Modul AjarPertemuan 6Bab 5Fase ASemester 2

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 1: Menyimak Teks Nonsastra: Cara Memperlakukan Teman Baru dengan Baik

Modul Ajar ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 1 dengan topik "Menyimak Teks Nonsastra: Cara Memperlakukan Teman Baru dengan Baik". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN MODUL AJAR

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas 1: Menyimak Teks Nonsastra: Cara Memperlakukan Teman Baru dengan Baik

Bahasa Indonesia - Kelas 1

Bab 5 - Pertemuan 6

MODUL AJAR

Bahasa Indonesia — Kelas 1 (Fase A)

Topik: Menyimak Teks Nonsastra: Cara Memperlakukan Teman Baru dengan Baik

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasFase A / Kelas 1
TopikMenyimak Teks Nonsastra: Cara Memperlakukan Teman Baru dengan Baik
Alokasi Waktu2x35 menit
Jumlah Pertemuan1

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat memahami informasi dari teks nonsastra aural tentang cara memperlakukan teman baru dengan baik dan menjawab pertanyaan guru secara tepat.
  2. Murid dapat menyimpulkan dan menjelaskan informasi dari teks yang disimak tentang sikap baik kepada teman baru berdasarkan pengalaman pribadinya.

PROFIL LULUSAN

DimensiDisasar
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kewargaan
Penalaran Kritis
Kreativitas
Kolaborasi
Kemandirian
Kesehatan
Komunikasi

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kamu punya teman baru? Bagaimana perasaanmu saat pertama kali bertemu dengannya?
  2. Apa yang kamu lakukan agar teman barumu merasa senang dan diterima?
  3. Menurutmu, sikap apa yang membuat seseorang menjadi teman yang baik?

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Pertemuan 1

Pendahuluan:

  • Guru mengucapkan salam dan mengajak murid berdoa bersama sebelum memulai pembelajaran.
  • Guru menyapa murid dengan hangat dan menanyakan kabar: 'Hari ini bagaimana perasaan kalian? Apakah ada teman baru di kelas kita?'
  • Guru melakukan asesmen awal secara lisan: menunjukkan gambar dua anak yang baru bertemu dan bertanya, 'Kira-kira apa yang sedang terjadi di gambar ini? Apa yang sebaiknya dilakukan anak-anak itu?'
  • Guru mencatat respons murid sebagai data diagnostik untuk mengetahui pemahaman awal tentang cara bersikap kepada teman baru.
  • Guru menyampaikan pertanyaan pemantik satu per satu dan memberi ruang bagi beberapa murid untuk merespons secara singkat.
  • Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dengan bahasa sederhana: 'Hari ini kita akan mendengarkan cerita tentang cara memperlakukan teman baru dengan baik, lalu kita akan berbagi pengalaman kalian sendiri.'
  • Guru mengajak murid melakukan gerakan pemanasan ringan (tepuk semangat 3 kali) agar suasana kelas menjadi menyenangkan dan murid siap belajar.

Kegiatan Inti:

Memahami (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru meminta murid duduk dengan nyaman, tangan di atas meja, dan siap mendengarkan — guru mengingatkan: 'Kita akan mendengar cerita. Coba dengarkan baik-baik ya, jangan sampai ada yang terlewat.'
  • Guru membacakan teks nonsastra aural berjudul 'Cara Memperlakukan Teman Baru dengan Baik' dengan suara jelas, intonasi bervariasi, dan perlahan. Contoh isi teks: 'Saat ada teman baru di kelas, kita bisa menyapanya dengan senyum. Kita bisa memperkenalkan diri kita. Kita ajak ia bergabung bermain bersama. Kita tidak mengejek dan tidak meninggalkannya sendirian. Kita berbagi dan bersikap ramah agar ia merasa nyaman.'
  • Guru membacakan teks untuk kedua kalinya secara lebih lambat, sambil sesekali berhenti dan menunjukkan ekspresi wajah yang sesuai isi teks (senyum saat menyebut 'menyapa', tangan terbuka saat 'mengajak bergabung').
  • Guru mengajukan pertanyaan pemahaman secara lisan satu per satu: (1) 'Apa yang kita lakukan saat pertama kali bertemu teman baru?' (2) 'Bagaimana cara kita mengajak teman baru bermain?' (3) 'Apa yang tidak boleh kita lakukan kepada teman baru?'
  • Murid menjawab pertanyaan guru secara lisan. Guru memberi penguatan atas jawaban yang tepat dan meluruskan jawaban yang kurang tepat dengan lembut.

