Modul AjarPertemuan 6Bab 7Fase ASemester 2

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 1: Menulis nama benda keinginan dan membuat kalimat sederhana 'Aku ingin ...'

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 1 dengan topik "Menulis nama benda keinginan dan membuat kalimat sederhana 'Aku ingin ...'". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 1: Menulis nama benda keinginan dan membuat kalimat sederhana 'Aku ingin ...'

Bahasa Indonesia - Kelas 1

Bab 7 - Pertemuan 6

MODUL AJAR

Bahasa Indonesia — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Menulis nama benda keinginan dan membuat kalimat sederhana 'Aku ingin ...'

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikMenulis nama benda keinginan dan membuat kalimat sederhana 'Aku ingin ...'
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui kegiatan menulis permulaan bertema keinginan, murid dapat menuliskan minimal tiga nama benda keinginan dengan huruf yang tepat dan rapi di atas kertas.
  2. Dengan bantuan gambar pilihan, murid dapat menulis satu kalimat sederhana 'Aku ingin...' menggunakan kata yang sudah dikenali dengan benar.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Kalau kamu boleh memilih satu benda yang paling kamu inginkan sekarang, benda apa itu?
  2. Bagaimana cara kita memberitahu orang lain tentang benda yang kita inginkan?
  3. Apakah semua keinginan bisa kita dapatkan langsung? Mengapa?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam dan mengajak murid berdoa bersama sebelum memulai pelajaran.
  • Guru memeriksa kehadiran murid dan memastikan semua siap belajar.
  • Guru melakukan asesmen awal dengan bertanya: 'Siapa yang bisa menyebutkan satu nama benda yang kamu inginkan?' dan mencatat jawaban beberapa murid untuk mengetahui kosakata yang sudah mereka kuasai.
  • Guru menampilkan atau menggambar beberapa gambar benda (misalnya: buku, pensil, tas, mainan, sepatu) di papan tulis dan mengajak murid menebak nama benda tersebut secara lisan.
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik: 'Kalau kamu boleh memilih satu benda yang paling kamu inginkan sekarang, benda apa itu?' dan memberi kesempatan 2–3 murid menjawab.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: 'Hari ini kita akan belajar menuliskan nama benda yang kita inginkan dan membuat kalimat Aku ingin ...'

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru memajang 6–8 kartu gambar benda (buku, pensil, tas, bola, boneka, sepatu, truk mainan, buah) di papan tulis beserta tulisan namanya di bawah gambar.
  • Guru membaca nyaring nama benda satu per satu dan meminta murid mengikuti secara bersama-sama (choral reading).
  • Guru menunjuk gambar secara acak dan meminta murid menyebutkan namanya, lalu mengeja huruf demi huruf bersama-sama. Contoh: 'b-u-k-u, buku!'
  • Guru bertanya: 'Huruf apa yang ada di awal kata buku? Huruf apa di akhirnya?' untuk membangun kesadaran fonemik murid.
  • Guru menuliskan contoh kalimat 'Aku ingin buku.' di papan tulis dengan huruf besar yang jelas, lalu membacakannya keras-keras bersama murid.
  • Guru menjelaskan: 'Perhatikan kalimat dimulai dengan huruf kapital A dan diakhiri dengan tanda titik.' Guru menunjuk bagian-bagian itu satu per satu.
  • Guru meminta murid mengamati kalimat di papan tulis selama 30 detik, lalu menutup tulisan dan bertanya: 'Kata apa yang kalian ingat dari kalimat tadi?'

Mengaplikasi (Menggembirakan, Bermakna):

  • Setiap murid menerima lembar kerja yang berisi tiga kotak kosong dengan gambar benda kecil di setiap kotak dan satu baris bergaris untuk menulis.
  • Guru menginstruksikan: 'Pilihlah tiga benda yang paling kamu inginkan dari kartu gambar di papan. Tuliskan namanya di kotak masing-masing dengan huruf yang rapi.'
  • Murid mulai menulis tiga nama benda keinginan secara mandiri. Guru berkeliling, memberikan apresiasi verbal ('Wah, tulisanmu rapi!') dan bantuan bagi murid yang membutuhkan.
  • Setelah menuliskan tiga nama benda, murid memilih satu benda favorit mereka dari tiga pilihan tersebut.
  • Guru menginstruksikan: 'Sekarang gambarlah benda pilihanmu di kotak gambar yang sudah disediakan, lalu tuliskan satu kalimat Aku ingin ... di bawah gambarmu.'
  • Murid menulis kalimat 'Aku ingin...' secara mandiri. Guru mengingatkan: 'Ingat, mulai dengan huruf kapital A dan akhiri dengan tanda titik.'
  • Murid yang telah selesai dapat menghias gambar benda pilihannya dengan mewarnai untuk mempercantik hasil karyanya.

