalimat rumpang dan menuliskan 2-3 kalimat sederhana mandiri tentang posisi benda.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Tanya jawab lisan diagnostik menggunakan 1 gambar denah sederhana: murid menunjukkan dan menyebutkan letak 2 objek: (1) letak pohon (acuan: di sebelah kanan rumah); (2) letak pos ronda (acuan: di sebelah kiri rumah)
Proses:- Pemeriksaan ketepatan pengisian 4 butir kalimat rumpang posisi benda pada denah: Butir 1 (acuan: kanan), Butir 2 (acuan: kiri), Butir 3 (acuan: belakang), Butir 4 (acuan: depan)
- Pemeriksaan ketepatan 2 kalimat sederhana mandiri yang ditulis murid (kriteria: memuat nama benda dan kata letak yang sesuai posisi pada gambar denah)
Akhir Pertemuan:- Cek pemahaman di akhir pembelajaran: murid menunjukkan kartu kata penunjuk letak (kanan/kiri/depan/belakang) saat guru menunjuk satu fasilitas pada denah (acuan: taman -> kanan, lapangan -> kiri, pohon mangga -> belakang, jalan raya -> depan)
Formatif:- Pemeriksaan lembar kerja menemukan letak objek pada gambar denah dan melengkapi 4 kalimat rumpang penunjuk letak
- Penilaian unjuk kerja menulis 2 kalimat sederhana tentang posisi benda di lingkungan sekitar rumah
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menemukan letak benda dari gambar denah yang dipirsa (TP 1.8.3) | Belum mampu menemukan letak benda pada gambar denah (0-1 butir tepat dari 4 butir acuan: taman-kanan, lapangan-kiri, pohon-belakang, jalan-depan) | Menemukan letak benda pada gambar denah secara tepat pada 2 butir dari 4 butir acuan | Menemukan letak benda pada gambar denah secara tepat pada 3 butir dari 4 butir acuan | Menemukan seluruh letak benda pada gambar denah secara tepat pada 4 butir acuan secara mandiri | | Menulis kalimat sederhana tentang letak benda di sekitar rumah (TP 1.8.6) | Belum mampu menyusun kalimat sederhana tentang letak benda walau dengan bantuan kata pemandu | Menulis 1 kalimat sederhana tentang letak benda dengan memuat nama benda dan kata letak sesuai gambar denah | Menulis 2 kalimat sederhana tentang letak benda dengan memuat nama benda dan kata letak sesuai gambar denah | Menulis lebih dari 2 kalimat sederhana tentang letak benda dengan memuat nama benda dan kata letak secara tepat dan mandiri |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah seluruh murid dapat memahami arah kanan dan kiri saat membaca gambar denah lingkungan sekitar?
- Apakah panduan menulis kalimat sederhana tentang posisi benda cukup jelas dan terbimbing bagi murid kelas 1?
Murid:- Bagian mana yang paling kamu sukai saat berlatih menemukan letak benda pada gambar denah?
- Apakah kamu sudah bisa menulis kalimat tentang letak benda di sebelah kanan dan kiri rumah?
Pertemuan 14 — Asesmen Sumatif Bab — 2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)Tujuan Pertemuan:- TP 1.8.1 Mengidentifikasi informasi dari teks nonsastra berbentuk teks aural berupa percakapan yang berkaitan dengan lingkungan sekitar rumah
- TP 1.8.2 Membaca kata-kata sederhana dengan fasih dari tayangan yang dipirsa tentang denah lingkungan sekitar
- TP 1.8.3 Menemukan isi bacaan yang dipirsa tentang lingkungan sekitar rumah
- TP 1.8.4 Merespons dengan menjawab pertanyaan orang lain dengan baik dan santun dalam suatu percakapan tentang lingkungan sekitar
- TP 1.8.5 Menceritakan kembali isi berbagai tipe teks yang didengar tentang lingkungan sekitar
- TP 1.8.6 Menulis berbagai tipe teks sederhana tentang lingkungan sekitar dengan beberapa kalimat sederhana
Pendahuluan:- Guru membuka kelas dengan salam, memeriksa kesiapan murid, dan menyampaikan bahwa hari ini adalah asesmen sumatif bab untuk menunjukkan kemampuan menyimak, membaca denah, berbicara santun, dan menulis kalimat letak benda (5 menit).