Mengaplikasi (Bermakna, Menggembirakan):

  • Guru memperkenalkan kegiatan 'Kartu Sikap Baik': guru menyiapkan 4–5 gambar ilustrasi sederhana (kartu bergambar anak menyapa, anak berbagi, anak mengejek, anak bermain bersama, anak mengabaikan teman). Kartu ditempel di papan tulis.
  • Murid diminta maju satu per satu (atau dalam kelompok kecil 4–5 orang) untuk memilih gambar mana yang menunjukkan sikap baik kepada teman baru, lalu menjelaskan pilihannya dengan kalimat sederhana: 'Gambar ini baik karena...'
  • Guru memfasilitasi diskusi kelas singkat setelah setiap kelompok/murid menyampaikan jawabannya: 'Apakah teman-teman setuju? Ada yang ingin menambahkan?'
  • Guru mencatat observasi: murid mana yang mampu mengidentifikasi sikap baik dengan tepat dan memberikan alasan yang relevan (data asesmen proses).
  • Sebagai variasi dan untuk memastikan keterlibatan semua murid, guru mengajak seluruh kelas melakukan simulasi singkat: guru berperan sebagai 'teman baru', dan murid berlatih menyapa serta memperkenalkan diri dengan kalimat 'Halo, namaku... Ayo bermain bersamaku!'

Merefleksi (Berkesadaran, Bermakna):

  • Guru mengajak murid kembali ke tempat duduk dan bertanya dengan nada hangat: 'Setelah kita mendengar cerita tadi dan bermain kartu sikap, apa yang kalian pelajari hari ini?'
  • Guru memberikan waktu ±2 menit bagi murid untuk berpikir, lalu meminta 3–4 murid berbagi secara lisan.
  • Guru mengaitkan isi teks dengan pengalaman pribadi murid: 'Apakah kalian pernah menjadi teman baru di suatu tempat? Atau pernah menyambut teman baru? Ceritakan satu hal yang kalian lakukan!'
  • Murid diminta menyimpulkan dengan kalimat mereka sendiri: 'Jadi, cara memperlakukan teman baru yang baik itu adalah...' — guru mengarahkan jika murid kesulitan merangkai kalimat.
  • Guru memberikan penguatan nilai: 'Dengan bersikap baik kepada teman baru, kita menunjukkan bahwa kita peduli dan menghargai orang lain. Itu adalah hal yang sangat indah!'

Penutup:

  • Guru mengajak murid membuat 'Jempol Belajar': murid mengacungkan jempol atas jika merasa sudah paham, jempol tengah jika masih agak bingung, dan jempol bawah jika belum paham — sebagai asesmen akhir yang menyenangkan.
  • Guru melakukan tanya jawab penutup sumatif: menunjuk 2–3 murid secara acak untuk menyebutkan satu contoh sikap baik kepada teman baru berdasarkan teks yang didengar.
  • Guru menyampaikan pesan moral singkat: 'Kita semua pernah menjadi teman baru. Jadi, mari kita selalu bersikap baik dan ramah kepada siapa pun.'
  • Guru memberi apresiasi kepada seluruh kelas atas partisipasi hari ini: 'Kalian semua hebat! Terima kasih sudah mendengarkan dan berbagi cerita dengan sangat baik.'
  • Guru memimpin doa penutup dan mengucapkan salam.

Diferensiasi:

  • Konten: Untuk murid yang membutuhkan dukungan lebih: guru membacakan teks lebih lambat dan menggunakan gambar pendukung yang lebih banyak selama pembacaan teks aural. Untuk murid yang sudah cepat memahami: guru menyediakan kartu cerita bergambar tambahan yang memuat situasi lebih kompleks (misalnya teman baru yang berbeda bahasa) untuk didiskusikan.
  • Proses: Murid yang membutuhkan dukungan lebih diperbolehkan menjawab pertanyaan dengan bantuan gambar atau dengan satu kata kunci, tidak harus kalimat lengkap. Murid yang cepat dapat diminta merumuskan sendiri 'aturan berteman yang baik' dalam 2–3 kalimat sederhana setelah kegiatan diskusi.
  • Produk: Murid yang membutuhkan dukungan lebih cukup memilih gambar sikap baik dari kartu tanpa kewajiban menjelaskan alasan secara verbal panjang. Murid yang cepat dapat diminta menggambar satu situasi 'memperlakukan teman baru dengan baik' dan menceritakannya kepada teman sebangku.

ASESMEN

Awal:

  • Guru menunjukkan gambar dua anak yang baru bertemu dan bertanya secara lisan: 'Apa yang sedang terjadi di gambar ini?' dan 'Apa yang sebaiknya dilakukan anak-anak itu?'
  • Guru mencatat apakah murid sudah memiliki pemahaman awal tentang konsep 'sikap baik' kepada orang yang baru dikenal, sebagai dasar penyesuaian kedalaman penjelasan selama pembelajaran.

Proses:

  • Observasi lisan saat guru mengajukan pertanyaan pemahaman setelah pembacaan teks: apakah murid dapat mengidentifikasi informasi kunci dari teks yang disimak.
  • Observasi saat kegiatan kartu gambar: apakah murid dapat memilih gambar yang tepat dan menyampaikan alasan yang sesuai isi teks.
  • Catatan anekdotal guru: murid mana yang memerlukan bantuan dan mana yang mampu secara mandiri — digunakan untuk tindak lanjut dan diferensiasi.

