Modul AjarPertemuan 8Bab 7Fase ASemester 2

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 1: Asesmen Sumatif Bab VII: Membaca, menulis, dan berbicara tentang keinginan

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 1 dengan topik "Asesmen Sumatif Bab VII: Membaca, menulis, dan berbicara tentang keinginan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 1: Asesmen Sumatif Bab VII: Membaca, menulis, dan berbicara tentang keinginan

Bahasa Indonesia - Kelas 1

Bab 7 - Pertemuan 8

MODUL AJAR

Bahasa Indonesia — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Asesmen Sumatif Bab VII: Membaca, menulis, dan berbicara tentang keinginan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikAsesmen Sumatif Bab VII: Membaca, menulis, dan berbicara tentang keinginan
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui asesmen sumatif, murid dapat membaca kata-kata benda keinginan sehari-hari dengan fasih dan menjelaskan makna kata tersebut secara lisan dengan tepat.
  2. Melalui asesmen sumatif, murid dapat menulis kalimat sederhana 'Aku ingin...' disertai nama benda yang dipilih dengan tulisan tangan yang terbaca dan ejaan yang benar.
  3. Melalui asesmen sumatif, murid dapat menyampaikan secara lisan satu keinginan dan membedakannya dari kebutuhan menggunakan kalimat sederhana dengan santun.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Kalau kamu bisa memilih satu benda apa saja sekarang, kamu mau pilih apa? Kenapa itu yang kamu pilih?
  2. Apakah semua keinginan kita bisa langsung kita dapatkan? Mengapa?
  3. Apa bedanya benda yang kita inginkan dengan benda yang kita butuhkan?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam dan mengajak murid berdoa bersama sebelum memulai kegiatan.
  • Guru mengabsen kehadiran murid dan memastikan semua siap mengikuti asesmen.
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik: 'Kalau kamu bisa memilih satu benda apa saja sekarang, kamu mau pilih apa?' untuk membangkitkan perhatian dan memori murid terhadap materi Bab VII.
  • Asesmen awal diagnostik singkat: guru menampilkan 3 kartu gambar benda (misalnya buku, sepatu, mainan) dan meminta murid menyebutkan namanya secara lisan untuk mengecek kesiapan awal.
  • Guru menjelaskan tujuan hari ini secara sederhana: 'Hari ini kita akan menunjukkan kemampuan kita membaca, menulis, dan berbicara tentang keinginan. Ini adalah hari kita menunjukkan apa yang sudah kita pelajari!'
  • Guru menjelaskan alur kegiatan asesmen secara singkat agar murid tidak cemas: pertama membaca kata, lalu menulis kalimat, lalu berbicara kepada guru.
  • Guru memberikan motivasi: 'Tidak ada jawaban yang salah selama kalian berusaha dengan sungguh-sungguh. Lakukan yang terbaik ya!'

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Menggembirakan):

  • Guru membagikan lembar asesmen membaca berisi 6–8 kartu kata benda (contoh: buku, pensil, sepatu, tas, bola, boneka, payung, sisir) disertai gambar kecil di sampingnya.
  • Satu per satu murid dipanggil ke meja guru atau sudut baca. Murid diminta membaca nyaring kata-kata benda tersebut dengan suara jelas (asesmen 1.7.8.1).
  • Setelah membaca setiap kata, guru bertanya: 'Apa artinya kata ini?' atau 'Di mana kamu biasa melihat benda ini?' Murid menjawab secara lisan.
  • Sementara satu murid dipanggil, murid lain mengerjakan kegiatan mandiri: mewarnai gambar benda keinginan favorit mereka di lembar kerja yang telah disiapkan guru, agar suasana kelas tetap kondusif dan menyenangkan.
  • Guru mencatat hasil membaca dan penjelasan makna di lembar observasi masing-masing murid.

Mengaplikasi (Bermakna, Berkesadaran):

  • Setelah giliran membaca selesai, guru membagikan lembar asesmen menulis kepada seluruh murid.
  • Lembar asesmen menulis berisi: (a) gambar 4 benda, (b) kolom untuk menulis nama benda di bawah gambar masing-masing, dan (c) satu baris kalimat 'Aku ingin _______________.' yang harus dilengkapi murid dengan nama benda pilihannya (asesmen 1.7.8.2).
  • Guru membacakan petunjuk pengerjaan dengan lantang dan jelas, lalu mempersilakan murid mengerjakan secara mandiri.
  • Guru berkeliling memantau cara murid memegang pensil, kerapian tulisan, dan ejaan. Guru tidak memberikan jawaban tetapi boleh memberi semangat.
  • Setelah selesai menulis, murid yang sudah selesai lebih awal diminta menggambar benda keinginan di sisa halaman lembar kerja sebagai kegiatan pengayaan.
  • Guru mengumpulkan lembar asesmen menulis dari setiap murid.

