MODUL AJAR Bahasa Indonesia — Kelas 1 (Fase A) Topik: Membuat dan Mempresentasikan Kartu Perkenalan Teman Baru INFORMASI UMUM| Mata Pelajaran | Bahasa Indonesia |
|---|
| Fase / Kelas | Fase A / Kelas 1 |
|---|
| Topik | Membuat dan Mempresentasikan Kartu Perkenalan Teman Baru |
|---|
| Alokasi Waktu | 2x35 menit |
|---|
| Jumlah Pertemuan | 1 |
|---|
TUJUAN PEMBELAJARAN- Murid dapat menulis beberapa kalimat sederhana tentang diri sendiri pada kartu perkenalan untuk teman baru dengan tulisan tangan yang baik dan benar.
- Murid dapat mempresentasikan kartu perkenalan miliknya secara lisan kepada teman di depan kelas dengan santun.
PROFIL LULUSAN| Dimensi | Disasar |
|---|
| Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa | | | Kewargaan | | | Penalaran Kritis | | | Kreativitas | ✓ | | Kolaborasi | ✓ | | Kemandirian | ✓ | | Kesehatan | | | Komunikasi | ✓ |
PERTANYAAN PEMANTIK- Siapa teman baru yang paling ingin kamu kenali di kelas ini? Apa yang ingin kamu ketahui tentang dia?
- Kalau kamu bertemu teman baru, bagaimana caramu memperkenalkan diri dengan sopan?
- Apa yang ingin kamu tuliskan tentang dirimu agar teman barumu bisa mengenalmu dengan baik?
KEGIATAN PEMBELAJARANPertemuan 1Pendahuluan:- Guru mengucapkan salam dan mengajak murid berdoa bersama sebelum memulai pembelajaran.
- Guru melakukan presensi dan menanyakan kabar murid.
- Asesmen awal (diagnostik): Guru mengajukan pertanyaan lisan singkat — 'Siapa di sini yang sudah pernah menulis namanya sendiri? Siapa yang sudah pernah memperkenalkan diri di depan orang lain?' — untuk mengetahui pengalaman awal murid.
- Guru menampilkan sebuah contoh kartu perkenalan sederhana (nama, kelas, hal yang disukai) dan meminta murid mengamatinya.
- Guru menyampaikan pertanyaan pemantik: 'Apa yang ingin kamu tuliskan tentang dirimu agar teman barumu bisa mengenalmu dengan baik?'
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dengan bahasa yang sederhana: 'Hari ini kita akan membuat kartu perkenalan dan memperkenalkan diri kepada teman-teman di depan kelas.'
Kegiatan Inti:Memahami (Berkesadaran, Bermakna):- Guru menunjukkan contoh kartu perkenalan yang sudah jadi dan membacakannya dengan lantang. Contoh: 'Namaku Rina. Kelas 1. Aku suka menggambar. Aku senang punya teman baru.'
- Guru meminta 1–2 murid secara sukarela untuk mencoba membaca ulang kartu contoh tersebut dengan suara keras.
- Guru berdiskusi bersama kelas: 'Informasi apa saja yang ada di kartu ini? Apa lagi yang bisa kita tuliskan tentang diri kita?' Guru mencatat ide-ide murid di papan tulis.
- Guru menjelaskan cara penulisan yang baik dan benar: memegang pensil dengan benar, menulis dari kiri ke kanan, menggunakan huruf kapital di awal kalimat, dan memberi tanda titik di akhir kalimat.
- Guru memperlihatkan cara menulis satu kalimat perkenalan di papan tulis sebagai contoh yang bisa ditiru murid.
Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):- Guru membagikan template kartu perkenalan kosong (kertas berbentuk kartu yang sudah disiapkan, bisa dihias dengan bingkai sederhana).
- Murid menulis minimal 2–3 kalimat tentang diri sendiri pada kartu. Panduan penulisan yang disarankan: (1) Namaku..., (2) Aku suka..., (3) Teman baruku bernama... (boleh diisi nama teman yang baru dikenal atau dikosongkan).
- Guru berkeliling memantau proses penulisan, memberikan bantuan pada murid yang memerlukan, dan memberi umpan balik langsung tentang kerapian tulisan dan penggunaan tanda baca.
- Setelah selesai menulis, murid boleh menghias kartu dengan gambar kecil yang mewakili diri mereka (benda kesukaan, wajah diri sendiri, dll.) sebagai ekspresi kreativitas.
- Guru mengkondisikan sesi presentasi: meminta meja dan kursi diatur agar ada 'area panggung' kecil di depan kelas. Guru menyampaikan panduan berpresentasi: berdiri tegak, suara lantang, senyum, ucapkan salam terlebih dahulu.
- Murid maju satu per satu ke depan kelas untuk mempresentasikan kartu perkenalan miliknya. Guru menggunakan daftar nama untuk memastikan semua peserta mendapat giliran.