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran):- Guru membagikan lembar kerja bergambar dan menjelaskan petunjuk pengerjaan bagian tertulis/memirsa yang dikerjakan mandiri di meja masing-masing, serta alur giliran pemanggilan lisan ke stasiun meja guru satu per satu (5 menit).
Mengaplikasi (Bermakna):- Seluruh murid serentak secara mandiri mengerjakan lembar kerja tertulis dan memirsa denah: Bagian 1 memasangkan 4 kata penunjuk arah dengan simbol denah [kata: (1) kiri, (2) kanan, (3) depan, (4) belakang dipasangkan ke simbol panah kiri, kanan, atas/depan, bawah/belakang]; Bagian 2 menandai 3 posisi fasilitas umum pada denah bergambar lingkungan sekitar rumah Bayu [(1) pos ronda di sebelah kiri jalan utama, (2) warung di sebelah kanan pos ronda, (3) taman di depan sekolah]; Bagian 3 menulis tangan 2 kalimat sederhana tentang letak benda di sekitar rumah [acuan: masing-masing kalimat memuat subjek benda di sekitar rumah dan kata penunjuk letak 'kiri' atau 'kanan', contoh acuan: 'Sepeda ada di kiri pintu.' dan 'Pot bunga ada di kanan pagar.'] (15 menit).
- Guru memanggil murid secara bergiliran ke stasiun meja guru (sampling terstruktur rotasi individu ~1,5 menit per murid) untuk menguji performa lisan sementara murid lain menyelesaikan lembar kerja mandiri: (a) Guru memperdengarkan teks percakapan aural singkat: 'Ibu: Bayu, tolong ambilkan sapu di dekat pintu gudang. Bayu: Baik, Bu, sapu ada di sebelah kiri ember.' lalu guru bertanya 'Di mana letak sapu?' (acuan jawaban tepat: di sebelah kiri ember / di dekat pintu gudang); (b) Guru mengajukan pertanyaan lisan 'Permisi, bolehkah saya tahu tempat sampah di kelas kita ada di sebelah mana?' (acuan: murid merespons dengan santun menjawab letak kanan/kiri, misal 'Ada di sebelah kanan pintu, Bu/Pak'); (c) Guru membacakan teks aural 2 kalimat: 'Pak Joko adalah tukang sampah di desa kami. Setiap pagi Pak Joko mengangkut sampah warga agar lingkungan bersih.' lalu meminta murid menuturkan kembali isi teks tersebut (acuan penceritaan kembali: menyebut tokoh Pak Joko, tugasnya mengangkut sampah/membersihkan lingkungan) (40 menit).
Merefleksi (Berkesadaran):- Guru mengumpulkan seluruh lembar kerja murid, memeriksa kelengkapan, dan mengajak murid sejenak menyadari perasaan serta kemandirian mereka saat menyelesaikan tugas sumatif membaca, menulis, dan berbicara (3 menit).
Penutup:- Guru memberikan apresiasi atas ketertiban dan kejujuran seluruh murid selama asesmen berlangsung, lalu menutup rangkaian Bab 8 dengan doa dan salam (2 menit).
Diferensiasi:- Proses: Akomodasi akses: murid yang memerlukan bantuan visual duduk di baris depan agar dapat memirsa gambar denah dengan jelas tanpa mengubah butir tugas dan kriteria penskoran.
Asesmen Pertemuan:Awal:- Pengecekan kesiapan alat tulis dan lembar kerja sumatif sebelum asesmen dimulai (acuan: setiap murid siap dengan pensil, penghapus, dan lembar kerja).
Proses:- Pemantauan kemandirian murid saat menyelesaikan lembar kerja tertulis dan ketertiban antrean giliran unjuk kerja lisan di meja guru.