Merefleksi (Berkesadaran, Menggembirakan):

  • Guru mengajak 3–4 murid secara sukarela untuk maju ke depan dan memperlihatkan lembar kerjanya kepada teman-teman.
  • Murid yang maju membacakan kalimat 'Aku ingin...' yang telah ditulisnya dengan suara keras dan jelas.
  • Guru memberikan apresiasi positif kepada setiap murid yang berani tampil: 'Terima kasih, tulisanmu bagus sekali dan kalimatmu sudah benar!'
  • Guru mengajak seluruh murid berdiskusi singkat: 'Apakah kalimat yang dibacakan teman kita sudah benar? Mari kita cek bersama: sudah ada Aku ingin-nya? Sudah ada tanda titiknya?'
  • Guru mengajukan pertanyaan refleksi: 'Tadi kita menulis nama benda dan kalimat Aku ingin. Huruf atau kata mana yang paling sulit kamu tulis? Apa yang akan kamu coba lagi di rumah?'
  • Murid mengisi bintang penilaian diri di bagian bawah lembar kerja: memberi tanda pada bintang 1 (masih perlu bantuan), bintang 2 (bisa dengan sedikit bantuan), atau bintang 3 (bisa sendiri) untuk menggambarkan perasaan mereka terhadap kegiatan menulis hari ini.

Penutup:

  • Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran: 'Hari ini kita sudah bisa menuliskan nama benda yang kita inginkan dan membuat kalimat Aku ingin...'
  • Guru melakukan asesmen akhir cepat: meminta setiap murid menunjukkan lembar kerjanya, guru menilai ketercapaian tulisan tiga nama benda dan kalimat sederhana.
  • Guru memberikan pesan penutup terkait nilai karakter: 'Keinginan boleh banyak, tapi ingat ya, tidak semua keinginan bisa langsung terpenuhi. Kita bisa menabung pelan-pelan.'
  • Guru memberikan tindak lanjut: murid yang sudah lancar dapat berlatih menulis dua kalimat 'Aku ingin...' di rumah; murid yang masih kesulitan diminta berlatih menuliskan nama benda yang ada di sekitar rumah.
  • Guru menutup pelajaran dengan mengajak murid tepuk semangat bersama dan berdoa.

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang masih kesulitan mengenal huruf, guru menyediakan kartu kata bergambar yang bisa disalin langsung. Untuk murid yang sudah lancar, disediakan kartu gambar tanpa tulisan nama benda sehingga mereka menuliskan nama benda secara mandiri tanpa contoh.
  • Proses: Murid yang membutuhkan dukungan ekstra dapat dibantu guru dengan teknik 'guru mendiktekan huruf' satu per satu saat menulis. Murid yang cepat menyelesaikan tugas dapat langsung lanjut menulis dua kalimat 'Aku ingin...' untuk dua benda berbeda dan menambahkan alasan ('karena...').
  • Produk: Hasil tulisan murid dapat berupa: (1) tiga nama benda saja tanpa gambar bagi yang masih berkembang, (2) tiga nama benda beserta gambar dan satu kalimat 'Aku ingin...' sesuai harapan, atau (3) tiga nama benda, gambar, satu kalimat 'Aku ingin...', dan alasan singkat ('karena...') bagi murid yang sangat berkembang.

ASESMEN

Awal:

  • Tanya jawab lisan di awal pembelajaran: guru menunjuk gambar benda dan meminta murid menyebutkan namanya untuk mengetahui kosakata yang sudah dikuasai.
  • Guru meminta 2–3 murid menuliskan satu kata benda di udara (air writing) atau di papan tulis kecil untuk mengetahui kesiapan motorik halus dan pengenalan huruf mereka.

Proses:

  • Observasi saat murid menulis tiga nama benda: guru mencatat nama murid yang masih memerlukan bantuan dikte huruf, bantuan parsial, atau sudah mandiri.
  • Cek kalimat 'Aku ingin...' secara berkeliling: guru memastikan murid menuliskan minimal subjek (Aku), predikat (ingin), dan objek (nama benda).
  • Melihat dan mendengar pembacaan kalimat oleh 3–4 murid di depan kelas sebagai bukti kemampuan menulis dan membaca kalimat sederhana.

Akhir:

  • Guru mengumpulkan lembar kerja murid dan menilai menggunakan rubrik 4 level (Belum Berkembang, Mulai, Berkembang, Sangat Berkembang) untuk dua aspek: (1) penulisan tiga nama benda dan (2) penulisan kalimat sederhana 'Aku ingin...'
  • Guru mencatat murid yang belum mencapai indikator minimal (tiga nama benda ditulis dengan huruf tepat dan satu kalimat 'Aku ingin...') sebagai dasar tindak lanjut pembelajaran berikutnya.