Merefleksi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru memanggil kembali murid satu per satu (dapat dilakukan paralel saat murid lain menulis) untuk asesmen berbicara (1.7.8.3).
  • Di hadapan guru, murid diminta menyampaikan satu kalimat keinginan: 'Aku ingin _______________ karena _______________.'
  • Guru kemudian bertanya: 'Apakah itu keinginan atau kebutuhan? Mengapa?' Murid menjawab dengan kalimat sederhana.
  • Guru mendorong murid menggunakan kalimat lengkap dan nada bicara yang santun. Jika murid kesulitan, guru dapat memberi scaffolding dengan kata kunci: 'Aku ingin... / Aku butuh...'
  • Setelah semua murid selesai, guru mengajak seluruh kelas duduk melingkar. Guru mengajukan pertanyaan refleksi bersama: 'Tadi kita sudah membaca, menulis, dan berbicara. Mana yang paling mudah? Mana yang perlu kita latih lagi?'
  • Murid diminta mengacungkan tangan untuk menjawab secara bergantian. Guru merangkum jawaban murid dengan hangat dan apresiatif.

Penutup:

  • Guru mengapresiasi usaha seluruh murid: 'Kalian semua sudah berusaha dengan luar biasa hari ini! Ibu/Bapak bangga dengan kalian.'
  • Guru mengajak murid menyimpulkan bersama: 'Jadi, apa bedanya keinginan dan kebutuhan?' Beberapa murid diminta menjawab.
  • Guru memberikan refleksi murid secara lisan atau melalui kartu 'ibu jari': murid menunjukkan ibu jari ke atas (paham), ke samping (masih bingung), atau ke bawah (belum paham) sebagai umpan balik cepat.
  • Guru menyampaikan tindak lanjut: murid yang masih perlu bimbingan akan dibantu pada sesi berikutnya, dan murid yang sudah sangat baik bisa membantu teman.
  • Guru memimpin doa penutup dan mengucapkan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang belum lancar membaca, kartu kata dilengkapi gambar yang lebih besar dan suku kata yang dipisah (mis: se-pa-tu). Untuk murid yang sudah fasih, kartu kata ditambah dengan kata yang lebih panjang atau kurang umum (mis: ransel, payung, kalender).
  • Proses: Murid yang membutuhkan dukungan ekstra diberikan pendampingan langsung oleh guru saat giliran membaca dan menulis; guru memberi scaffolding berupa pengulangan bunyi suku kata. Murid yang lebih cepat dapat langsung melanjutkan ke tantangan menulis dua kalimat: 'Aku ingin... dan Aku butuh...'
  • Produk: Murid yang belum bisa menulis kalimat penuh cukup menulis nama benda saja di lembar asesmen. Murid yang sudah mampu dipersilakan menambahkan alasan pada kalimat 'Aku ingin... karena...' sebagai bentuk pengayaan.

ASESMEN

Awal:

  • Guru menampilkan 3 kartu gambar benda dan meminta murid menyebutkan namanya secara lisan untuk memetakan kesiapan awal murid sebelum asesmen sumatif dimulai.
  • Guru mengajukan pertanyaan lisan: 'Siapa yang masih ingat, apa itu keinginan? Coba sebutkan satu contoh!' untuk mengaktifkan kembali pengetahuan awal tentang topik.

Proses:

  • Observasi kelancaran membaca kata benda: guru menggunakan lembar checklist untuk mencatat apakah murid membaca dengan lancar, terbata-bata, atau belum mampu.
  • Pemantauan menulis: guru berkeliling dan mencatat keterbacaan tulisan serta ketepatan ejaan pada lembar observasi.
  • Pengamatan berbicara: guru mencatat apakah murid dapat menyampaikan kalimat keinginan dengan lengkap dan membedakannya dari kebutuhan menggunakan kata-kata sederhana.

Akhir:

  • Penilaian lembar asesmen menulis dikumpulkan dan dinilai berdasarkan rubrik: keterbacaan tulisan tangan, kelengkapan kalimat 'Aku ingin...', dan ketepatan ejaan.
  • Rekapitulasi hasil observasi membaca dan berbicara dari lembar checklist guru selama kegiatan inti dijadikan nilai sumatif aspek lisan.
  • Guru memberikan umpan balik lisan singkat kepada setiap murid di akhir sesi berbicara sebagai penutup asesmen.