Sumatif Bab:- Asesmen kombinasi lembar kerja bergambar serentak dan unjuk kerja lisan stasiun meja guru: Hasil pengerjaan lembar kerja bergambar (menandai letak, membaca-mencocokkan kata penunjuk arah, dan menulis 2 kalimat letak benda) serta rekaman performa lisan murid menjawab pertanyaan santun dan menceritakan kembali isi teks aural
- penugasan tertulis dan memirsa serentak: Lembar kerja murid berisi hasil membaca kata penunjuk arah/letak untuk dipasangkan dengan simbol denah, penandaan posisi tempat pada gambar denah lingkungan sekitar rumah secara tepat, dan tulisan tangan dua kalimat sederhana tentang letak benda di sekitar rumah yang dikerjakan serentak oleh seluruh kelas (25 menit; kelompok; instrumen: kunci jawaban denah dan rubrik penilaian menulis kalimat sederhana)
- unjuk kerja lisan bergiliran: Jawaban lisan murid yang menyebutkan informasi letak tempat dari percakapan singkat yang diperdengarkan guru, respon lisan santun saat menjawab pertanyaan letak kanan/kiri, dan penuturan kembali secara lisan isi cerita pekerja di lingkungan sekitar berdurasi 1,5 menit per murid secara rotasi ke meja guru sementara murid lain menyelesaikan lembar kerja bergambar (penilaian sampling terstruktur 28 murid tuntas dalam 45 menit / 1,5 menit per murid = 30 slot) (45 menit; individual; instrumen: lembar observasi unjuk kerja lisan berskala ceklis)
Sumatif:- Asesmen kombinasi lembar kerja bergambar serentak dan unjuk kerja lisan stasiun meja guru: Hasil pengerjaan lembar kerja bergambar (menandai letak, membaca-mencocokkan kata penunjuk arah, dan menulis 2 kalimat letak benda) serta rekaman performa lisan murid menjawab pertanyaan santun dan menceritakan kembali isi teks aural
- penugasan tertulis dan memirsa serentak: Lembar kerja murid berisi hasil membaca kata penunjuk arah/letak untuk dipasangkan dengan simbol denah, penandaan posisi tempat pada gambar denah lingkungan sekitar rumah secara tepat, dan tulisan tangan dua kalimat sederhana tentang letak benda di sekitar rumah yang dikerjakan serentak oleh seluruh kelas (25 menit; kelompok; instrumen: kunci jawaban denah dan rubrik penilaian menulis kalimat sederhana)
- unjuk kerja lisan bergiliran: Jawaban lisan murid yang menyebutkan informasi letak tempat dari percakapan singkat yang diperdengarkan guru, respon lisan santun saat menjawab pertanyaan letak kanan/kiri, dan penuturan kembali secara lisan isi cerita pekerja di lingkungan sekitar berdurasi 1,5 menit per murid secara rotasi ke meja guru sementara murid lain menyelesaikan lembar kerja bergambar (penilaian sampling terstruktur 28 murid tuntas dalam 45 menit / 1,5 menit per murid = 30 slot) (45 menit; individual; instrumen: lembar observasi unjuk kerja lisan berskala ceklis)
Rubrik Pertemuan:| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Membaca kata penunjuk arah dan menemukan posisi denah (TP 1.8.2 & TP 1.8.3) | Tepat memasangkan 1 kata arah atau menandai 1 posisi pada denah (acuan: kata arah kiri, kanan, depan, belakang; posisi pos ronda di kiri, warung di kanan pos, taman di depan sekolah). | Tepat memasangkan 2 kata arah dan menandai 2 posisi pada denah sesuai acuan. | Tepat memasangkan 3-4 kata arah dan menandai 2-3 posisi pada denah sesuai acuan. | Tepat memasangkan seluruh 4 kata arah dan menandai seluruh 3 posisi denah secara tepat dan mandiri sesuai acuan. | | Menulis kalimat sederhana letak