Akhir:

  • Tanya jawab lisan individual: guru menunjuk 2–3 murid secara acak untuk menyebutkan satu contoh sikap baik kepada teman baru dari teks yang sudah disimak.
  • Murid diminta menyimpulkan dengan kalimat sendiri: 'Cara memperlakukan teman baru yang baik adalah...' — dinilai menggunakan rubrik penilaian.
  • 'Jempol Belajar' sebagai refleksi pemahaman diri murid di akhir sesi.

Formatif:

  • Observasi partisipasi aktif murid saat menjawab pertanyaan guru selama kegiatan Memahami.
  • Pemantauan kemampuan murid mengidentifikasi dan menjelaskan kartu gambar sikap baik pada kegiatan Mengaplikasi.
  • Pengamatan kemampuan murid mengaitkan isi teks dengan pengalaman pribadi pada kegiatan Merefleksi.

Sumatif:

  • Tanya jawab lisan di akhir pembelajaran: murid menyebutkan minimal satu contoh sikap baik kepada teman baru berdasarkan teks yang disimak.
  • 'Jempol Belajar' sebagai self-assessment murid terhadap pemahaman diri sendiri.

RUBRIK PENILAIAN

AspekBelum BerkembangMulaiBerkembangSangat Berkembang
Pemahaman Informasi dari Teks Aural (TP 1.5.6.1)Murid tidak dapat menjawab pertanyaan guru tentang isi teks meskipun sudah dibacakan dua kali dan diberi bantuan.Murid dapat menjawab 1 dari 3 pertanyaan guru tentang isi teks dengan benar, meskipun masih membutuhkan banyak petunjuk.Murid dapat menjawab 2 dari 3 pertanyaan guru tentang isi teks dengan benar dan cukup tepat.Murid dapat menjawab semua pertanyaan guru tentang isi teks dengan benar, tepat, dan menggunakan kalimat yang jelas.
Menyimpulkan dan Menjelaskan Berdasarkan Pengalaman Pribadi (TP 1.5.6.2)Murid tidak dapat menyimpulkan informasi dari teks maupun mengaitkannya dengan pengalaman pribadi meskipun sudah dibimbing guru.Murid dapat menyampaikan satu kata kunci tentang sikap baik kepada teman baru, namun belum dapat mengaitkannya dengan pengalaman pribadi.Murid dapat menyimpulkan sikap baik kepada teman baru dalam kalimat sederhana dan menyebutkan satu pengalaman pribadi yang relevan.Murid dapat menyimpulkan sikap baik kepada teman baru dengan kalimat yang runtut, jelas, dan mengaitkannya dengan pengalaman pribadi secara spesifik dan relevan.

REFLEKSI

Refleksi Guru:

  • Apakah teks aural yang saya bacakan sudah cukup jelas, lambat, dan menarik sehingga seluruh murid dapat memahaminya?
  • Apakah semua murid mendapat kesempatan untuk merespons dan terlibat aktif selama pembelajaran?
  • Murid mana yang tampak masih kesulitan memahami informasi dari teks? Tindak lanjut apa yang perlu saya siapkan?
  • Apakah kegiatan kartu gambar dan simulasi berhasil membuat murid mampu mengaplikasikan informasi dari teks ke dalam konteks nyata?
  • Apa yang perlu saya perbaiki dari cara saya membacakan teks aural atau menyampaikan pertanyaan untuk pertemuan berikutnya?

Refleksi Murid:

  • Hari ini aku belajar tentang... (murid melengkapi kalimat secara lisan).
  • Sikap baik kepada teman baru yang aku ingat dari cerita tadi adalah...
  • Apakah aku sudah pernah melakukan salah satu sikap baik itu kepada temanku? Ceritakan!

SUMBER BELAJAR

  1. Buku Siswa: Bahasa Indonesia 'Aku Bisa!' (Edisi Revisi) untuk SD/MI Kelas 1 — Bab 5 Teman Baru (Penulis: Sofie Dewayani, Kemdikbudristek 2023)
  2. Buku Guru: Panduan Guru Bahasa Indonesia 'Aku Bisa!' (Edisi Revisi) untuk SD/MI Kelas 1 — Panduan Khusus Bab V
  3. Teks nonsastra aural 'Cara Memperlakukan Teman Baru dengan Baik' — dibacakan langsung oleh guru
  4. Kartu gambar ilustrasi sikap baik dan tidak baik kepada teman baru (disiapkan guru, bisa berupa cetakan gambar sederhana atau gambar di papan tulis)
  5. Gambar 'Di Kelas Mimi' dari Buku Siswa sebagai media visual pendukung diskusi
  6. Papan tulis dan spidol untuk menempel kartu gambar dan mencatat jawaban murid

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka modul ajar pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.