Formatif:

  • Observasi guru saat murid membaca kartu kata: dicatat kelancaran, ketepatan pengucapan, dan kemampuan menjelaskan makna secara lisan.
  • Pengamatan proses menulis: guru berkeliling memantau cara memegang pensil, kerapian huruf, dan ejaan selama kegiatan menulis berlangsung.
  • Asesmen berbicara satu per satu: guru mencatat kemampuan murid menyampaikan kalimat keinginan dan membedakannya dari kebutuhan.

Sumatif:

  • Asesmen membaca (1.7.8.1): murid membaca 6–8 kata benda dengan fasih dan menjelaskan maknanya secara lisan kepada guru.
  • Asesmen menulis (1.7.8.2): murid mengisi lembar kerja dengan menulis nama benda dan satu kalimat 'Aku ingin ___.' dengan tulisan tangan terbaca dan ejaan yang benar.
  • Asesmen berbicara (1.7.8.3): murid menyampaikan secara lisan satu keinginan dan membedakannya dari kebutuhan menggunakan kalimat sederhana yang santun.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Membaca Kata Benda (1.7.8.1)Murid belum mampu membaca kata benda; memerlukan bantuan penuh untuk mengeja setiap huruf.Murid dapat membaca 1–3 kata benda dengan terbata-bata dan belum dapat menjelaskan makna kata.Murid dapat membaca 4–6 kata benda dengan cukup lancar dan dapat menjelaskan makna sebagian kata secara lisan.Murid dapat membaca semua kata benda dengan fasih dan menjelaskan makna setiap kata secara lisan dengan tepat dan percaya diri.
Menulis Kalimat 'Aku Ingin...' (1.7.8.2)Murid belum mampu menulis kalimat; hanya menuliskan huruf-huruf tidak bermakna atau tidak menulis sama sekali.Murid dapat menulis nama benda saja, namun kalimat 'Aku ingin...' belum lengkap atau ejaan banyak yang salah.Murid dapat menulis kalimat 'Aku ingin...' dengan nama benda yang benar; tulisan terbaca meski ada beberapa kesalahan ejaan.Murid dapat menulis kalimat 'Aku ingin...' dengan nama benda yang benar, tulisan tangan terbaca jelas, dan ejaan seluruhnya benar.
Berbicara tentang Keinginan dan Kebutuhan (1.7.8.3)Murid belum mampu menyampaikan keinginan secara lisan; diam atau menjawab tidak relevan.Murid dapat menyebutkan nama benda keinginan namun belum dapat membedakannya dari kebutuhan.Murid dapat menyampaikan kalimat keinginan secara lisan dan membedakannya dari kebutuhan meski kalimat masih sederhana.Murid dapat menyampaikan keinginan dengan kalimat lengkap, membedakannya dari kebutuhan dengan alasan yang logis, dan berbicara dengan santun serta percaya diri.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah instruksi asesmen sudah disampaikan dengan jelas dan mudah dipahami murid kelas 1?
  • Murid mana yang masih memerlukan dukungan tambahan dalam membaca, menulis, atau berbicara? Apa tindak lanjut yang akan saya siapkan?
  • Apakah alokasi waktu sudah cukup untuk ketiga aspek asesmen (membaca, menulis, berbicara) bagi semua murid?
  • Apakah suasana asesmen terasa aman dan tidak menegangkan bagi murid? Apa yang perlu saya perbaiki?

Refleksi Murid:

  • Tadi kamu sudah membaca kata-kata benda. Kata mana yang paling mudah kamu baca? Kata mana yang masih sulit?
  • Kalimat apa yang kamu tulis tadi? Apakah kamu sudah senang dengan tulisanmu?
  • Ketika kamu berbicara di depan Bapak/Ibu Guru, bagaimana perasaanmu? Apakah kamu bisa menceritakan keinginanmu dengan baik?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Bahasa Indonesia: Aku Bisa! Kelas I SD/MI (Edisi Revisi), Penulis: Sofie Dewayani, Kemendikbudristek 2023
  2. Panduan Guru Bahasa Indonesia: Aku Bisa! Kelas I SD/MI (Edisi Revisi), Kemendikbudristek 2023
  3. Kartu kata benda bergambar (flashcard) yang disiapkan guru: buku, pensil, sepatu, tas, bola, boneka, payung, sisir (cetak atau laminating)
  4. Lembar asesmen membaca (kartu kata dengan gambar dan suku kata terpisah)
  5. Lembar asesmen menulis (kolom nama benda + baris kalimat 'Aku ingin ___.')
  6. Lembar observasi/checklist guru untuk mencatat hasil membaca dan berbicara tiap murid
  7. Pensil, penghapus, dan krayon untuk murid
  8. Papan tulis atau flip chart untuk menampilkan contoh kalimat 'Aku ingin...'

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.