benda (TP 1.8.6) | Belum mampu menulis kalimat yang memuat subjek benda dan kata letak 'kiri' atau 'kanan'. | Menulis 1 kalimat sederhana tentang letak benda dengan kata 'kiri' atau 'kanan' sesuai acuan konteks sekitar rumah. | Menulis 2 kalimat sederhana tentang letak benda dengan kata 'kiri' atau 'kanan' sesuai acuan konteks sekitar rumah. | Menulis lebih dari 2 kalimat sederhana tentang letak benda dengan kata 'kiri' atau 'kanan' secara lengkap dan mandiri. | | Menyimak percakapan dan menceritakan kembali teks aural (TP 1.8.1 & TP 1.8.5) | Belum dapat menyebutkan letak sapu dari percakapan maupun tokoh dan tugas pekerja dari teks aural yang didengar. | Menyebutkan letak sapu dari percakapan (acuan: di sebelah kiri ember/pintu gudang) ATAU menceritakan kembali 1 informasi tokoh/tugas (acuan: Pak Joko tukang sampah / mengangkut sampah). | Menyebutkan letak sapu dengan tepat dan menceritakan kembali tokoh serta tugas pekerja dari teks aural sesuai acuan. | Menyebutkan informasi tempat teks aural secara tepat serta menceritakan kembali tokoh dan tugas pekerja secara lengkap tanpa ragu. | | Merespons pertanyaan posisi secara santun (TP 1.8.4) | Belum memberikan jawaban atas pertanyaan letak benda atau menjawab tanpa kesantunan. | Menjawab letak benda (kanan/kiri) namun belum menunjukkan kesantunan berbahasa. | Merespons dengan menjawab pertanyaan letak benda (kanan/kiri) secara santun dan jelas (acuan: ada di sebelah kanan/kiri dengan sapaan/sikap santun). | Merespons pertanyaan letak benda dengan bahasa yang sangat santun, jelas, dan percaya diri. |
Refleksi Pertemuan:Guru:- Apakah alokasi waktu 45 menit untuk stasiun unjuk kerja lisan 28 murid terlaksana secara efektif dan tertib?
- Bagian asesmen mana yang paling banyak dikuasai murid, dan aspek apa yang masih membutuhkan penguatan pada bab selanjutnya?
Murid:- Bagian tugas mana yang paling mudah kamu kerjakan hari ini: membaca denah, menulis kalimat, atau menjawab pertanyaan guru?
- Apakah kamu merasa percaya diri saat berbicara langsung di meja guru?
SUMBER BELAJAR- Buku Panduan Guru Bahasa Indonesia: Aku Bisa! SD/MI Kelas I (Edisi Revisi), 2023
- Buku Siswa Bahasa Indonesia: Aku Bisa! SD/MI Kelas I (Edisi Revisi), 2023, Bab 8 Halaman 196-198
- Lembar kerja bergambar pilihan tempat di sekitar rumah (masjid, rumah nenek, jembatan, pasar)
- Buku Panduan Guru Bahasa Indonesia: Aku Bisa! untuk SD/MI Kelas I (Edisi Revisi, Kemendikbudristek 2023), Bab 8 Di Sekitar Rumah
- Buku Siswa Bahasa Indonesia: Aku Bisa! untuk SD/MI Kelas I (Edisi Revisi, Kemendikbudristek 2023), Bab 8 Di Sekitar Rumah
- Kartu gambar ragam kegiatan warga di lingkungan sekitar (membersihkan selokan, mengecat pagar, menanam pohon, menyiapkan makanan, memasang tenda)
- Lembar kerja bergambar untuk menyimak pilihan kegiatan
- Buku Siswa Bahasa Indonesia: Aku Bisa! untuk SD/MI Kelas I (Edisi Revisi), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, 2023
- Buku Panduan Guru Bahasa Indonesia: Aku Bisa! untuk SD/MI Kelas I (Edisi Revisi)
- Media tayangan denah lingkungan sekitar rumah dengan label kata 'kiri' dan 'kanan'
- Kartu kata bertuliskan 'kiri' dan 'kanan'
- Buku Panduan Guru Bahasa Indonesia: Aku Bisa! untuk SD/MI Kelas I (Edisi Revisi) 2023
- Buku Siswa Bahasa Indonesia: Aku Bisa! untuk SD/MI Kelas I (Edisi Revisi) 2023, Bab 8