- Setiap presentasi, guru mengajak murid yang menjadi penonton untuk menyimak dengan baik dan memberikan tepuk tangan sebagai apresiasi.
Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):- Setelah semua murid presentasi, guru mengajak kelas untuk berdiskusi singkat: 'Tadi kalian sudah mendengar banyak perkenalan. Hal menarik apa yang kalian pelajari tentang teman kalian?'
- Guru meminta 2–3 murid menyebutkan satu hal baru yang mereka ketahui tentang teman dari presentasi tadi (misal: 'Aku tahu sekarang Dani suka bola.').
- Guru memberikan umpan balik positif dan konstruktif secara lisan tentang proses penulisan dan presentasi hari ini.
- Murid melakukan refleksi diri dengan mengisi lembar bintang sederhana: mereka mencentang atau mewarnai bintang sesuai perasaan mereka — bintang 1 (aku masih butuh bantuan), bintang 2 (aku sudah bisa dengan sedikit bantuan), bintang 3 (aku sudah bisa sendiri) — untuk keterampilan menulis dan presentasi.
- Guru mengajak murid untuk saling bertukar kartu perkenalan dengan teman sebangku sebagai kenang-kenangan tanda persahabatan.
Penutup:- Guru mengajak murid menyimpulkan pembelajaran hari ini bersama-sama: 'Hari ini kita sudah belajar apa saja?'
- Guru menyampaikan pesan penutup yang bermakna: 'Dengan membuat kartu perkenalan, kalian sudah berlatih menulis dengan baik dan berani berbicara di depan teman-teman. Itu hebat!'
- Guru memberikan apresiasi verbal kepada seluruh kelas atas partisipasi dan keberanian mereka presentasi hari ini.
- Guru menginformasikan pembelajaran berikutnya secara singkat.
- Pembelajaran ditutup dengan doa bersama dan salam.
Diferensiasi:- Konten: Bagi murid yang belum lancar menulis, guru menyediakan template kartu dengan kalimat rumpang yang tinggal diisi (contoh: 'Namaku ___, aku suka ___.') sehingga mereka tetap dapat berpartisipasi penuh. Bagi murid yang sudah mahir, mereka didorong untuk menulis 4–5 kalimat dengan tambahan informasi seperti nama anggota keluarga atau cita-cita.
- Proses: Guru mendampingi secara intensif murid yang masih kesulitan memegang pensil atau merangkai huruf, sambil memberikan contoh langsung di kertas mereka. Murid yang cepat selesai dapat membantu menghias kartunya lebih detail atau membantu teman yang masih menulis dengan cara menyemangati.
- Produk: Murid yang belum siap presentasi mandiri dapat memilih opsi: maju bersama satu teman (presentasi berpasangan) atau membacakan kartu sambil duduk dari tempat duduknya. Murid yang percaya diri didorong untuk bercerita lebih dari yang tertulis di kartu secara spontan.
ASESMENAwal:- Guru mengajukan pertanyaan lisan kepada kelas sebelum kegiatan inti: 'Siapa yang sudah bisa menulis namanya sendiri?' dan 'Siapa yang pernah memperkenalkan diri di depan orang banyak?' untuk memetakan kesiapan belajar awal murid.
- Guru mengamati respons murid terhadap contoh kartu perkenalan yang ditampilkan: apakah mereka sudah familiar dengan format tersebut atau belum.
Proses:- Observasi guru berkeliling saat murid menulis kartu: mencatat nama murid yang memerlukan pendampingan lebih intensif dan yang sudah mandiri.
- Tanya jawab informal saat murid menulis: 'Kalimat apa yang sudah kamu tulis? Apa yang ingin kamu tambahkan?' untuk memastikan pemahaman tugas.
- Observasi saat presentasi berlangsung: guru menggunakan lembar checklist sederhana (nama murid, kolom menulis: Y/T, kolom presentasi: Y/T) untuk merekam pencapaian setiap murid.
Akhir:- Penilaian produk kartu perkenalan yang telah selesai dibuat, menggunakan rubrik 4 level untuk aspek penulisan kalimat dan kerapian tulisan.
- Penilaian presentasi lisan menggunakan rubrik 4 level untuk aspek kejelasan isi dan kesantunan berbicara.
- Lembar refleksi diri (bintang 1–3) sebagai bukti kesadaran murid terhadap capaian belajarnya sendiri.
Formatif:- Observasi langsung saat murid menulis: guru memantau cara memegang pensil, kerapian tulisan, dan ketepatan penggunaan huruf kapital serta tanda titik.
- Observasi saat presentasi: guru mencatat kemampuan murid menyampaikan informasi secara lisan dengan volume suara yang cukup dan sikap yang santun.
- Umpan balik lisan langsung dari guru kepada murid selama proses menulis dan presentasi.
- Lembar refleksi diri berbentuk bintang (self-assessment) yang diisi murid di akhir kegiatan inti.
