Modul AjarPertemuan 8Bab 5Fase ASemester 2

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 1: Menulis Permulaan: Menuliskan Kata dan Kalimat Sederhana tentang Teman Baru

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 1 dengan topik "Menulis Permulaan: Menuliskan Kata dan Kalimat Sederhana tentang Teman Baru". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 1: Menulis Permulaan: Menuliskan Kata dan Kalimat Sederhana tentang Teman Baru

Bahasa Indonesia - Kelas 1

Bab 5 - Pertemuan 8

MODUL AJAR

Bahasa Indonesia — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Menulis Permulaan: Menuliskan Kata dan Kalimat Sederhana tentang Teman Baru

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikMenulis Permulaan: Menuliskan Kata dan Kalimat Sederhana tentang Teman Baru
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menuliskan kata-kata yang mengandung suku kata 'ma-', 'mi-', 'mu-', 'me-', 'mo-' yang berkaitan dengan tema teman baru dengan benar di atas kertas.
  2. Murid dapat menulis satu hingga dua kalimat sederhana tentang teman baru menggunakan tanda titik di akhir kalimat dengan tulisan tangan yang semakin baik.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Siapa nama teman barumu di kelas ini? Apa yang kamu sukai dari temanmu itu?
  2. Kalau kamu ingin menceritakan temanmu kepada orang lain, kata-kata apa yang akan kamu pakai?
  3. Pernahkah kamu menulis nama temanmu? Suku kata apa yang kamu temukan di nama temanmu?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam dan mengajak murid berdoa bersama sebelum memulai pembelajaran.
  • Guru menyapa murid dengan hangat dan menanyakan kabar hari ini.
  • Guru melakukan asesmen awal diagnostik: guru menunjukkan sebuah kartu bergambar teman sedang bersalaman, lalu meminta murid menyebutkan secara lisan satu kata yang terlintas di benak mereka. Guru mencatat siapa yang sudah mengenal suku kata 'ma-', 'mi-', 'mu-', 'me-', 'mo-' dan siapa yang belum.
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik: 'Siapa nama teman barumu? Kalau kamu ingin menulis nama atau cerita tentang temanmu, suku kata apa yang muncul?' untuk memicu rasa ingin tahu murid.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dengan bahasa sederhana: 'Hari ini kita akan berlatih menulis kata-kata dengan suku kata ma, mi, mu, me, mo, lalu menulis kalimat tentang teman baru kita dengan tanda titik di akhir.'
  • Guru mengajak murid melakukan tepuk semangat bersama sebagai pembuka yang menyenangkan.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru menampilkan kartu suku kata besar bertuliskan 'ma', 'mi', 'mu', 'me', 'mo' satu per satu di papan tulis sambil mengucapkan bunyinya dengan jelas. Murid menirukan bersama-sama.
  • Guru menunjukkan gambar empat hingga lima benda atau nama yang berkaitan dengan tema teman baru dan mengandung suku kata 'm', misalnya: 'Mimi', 'meja', 'minum', 'memakai', 'teman'. Guru mengeja dan membaca bersama murid.
  • Guru bertanya kepada murid: 'Suku kata apa yang kalian dengar di kata ini?' Murid diminta mengangkat tangan dan menyebutkan suku kata yang mereka kenali. Guru menguatkan jawaban murid dengan memberikan umpan balik lisan langsung.
  • Guru menjelaskan fungsi tanda titik di akhir kalimat dengan contoh konkret di papan tulis: 'Mimi adalah temanku.' Guru membaca kalimat tersebut dengan intonasi yang benar lalu murid menirukan.
  • Murid diminta memperhatikan posisi duduk dan cara memegang pensil yang baik sebelum mulai menulis — guru mengingatkan bahwa menulis dengan posisi tubuh yang benar membuat tulisan lebih rapi dan tangan tidak cepat lelah.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru membagikan lembar kerja murid (LKPD). Bagian pertama LKPD berisi gambar benda/tokoh dengan nama yang rumpang, misalnya '...-mi', 'mo-...', 'te-...-n'. Murid melengkapi suku kata yang hilang.
  • Setelah melengkapi kata, murid diminta menulis ulang kata-kata tersebut secara mandiri di baris kosong yang tersedia di LKPD, berlatih membentuk huruf dan suku kata 'ma-', 'mi-', 'mu-', 'me-', 'mo-' dengan tulisan tangan.
  • Pada bagian kedua LKPD, murid menulis satu hingga dua kalimat sederhana tentang teman baru mereka. Contoh panduan diberikan di LKPD: 'Teman baruku bernama.... Dia suka....' Murid melengkapi dengan nama dan informasi nyata tentang teman mereka. Guru mengingatkan untuk membubuhkan tanda titik di akhir setiap kalimat.
  • Guru berkeliling kelas untuk mengamati, memberikan umpan balik langsung, dan membantu murid yang mengalami kesulitan. Guru mencatat observasi proses menulis masing-masing murid.
  • Bagi murid yang selesai lebih cepat, guru menyediakan kartu kata ekstra untuk dituliskan kembali atau tantangan menulis kalimat ketiga.
  • Bagi murid yang membutuhkan dukungan lebih, guru duduk mendampingi dan memperbolehkan mereka menebalkan tulisan yang sudah dicontohkan guru terlebih dahulu sebelum menulis mandiri.