- Media tayangan denah lingkungan sekitar rumah beserta kartu label kata: 'kiri', 'kanan', 'atas', 'bawah', 'luar', 'dalam'
- Buku Siswa Bahasa Indonesia: Aku Bisa! Kelas I SD/MI Edisi Revisi 2023, Bab 8 Halaman 196-198
- Buku Panduan Guru Bahasa Indonesia: Aku Bisa! Kelas I SD/MI Edisi Revisi 2023
- Gambar denah lingkungan sekitar ukuran besar (poster/tayangan)
- Kartu gambar dan nama bangunan (Rumah Bayu, Sekolah, Toko Buku, Pos Ronda)
- Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas 1: Aku Bisa! (Edisi Revisi), Bab 8 'Di Sekitar Rumah'
- Buku Panduan Guru Bahasa Indonesia Kelas 1 (Edisi Revisi)
- Gambar Denah Lingkungan Sekitar Rumah ukuran besar (memuat Puskesmas, Pos Ronda, Masjid, Taman Bermain)
- Lembar Kerja Murid (LKPD) Memirsa Denah Lingkungan
- Stiker bintang penanda letak
- Buku Panduan Guru Bahasa Indonesia: Aku Bisa! SD Kelas I (Edisi Revisi, 2023)
- Buku Siswa Bahasa Indonesia: Aku Bisa! SD Kelas I (Edisi Revisi, 2023), Bab 8 Di Sekitar Rumah
- Set kartu gambar situasi lingkungan sekitar (pot bunga di kanan pagar, sepeda di kiri teras, bola di bawah pohon, kucing di atas bangku)
- Benda-benda konkret dan fasilitas di lingkungan ruang kelas
- Buku Panduan Guru Bahasa Indonesia: Aku Bisa! SD/MI Kelas I (Kemendikbudristek, 2023)
- Buku Siswa Bahasa Indonesia: Aku Bisa! SD/MI Kelas I (Kemendikbudristek, 2023) Bab 8 Halaman 196-203
- Benda-benda konkret di lingkungan ruang kelas (pot bunga, tempat sampah, meja, tas, bendera kecil)
- Maket/miniatur lingkungan rumah sederhana dan bola kain halus untuk media permainan
- Buku Panduan Guru Bahasa Indonesia: Aku Bisa! Kelas I Revisi 2023 (Bab 8)
- Buku Siswa Bahasa Indonesia: Aku Bisa! Kelas I Revisi 2023 (Bab 8)
- Naskah cerita aural 'Penjaga Lingkungan Kita' buatan guru
- Kartu gambar profesi pekerja lingkungan (satpam, petugas kebersihan, polisi) dan tongkat estafet bertanda bintang
- Buku Panduan Guru Bahasa Indonesia: Aku Bisa! untuk SD/MI Kelas I (Edisi Revisi), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, 2023.
- Buku Siswa Bahasa Indonesia: Aku Bisa! untuk SD/MI Kelas I (Edisi Revisi), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, 2023.
- Teks aural 'Para Pekerja di Lingkungan Sekitar Rumah' yang disiapkan guru.
- Tongkat kertas/tongkat cerita untuk permainan berpasangan.
- Buku Panduan Guru Bahasa Indonesia: Aku Bisa! untuk SD/MI Kelas I (Edisi Revisi) Kemendikbudristek 2023.
- Buku Siswa Bahasa Indonesia: Aku Bisa! SD/MI Kelas 1 Bab 8.
- Papan tulis dan spidol.
- Kartu kata bertuliskan 'kanan' dan 'kiri'.
- Benda konkret di kelas (buku cerita, kotak pensil, boneka peraga, wortel tiruan).
- Lembar kerja menulis gambar lingkungan sekitar rumah.
- Buku Siswa Bahasa Indonesia: Aku Bisa! Kelas 1 SD Halaman 201-203
- Buku Panduan Guru Bahasa Indonesia: Aku Bisa! Kelas 1 SD
- Gambar ilustrasi denah/halaman sekitar rumah dan kartu kata letak benda
- Buku Siswa Bahasa Indonesia: Aku Bisa! Kelas 1 (Edisi Revisi 2023), Bab 8 Di Sekitar Rumah
- Gambar denah lingkungan sekitar rumah Bayu (memuat rumah, taman bunga di kanan, lapangan bola di kiri, pohon di belakang, dan jalan raya di depan)
- Lembar kerja murid melengkapi kalimat dan menulis kalimat sederhana posisi benda
- Kartu kata petunjuk letak (kanan, kiri, depan, belakang, atas, bawah)
- Buku Siswa Bahasa Indonesia: Aku Bisa! Kelas 1 SD Halaman 196-203
- Lembar Kerja Asesmen Sumatif Bergambar Bab 8
- Lembar Observasi Unjuk Kerja Lisan Guru
|