Sumatif:- Penilaian produk kartu perkenalan: dinilai berdasarkan kelengkapan informasi diri (minimal 2 kalimat), keterbacaan tulisan, dan penggunaan ejaan yang benar.
- Penilaian presentasi lisan: dinilai berdasarkan kejelasan penyampaian, volume suara, keberanian tampil di depan kelas, dan kesantunan.
RUBRIK PENILAIAN| Aspek | Belum Berkembang | Mulai | Berkembang | Sangat Berkembang |
|---|
| Menulis kalimat sederhana tentang diri sendiri | Murid belum mampu menulis kalimat sendiri atau hanya menuliskan nama tanpa kalimat lengkap, meskipun dengan bantuan. | Murid menulis 1 kalimat sederhana tentang diri sendiri dengan bantuan guru atau template, tulisan masih sulit dibaca. | Murid menulis 2 kalimat sederhana tentang diri sendiri secara mandiri, tulisan cukup terbaca, tanda baca sebagian benar. | Murid menulis 3 kalimat atau lebih tentang diri sendiri secara mandiri, tulisan jelas dan terbaca, menggunakan huruf kapital di awal kalimat dan tanda titik di akhir kalimat dengan benar. | | Kerapian dan keterbacaan tulisan tangan | Tulisan tidak terbaca atau huruf-huruf bercampur sehingga sangat sulit dipahami. | Tulisan sebagian dapat dibaca, ukuran huruf belum konsisten, spasi antar kata belum teratur. | Tulisan sebagian besar terbaca dengan jelas, ukuran huruf cukup konsisten, ada spasi antar kata. | Tulisan terbaca dengan sangat jelas, ukuran huruf konsisten, spasi antar kata teratur, dan keseluruhan tampilan kartu rapi. | | Mempresentasikan kartu perkenalan secara lisan | Murid tidak mau maju ke depan kelas atau tidak mampu mengucapkan sepatah kata pun meskipun didampingi guru. | Murid mau maju ke depan kelas namun menyampaikan perkenalan dengan suara sangat pelan, tidak lengkap, atau perlu dibantu guru kalimat per kalimat. | Murid menyampaikan perkenalan dengan suara cukup jelas dan informasi yang cukup lengkap, meskipun kadang perlu dorongan dari guru. | Murid menyampaikan perkenalan secara mandiri dengan suara lantang, informasi lengkap, sikap percaya diri, dan menggunakan kata-kata yang santun. | | Kesantunan saat presentasi dan mendengarkan teman | Murid tidak menunjukkan sikap santun saat berbicara maupun saat mendengarkan teman presentasi. | Murid menunjukkan salah satu dari: sikap santun saat berbicara atau saat mendengarkan, namun belum keduanya. | Murid berbicara dengan sopan dan menyimak presentasi teman dengan cukup baik, sesekali masih teralihkan. | Murid berbicara dengan sangat sopan (salam, terima kasih), menyimak teman dengan penuh perhatian, dan memberikan apresiasi kepada teman yang presentasi. |
REFLEKSIRefleksi Guru:- Apakah seluruh murid mendapat kesempatan untuk menulis dan presentasi? Apakah ada yang terlewat atau kurang mendapat perhatian?
- Strategi diferensiasi mana yang paling efektif hari ini untuk murid yang belum lancar menulis?
- Bagaimana suasana kelas saat sesi presentasi — apakah murid merasa aman dan nyaman untuk tampil di depan kelas?
- Apakah alokasi waktu 2x35 menit cukup untuk menyelesaikan kegiatan menulis dan presentasi seluruh murid? Apa yang perlu disesuaikan di pertemuan berikutnya?
Refleksi Murid:- Apa yang paling kamu sukai dari kegiatan hari ini — menulis kartu atau memperkenalkan diri di depan kelas?
- Bagian mana yang terasa susah buat kamu — menulis kalimat atau berbicara di depan teman-teman?
- Hal menarik apa yang kamu pelajari tentang teman barumu dari kegiatan hari ini?
- Apa yang ingin kamu coba lagi atau lakukan lebih baik lain kali?
SUMBER BELAJAR- Buku Siswa Bahasa Indonesia: Aku Bisa! untuk SD/MI Kelas I (Edisi Revisi), Bab 5 — Teman Baru
- Buku Guru Bahasa Indonesia: Aku Bisa! untuk SD/MI Kelas I (Edisi Revisi)
- Template kartu perkenalan kosong (kertas berukuran A5 atau kertas karton kecil yang sudah disiapkan guru, boleh dengan bingkai sederhana)
- Contoh kartu perkenalan jadi yang dibuat guru sebagai model
- Pensil, penghapus, dan krayon atau spidol warna untuk menghias kartu
- Papan tulis dan spidol untuk menuliskan panduan kalimat perkenalan
- Lembar refleksi diri berbentuk bintang (1–3 bintang) yang disiapkan guru
|