Merefleksi (Berkesadaran, Menggembirakan):

  • Murid diajak berbagi hasil karyanya: dua hingga tiga murid secara sukarela membacakan kalimat yang mereka tulis tentang teman baru di depan kelas. Teman-teman lain mendengarkan dengan tertib.
  • Guru memandu diskusi singkat: 'Suku kata apa yang kalian tulis hari ini? Apakah tanda titik sudah kalian pakai?' Murid menjawab secara lisan.
  • Murid mengisi bagian refleksi diri di bawah LKPD menggunakan tanda centang pada gambar ekspresi wajah (senang, biasa, bingung) untuk menunjukkan perasaan mereka saat menulis kata dan kalimat hari ini.
  • Guru memberikan umpan balik positif dan menguatkan usaha semua murid: 'Kalian sudah berani menulis dan bercerita tentang teman baru. Itu hebat!'

Penutup:

  • Guru mengajak murid menyimpulkan bersama: 'Hari ini kita belajar menulis kata-kata dengan suku kata ma, mi, mu, me, mo dan menulis kalimat tentang teman baru dengan tanda titik.'
  • Guru melakukan asesmen akhir singkat: murid diminta menulis satu kata yang mengandung suku kata 'ma-', 'mi-', 'mu-', 'me-', atau 'mo-' di selembar kertas kecil (tiket keluar/exit ticket) dan menyerahkannya kepada guru.
  • Guru memberikan pesan penutup yang hangat tentang pentingnya berteman dengan baik dan menggunakan kata-kata sopan kepada teman.
  • Guru menutup pembelajaran dengan mengajak murid berdoa bersama.
  • Guru mengucapkan salam penutup.

Diferensiasi:

  • Konten: Murid yang belum lancar menggunakan kartu suku kata bergambar sebagai bantuan visual saat mengisi LKPD. Murid yang sudah lancar diberikan daftar kata tambahan yang lebih bervariasi untuk ditulis.
  • Proses: Murid yang membutuhkan dukungan lebih diperbolehkan menebalkan contoh tulisan guru sebelum menulis mandiri. Murid yang cepat selesai diminta menulis kalimat ketiga atau membuat ilustrasi sederhana untuk kalimat yang mereka tulis.
  • Produk: Murid yang belum berkembang cukup menghasilkan satu kata yang mengandung suku kata 'ma-/mi-/mu-/me-/mo-'. Murid yang berkembang menghasilkan minimal satu kalimat lengkap dengan tanda titik. Murid yang sangat berkembang menghasilkan dua kalimat dengan tanda titik dan tulisan tangan yang rapi.

ASESMEN

Awal:

  • Guru menunjukkan kartu bergambar (misalnya gambar teman sedang bersalaman) dan meminta murid menyebutkan satu kata yang terlintas. Guru mencatat murid yang sudah mengenali suku kata 'ma-', 'mi-', 'mu-', 'me-', 'mo-' dan yang belum untuk penyesuaian bantuan selama pembelajaran.

Proses:

  • Observasi langsung saat murid mengerjakan LKPD: guru berkeliling mencatat kemampuan murid dalam melengkapi suku kata yang hilang dan menuliskan kalimat sederhana.
  • Tanya jawab lisan singkat selama tahap Memahami: guru bertanya 'Suku kata apa yang kamu lihat di kata ini?' untuk mengecek pemahaman sebelum murid menulis mandiri.
  • Pengecekan penggunaan tanda titik: guru mengamati apakah murid membubuhkan tanda titik di akhir kalimat saat mengisi bagian kedua LKPD.

Akhir:

  • Exit ticket: murid menulis satu kata yang mengandung suku kata 'ma-', 'mi-', 'mu-', 'me-', atau 'mo-' secara mandiri tanpa bantuan kartu kata. Guru mengumpulkan dan menilai menggunakan rubrik.
  • Hasil akhir LKPD: dinilai menggunakan rubrik 4 level untuk dua aspek — (1) ketepatan menulis kata bersuku kata 'm' dan (2) penulisan kalimat sederhana bertanda titik.