Formatif:

  • Observasi guru saat murid menulis nama benda: mencatat apakah huruf yang ditulis sudah tepat dan tulisan terlihat rapi.
  • Tanya jawab lisan selama kegiatan Memahami untuk mengecek pemahaman murid terhadap nama-nama benda.
  • Penilaian diri murid melalui bintang 1–3 pada lembar kerja di akhir tahap Merefleksi.

Sumatif:

  • Penilaian hasil lembar kerja: ketepatan penulisan minimal tiga nama benda keinginan dengan huruf yang benar.
  • Penilaian kalimat sederhana 'Aku ingin ...': kelengkapan struktur kalimat (diawali huruf kapital, menggunakan kata yang dikenal, diakhiri tanda titik).

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menulis Nama Benda Keinginan (TP 1.7.6.1)Murid belum dapat menuliskan nama benda meskipun dengan bantuan penuh dari guru; tulisan tidak terbaca.Murid dapat menuliskan 1–2 nama benda dengan bantuan penuh guru (guru mendiktekan huruf satu per satu); terdapat banyak kesalahan ejaan.Murid dapat menuliskan minimal tiga nama benda secara mandiri, meskipun terdapat 1–2 kesalahan ejaan; tulisan cukup terbaca.Murid dapat menuliskan lebih dari tiga nama benda secara mandiri dengan ejaan yang tepat dan tulisan yang rapi serta terbaca dengan jelas.
Menulis Kalimat Sederhana 'Aku ingin ...' (TP 1.7.6.2)Murid belum dapat menulis kalimat 'Aku ingin...' meskipun dengan bantuan penuh; hanya menuliskan satu atau dua huruf tidak bermakna.Murid dapat menulis kalimat 'Aku ingin...' dengan bantuan parsial guru (misalnya guru menuliskan 'Aku ingin' dan murid melengkapi nama benda); struktur kalimat belum lengkap (tanpa tanda titik atau huruf kapital).Murid dapat menulis satu kalimat 'Aku ingin...' secara mandiri menggunakan kata yang dikenali; kalimat sudah diawali huruf kapital dan diakhiri tanda titik, meskipun mungkin ada 1 kesalahan ejaan pada nama benda.Murid dapat menulis kalimat 'Aku ingin...' secara mandiri dengan ejaan yang benar, huruf kapital di awal, tanda titik di akhir, dan dapat menambahkan alasan ('karena...') secara spontan.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid dapat mengikuti kegiatan menulis nama benda secara mandiri, atau masih banyak yang membutuhkan bantuan? Apa yang perlu saya sesuaikan?
  • Apakah durasi tiap tahap (Memahami, Mengaplikasi, Merefleksi) sudah proporsional sehingga murid tidak kekurangan waktu untuk berlatih menulis?
  • Apakah kartu gambar dan lembar kerja yang digunakan cukup menarik dan mudah dipahami oleh murid kelas 1?
  • Murid mana yang perlu mendapat perhatian khusus atau tindak lanjut pada pertemuan berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Nama benda apa yang berhasil kamu tulis hari ini? Coba sebutkan!
  • Apakah kamu bisa menulis kalimat 'Aku ingin ...' sendiri tanpa bantuan guru?
  • Bagian mana yang paling susah saat menulis tadi? Hurufnya, atau menyusun kalimatnya?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa: Bahasa Indonesia 'Aku Bisa!' untuk SD/MI Kelas I (Edisi Revisi), Penulis: Sofie Dewayani, Kemendikbudristek 2023 — Bab 7 'Aku Ingin', halaman 180–181.
  2. Panduan Guru: Bahasa Indonesia 'Aku Bisa!' untuk SD/MI Kelas I (Edisi Revisi), Kemendikbudristek 2023 — Panduan Bab VII dan rubrik penilaian menulis kata benda (Tabel 7.7).
  3. Kartu gambar benda (buku, pensil, tas, bola, boneka, sepatu, truk mainan, buah) — dibuat atau dicetak guru, minimal ukuran A5.
  4. Lembar kerja murid: tiga kotak bergaris dengan kolom gambar dan baris tulis nama benda, serta ruang menulis kalimat 'Aku ingin...' — disiapkan guru.
  5. Papan tulis dan spidol/kapur untuk demonstrasi penulisan kalimat.
  6. Crayon atau pensil warna untuk kegiatan mewarnai gambar benda pilihan.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.