Formatif:

  • Observasi guru saat murid mengisi LKPD: kecepatan, kemandirian, dan ketepatan penulisan suku kata.
  • Umpan balik lisan guru kepada murid selama kegiatan menulis berlangsung.
  • Penilaian diri murid melalui gambar ekspresi wajah di bagian refleksi LKPD.

Sumatif:

  • Exit ticket: murid menulis satu kata mengandung suku kata 'ma-', 'mi-', 'mu-', 'me-', atau 'mo-' secara mandiri di kertas kecil.
  • Hasil LKPD: penilaian ketepatan penulisan kata bersuku kata 'm' dan kalimat sederhana bertanda titik menggunakan rubrik 4 level.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Menuliskan kata-kata bersuku kata 'ma-', 'mi-', 'mu-', 'me-', 'mo-'Murid belum mampu menuliskan kata yang mengandung suku kata 'ma-', 'mi-', 'mu-', 'me-', 'mo-' meski dengan bantuan.Murid mampu menuliskan satu kata bersuku kata 'ma-/mi-/mu-/me-/mo-' dengan bantuan kartu kata atau bimbingan guru.Murid mampu menuliskan dua hingga tiga kata bersuku kata 'ma-/mi-/mu-/me-/mo-' secara mandiri dengan benar.Murid mampu menuliskan lebih dari tiga kata bersuku kata 'ma-/mi-/mu-/me-/mo-' secara mandiri, benar, dan dengan tulisan tangan yang jelas dan rapi.
Menulis kalimat sederhana tentang teman baru dengan tanda titikMurid belum mampu menulis kalimat, hanya mampu menulis beberapa huruf atau kata lepas.Murid mampu menulis satu kalimat sederhana tentang teman baru dengan bantuan guru, namun belum konsisten membubuhkan tanda titik.Murid mampu menulis satu kalimat sederhana tentang teman baru secara mandiri dan membubuhkan tanda titik di akhir kalimat.Murid mampu menulis dua kalimat sederhana tentang teman baru secara mandiri, membubuhkan tanda titik di akhir setiap kalimat, dan tulisan tangan terbaca dengan jelas.
Kualitas tulisan tanganTulisan sangat sulit dibaca; bentuk huruf belum terbentuk dengan baik.Beberapa huruf dapat dibaca; bentuk huruf masih tidak konsisten dan ukuran huruf belum merata.Tulisan sebagian besar dapat dibaca; bentuk huruf cukup konsisten meski ukuran belum sepenuhnya merata.Tulisan mudah dibaca; bentuk huruf konsisten dan ukuran huruf relatif merata menunjukkan perkembangan tulisan tangan yang baik.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah semua murid aktif terlibat dalam kegiatan menulis hari ini? Siapa yang tampak kesulitan dan perlu pendampingan lebih lanjut?
  • Apakah waktu yang dialokasikan cukup untuk tahap Memahami, Mengaplikasi, dan Merefleksi? Bagian mana yang perlu disesuaikan pada pertemuan berikutnya?
  • Apakah instruksi yang saya berikan cukup jelas sehingga murid dapat mengerjakan LKPD secara mandiri?
  • Diferensiasi apa yang sudah berjalan efektif hari ini, dan apa yang perlu diperbaiki untuk mendukung murid yang belum berkembang?

Refleksi Murid:

  • Suku kata apa saja yang sudah bisa kamu tulis hari ini? (Guru membimbing murid menjawab secara lisan atau dengan menunjuk kartu.)
  • Bagaimana perasaanmu saat menulis kalimat tentang teman barumu? (Murid memilih gambar ekspresi wajah: senang, biasa, atau bingung.)
  • Apa yang masih terasa sulit saat menulis? Apa yang ingin kamu coba lagi?

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa Bahasa Indonesia: Aku Bisa! untuk SD/MI Kelas 1 (Edisi Revisi), Sofie Dewayani, Kemendikbudristek 2023 — Bab 5 Teman Baru, halaman 119–122
  2. Buku Guru Bahasa Indonesia: Aku Bisa! untuk SD/MI Kelas 1 (Edisi Revisi) — Panduan Khusus Bab V Teman Baru
  3. Kartu suku kata berukuran besar bertuliskan 'ma', 'mi', 'mu', 'me', 'mo'
  4. Kartu bergambar benda/tokoh bertema teman baru yang namanya mengandung suku kata 'm' (contoh: Mimi, meja, minum, mobil)
  5. Lembar Kerja Murid (LKPD) berisi latihan melengkapi suku kata dan menulis kalimat sederhana tentang teman baru
  6. Kertas kecil untuk exit ticket
  7. Pensil dan alat tulis murid
  8. Papan tulis dan spidol/kapur

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.